Pemanfaatan Sumber Daya Alam oleh Makhluk Hidup

Sumber daya alam merupakan kekayaan bumi yang memiliki peranan penting dalam kehidupan makhluk hidup. Setiap makhluk hidup mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda. Udara memiliki banyak fungsi bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Manusia dan hewan membutuhkan udara untuk bernapas. Tumbuhan membutuhkan udara untuk melakukan fotosintesis, yaitu proses pembentukan zat makanan karbohidrat oleh tumbuhan. Zat makanan yang dihasilkan sangat bermanfaat untuk kehidupan manusia dan binatang. Berikut ini beberapa pemanfaatan sumber daya alam oleh makhluk hidup yang ada di bumi.

A. Pemanfaatan Sumber Daya Alam oleh Manusia
Manusia merupakan komponen lingkungan alam yang bersama-sama dengan komponen alam lainnya, hidup bersama dan mengelola lingkungan dunia. Karena manusia adalah makhluk yang memiliki akal dan pikiran, peranannya dalam memanfaatkan sumber daya lam yang ada sangat besar. Manusia memanfaatkan hampir semua sumber daya alam yang ada di muka bumi untuk memenuhi kebutuhannya yang sangat banyak. Berikut ini beberapa sumber daya alam yang dimanfaatkan oleh manusia.

1. Tumbuhan
Sebagian besar sumber daya pangan berasal dari tanaman budi daya. Tanaman yang bermanfaat sebagai sumber karbohidrat ialah padi, jagung, ubi dan lainnya. Sebagai sumber lemak ialah kelapa, kacang tanah, kelapa sawit, sedangkan sumber protein adalah kedelai, kacang hijau, serta jenis kacang-kacangan yang lainya. Sebagai sumber vitamin adalah sayur-sayuran. Menghasilkan oksigen bagi makhluk hidup. Manusia memanfaatkan sumber daya tumbuhan untuk :
  • Mengurangi polusi karena menyerap karbondioksida
  • Mencegah terjadinya erosi, tanah longsor, dan banjir
  • Penghasil bahan makanan dan minuman dari tumbuhan, dll.

2. Air
Air merupakan zat yang paling penting dalam kehidupan setelah udara. air juga dipergunakan untuk memasak, mencuci, mandi, dan membersihkan kotoran yang ada di sekitar rumah. Air juga digunakan untuk keperluan industri, pertanian, pemadam kebakaran, tempat rekreasi, transportasi, dan lain-lain. Berikut ini manfaat air bagi manusia.
  • Sarana irigasi/ pengairan
  • PLTA (pembangkit listrik tenaga air)
  • Menjaga kelangsungan hidup manusia
  • Sebagai pemenuh kebutuhan manusia baik rumah tangga / industri

3. Udara
Udara merupakan salah satu sumber kehidupan bagi makhluk hidup untuk bernafas. Udara memiliki kandungan oksigen, nitrogen, karbondioksida, dan uap air salah satunya dapat membantu dalam sistem pernafasan manusia di muka bumi. Oksigen di butuhkan oleh manusia untuk bernafas, kemudian karbondioksida sangat penting untuk proses fotosintesis tanaman, nitrogen dapat menyuburkan tanaman, sedangkan uap air dapat menentukan perubahan cuaca. Manusia selain memanfaatkan udara selain untuk bernafas juga untuk kegiatan berikut ini.
  • Pembangkit Listrik Tenaga Angin
  • Mengarahkan kapal layar di laut
  • Membersihkan ruang ventilasi dirumah
  • Untuk penyejuk tubuh

4. Tanah
Tanah merupakan lapisan terluar dari permukaan bumi serta merupakan hasil pelapukan batuan danbahan organik yang hancur akibat proses bahan organik yang hancur akibat proses alam. Pada dasarnya, tanah berasal dari alam. Pada dasarnya, tanah berasal dari alam. Berikut manfaat sumber daya tanah untuk manusia, yaitu;
  • Sebagai tempat mendirikan tempat tinggal
  • Sebagai lahan untuk pertanian / perumahan
  • Sebagai bahan dasar pembuatan batu bata

5. Hewan
Hewan sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan manusia sejak dulu dan manusiapun banyak bergantung kepadanya. Adapun manfaat dari hewan bagi manusia antara lain :
  • Sebagai hewan peliharaan
  • Sebagai alat untuk membajak sawah
  • Sebagai bahan makanan (daging, susu, dan telur)
  • Meringankan pekerjaan manusia.
  • Dapat diperjual belikan sehingga mendapat uang
Sumber Daya Alam
6. Hutan
Manusia sangat membutuhkan hutan dalam kehidupannya. Hutan memiliki banyak fungsi dan kegunaan bagi  manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Kegunaan hutan antara lain :
  • Sebagai tempat penghasil kayu dan hasil hutan yang lainnya
  • Sumber pekerjaan dan mata pencaharian, banyak manusia yang hidupnya bergantung pada hasil hutan.
  • Tempat penyimpanan air alamiah mengurangi erosi dan banjir

B. Pemanfaatan Sumber Daya Alam oleh Hewan
Hewan membutuhkan sumber daya alam yang ada untuk kelangsungan hidupnya. Bebrapa jenis sumber daya alam yang dibutuhkan oleh hewan antara lain tumbuhan, air, tanah, udara.

  • Udara dibutuhkan oleh hewan untuk bernapas seperti manusia dan tumbuhan.
  • Tumbuhan dibutuhkan oleh hewan sebagai makanan bagi hewan herbivora. Tumbuhan juga dibutuhkan oleh hewan sebagai tempat tinggal, beberapa hewan membuat sarangya di atas pohon.
  • Hewan juga membutuhkan hewan yang lainnya sebagai sumber makanan terutama bagi hewan karnifora dan omnivora.
  • Air sangat dibutuhkan oleh hewan dalam berbagai fungsi biologis dan metabolisme tubuh seperti pengaturan suhu tubuh, dan membantu proses pencernaan.
  • Tanah dibutuhkan oleh hewan sebagai tempat hidup dan sumber makanan.

C. Pemanfaatan Sumber Daya Alam oleh Tumbuhan
  • Udara dibutuhkan oleh tumbuhan untuk bernapas dan membantu perkembangbiakannya. Beberapa tumbuhan memanfaatkan angin untuk membantu penyerbukannya.
  • Tumbuhan memanfaatkan tumbuhan lain sebagai tempat hidupnya, misalnya pada tumbuhan parasit yang hidup menempel pada tumbuhan lain.
  • Hewan dibutuhkan oleh tumbuhan sebagai sumber makanan pada hewan pemakan serangga. Hewan juga dibutuhkan oleh tumbuhan untuk membantu perkembangbiakannya. Beberapa tumbuhan membutuhkan serangga untuk membantu proses penyerbukannya.
  • Air dibutuhkan hewan untuk metabolisme dalam tubuhnya, antara lain menjadi pelarut bagi zat hara yang diperlukan tumbuhan, dan menjadi alat transpor untuk memindahkan zat hara.
  • Tanah dibutuhkan oleh tumbuhan sebagai tempat hidup dan sumber makanan.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 6:31 PM

Kegiatan Panen Raya

Rasa syukur terhadap alam dan makhluk hidup yang ada dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satu yang biasa dilakukan oleh masyarakat desa yaitu melakukan perayaan yang disebut panen raya. Perayaan itu juga sebagai kegiatan pelestarian budaya. Senang dan bangga aku melihat berbagai pertunjukan yang ada. Ternyata semua makhluk hidup memiliki kebergantungan yang tinggi dengan yang lain, terutama manusia. Manusia tidak akan bisa hidup apabila tidak ada makhluk lain di bumi ini.

Sejak lahir sampai meninggal dunia, manusia tidak pernah terlepas dari kebutuhan akan interaksi sosial. Interaksi akan terjadi, baik antar-individu, individu dengan kelompok, maupun kelompok dengan kelompok. Manusia melakukan interaksi dengan orang lain, karena tidak dapat mencukupi semua kebutuhan hidupnya sendiri. Contoh: saat kita akan makan, dari mana kita memperoleh nasi, siapa yang menanam padi, siapa yang menggiling padi, dan siapa yang mengantar beras sampai di rumah kita untuk di masak ? Contoh tersebut, merupakan hal sederhana yang kita hadapi setiap hari. Itu adalah salah satu bukti, betapa pentingnya interaksi dengan sesama.
kegiatanpanen raya
Kegiatan panen raya merupakan hal yang sangat ditunggu- tunggu oleh masyarakat petani, semua orang akan senang di masa ini. Beragam acara dan ritual- ritual yang mereka sajikan hanya untuk merayakan panen yang berlimpah saat itu. Bagi masyarakat pada umumnya, panen raya dimaksudkan sebagai wujud rasa syukur mereka terhadap hasil panen yang berlimpah. Kreativitas masyarakat dalam merayakan tradisi ini secara turun-temurun dari nenek moyang, yang dulu dimunculkan sebelum memahami bentuk ibadah dan syukur dengan makna sebenarnya.

Beberapa kegiatan yang dilakukan untuk menyambut panen raya antara lain adalah Kirap Tumpeng Hasil Panen Raya di Kediri dan Ponorogo, Perayaan Wiwitan pada Panen Raya Warga Bantul, Yogyakarta dan Demak, Kesenian Menyambut Panen Raya di Karanganyar, TariKetuk Tilu yang berfungsi sebagai upacara dalam rangka menyambut panen padi sebagai rasa syukur kepada Dewi Sri atau Dewi Padi. Tari Bendrong Lesung di daerah merupakan bentuk syukur petani Banten menyambut panen raya, dan masih banyak kegiatan yang lainnya.

Semakin hari, tradisi ini masih terlihat kelestarianya, tetapi ada satu sisi yang telah hilang ditutupi tradisi lain, tradisi inilah yang masih tersisa dan tetap terjaga kelestariannya.

1. Nilai positif apa yang dapat dikembangkan dari kegiatan-kegiatan itu?
Nilai positif pada kegiatan panen raya yang dilaksanakan warga masyarakat adalah bahwa kegiatan perayaan panen raya merupakan bentuk syukur kepada Tuhan Yang Esa atas segala limpahan karunia berupa hasil pertanian yang berlimpah.
2. Hal baik apa yang perlu dikembangkan dari kegiatan-kegiatan itu?
Kegiatan perayaan panen raya merupakan kegiatan positif pada sektor pertanian. Acara seperti ini pun bisa menjadi sebuah ritual daerah yang akan menarik perhatian wisatawan ke daerah. Karena agenda perayaan yang tak hanya sekadar tanda adanya panen raya. Namun hiburan seperti tarian daerah, alunan musik khas daerah menjadi bagian yang sangat menarik
3. Berikan idemu, agar kegiatan-kegiatan tersebut tetap ada!
Kegiatan perayaan panen raya perlu dilestarikan, secara positif selain menjadi pertanda adanya panen raya tetapi juga menjadi ajang perayaan suatu daerah di sektor pertanian. perayaan yang juga digelar sebagai wujud syukur atas karunia yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa bisa menjadikan kegiatan pada sektor pertanian dapat bertahan dan berkembang guna memenuhi kebutuhan pangan.
4. Jika kamu seorang pemimpin di desa itu, hal apa saja yang dapat dilakukan agar kegiatan-kegiatan tersebut dapat terus ada?
Perayaan panen raya selain bagian dari wujud syukur atas panen raya yang dicapai, sekaligus ajang promosi daerah di bidang pertanian serta budaya dan tradisi. Diharapkan dengan adanya kegiatan panen raya selain hasil pertanian meningkat juga pendapatan petani ikut meningkat. Sektor pertanian sudah semestinya mendapat perhatian serius, terutama di tengah banyaknya alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan pertambangan
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 5:33 PM

Kegiatan Kerja Bakti dan Gotong Royong

Gotong royong merupakan suatu kegiatan bersama yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia dari zaman daulu kala hingga saat ini. Perilaku gotong royong telah dimiliki bangsa Indonesia sejak dahulu. Gotong royong merupakan keperibadian bangsa dan merupakan budaya yang telah berakar kuat dalam kehidupan masyarakat. Gotong royong tumbuh dari kita sendiri, perilaku dari masyarakat. Rasa kebersamaan ini muncul karena adanya sikap sosial tanpa pamrih dari setiap individu untuk meringankan beban yang sedang dipikul. Hanya di Indonesia, kita bisa menemukan sikap gotong royong ini.

Gotong royong merupakan sikap positif yang harus dilestarikan agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang kokoh dan kuat di segala lini. Karena ini merupakan salah satu cermin yang membuat Indonesia bersatu dari Sabang hingga Merauke, walaupun berbeda agama, suku dan warna kulit, kita tetap menjadi kesatuan yang kukuh. Inilah alah satu budaya bangsa yang membuat Indonesia, dipuja dan puji oleh bangsa lain karena budayanya yang unik dan penuh toleransi antarsesama manusia.

Gotong royong adalah sikap hidup, cara kerja, dan kebiasaan yang sudah dikenal bangsa Indonesia. Dengan bergotong royong, banyak hal yang telah dilakukan bangsa kita di masa lalu, mulai dari mendirikan rumah, mengerjakan sawah, membantu tetangga yang sedang berduka hingga saling bahu-membahu berjuang dan memproklamasikan kemerdekaan negara. Dengan bergotong royong, semua tugas berat akan menjadi lebih ringan.

Sebagai warga negara Indonesia, kita hidup bersama suku bangsa yang lain sebagai satu bangsa. Bangsa kita punya tujuan yang sama yaitu memajukan bangsa ini. Untuk meraih tujuan tersebut maka kita seharusnya selalu siap untuk bekerja sama dengan semangat gotong royong. Dengan adanya kesadaran setiap lapisan masyarakat mau melakukan setiap kegiatan dengan cara bergotong royong. Segala sesuatu yang akan dikerjakan dapat lebih mudah dan cepat diselesaikan dan pastinya pembangunan di daerah tersebut akan semakin lancar dan maju.

Kita dapat membandingkan sikap bergotong royong dengan sikap individualisme yang akan memperlambat pembangunan. Sifat gotong royong di daerah perdesaan dapat dilihat pada kegiatan memperbaiki dan membersihkan jalan, atau membangun/memperbaiki rumah. Di daerah perkotaan sikap gotong royong masih dapat dijumpai dalam kegiatan kerja bakti di RT/RW, Dengan semangat gotong royong timbullah rasa kebersamaan, kekeluargaan, tolong menolong sehingga dapat terbina rasa kesatuan dan persatuan nasional.

Semangat gotong royong didorong oleh kesadaran bahwa manusia tidak hidup sendiri, tetapi hidup bersama dengan orang lain atau lingkungan sosial, pada dasarnya manusia itu bergantung pada manusia lainnya, manusia perlu menjaga hubungan baik dengan sesamanya;, dan manusia perlu menyesuaikan dirinya dengan anggota masyarakat yang lain.

Masyarakat Indonesia sebagian besar hidup di daerah pedesaan. Banyak kegiatan yang dilakukan yang membuat aku kagum. Inilah beberapa gambaran kehidupan mereka.
gotong royong
Berikan komentarmu tentang kegiatan-kegiatan yang ada pada setiap gambar.
Kegiatan gotong royong sangat baik untuk membina persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan bergotong royong, semua tugas berat akan menjadi lebih ringan.

Hal baik apa yang dapat kamu pelajari dari kegiatan yang ada pada gambar?
Budaya gotong royong dapat memberikan manfaat bagi kehidupan bermasyarakat dan berwarga negara, diantaranya adalah sbagai berikut : Meringankan beban pekerjaan yang harus ditanggung Menumbuhkan sikap sukarela, tolong-menolong, kebersamaan, dan kekeluargaan antar sesame anggota masyarakat.Menjalin dan membina hubungan sosial yang baik dan harmonis antarwarga masyarakat. Meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan nasional

Berikan contoh kegiatan kerjasama yang biasa dilakukan bersama-sama di daerahmu.
Kegiatan kerjasama yang sering dilakukan warga masyarakat antara lain kegiatan mendirikan rumah, mengerjakan sawah, membantu tetangga yang sedang berduka, menjaga keamanan lingkungan membersihkan lingkungan dan sebagainya.

Hal baik apa yang dapat kamu pelajari dari kegiatan itu?
Dengan gotong royong pekerjaan berat menjadi ringan, dan dengan gotong royong persatuan dan kesatuan bangsa semakin kokoh.

Siapa saja yang berperan dalam kegiatan itu?
Biasanya kegiatan gotong royong dilakukan oleh sema anggota masyarakat, tua muda, pria wanita. Selain warga masyarakat biasanya tokoh masyarakat (Ketua RT/RW) sebagai penggerak kegiatan gotong royong.

Bagaimana peranmu dalam kegiatan itu?
Sebagai warga negara dan warga masyarakat kita harus ikut berperan aktif dalam kegiatan gotong-royong di lingkungan tempat tinggal. Tentunya sesuai dengan kemampuan yang kita miliki.

Bagaimana sikap yang ditunjukkan oleh setiap orang dalam kegiatan itu?
Ada beberapa sikap yang ditunjukkan dalam kegiatan gotong royong yaitu antara lain sikap sukarela sikap tolong menolong, dan sikap kebersamaan

Apa yang mungkin terjadi bila tiap anggota tidak terlibat secara aktif dalam kegiatan itu?
Gotong royong tidak dapat berjalan dengan baik apabila warga masyarakat tidak aktif terlibat karena dalam gotong royong dibutuhkan kebersamaan dan tolong menolong.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 9:12 PM

Unsur-unsur Cerita Karya Sastra

Karya sastra merupakan sebuah bentuk seni yang dituangkan melalui bahasa. Karya sastra disusun oleh dua unsur yang menyusunnya yaitu unsur intrinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik ialah unsur yang menyusun sebuah karya sastra dari dalam karya sastra tersebut yang mewujudkan struktur suatu karya sastra, seperti tema, tokoh dan penokohan, alur dan pengaluran, latar dan pelataran, dan pusat pengisahan. Sedangkan unsur ekstrinsik ialah unsur yang menyusun sebuah karya sastra dari luarnya menyangkut aspek sosiologi, psikologi, dan lain-lain.

A. Unsur Intrinsik
1. Tema dan Amanat
Tema adalah sesuatu yang menjadi pokok masalah/pokok pikiran dari pengarang yang ditampilkan dalam karangannya. Amanat adalah pesan/kesan yang dapat memberikan tambahan pengetahuan, pendidikan, dan sesuatu yang bermakna dalam hidup yang memberikan penghiburan, kepuasan dan kekayaan batin kita terhadap hidup.
Unsur Cerita
2. Tokoh dan Perwatakan
Tokoh ialah pelaku dalam karya sastra. Dalam karya sastra biasanya ada beberapa tokoh, tapi biasanya hanya ada satu tokoh utama. Tokoh utama ialah tokoh yang sangat penting dalam mengambil peranan dalam karya sastra. Beberapa tokoh dalam karya sastra antara lain sebagai berikut.
  • Pelaku utama adalah pelaku yang memegang peranan utama dalam cerita dan selalu hadir/muncul pada setiap satuan kejadian.
  • Pelaku pembantu adalah pelaku yang berfungsi membantu pelaku utama dalam cerita.Bisa bertindak sebagai pahlawan mungkin juga sebagai penentang pelaku utama.
  • Pelaku protagonis adalah pelaku yang memegang watak tertentu yang membawa ide kebenaran.(jujur,setia,baik hati dll)
  • Pelaku antagonis adalah pelaku yang berfungsi menentang pelaku protagonis (penipu, pembohong dll)
  • Pelaku tritagonis adalah pelaku yang dalam cerita sering dimunculkan sebagai tokoh ketiga yang biasa disebut dengan tokoh penengah.

Penokohan atau perwatakan ialah teknik atau cara-cara menampilkan tokoh. Ada beberapa cara menampilkan tokoh.
  • Analitik adalah pengarang langsung menceritakan watak tokoh.
  • Dramatik adalah pengarang melukiskan watak tokoh dengan tidak langsung. Bisa melalui tempat tinggal,lingkungan,percakapan/dialog antartokoh, perbuatan, fisik dan tingkah laku, komentar tokoh lain terhadap tokoh tertentu, jalan pikiran tokoh.
  • Campuran adalah gabungan analitik dan dramatik.

Pelaku dalam cerita dapat berupa manusia , binatang, atau benda-benda mati yang diinsankan. Dialog ialah cakapan antara seorang tokoh dengan banyak tokoh. Dualog ialah cakapan di antara dua tokoh saja. Monolog ialah cakapan batin terhadap kejadian lampau dan yang sedang terjadi. Solilokui ialah bentuk cakapan batin terhadap peristiwa yang akan terjadi.

3. Alur
Alur disebut juga plot, yaitu rangkaian peristiwa yang memiliki hubungan sebab akibat sehingga menjadi satu kesatuan yang padu bulat dan utuh. Alur terdiri atas beberapa bagian :
  • Awal, yaitu pengarang mulai memperkenalkan tokoh-tokohnya.
  • Tikaian, yaitu terjadi konflik di antara tokoh-tokoh pelaku.
  • Gawatan atau rumitan, yaitu konflik tokoh-tokoh semakin seru.
  • Puncak, yaitu saat puncak konflik di antara tokoh-tokohnya.
  • Leraian, yaitu saat peristiwa konflik semakin reda dan perkembanganalur mulai terungkap.
  • Akhir, yaitu seluruh peristiwa atau konflik telah terselesaikan.

Pengaluran, yaitu teknik atau cara-cara menampilkan alur. Menurut kualitasnya, pengaluran dibedakan menjadi alur erat dan alur longggar. Alur erat ialah alur yang tidak memungkinkan adanya pencabangan cerita. Alur longgar adalah alur yang memungkinkan adanya pencabangan cerita.

Menurut kualitasnya, pengaluran dibedakan menjadi alur tunggal dan alur ganda. Alur tunggal ialah alur yang hanya satu dalam karya sastra. Alur ganda ialah alur yang lebih dari satu dalam karya sastra. Dari segi urutan waktu, pengaluran dibedakan kedalam alur lurus dan tidak lurus. Alur lurus ialah alur yang melukiskan peristiwa-peristiwa berurutan dari awal sampai akhir cerita. Alur tidak lurus ialah alur yang melukiskan tidak urut dari awal sampai akhir cerita. Alur tidak lurus bisa menggunakan gerak balik (backtracking), sorot balik (flashback), atau campauran keduanya.

4. Latar dan Pelataran
Latar disebut juga setting, yaitu tempat atau waktu terjadinya peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam sebuah karya sastra. Latar atau setting dibedakan menjadi latar tempat, waktu dan suasana.
  • Latar tempat adalah latar dimana pelaku berada atau cerita terjadi (di sekolah, di kota, di ruangan dll)
  • Latar waktu adalah kapan cerita itu terjadi ( pagi, siang,malam, kemarin, besuk dll)
  • Latar suasana adalah dalam keadaan dimana cerita terjadi. (sedih, gembira, dingin, damai, sepi dll). (sumber : alfianjaelani.blogspot.com).

B. Unsur Ekstrinsik
Unsur ekstrinsik adalah unsur yang membangun karya sastra dari luar. Unsur ekstrinsik karya sastra antara lain sebagai berikut
  • Latar belakang penciptaan adalah kapan karya sastra tersebut diciptakan
  • Kondisi masyarakat pada saat karya sastra diciptakan adalah keadaan masyarakat baik itu ekonomi, sosial, budaya,politik pada saat karya sastra diciptakan
  • Pandangan hidup pengarang/Latar belakang pengarang

Legenda Gunung Batu Habu
Dahulu kala hiduplah seorang ibu miskin bersama putranya. Suami ibu itu telah meninggal dunia. Nama ibu itu Nini Kudampai, sedangkan nama putranya Angui. Mereka tidak mempunyai keluarga dekat sehingga tidak ada yang membantu meringankan beban anak beranak itu. Walaupun demikian, Nini Kudampai tidak pernah mengeluh. Ia bekerja sekuat tenaga untuk menghidupi anaknya.

Suatu hari Angui bermain di halaman rumah. Saudagar Keling melintasi rumah Angui. Sang saudagar sangat tertarik dengan ketampanan Angui. Ia berpikir bahwa Angui akan mendatangkan keberuntungan.

Walaupun telah merelakan kepergian anaknya, Nini Kudampai tidak dapat menyembunyikan rasa harunya ketika akan berpisah. Kesedihan dan keharuan kian bertambah ketika Angui meminta agar ketiga hewan teman bermainnya selama ini dipelihara sebaik-baiknya oleh ibunya.

Saudagar Keling pulang ke negerinya dan tiba dengan selamat bersama Angui. Angui diasuh dan dipeliharanya, tak ubahnya memelihara anak kandung. Angui hidup bermanja-manja karena keinginannya selalu dikabulkan orang tua asuhnya. Kemanjaan itu berakibat buruk kepadanya. Ia lupa diri dan menjadi anak nakal, pemalas, serta pemboros.

Saudagar Keling merasa tidak mampu lagi menjadi orang tua asuh Angui. Saudagar Keling itu tidak mau mengasuhnya lagi. Angui amat menyesali kelakuannya selama ini. Apa dayanya karena sesal kemudian tiada guna. Ia hidup luntang-lantung tiada arah. Kesempatan baik telah disia-siakannya.

“Aku harus menjadi manusia yang berhasil,” katanya. Ia menanggalkan sikap malasnya dan mau bekerja membanting tulang. Ia tidak merasa malu melakukan pekerjaan apa pun, asal pekerjaan itu halal.

Beberapa tahun kemudian, berkat kerja keras dan kejujurannya dalam bekerja, ia menjadi seorang saudagar kaya. Meskipun sudah kaya, Angui sering terkenang kampung halamannya. Ia amat rindu kepada ibunya, Nini Kudampai. Ia juga teringat pada babi putih, anjing putih, dan ayam putih, ketiga teman bermain yang disayanginya.

Berita kembalinya Angui dan istrinya, putri Raja Keling, dengan naik kapal segera tersiar ke seluruh penjuru. Nini Kudampai pun mendengar dengan penuh rasa syukur dan sukacita. Apalagi kapal putranya itu konon merapat dan bersandar tidak berapa jauh dari kediamannya.

Nini Kudampai pun berseru melihat Angui berdiri berdampingan dengan istrinya di atas kapal, “Anakku!”

Sebenarnya, Angui mengenali ibunya dan ketiga hewan piaraannya. Akan tetapi, ia malu mengakuinya di hadapan istrinya karena penampilan ibunya sangat kumal. Jauh berbeda dengan ia dan istrinya. Ia memalingkan muka dan memberi perintah kepada anak buahnya, “Usir perempuan jelek itu!”

Ibu yang malang itu segera pulang ke rumah. Tiba di rumah, Nini Kudampai memohon kepada Yang Mahakuasa. Belum pecah riak di bibir, begitu selesai Nini kudampai menyampaikan permohonan kepada Tuhan, topan pun mengganas. Petir dan halilintar menggelegar membelah bumi. Gelombang menggulung kapal bersama Angui dan istri serta anak buahnya. Kapal dan segenap isinya itu terdampar di antara Tambarangan dan Lawahan. Akhirnya, kapal dan isinya berubah menjadi batu.

Itulah sekarang yang dikenal sebagai Gunung Batu Hapu, yang telah dibenahi pemerintah menjadi objek pariwisata. Setiap saat, terutama hari libur, tempat itu banyak dikunjungi orang.(Sumber: dongeng.org)
Unsur-unsur Cerita :
  • Judul : Legenda Gunung Batu Habu
  • Tema : Anak yang telah mendurhakai orang tua
  • Amanat : Kita tidak boleh mendurhakai orang tua.
  • Tokoh : Angui, Nini Kudampai, dan Saudagar Keling
  • Perwatakan : Angui (nakal, pemalas, pemboros), Nini Kudampai (sabar, penyayang), Saudagar keling (penyayang)
  • Alur : Alur Lurus
  • Latar tempat : Pelabuhan

Ceritakan kembali legenda di atas !
Seorang janda bernama Nini Kudampai mempunyai seorang putra bernama Angui. Suatu hari Saudagar keling melintas di depan rumah mereka, saudagar tersebut tertarik akan ketampanan Angui dan membawa Angui. Angui diasuh dan dipeliharanya, Angui menjadi lupa diri dan menjadi anak nakal, pemalas, serta pemboros. Saudagar Keling merasa tidak mampu lagi menjadi orang tua asuh Angui. Saudagar Keling itu tidak mau mengasuhnya lagi. Anguipun hidup lontang-lantung tiada arah.

Angui menanggalkan sikap malasnya dan mau bekerja membanting tulang. Beberapa tahun kemudian, berkat kerja keras dan kejujurannya dalam bekerja, ia menjadi seorang saudagar kaya. Meskipun sudah kaya, Angui sering terkenang kampung halamannya. Nini Kudampai pun mendengar kepulangan Angui dengan penuh rasa syukur dan sukacita. Namun yang terjadi Angui mengusir ibunya karena merasa malu. Merasa tidak diakui oleh anaknya Nini Kudampai memohon kepada Yang Mahakuasa supaya didatangkan topan yang mengganas. Tak berapa lama topan menggulung kapa Angui berserta anak buahnya. Kapal dan segenap isinya itu terdampar di antara Tambarangan dan Lawahan. Akhirnya, kapal dan isinya berubah menjadi batu.

Pesan moral apa yang bisa kamu ambil dari legenda tadi?
Janganlah menyakiti hati ibumu karena beliau telah susah payah membesarkan kita dari kandungan selama 9 bulan kemudian mengasuh kita sampai besar tanpa pernah mengeluh. Dia selalu melimpahkan kasih sayang dan do`a yang tiada henti-hentinya untuk keberhasilan kita. Kesempatan tidak akan datang kedua kali, berbaktilah kita kepada orang tua selagi kesempatan itu ada di depan mata kita
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 8:26 PM

Kondisi Daerah Pegunungan

Aku tinggal di daerah pegunungan. Udara di sekitar daerah tempat tinggalku sangat sejuk dan dingin. Pemandangannya sangat indah. Di daerahku banyak sekali pepohonan yang tumbuh. Jalanan di sekitarku berkelok-kelok. Tanah di daerahku berundak. Pagi hari aku dibangunkan suara ayam berkokok. Di pagi hari ayahku berangkat ke kebun. Di kebun, ayahku menanam sayuran. Aku sering membantu ayahku berkebun. Aku juga punya ternak kambing. Aku dan teman-temanku menggembala kambing ke padang rumput.

Bagaimana kondisi daerah pegunungan?
Wilayah Indonesia pada daerah dataran tinggi memiliki sistem pegunungan yang memanjang dan masih aktif. Relief daratan dengan banyaknya pegunungan dan perbukitan, menyebabkan Indonesia memiliki kesuburan tanah vulkanik, udara yang sejuk, dan alam yang indah.
Daerah Pegunungan
Relief daratan dengan banyak pegunungan dan perbukitan memiliki udara yang subur dan udara yang sejuk sehingga sangat diminati penduduk yang kegiatan utamanya di bidang pertanian. Sebagian besar penduduk juga masih banyak yang tergantung pada alam dan memanfaatkan hasil dari alam. Penduduk daerah pegunungan juga banyak yang memanfaatkan suhu udara yang dingin untuk menanam sayuran dan tanaman perkebunan. Selain itu, relief daratan yang demikian juga memiliki potensi menjadi daerah pariwisata.

Apa yang akan kamu lakukan jika kamu tinggal di pegunungan?
Tinggal di daerah pegunungan memberimu udara segar setiap hari, bebas dari polusi. Ketika membuka jendela pada pagi hari, langsung bisa menikmati udara segar tanpa. Tinggal di daerah pegunungan membuatmu tak harus bingung mencari tempat liburan, hanya berjalan-jalan pada setiap akhir pekan langsung bisa melepas penat yang selama ini erat mengikat.

Ketika kita tinggal di daerah perkotaan, setiap hari harus bertemu dengan polusi, keadaan yang semrawut, dan lainnya. Menghabiskan beberapa hari di daerah sepi seperti dataran tinggi merupakan sebuah nikmat yang besar sekali. Bersyukurlah kamu yang memang sudah sedari dulu tinggal di daerah dingin ini, karena kamu bisa liburan tiap hari.

Di daerah pegunungan tidak akan mengalami kemacetan di pagi hari, saat banyak orang berebut ingin segera sampai ke tujuan, kita akan terbebas dari yang namanya macet dan segala macam kesemrawutan di jalan raya. Tinggal di daerah pegunungan juga memberimu kesempatan untuk memiliki hubungan silaturrahmi yang erat dan hangat dengan tetangga. Kita akan merasakan memiliki tetangga-tetangga yang amat baik disini. Tak jarang, kamu akan dianggapnya layaknya saudara sendiri. Tinggal di daerah pegunungan juga akan memberimu banyak pelajaran yang tak ternilai, bahwa ciptaan Tuhan sangat indah untuk dinikmati sendiri.

Pekerjaan apa saja yang ada di daerah pegunungan?
Daerah pegunungan, secara umum masyarakatnya adalah petani, yang tentu saja pola pertaniannya berbeda-beda sesuai dengan kondisi pegunungan tersebut. Petani  biasanya menanam palawija, sayur-mayur dan bunga. selain itu, ada juga petani yang bertanam berupa perkebunan, misalnya teh, kopi, cengkeh, pala dan buah-buahan.
  • Peternak. Daerah dataran tinggi mempunyai iklim yang cukup dingin. Kondisi alam yang sejuk memungkinkan banyak rumput tumbuh di daerah pegunungan. Kondisi demikian cocok untuk memelihara ternak. misalnya sapi perah, kambing, kelinci, ayam pedaging dan ayam petelur.
  • Petani. Banyak juga penduduk dataran tinggi yang menjadi petani, namun jenis tanamannya berbeda dengan dataran rendah. Petani di dataran tinggi biasanya menanam palawija, sayur-mayur dan bunga. selain itu, ada juga petani yang bertanana berupa perkebunan, misalnya teh, kopi, cengkeh, pala dan buah-buahan. Pertanian sangat cocok di daerah pegunungan karena tanahnya yang subur dan udaranya yang sejuk.
  • Pekerja/buruh perkebunan. Didaerah dataran tinggi biasanya terdapat perkebunan besar. Banyak penduduk dataran tinggi yang bekerja sebagai buruh perkebunan. Misalnya buruh di perkebunan teh, kopi dan cengkeh.
  • Pekerja pertukangan. Pekerja pertukangan ialah orang-orang yang bekerja membuat rumah dan barang meubelair lainya. Hal ini karena di daerah pegunungan tersedia banyak sekala kayu sebagai bahan dasar pembuatan meubelair dan alat rumah tangga lainnya.
  • Pedagang. Pedagang dataran tinggi membeli hasil daerah dataran tinggi seperti sayur-sayuran, buah-buahan, kopi, cengkeh dan pala dari para petani. Para pedagang ini menjual hasil pertanian ke luar daerah. Selain itu mereka menyediakan beras dan barang-barang kebutuhan yang tidak dihasilkan daerah dataran tinggi.

Selain itu banyak juga lapangan pekerjaan yang muncul sesuai perkembangan zaman, misal di pegunungan berapi potensi pasirnya sangat berlimpah dan itu akan menjadi lahan pekerjaan bagi masyarakat wilayah itu yaitu sebagai penambang pasir. Daerah pegunungan mempunyai iklim yang cukup dingin. Kondisi demikian cocok untuk memelihara kegiatan pariwisata. Dengan adanya kegiatan pariwisata akan menumbuhkan beberapa jenis pekerjaan seperti pemandu wisata, penginapan, dan lain-lain.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 2:50 PM

Keadaan Daerah Perkotaan

Dalam sudut pandang geografi, kota merupakan suatu daerah yang memiliki wilayah batas administrasi dan bentang lahan luas, penduduk relatif banyak, adanya heterogenitas penduduk, sektor agraris sedikit atau bahkan tidak ada, dan adanya suatu sistem pemerintahan. Masyarakat kota adalah masyarakat yang bertempat tinggal di daerah dekat pemerintah pusat. Masyarakat kota memiliki beraneka ragam suku dan agama, dikarenakan banyaknya suku pendatang dari daerah lainnya. Beberapa ciri-ciri masyarakat kota.

1. Individual
Sebagian besar masyarakat kota bersifat individual. Sehingga, mereka jarang berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya, seperti contohnya di perumahan mewah yang penghuninya rata-rata jarang keluar rumah diperuntukan untuk bersilahturahmi dengan tetangga sekitar, karena padatnya kegiatan diluar rumah atau karena tidak adanya kegiatan rukun tetangga yang dapat mempertemukan antar tetangga. Bagi anak remaja pun juga banyak yang bersifat individual, seperti membentuk kelompok sendiri dan tidak mau bermain atau berkumpul dengan teman diluar kelompoknya. Sifat ini sering terjadi karena kurang rasa kepedulian untuk bersilahturahmi terhadap sesama.

2. Heterogen
Di perkotaan terdapat berbagai macam suku berkumpul. Ada berbagai suku bangsa yang tinggal di daerah perkotaan. Mereka memiliki tujuan yang beraneka ragam, seperti contohnya bekerja, kuliah, berbisnis, ikut saudara, dan laian-lain. Di daerah perkotaan bisa terdapat beraneka ragam suku yang dikarenakan banyak nya masyarakat yang melakukan urbanisasi dari desa ke kota untuk merubah taraf hidup yang lebih baik dari sebelumnya.

3. Mata Pencaharian Beragam
Di daerah perkotaan kita akan menemukan banyaknya pekerjaan yang ada, itu dikarenakan terlalu banyaknya masyarakat yang melakukan urbanisasi dan pemerintah pun belum siap menyediakan lapangan kerja yang cukup bagi masyarakat di daerah perkotaan. Seperti contohnya jenis-jenis pekerjaan di daerah perkotaan: PNS, karyawan swasta, pedagang, buruh, pembantu rumah tangga, hingga ada yang bekerja serabutan karena kurang nya lapangan kerja.
Mata Pencaharian
Keadaan lingkunga daerah perkotaan berbeda dengan daerah peesaan, setiap pagi, aku dibangunkan oleh bisingnya suara kendaraan. Udara di daerah perkotaan juga sangat panas. Pohon di daerahku sedikit. Penduduk di daerahku sangat padat. Di pagi hari orang-orang berangkat untuk bekerja ke kantor, pabrik, atau ke sekolah. Para pedagang juga bersiap-siap menjual barang dagangan. Di pagi hari jalanan sangat macet. Banyak sekali mobil, motor, angkutan umum yang berlalu-lalang. Di dekat tempat tinggalku banyak sekali perumahan, pabrik, dan gedung-gedung bertingkat. Gedung-gedung dibangun tinggi bagaikan pencakar langit. Ada bangunan pemerintahan, museum, bank, dan perkantoran. Banyak orang dari desa datang ke daerahku. Mereka mencari pekerjaan.

Terlepas dari kelengkapan sarana yang ditawarkan oleh kehidupan di kota, ternyata perkotaan memiliki masalah yang lebih kompleks dibandingkan dengan kehidupan di pedesaan. Permasalahan perkotaan yang umum terjadi berupa :
  • Kemacetan lalu lintas.
  • Angka kriminalitas yang tinggi akibat tingginya kesenjangan sosial masyarakatnya.
  • Kepadatan penduduk yang tidak diimbangi oleh tingkat kesejahteraan.
  • Terjadi pencemaran udara, air, tanah, udara, bahkan suara.
  • Pemukiman penduduk yang padat akibat sempitnya lahan pemukiman.
  • Munculnya daerah-daerah kumuh karena semakin tingginya biaya hidup di daerah perkotaan.

Bagaimana suasana di daerah tempat tinggalmu? Keadaan daerah pedesaan berbeda dengan daerah perkotaan, beberapa perbedaan daerah pedesaan dan perkotaan antara lain sebagai berikut .
  • Kepadatan penduduk. Daerah perkotaan memiliki kepadatan penduduk yang lebih tinggi daripada desa. Kepadatan penduduk berpengaruh terhadap pola pembangunan perumahan: bangunan di kota cenderung ke arah vertikal dan di desa cenderung ke arah horizontal.
  • Lingkungan hidup. Lingkungan pedesaan lebih dekat dengan alam bebas. Wilayah pedesaan didominasi oleh ruang terbuka hijau. Hal ini sangat berbeda dengan kota yang didominasi oleh lapisan beton dan aspal.
  • Mata pencarian penduduknya. Tingkat kepadatan penduduk di kota membatasi upaya eksploitasi ruang di kota. Pekerjaan yang membutuhkan lahan relatif luas cenderung tidak berkembang di kota. Sektor ekonomi seperti pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan dan peternakan cenderung lebih berkembang di pedesaan. Sementara itu, kota menjadi pusat kegiatan sektor ekonomi industri dan jasa.
  • Jenis lapangan kerja yang tersedia di kota relatif lebih heterogen: mulai dari pembantu rumah tangga, pelayan kafe, programmer komputer, manajer hotel, konsultan pengeboran minyak, hingga pemiliki perusahaan multi-nasional. Keberagaman pekerjaan menyebabkan terjadinya variasi penghasilan yang sangat tinggi. Perbedaan pendapatan antara yang kaya dan yang miskin di kota begitu mencolok.
  • Corak kehidupan. Desa memiliki corak kehidupan yang relatif homogen. Kota cenderung bersifat hetorogen. Penduduk kota berasal dari latar belakang suku, etnik, agama dan kelompok yang memiliki orientasi yang lebih bervariasi.
  • Pola interaksi. Penduduk kota pada umumnya tidak mempunyai hubungan kekeluargaan dengan tetangganya. Hal ini menyebabkan individu di kota terbiasa hidup tanpa menggantungkan diri pada orang lain. Mereka cenderung bersifat individualistik dan mementingkan sifat rasionalitas. Berbeda dengan di perkotaan, penduduk desa cenderung memiliki hubungan kekeluargaan dengan tetangganya. Mereka lebih menekankan pada unsur kebersamaan.
  • Solidaritas sosial. Perbedaan pola interaksi sosial penduduk berhubungan dengan aspek solidaritas sosial antara desa dan kota. Pola interaksi di desa lebih mengupayakan agar tercapainya keserasian dan kesatuan sosial. Konflik atau pertentangan sosial sedapat mungkin dihindarkan, atau diupayakan agar dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Di kota, penyelesaian konflik cenderung lebih bersifat formal.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 2:24 PM

Proses Pengasapan Ikan

Pengasapan adalah salah satu cara pengolahan bahan makanan, memberi aroma, atau proses pengawetan makanan, terutama daging, ikan. Makanan diasapi dengan panas dan asap yang dihasilkan dari pembakaran kayu. Pengasapan ikan merupakan cara yang digunakan dalam usaha perikanan. Hal ini adalah salah satu cara yang bertujuan mengawetkan ikan. Pengawetan ikan dengan media asap banyak memberikan manfaat. Selain untuk mengawetkan, cara ini juga dapat memberikan rasa dan warna pada ikan. Pada dasarnya, proses pengasapan ikan merupakan gabungan aktivitas: penggaraman, pengeringan, pemanasan, dan pengasapan.

Sebelum diasapi, daging biasanya direndam di dalam air garam. Beberapa jenis ikan tidak perlu direndam lebih dulu di dalam air garam, Setelah dibersihkan ikan digantung di tempat pengasapan yang biasanya memiliki cerobong asap. Sebagai kayu asap biasanya dipakai serpihan kayu yang bila dibakar memiliki aroma harum. Sewaktu pengasapan berlangsung, makanan harus dijaga agar seluruh bagian makanan terkena asap. Waktu pengasapan bergantung ukuran potongan daging dan jenis ikan. Api perlu dijaga agar tidak boleh terlalu besar. Bila suhu tempat pengasapan terlalu panas, asap tidak dapat masuk ke dalam makanan. Sewaktu pengasapan dimulai, api yang dipakai tidak boleh terlalu besar.

Proses Pengasapan Ikan
Pengasapan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu pengasapan dingin dan pengasapan panas. Pengasapan dingin adalah proses pengasapan dengan cara meletakkan ikan yang akan diasap agak jauh dari sumber asap (tempat pembakaran kayu), lama proses pengasapan beberapa hari sampai dua minggu. Pengasapan panas adalah proses pengasapan ikan dimana akan diasapi diletakkan cukup dekat dengan sumber asap, lamanya pengasapan 2 – 4 jam. Berikut ini proses pengasapan pada ikan.
  • Penggaraman. Tahap ini dilakukan karena dapat memberikan keuntungan yaitu: daging ikan menjadi lebih padat, pertumbuhan bakteri pembusuk dapat dihambat, dan rasa daging ikan jadi lebih enak.
  • Pengeringan: proses pengeringan yang terjadi memungkinkan lapisan permukaan daging ikan menyerap asap.
  • Pemanasan: panas yang tinggi dapat menghentikan kegiatan enzim perusak, menggumpalkan protein dan menguapkan sebagian air dalam tubuh ikan.
  • Pengasapan: pengasapan dapat membunuh bakteri, seperti juga pada proses penggaraman. Jenis ikan yang biasa diasap ialah ikan patil dan bandeng.
pengasapan ikan
Cara Membuat Ikan Asap
  • Buang insang dan isi perut melalui tutup insang / rongga mulut dengan menggunakan pinset atau kawat lengkung. Cuci bersih dan tiriskan.
  • Buat larutan garam 20 – 25% ( untuk 8 kg ikan siapkan 5 liter air dan tambahkan 1 – 1 ¼ kg gram )
  • Rendam ikan dalam larutan garam tersebut selama 30 – 60 menit dan beri pemberat di atasnya agar ikan tidak terapung
  • Cuci ikan, kemudian tiriskan sambil diangin-anginkan sampai permukaan ikan kelihatan kering. Penirisan ikan dengan cara mengantung ikan pada kawat (mengait bagian anus dengan posisi mulut di bawah)
  • Nyalakan kayu bakar dalam rumah asap, sampai didapat asap dengan temperatur ruang 60 – 700C
  • Atur ikan di atas rak pengasapan kemudian lakukan proses pengasapan sampai ikan matang dan berwarna kuning kecoklatan mengkilap
  • Keluarkan rak ikan dari rumah asap dan biarkan hingga dingin.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 1:48 PM

Keunikan Alam Daerah Pantai

Aku tinggal di daerah pantai. Setiap hari aku dibangunkan oleh suara ombak. Angin bertiup setiap hari dengan cukup kencang. Aku juga bisa melihat indahnya matahari terbenam setiap sore. Siang hari udara sangat panas. Karena kami tinggal di daerah pantai, ayahku bekerja sebagai nelayan. Setiap malam ayahku selalu berangkat ke laut untuk mencari ikan. Di tempatku ada tempat pelelangan ikan. Di tempat itu hasil ikan tangkapan ayahku dijual. Di sekitar rumah penduduk terdapat tempat penjemuran ikan. Ikan-ikan diawetkan dengan cara dijemur untuk dijual.

Setiap hari aku dan teman-temanku bermain di tepi pantai. Kami mencari kerang. Kerang tersebut kami jadikan hiasan dan kemudian kami jual.

Bagaimana kondisi alam daerah pantai?
Keadaan alam pantai tanahnya berpasir dan berhawa panas. Suhu udara di daerah pantai terasa sangat panas. Suhu rata-rata di daerah pantai pada siang hari bisa lebih dari 27°C. Kondisi suhu yang panas ini mengakibatkan penduduk daerah pantai berwarna kulit agak gelap.

Pekerjaan apa saja yang ada di daerah pantai?
Penduduk memilih mata pencaharian mereka sesuai dengan ketersediaan yang terkandung di alam. Sebagian besar penduduk daerah pantai lebih memilih bekerja sebagai nelayan dibandingkan bercocok tanam. Hal ini disebabkan kondisi wilayahnya yang lebih dekat ke laut. Di samping itu juga disebabkan oleh kondisi tanah yang kurang baik untuk dimanfaatkan bercocok tanam.

Apa beda daerahmu dengan yang ada di teks?
Beberapa pantai di Indonesia digunakan sebagai sarana transportasi dan bongkar muat barang. Daerah pantai yang digunakan sebagai dermaga pelabuhan, dapat Lebih jumpai, misalnya di dermaga bongkar muat barang Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, Tanjung Perak di Surabaya, dan Tanjung Emas di Semarang.

Dataran rendah merupakan dataran tempat untuk kosentrasi penduduk, karena itu daerah dataran redah sangat cocok untuk pemukiman penduduk dengan pola kosentris. Aktivitas penduduk terdiri atas berbagai jenis, mulai dari pertanian, dan  perikanan, Dibidang pertanian, perkebunan dan perikanan bisa dikembangkan karena tersedianya air yang cukup, di samping iklimnya yang menunjang untuk pertumbuhan tanaman dataran rendah.

Apa yang akan kamu lakukan kalau kamu tinggal di pantai?
Jika aku tinggal di daerah pantai aku akan membuat yang memiliki ventilasi yang banyak dan atap terbuat dari genteng tanah. Ventilasi yang banyak dimaksudkan agar banyak udara dingin yang masuk ke rumah. Karena kondisi udara daerah pantai sangat panas dan banyak angin.

Nah, saat ini aku ingin pergi ke rumah temanku Roni untuk membuat kerajinan kerang bersama. Bisakah kamu menjelaskan rute perjalanku? Rumahku berwarna hijau. Di sebelah rumahku terdapat dua pohon besar. Aku menuju arah timur. Rumah Roni adalah rumah kedua dari pertigaan jalan. Rumah Roni berada di kanan jalan.

Dari rumah Roni kami ingin menjual hasil kerajianan kami ke toko kerajinan. Kami naik sepeda menuju arah utara. Ketika bertemu pertigaan, kami berjalan menuju arah barat. Toko kerajinan berada di sebelah kanan jalan, no 3 dari pertigaan. Gambarkan rute perjalananku.

Membuat Pigura dari Kerang
Kerajinan tangan dari kulit dapat dijadikan hiasan di rumah ataupun oleh-oleh dari perjalanan wisata. Ada banyak jenis hasil dari kerajinan tangan dengan bahan dasar kerang ini. Semua bagian dari tubuh kerang dapat dijadikan kerajinan tangan yang memiliki keunikan. Salah satu hasil kerajinan dari kulit kerang adalah pigura.

Setiap proses produksi kerajinan tangan memiliki proses masing-masing. Berikut ini beberapa proses produksinya mulai dari poses pemilahan, pencucian, pengeringan, persiapan dan pembuatan. Ketika semua proses produksi tersebut dilakukan dengan cermat, maka akan menghasilkan produk kerajinan tangan kerang yang unik dan menarik. Adapun penjelasan masing-masing proses produksi tersebut antara lain.
  • Proses Pemilahan. Pilihlah cangkang kerang yang baik,  yaitu cangkang kerang lebar, tebal dan kokoh.
  • Proses Pencucian. Cangkang di bawah air mengalir atau wadah berisi air. Hal tersebut berguna untuk menghilangkan lumpur atau tanah yang melekat, selanjutnya dilakukan pembilasan sampai bersih.
  • Proses Pengeringan. Cangkang-cangkang tersebut dijemur pada ruang terbuka dengan tujuan agar kandungan air yang tersimpan cepat menguap..
  • Proses Persiapan. Proses persiapan mencakup segala hal produksi, seperti mendisain pola-pola yang akan dibentuk. Dengan memilih bentuk cangkang yang hampir sama ukuranya, 
Proses Pembuatan
Alat dan bahan yang digunakan:
  • Kertas karton
  • Kerang
  • Pasir pantai
  • Lem putih
Cara membuat pigura dari kerang laut:
  • Tentukan ukuran frame, bagian dalam harus sesuai dengan dimensi gambar.
  • Oleskan lem putih pada pinggiran kertas karton
  • Taburkan pasir pantai
  • Setelah itu, tempelkan kerang hias pada sudut-sudut, bentuk sesuai selera
  • Diamkan beberapa menit sampai lem mengering, dan siap untuk digunakan.
pigura kerang

Ketika membuat pigura, perhatikan kerapihan hasil karya yang dibuat, lakukan perbaikan dan membuang bagian yang tidak diperlukan agar karya yang dibuat tampak rajin.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 9:59 PM

Membuat Brosur

Brosur merupakan sebuah sarana untuk memberitahukan kepada masyarakat yang dikeluarkan oleh sebuah organisasi (umumnya adalah perusahaan) dalam bentuk cetakan (kertas) yang didalamnya berisi informasi mengenai suatu produk, layanan atau program yang ditujukan untuk masyarakat tertentu atau orang tertentu yang dibagi-bagikan secara cuma-cuma (gratis) untuk memperkenalkan produk, layanan dan program tersebut. Pada tulisan ini brosur berfungsi sebagai sarana informasi tentang lingkungan tempat tinggal.

Ciri-ciri Brosur
Layaknya sesuatu saran informasi yang lainnya, brosur juga memiliki ciri-ciri yang membedakan dengan sarana informasi lainnya, dan inilah beberapa ciri dari sebuah brosur: Umumnya memiliki pesan yang sifatnya tunggal. Tujuan pembuatan brosur adalah untuk memberikan informasi, membujuk dan mengajarkan masyarakat. Brosur hanya sekali diterbitkan (tidak reguler). Brosur harus bisa menarik dan mengambil perhatian masyarakat umum, sehingga dapat mempengaruhi masyarakat.. Penyebaran brosur biasanya dilakukan sendiri oleh si pembuat brosur tersebut. Umumnya brosur dibuat secara jelas dengan desain yang menarik.

Buatlah sebuah brosur dengan mengikuti instruksi berikut:
  • Brosur yang kamu buat berisi tentang denah lingkungan tempat tinggalmu. Sebelum membuatnya, buatlah draf brosurmu di kertas yang disediakan.
  • Brosur yang kamu buat harus berisi pembelajaran tentang peta grid dan arah mata angin.
  • Ceritakan keunikan/ciri khas yang dimiliki oleh daerahmu.
  • Ceritakan juga tentang jenis sumber daya alam yang dihasilkan serta teknologi yang digunakan di daerahmu.
  • Ceritakan juga bagaimana masyarakat di daerahmu berhubungan (berinteraksi) dengan sesama, dengan lingkungan serta budaya yang ada.
  • Ceritakan juga aturan-aturan yang berlaku untuk menjaga hubungan yang serasi dengan masyarakat, lingkungan alam, serta budayanya.
  • Jika telah selesai, kamu dapat mempresentasikannya di depan kelas.
Kecamatan Lumbir merupakan sebuah kecamatan yang terletak di ujung barat Kabupaten Banyumas. Wilayah kecamatan tersebut sebagian besar berupa pegunungan. Daerah Lumbir banyak menghasilkan kayu jati dan getah pinus, daerah pegunungan yang merupakan milik Perhutani tersebut kebanyakan ditanami pinus dan juga jati. Tanaman jati banyak tumbuh di daerah Lumbir karena tanahnya banyak mengandung kapur. Sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani. Masyarakat yang tinggal di sekitar hutan biasanya bekerja sebagai penyadap getah pinus. Kecamatan Lumbir
Salah satu desa yaitu Desa Lumbir yang terletak pada koordinat (E , 3) merupakan desa penghasil genting. Genting banyak diusahakan oelah masyarakat desa Lumbir karena tanah di daerah tersebut banyak mengandung lempung yang merupakan bahan utama pembuatan genting. Teknologi yang digunakan dalam pembuatan genting sudah menggunakan teknologi modern. Proses pembuatan bahan dasar genteng sudah menggunakan mesin mollen, begitu juga proses pencetakan genting sudah menggunakan mesin press. Hanya pada proses pengeringan masih menggunakan teknologi sederhana yaitu denga menjemur di terik matahari. Genteng hasil produksi masyarakat desa Lumbir dipasarkan ke beberapa daerah di Kabupaten Banyumas.

Salah satu keunikan yang ada di desa Lumbir adalah kegiatan Nyorog, kegiatan ini merupakan memberikan bingkisan yang berisi aneka makanan kepada kepala kampung atau perangkat desa. Tradisi “Nyorog” di masyarakat Lumbir memiliki makna sebagai tanda untuk memberitahukan bahwa akan ada salah satu warga yang akan melaksanakan hajatan, selain itu tradisi “Nyorog” juga sebagai pengikat tali silahturahmi sesama sanak keluarga. Tradisi nyorog juga sebagai tanda permohonan doa restu agar hajatan tersebut berjalan dengan lancar, dengan tradisi nyorog tersebut warga meminta ijin kepada kepala desa atau perangkat untuk melaksanakan hajatan.

Seperti pada umumnya masyarakat di daerah pedesaan mempunyai pergaulan hidup yang saling kenal mengenal antara sesama warga, saling berkunjung. Ada pertalian perasaan yang sama tentang kesukuan terhadap kebiasaan. Kegiatan gotong royong masih terus dilaksanakan oleh warga ketika melakukan kegiatan seperti membangun rumah dan membangun jalan.

Di desa Lumbir ada aturan mengenai pajak yang harus dibayarkan oleh warga kepada desa, pajak ini berupa uang yang besarnya disesuaikan dengan kemampuan warga tersebut. Jadi setiap warga memberikan pajak yang berbeda sesuai dengan hasil musyawarah. Pajak ini nantinya digunakan untuk memberikan kesejahteraan kepada perangkat pemerintahan di desa. Perangkat pemerintahan desa yang ada yaitu dari yang paling bawah adalah Kepala Rukun Tetangga, Ketua Rukun Warga, Kepala Dusun, Perangkat Desa, dan Kepala Desa. Pajak tersebut dinamakan Wajib Kepala Keluarga yang besarnya tergantung jumlah warga di desa tersebut, karena jumlah pajak akan dibagi dengan jumlah kepala keluarga. Jika suatu RT yang jumlah Kepala Keluarganya banyak tentu akan berbeda jumlah pajaknya dengan yang jumlah Kepala Keluarganya sedikit.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 2:16 PM

Keunikan Masyarakat Badui

Badui merupakan nama dari sebuah suku yang berada di provinsi banten, badui adalah salah satu suku yang masih menjaga erat nilai dan norma serta tradisi atau adat istiadat masyarakatnya. Suku badui termasuk salah satu suku yang terisolir yang ada di Indonesia, masyarakat badui sengaja mengasingkan diri, mereka hidup mandiri dengan tidak mengharapkan bantuan dari orang luar, mereka mengasingkan diri dan menutup diri dengan tujuan menghindar dari pengaruh budaya luar yang akan masuk untuk menjaga keaslian budaya mereka.

Suku badui sangat menjaga kelestarian alam yang mereka tempati, mereka selalu menjaga dan merawat alam supaya dapat terus dikelola dengan baik, sehingga dapat memberikan hasil panen yang cukup dan melimpah untuk menghidupi kebutuhan hidup mereka, mereka tidak ingin merusak kelestarian alam yang ada, mereka hidup selaras dengan alam sekitarnya. Ditengah-tengah gempuran modernitas dan globalisasi saat ini, suku badui berusaha untuk menjaga nilai-nilai budaya dasar yang dimiliki dan diyakininya.

Ada hal yang menarik dari masyarakat Badui yang tinggal di Provinsi Banten, yaitu pandangan terhadap alam semesta. Masyarakat Badui khususnya Badui Dalam sangat menjaga keseimbangan dan keselarasan dengan alam.

Masyarakat Badui sangat menjaga air agar selalu jernih dan bersih sehingga bisa dipakai untuk kehidupan sehari-hari. Saat mandi atau bersih-bersih, tidak boleh ada bahan kimia yang dipakai oleh masyarakat Badui termasuk pengunjung. Hal itu untuk menjaga air agar tetap bersih dan jernih. Aliran sungai yang melintasi perkampungan tanah adat suku Badui amat jernih, tidak ada sampah.
suku badui
Tidak seperti rumah pada umumnya, masyarakat Badui tidak menggali tanah untuk fondasi. Batu hanya diletakkan di atas tanah. Jika kontur tanah tidak rata, maka bukan tanah yang menyesuaikan sehingga diratakan, melainkan batu dan tiang kayu yang menyesuaikan. Bahan bangunan rumah masyarakat Badui merupakan bahan yang bisa dan mudah diurai oleh tanah. Bahan tersebut diantaranya dinding bilik bambu, atap dari ijuk dan daun pohon kelapa dan rangka rumah dari kayu alam yaitu kayu jati, kayu pohon kelapa, dan kayu albasia.

Apabila masyarakat Badui yang akan menggunakan kayu, kayu yang akan dipakai adalah kayu-kayu yang telah kering dan tua. kayu bakar tersebut diperoleh dari pohon yang sudah dimakan rayap atau batang pohon dan ranting yang jatuh terserak. Masyarakat Badui tidak menebang pohon untuk kayu bakar.

Masyarakat Badui menyimpan hasil panen padi huma di sebuah leuit (lumbung padi). Leuit dibangun di pinggiran tiap kampung. Setiap keluarga memiliki leuit. Leuit adalah wujud pemahaman masyarakat Badui tentang ketahanan pangan. Kondisi adanya leuit membuat masyarakat Badui tidak kekurangan bahan pangan.

Dalam hal interaksi, (hubungan kemasyarakatan) Suku Badui Luar menerima masyarakat luar untuk berinteraksi. Begitupula pada Suku Badui Dalam. Namun demikian Suku Badui Dalam menolak segala sesuatu yang berhubungan dengan teknologi, budaya, dan interaksi dari masyarakat di luar Suku Badui Dalam.

Keunikan yang ada pada tiap daerah dapat juga menggambarkan hubungan manusia dengan manusia, manusia dengan alam, atau manusia dengan budaya.
Masyarakat Badui sangat menjaga air agar selalu bersih, tidak ada bahan kimia yang dipakai oleh masyarakat Badui. Mereka tidak menggali tanah, ketika membangun rumah apabila tanah tidak rata maka batu dan tiang kayu yang menyesuaikan dengan tanah. Mereka memanfaatkan bahan yang mudah diurai oleh tanah. Untuk memperoleh kayu bakar mereka tidak menebang pohon tetapi memanfaatkan pohon yang sudah mati. Mereka menyimpan cadangan makanan di leuit, sebagai bentuk ketahanan pangan. Hubungan kemasyarakatan masyarakat Badui dalam menolak segala sesuati yang berhubungan dengan teknologi.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 9:40 AM

Sistim Irigasi Subak di Bali

Selain tradisi ngayah, Bali juga memiliki keunikan dari sistem pengairannya, yaitu Subak yang dikenal dengan nilai budaya yang ada di dalamnya. Bali tidak hanya memiliki keindahan pantai, upacara adat, atau tarian tradisional. Ada budaya lain dari Bali yang kini diakui dunia sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO pada Juni 2012, yaitu subak. Subak merupakan salah satu sistem kemasyarakatan adat Bali yang khusus mengatur sistem pengairan sawah (irigasi). Daerah yang termasuk warisan dunia meliputi lima kabupaten, yaitu Gianyar, Badung, Buleleng, Tabanan, dan Bangli.

Budaya subak Bali merupakan perwujudan luar biasa petani Bali. Tradisi pengairan sawah ini menggabungkan nilai-nilai tradisional suci dengan sistem kemasyarakatan yang tertata dengan baik. Subak juga merupakan perwujudan dari Tri Hita Karana, falsafah masyarakat Bali yang sebagian besar masyarakatnya menganut ajaran Hindu. Hal tersebut merupakan bentuk nyata dari keyakinan masyarakat Bali yang berakar pada konsep kesadaran bahwa manusia harus selalu menjaga hubungan yang selaras antara manusia dan Tuhan, manusia dan sesama manusia, dan antara manusia dan alam dalam kehidupan sehari-hari.

Subak biasanya memiliki pura yang dinamakan Pura Uluncarik, atau Pura Bedugul, yang khusus dibangun oleh para pemilik lahan dan petani yang diperuntukkan bagi dewi kemakmuran dan kesuburan dewi Sri. Sistem pengairan ini diatur oleh seorang pemuka adat yang juga adalah seorang petani di Bali.

Tanah di Bali bagian selatan lebih subur dan luas daripada Bali bagian utara. Oleh karena itu, sekitar 70% penduduk di Bali Selatan bekerja dengan bercocok tanam. Sistem pengairannya disebut Subak. Di lereng pegunungan, sawah dibuat bertingkat-tingkat atau berundak-undak yang disebut sengkedan. Bila musim panen tiba, para petani di Bali Selatan berada di sawah. Sebagai tanaman selingan, mereka juga menanam palawija. Sebaliknya, di Bali Utara lahan pertaniannya sempit, sehingga penduduk Bali Utara lebih banyak menanam tanaman perkebunan, di antaranya: kopi, teh, tebu, dan kelapa.

Perhatikan peta Bali di bawah ini.
subak bali
Tuliskan koordinat dari setiap daerah di bawah ini!
Gianyar berada di lokasi ( D,10)
Badung berada di lokasi ( D, 9)
Buleleng berada di lokasi (I , 8)
Tabanan berada di lokasi ( E, 8)
Bangli berada di lokasi ( F, 10 )

Keunikan budaya yang sudah tertanam dalam diri masyarakat di beberapa daerah sampai sekarang masih menjadi tradisi yang melekat. Subak di Bali menggambarkan kemampuan masyarakat adatnya menerjemahkan sistem falsafah mereka dalam kehidupan nyata sehari-hari. Hal itu menjadi tercermin dalam perencanaan dan pemanfaatan lahan, penataan pemukiman, arsitektur, upacara dan ritual, serta seni dan juga organisasi sosial. Penerapan konsep tersebut juga terbukti menciptakan pemandangan alam yang mengagumkan dan memiliki nilai budaya tinggi.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 8:56 AM

Upacara Turun Tanah dan Tradisi Ngayah

Bangsa kita memiliki banyak adat dan kebudayaan yang tersebar di seantero nusantara, juga mempunyai beragam upacara tradisional yang menarik. Upacara adat adalah serangkaian tindakan atau perbuatan yang terikat pada aturan tertentu berdasarkan adat istiadat, agama, dan kepercayaan. Hingga saat ini, banyak dari upacara tradisional tersebut masih dilaksanakan di daerah asalnya masing-masing. Beberapa jenis upacara dalam kehidupan masyarakat, antara lain, upacara penguburan, upacara perkawinan, dan upacara pengukuhan kepala suku.

Upacara adat merupakan suatu upacara yang dilakukan secara turun-temurun yang berlaku di suatu daerah. Dengan demikian, setiap daerah memiliki upacara adat sendiri-sendiri, seperti upacara perkawinan, upacara labuhan, upacara camas pusaka dan sebagainya. Upacara adat yang dilakukan di daerah, sebenarnya juga tidak lepas dari unsur sejarah.

Upacara adat pada dasarnya merupakan bentuk perilaku masyarakat yang menunjukkan kesadaran terhadap masa lalunya. Masyarakat menjelaskan tentang masa lalunya melalui upacara. Melalui upacara, kita dapat melacak tentang asal usul baik itu tempat, tokoh, sesuatu benda, kejadian alam, dan lain-lain.

1. Upacara Turun Tanah
Tedak siten merupakan budaya warisan leluhur masyarakat Jawa untuk bayi yang berusia sekitar tujuh atau delapan bulan. Tedak siten dikenal juga sebagai upacara turun tanah. ‘Tedak’ berarti turun dan ‘siten’ berasal dari kata ‘siti’ yang berarti tanah. Upacara tedak siten ini dilakukan sebagai rangkaian acara yang bertujuan agar bayi tumbuh menjadi anak yang mandiri.

Tradisi ini dijalankan saat bayi berusia tujuh bulan dari hari kelahirannya dalam hitungan pasaran Jawa. Perlu diketahui juga bahwa hitungan satu bulan dalam pasaran Jawa berjumlah 36 hari. Jadi bulan ketujuh kalender Jawa bagi kelahiran si bayi setara dengan 8 bulan kalender Masehi.

Adat budaya ini dilaksanakan sebagai penghormatan kepada bumi tempat si bayi mulai belajar menginjakkan kakinya ke tanah, dalam istilah Jawa disebut tedak siten. Selain itu juga diiringi oleh doa-doa dari orang tua dan sesepuh sebagai pengharapan agar kelak si anak bisa sukses dalam menjalani kehidupannya.

Buatlah 10 kalimat yang menggambarkan informasi dari tradisi turun tanah berdasarkan teks tadi.
  1. Upacara tedhak siten atau turun tanah merupakan budaya warisan masyarakat Jawa.
  2. Upacara tedhak siten merupakan upacara untuk bayi yang berusia sekitar tujuh atau delapan bulan.
  3. Kata tedhak berarti turun siten/siti berarti tanah.
  4. Upacara tedhak siten sebagai rangkaian acara yang bertujuan agar bayi tumbuh menjadi anak yang mandiri.
  5. Tradisi tedhak siten dilaksankan saat bayi berusia tujuh bulan (Jawa).
  6. Hitungan pasaran Jawa berjumlah 36 hari.
  7. Bulan ketujuh kalender Jawa setara dengan 8 bulan kalender Masehi.
  8. Upacara tedhak siten sebagai penghormatan kepada bumi sebagai tempat si bayi mulai belajar menginjakan kakinya.
  9. Upacara tedhak siten merupakan upacara dimana seorang anak untuk pertama kali kakinya menginjak tanah.
  10. Upacara tedhak siten juga merupakan doa orang tua agar kelak si anak sukses dalam kehidupannya.

2. Adat Ngayah di Bali
Bali tidak hanya dikenal sebagai daerah dengan pesona alam yang luar biasa. Bali juga dikenal sebagai daerah dengan kekayaan seni, budaya, dan sistem kemasyarakatan yang tetap bertahan di masa modern ini. Salah satu kekayaan budaya bali adalah adat Ngayah.
Ngayah
Dalam tradisi menyumbang, masyarakat Bali memiliki metode menyumbang sangat khas. Menyumbang dalam masyarakat Bali tidak hanya sebagai bentuk perintah agama, tetapi juga bentuk perilaku budaya mereka. Salah satu metode menyumbang paling dikenal ialah ngayah. Ngayah berarti pekerjaan sukarela untuk kebaikan bersama. Namun, ngayah tidak semata-mata tolong-menolong dan berbuat untuk kebaikan bersama, tetapi merupakan perintah agama, kerukunan sosial dan budaya dalam masyarakat Bali. Dalam praktiknya, ngayah ditujukan untuk berbagi, tolong-menolong, bersolidaritas, dan bersosialisasi antarmasyarakat.

Bagaimana tradisi ngayah mengajarkan hubungan dengan Tuhan?
Tradisi Ngayah mengajarkan hubungan dengan Tuhan karena Ngayah merupakan perintah agama. Ngayah adalah sebuah kebiasaan yang menjadi tradisi bagi umat hindu, mengerjakan apa saja berdasarkan kemampuan tanpa mengharapakan imbalan.
Bagaimana tradisi ngayah mengajarkan hubungan dengan budaya?
Tradisi Ngayah dalam masyarakat Bali merupakan bentuk perilaku budaya mereka. Aktivitas ngayah yang masih  melekat dalam sikap bathin dan budaya manusia Hindu pada hakekatnya berpegang pada suatu rumusan filosofis “kerja sebagai ibadah” dan “ibadah dalam kerja”. 
Bagaimana tradisi ngayah mengajarkan hubungan antarmanusia?
Tradisi Ngayah mengajarkan hubungan dengan manusia karena Ngayah merupakan kegiatan tolong menolong untuk kebaikan bersama. Tradisi Ngayah merupakan dewajiban berupa dedikasi, loyalitas berkaitan dengan raja-raja yang memerintah pada masa itu (pengayah puri). Karena sebagian tanah-tanah ayahan itu adalah pemberian dari raja yang diperoleh (sebagai rampasan perang) atas penaklukan kerajaan/ daerah lain.
Berikan contoh nyata dari bentuk hubungan antarmanusia, yang kalian temukan di kehidupan sehari-hari!
Manusia selain sebagai makhluk individu (perseorangan) mempunyai kehidupan jiwa yang menyendiri namun manusia juga sebagai makhluk sosial. Terjadilah hubungan satu sama lain yang didasari adanya kepentingan, dimana kepentingan tersebut satu sama lain saling berhadapan atau berlawanan. Manusia saling tolong menolong antara satu dengan yang lainnya, dengan tolong menolong kita akan dapat membina hubungan baik dengan sesama manusia.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 8:18 PM

Membuat Wayang dari Batang Daun Singkong

Selain bermain permainan tradisional, ternyata kamu pun dapat membuat sendiri mainan tradisional. Mainan adalah benda yang selalu hadir dalam kehidupan manusia. Kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, berdampak pada perkembangan bentuk dan fungsi mainan, dimulai dari tataran kehidupan yang sederhana (tradisional) sampai ke kehidupan modern. Mainan tradisional hasil pengembangan memiliki fungsi seperti karya seni lainnya, yaitu memberi keindahan dan kesenangan serta membangkitkan buah pikiran kita.

Wayang merupakan salah satu seni yang sangat terkenal di Indonesia. Wayang memiliki banyak jenis, beberapa jenis wayang, meliputi ;  Wayang Kulit (Purwa), Wayang Klithik, Wayang Golek, Wayang Beber, Wayang Orang dan Wayang Suket. Kata wayang(Jawa) berarti “bayangan”. Wayang dapat diartikan sebagai bayangan atau merupakan pencerminan dari sifat-sifat yang ada dari dalam jiwa manusia.

Sifat-sifat yang dimaksud antara lain seperti watak angkara murka, kebajikan, serakah, dan lain sebagainya. Wayang biasanya dimainkan oleh seorang dalang yang dibantu oleh beberapa orang penabuh gamelan dan satu atau dua orang waranggana (sinden) sebagai vokalisnya. Fungsi dalang di sini adalah mengatur jalannya pertunjukan secara keseluruhan. Dalang memimpin semua komponen pertunjukan untuk luluh dalam alur ceritera yang disajikan.

Salah satu mainan yang dapat dibuat dari bahan yang tersedia di sekitar kita diantanya adalah wayang yang terbuat dari batang daun singkong. Kita dapat membuatnya dengan memanfatkan sumber daya alam yang ada di daerahmu. Bagi yang pertama mencoba membuat mainan ini ,jika gagal tidak apa-apa karena agak rumit. Tapi jika dimainkan wayng ini tidakk kalah seru dengan permainan modern yang lainnya. Memang ,jika kita bermain permainan modern akan terhipnotis dengan teknologinya tapi kita bisa mengontrol waktu bermain.

Wayang yang terbuat dari batang daun singkong, dulu sering dibuat orang tua atau pun anak-anak untuk dijadikan mainan. Kini sudah jarang atau bahkan tak ada orang membuatnya. Mainan tradisional ini sudah tergeser mainan modern yang sudah jadi dan bisa dibeli dimana saja dengan uang. Untuk mengingatkan kembali pada mainan masa lampau membuat wayang ini dapat melestarikan mainan tradisional yang ada. Untuk membuat wayang-wayangan dapat memperhatikan langkah-langkah berikut.
kerajinan wayang
  • Ambil beberapa batang daun singkong (ambil daun yang sudah tua).
  • Bersihkan batang daun singkong dari daunnya. Jemur di bawah terik matahari sampai layu agar batang mudah dibentuk dan tidak patah.
  • Setelah layu, ambil satu batang, lalu bentuk seperti gambar di atas.
  • Ambil satu lagi, lilitkan ke batang yang tadi hingga terbentuk seperti pada gambar.
  • Lakukan langkah ke-3 tadi sebanyak beberapa kali sehingga terlihat seperti bentuk hidung, muka, dan rambut.
  • Untuk badan dan tangannya, bentuklah seperti gambar di atas. Kamu juga dapat membuat kreasi wayang secara bebas. Wayang ini juga dapat dibuat dari batang tanaman lain, sejenis rumput. Kamu dapat menggunakan jerami atau rumput yang agak keras. Akan tetapi, semua bahan itu harus dijemur dulu agar lentur dan tidak mudah patah.
Ternyata dengan membuat mainan tradisional sendiri banyak manfaatnya bagi diri sendiri, Beberapa manfaat yang kita peroleh dengan membuat mainan tradisional sendiri antara lain sebagai berikut :
  • Kreatifitas. Permainan tradisional memicu kreatifitas anak karena seorang anak tidak akan kehabisan ide untuk membuat apapun sebagai permainan.
  • Banyak Teman. Permainan tradisional membuat anak memiliki banyak teman karena biasanya permainan yang dimainkan akan lebih seru jika dilakukan lebih dari dua orang. Permainan tradisional juga membuat seorang anak lebih pandai bergaul dan bersosialisasi dilingkungannya.
  • Percaya Diri. Permainan tradisional membuat seorang anak lebih percaya diri, karena setiap anak yang bermain pernah merasakan kepuasan akan hasil karyanya.

Mainan tradisional layak dilestarikan karena dapat menjadi ajang transmisi, sebagai media transmisi dengan cara anak membuat mainannya secara mandiri. Kemandirian itu merupakan modal dasar bagi pertumbuhan daya kreatif, inovatif, dan keahlian untuk memecahkan setiap masalah yang timbul di kemudian hari. Dengan demikian anak perlu mendapatkan kembali kehidupan mereka yang berorientasi pada lingkungan alam, kondisi sosial dan budaya karena memberi ruang kebebasan untuk bersosialisasi dan berkreasi secara mandiri
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 6:28 PM

Sudut Pada Garis Sejajar

Di dalam ilmu matematika, sudut dapat diartikan sebagai sebuah daerah yang terbentuk karena adanya dua buah garis sinar yang titik pangkalnya saling bersekutu atau berhimpit. Bagian-bagian Sudut memiliki tiga bagian penting, yaitu: kaki Sudut yaitu garis sinar yang membentuk sudut tersebut. Titik Sudut yaitu titik pangkal/ titik potong tempat berhimpitnya garis sinar. Daerah Sudut yaitu daerah atau ruang yang ada diantara dua kaki sudut. Bagaimana sudut-sudut pada dua garis sejajar yang dipotong oleh garis lain ?

Hubungan antar Sudut
Hubungan antar sudut yang dimaksud di sini adalah apabila dua garis sejajar dipotong oleh garis lain dan sudut-sudut yang terbentuk. Sudut-sudut yang terbentuk pada dua garis sejajar yang dipotong oleh garis lain adalah: Sudut-sudut sehadap, sudut-sudut dalam berseberangan, sudut-sudut luar berseberangan, sudut-sudut dalam sepihak, dan sudut-sudut luar sepihak. Berikut penjelasan mengenai hubungan antar sudut apabila dua garis sejajar dipotong oleh garis lain.(silahkan lihat gambar di bawah ).

a. Sudut-Sudut Sehadap
Jika dua buah garis sejajar dipotong oleh garis lain maka akan terbentuk empat pasang sudut sehadap yang besarnya sama. Perhatikan gambar di bawah. Garis a dan b sejajar dipotong oleh garis l, maka ∠A1 dan ∠B2 adalah sudut-sudut sehadap. Perhatikan Gambar dibawah ini. Apakah benar ∠A1 = ∠B2?

Untuk membuktikan kebenaran ∠A1 = ∠B2, lakukanlah kegiatan berikut ini. Jiplak atau salin ∠A1 pada Gambar diatas, kemudian guntinglah! Letakan ∠A1 hasil guntingan tadi pada ∠B2. Apakah ∠A1 dan ∠B2 berimpit dengan tepat? Dengan demikian, terbukti ∠A1 = ∠ B2. Selanjutnya ∠A2=B1, ∠A3=B4, dan ∠A4=B3.

b. Sudut Dalam Berseberangan
Sudut-sudut dalam berarti sudut-sudut yang berada di dalam dua garis sejajar. Sudut-sudut dalam berseberangan adalah sudut-sudut yang berada di dalam dua garis sejajar dan berlawanan arah. Garis a dan b sejajar yang dipotong oleh garis l maka ∠A2 dan ∠B3 adalah sudutsudut dalam berseberangan. Buktikanlah bahwa ∠A2 = ∠B3.
Perhatikan gambar di bawah ini.Bukti: ∠A1 = ∠A2 (bertolak belakang) dan ∠A1 = ∠B3 (sehadap), maka ∠A2 = ∠B3 (terbukti)
jenis jenis sudut
c. Sudut Luar Berseberangan

Sudut-sudut luar berarti sudut-sudut yang berada di luar dua garis sejajar. Sudut-sudut luar berseberangan adalah sudut-sudut yang berada di luar dua garis sejajar dan berlawanan arah. Jika dua buah garis sejajar dipotong oleh garis lain maka besar sudut-sudut luar berseberangan yang terbentuk adalah sama besar. Garis a dan b sejajar yang dipotong oleh garis l, maka ∠A1 dan ∠B3 adalah sudutsudut luar berseberangan. Buktikanlah bahwa ∠A1 = ∠B3. Perhatikan gambar di atasBukti: ∠A2 = ∠A1 (bertolak belakang)∠A2 = ∠B3 (sehadap) ∠A1 = ∠B3 (terbukti)

d. Sudut Dalam Sepihak
Garis a sejajar b dipotong oleh garis l maka ∠A2 dan ∠B3 adalah sudut dalam sepihak. Perhatikan gambar di bawah ini. Buktikanlah bahwa ∠A2 + ∠B3 = 180°.Bukti: ∠A1 = ∠B3 (sehadap) dan ∠A1 + ∠A2 = 180° (saling berpelurus), maka: ∠B3 + ∠A2 = 180° (terbukti)
Jumlah sudut dalam sepihak adalah 180°

e. Sudut Luar Sepihak
Jika dua buah garis sejajar dipotong oleh garis lain maka jumlah sudut-sudut dalam sepihak adalah 180°. Garis a sejajar b dipotong oleh garis l, ∠A2 dan ∠B3 adalah sudut luar sepihak. Perhatikan gambar di bawah ini. Buktikan bahwa ∠A1 + ∠B3 = 180°.Bukti: ∠A2 = ∠B3 (sehadap) dan
∠A1 + ∠A2 = 180° (saling berpelurus), maka
∠A1 + ∠B3 = 180° (terbukti)
garis dan sudut
1. Garis sejajar pada gambar di atas adalah 1 // 2 dan 3 // 4

2. Sudut sudut sehadap
  • ∠a dan ∠e
  • ∠b dan ∠f
  • ∠c dan ∠h
  • ∠d dan ∠g
  • ∠i dan ∠m
  • ∠j dan ∠n
  • ∠l dan ∠p
  • ∠k dan ∠o
  • ∠a dan ∠i
  • ∠b dan ∠j
  • ∠c dan ∠l
  • ∠d dan ∠k
  • ∠e dan ∠m
  • ∠f dan ∠n
  • ∠h dan ∠p
  • ∠g dan ∠o

3. Sudut sudut dalam berseberangan
  • ∠c dan ∠j
  • ∠d dan ∠i
  • ∠h dan ∠n
  • ∠g dan ∠m

3. Sudut sudut luar berseberangan
  • ∠a dan ∠k
  • ∠b dan ∠l
  • ∠e dan ∠o
  • ∠f dan ∠p
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 2:15 PM

Membuat Batik Ikat Celup

Serat tekstil yang digunakan untuk berbagai macam aplikasi seperti penutup, penghangat, perhiasan pribadi dan bahkan untuk menampilkan kekayaan pribadi. Teknologi tekstil telah jauh memenuhi kebutuhan ini. Salah satu kegunaan serat tekstil adalah dalam pembuatan batik. Batik Jumputan adalah batik yang dikerjakan dengan cara ikat celup, di ikat dengan tali di celup dangan warna. Batik ini tidak menggunakan malam tetapi kainnya diikat dan dikerut dengan menggunakan tali.

A. Alat dan Bahan
Batik Ikat celup adalah proses membuat motif dan warna pada kain putih polos dengan teknik mengikat dan menutup sebagian kain dengan karet gelang, tali rafia dan selanjutnya dicelup pada pewarna. Kain ikat celup pada awalnya digunakan sebagai busana dan pelengkap busana, namun produk ikat celup mengalami banyak perkembangan di antaranya dalam hal bahan, keindahan, maupun prosesnya. Perkembangan fungsi dari kain ikat celup ikut mendorong adanya pengembangan estetika/keindahan ragam hias ini, sehingga motif yang dibuat sekarang sangat beragam dan tidak kalah menarik dengan ragam hias tekstil yang lain. Untuk membuat batik ikat celup membutuhkan alat dan bahan sebagai berikut :
  • 2 jenis kain polos 1 x 1 m (jenis katun dan nilon)
  • Tali (tali rafia atau benang nilon)
  • Kelereng/batu menurut selera
  • Air
  • Garam
  • Karet gelang secukupnya

B. Cara Pembuatan
  • Proses Pembuatan Warna. Ambilah daun suji, kunyit, atau tumbuhan lain yang dapat menghasilkan warna tertentu. Tumbuklah daun suji, kunyit, atau tumbuhan lain yang ada hingga halus. Beri air sedikit. Peraslah daun suji itu.
  • Langkah Pengikatan Kain. Ikat bagian-bagian kain yang hendak dibiarkan tidak kena warna. Teknik ikatan adalah Bagian yang ikat, kencang itu pada saat dicelup tidak terkena warna, sehingga setelah ikatannya dilepas akan terbentuk gambarnya. Pertama, masukkan kelereng pada kain katun/nilon dari bagian buruk kain. Kedua, ikat kelereng yang telah terbungkus kain tersebut dengan karet gelang dari bagian baik kain.
  • Langkah Pewarnaan (Pencelupan). Masukkan zat pewarna alami yang telah kamu buat ke dalam air yang mendidih/hangat. Tambahkan 2 sendok teh garam, lalu aduk hingga rata.
  • Celup kain yang sudah diikat-ikat ke dalam air dingin, lalu diperas. Setelah itu, masukkan ke dalam larutan zat pewarnanya.
  • Biarkan kain tetap dalam larutan untuk beberapa saat (5-10 menit), kemudian angkat, dinginkan, dan cuci sampai bersih.
batik ikat celup

Ternyata hasil celupan kedua bahan tersebut berbeda. Katun merupakan serat alami dihasilkan dari hewan dan tumbuhan. Serat dari tumbuhan contohnya serat kapas. Serat dipintal untuk dijadikan benang. Benang ditenun menjadi sebuah kain atau bahan pakaian. Selanjutnya, bahan dijahit menjadi pakaian, saputangan, dan sebagainya. Nilon contohnya adalah senar gitar dan tali kail (pancing) adalah contoh benang (tali) nilon. Tali nilon termasuk serat tiruan (sintetis atau buatan). Serat ini terbuat dari bahan kimia yang terdapat dalam minyak bumi.

1. Kapas
Kapas, serat alami yang paling banyak digunakan dalam pakaian, tumbuh di biji buah kapas di sekitar biji tanaman kapas. Sebuah serat tunggal adalah sel memanjang yang datar, bengkok, berongga, struktur seperti pita.

Karakteristik serat kapas
  • Kekuatan cukup hingga baik
  • Elastisitas sangat rendah
  • Kurang tangguh dan rentan terhadap kerutan
  • Nyaman dan terasa lembut
  • Daya serap baik
  • Mengalirkan panas dengan baik
  • Bisa rusak karena serangga, jamur, lumut dan ngengat
  • Bisa melemah karena paparan sinar matahari dalam jangka waktu yang lama

2. Nilon
Dalam Nilon, zat pembentuk serat adalah poliamida sintetik rantai panjang di mana kurang dari 85% tautan amida melekat langsung ke dua cincin aromatik. Unsur-unsur karbon, oksigen, nitrogen dan hidrogen digabungkan dengan proses kimia menjadi senyawa yang bereaksi membentuk molekul rantai panjang, yang secara kimia dikenal sebagai poliamida dan kemudian dibentuk menjadi serat. Ada beberapa bentuk nilon. Masing-masing tergantung pada sintesis kimia.

Karakteristikserat nilon
  • Sangat tangguh
  • Penguluran dan elastisitas tinggi
  • Sangat kuat dan tahan lama
  • Ketahanan terhadap abrasi sangat baik
  • Termoplastik
  • Bisa menjadi sangat berkilau, semi berkilau atau kusam
  • Tahan terhadap serangga, jamur, lumut dan kebusukan

Serat atau benang penyusun kain berbeda-beda. Serat yang terbuat dari hewan dan tumbuhan mempunyai daya serap yang cepat karena terbuat dari serat alami. Serat yang terbuat dari campuran bahan kimia memiliki daya serap yang lambat karena terbuat dari minyak. Kerapatan bahan saat proses pengikatan juga memengaruhi hasil penyerapan pada setiap kain yang dihasilkan.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 1:41 PM

Garis Sejajar dan Berpotongan

Dalam pelajaran matematika terutama dalam bangun datar dan bangun ruang, garis sering kita temui. Garis adalah komponen pembentuk bangun datar dan bangun ruang dalam matematika. Garis selalu digambarkan sebagai garis lurus yang kedua ujungnya memiliki anak panah. Nama garis yang melalui dua titik A dan B sebagai “garis AB”. Berkepala dua panah di atas garis menandakan AB melalui titik A dan B. Dua buah garis adalah sejajar, berpotongan atau bersilangan. Dua garis disebut berpotongan jikamemiliki titik sekutu. Dua garis disebut sejajar jika berada pada satu bidang dan tidak mempunyai titik sekutu. Dua garis disebut bersilangan jika tidak berada pada satu bidang dan tidak memiliki titik sekutu

Ciri dan Sifat Garis
Sebuah garis memiliki ciri-ciri sebagai berikut  : tidak mempunyai pangkal, idak mempunyai ujung, dan anjangnya tidak terhingga Sedangkan sifat – sifat garis antara lain sebagai berikut : jika diketahui kedua titik sembarang dalam ruang, melalui titik itu dapat dibuat satu garis. Suatu garis dapat diperpanjang secara tak terbatas di kedua arahnya. Suatu garis mungkin mempunyai banyak nama.

1. Garis sejajar
Dua buah garis dikatakan sejajar apabila kedua garis tersebut terletak pada satu bidang datar yang tidak akan berpotongan meskipun diperpanjang tanpa batas. Garis pada satu bidang (permukaan) yang tidak bertemu disebut garis sejajar/ paralel.

Apabila kita perhatikan lintasan kereta api tersebut, jarak antara dua rel akan selalu tetap (sama) dan tidak pernah saling berpotongan antara satu dengan lainnya. Berdasarkan gambaran tersebut, selanjutnya apabila dua buah rel kereta api kita anggap sebagai dua buah garis. misal kedua rel tersebut melambangkan garis m dan garis n di atas, jika diperpanjang sampai tak berhingga maka kedua garis tidak akan pernah berpotongan. Keadaan seperti ini dikatakan kedua garis sejajar. Dua garis sejajar dinotasikan dengan “//”.
Sifat-sifat Garis Sejajar
  • Melalui suatu titik di luar garis hanya dapat ditarik tepat satu garis yang sejajar dengan garis tersebut.
  • Jika suatu garis memotong salah satu dari dua garis sejajar, maka garis tersebut akan memotong juga garis yang kedua.
  • Jika suatu garis sejajar dengan dua garis yang lain, maka kedua garis itu sejajar satu dengan yang lainnya.
garis paralel dan berpotongan

2. Garis Berpotongan
Dua buah garis dikatakan berpotongan apabila garis tersebut terletak pada satu bidang datar dan kedua garis tersebut berpotongan disalah satu titiknya. Dua garis yang berpotongan tegak lurus, disimbolkan “⊥”.
garis sejajar
Setelah kamu mengenal garis sejajar, lakukan kegiatan berikut! Berilah tanda conteng (√) jika menunjukkan garis paralel. Berilah tanda silang (x) jika menunjukkan garis berpotongan. Berikan alasan pada setiap jawabanmu!.
  • Rel kereta api merupakan bentuk garis sejajar/paralel karena lintasan kereta api tersebut, jarak antara dua rel akan selalu tetap (sama) dan tidak pernah saling berpotongan antara satu dengan lainnya.
  • Gambar rambu pada jalan tol menunjukan garis berpotongan karena garis tersebut terletak pada satu bidang datar dan kedua garis tersebut berpotongan disalah satu titiknya.
  • Roler Coaster merupakan bentuk garis berpotongan. Karena lintasan roler coaster tersebut, terletak pada satu bidang datar dan kedua garis tersebut berpotongan disalah satu titiknya.
  • Gambar potongan kayu merupakan bentuk sejajar/paralel karena lintasan potongan kayu tersebut, jarak antara dua potongan kayu akan selalu tetap (sama) dan tidak pernah saling berpotongan antara satu dengan lainnya.
  • Gambar jalan layang menunjukan bentuk garis berpotongan, karena garis tersebut terletak pada satu bidang datar dan kedua garis tersebut berpotongan disalah satu titiknya.
  • Gambar garis jalan tol merupakan bentuk garis sejajar/paralel karena lintasan kereta api tersebut, jarak antara dua rel akan selalu tetap (sama) dan tidak pernah saling berpotongan antara satu dengan lainnya.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 6:30 PM

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) adalah organisasi lingkungan hidup independen di Indonesia. Walhi didirikan pada 15 Oktober 1980 sebagai reaksi dan keprihatinan atas ketidakadilan dalam pengelolaan sumberdaya alam dan sumber-sumber kehidupan, sebagai akibat dari paradigma dan proses pembangunan yang tidak memihak keberlanjutan dan keadilan. WALHI merupakan forum kelompok masyarakat sipil yang terdiri dari organisasi non-pemerintah (LSM/Ornop/NGO), Kelompok Pecinta Alam (KPA) dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

Latar Belakang
Walhi menilai kecenderungan kerusakan lingkungan hidup semakin masif dan kompleks baik di pedesaan dan perkotaan. Memburuknya kondisi lingkungan hidup secara terbuka diakui memengaruhi dinamika sosial politik dan sosial ekonomi masyarakat baik di tingkat komunitas, regional, maupun nasional.

Pada gilirannya krisis lingkungan hidup secara langsung mengancam kenyamanan dan meningkatkan kerentanan kehidupan setiap warga negara. Kerusakan lingkungan hidup telah hadir di perumahan, seperti kelangkaan air bersih, pencemaran air dan udara, banjir dan kekeringan, serta energi yang semakin mahal. Individu yang bertanggungjawab atas kerusakan lingkungan hidup sulit dipastikan karena penyebabnya sendiri saling bertautan baik antar-sektor, antar-aktor, antar-institusi, antar-wilayah dan bahkan antar-negara.

Untuk menjamin keberlanjutan kehidupan generasi mendatang dibutuhkan gerakan sosial yang kuat dan meluas. Generasi mendatang berhak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Untuk itu generasi sekarang bertanggungjawab mempertahankan dan meningkatkan kualitas lingkungan yang lebih baik. Walhi selama ini telah berperan dalam :
  • Menumbuhkan kesadaran lingkungan hidup dan mempromosikan kedaulatan rakyat dalam pengelolaan sumber-sumber kehidupan.
  • Memelopori gerakan lingkungan hidup di Indonesia dan bagian dari gerakan lingkungan hidup global.
  • Mengangkat masalah dari tingkat rakyat paling bawah sampai ke proses pembuatan kebijakan di tingkat lokal, regional, dan nasional.
  • Mendukung perjuangan puluhan kelompok masyarakat untuk menegaskan hak mereka atas lingkungan dan pengelolaan sumber-sumber kehidupan.
  • Menjadi narasumber untuk persoalan lingkungan hidup di Indonesia bagi media, industri, dan pembuat kebijakan dan pemerintah.
Walhi
Masalah apa saja yang biasanya ditangani oleh Walhi? Walhi menangani permasalahan lingkungan saling terkait dan telah berdampak besar terhadap kehidupan masnusia dalam bentuk pemiskinan, ketidakadilan dan menurunnya kualitas hidup manusia. Sebagai solusi, penyelamatan lingkungan hidup harus menjadi sebuah gerakan publik.

Nilai Perjuangan Walhi
Untuk melawan segala bentuk penindasan atas rakyat jelata dan sumber-sumber kehidupannya tersebut, Walhi setia pada nilai-nilai perjuangannya, yaitu:
  • Demokrasi: Seluruh rakyat harus terlibat dalam proses pengambilan keputusan apa pun yang akan berdampak bagi keberlanjutan kehidupan rakyat.
  • Keadilan antargenerasi: Semua generasi baik sekarang maupun mendatang berhak atas lingkungan yang berkualitas dan sehat.
  • Keadilan gender: Semua orang berhak memeroleh kehidupan dan lingkungan hidup yang layak tanpa membedakan jenis kelamin, agama, dan status sosial.
  • Penghormatan terhadap makhluk hidup: Semua makhluk hidup baik manusia maupun non manusia memiliki hak dihormati dan dihargai.
  • Persamaan hak masyarakat adat: Masyarakat adat di seluruh pelosok Nusantara berhak menentukan nasibnya sendiri untuk berkembang sesuai kebudayaannya.
  • Solidaritas sosial: Semua orang memiliki hak sipil, politik, ekonomi, sosial, dan budaya yang sama
  • Anti Kekerasan: Negara dilarang melakukan kekerasan fisik dan nonfisik kepada seluruh rakyat.
  • Keterbukaan: Seluruh rakyat berhak atas semua informasi berkenaan dengan kebijakan dan program yang akan memengaruhi kehidupannya.
  • Keswadayaan: Semua pihak diharapkan mendukung keswadayaaan politik dan ekonomi masyarakat.
  • Profesionalisme: Semua pihak hendaknya bekerja secara profesional, sepenuh hati, efektif, sistematik, dan tetap mengembangkan semangat kolektivitas

Visi
Terwujudnya gerakan rakyat yang mampu mempertahankan fungsi sumbersumber kehidupan

Misi
  • Walhi menjadi organisasi advokasi lingkungan berbasis masyarakat.
  • Mendorong rakyat memiliki akses dan kontrol terhadap sumber kehidupan.
  • Memastikan adanya jaminan keselamatan kawasan ekologi
  • Mendorong kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat.
  • Membangun kekuatan alternatif

Jika kamu terlibat dalam kegiatan Walhi, apa yang dapat kamu lakukan untuk masyarakat dan lingkungan? Selalu berkomitmen untuk berpartisipasi mendukung agenda penyelamatan lingkungan hidup. Dan, secara konsisten melakukan kampanye penyadaran terhadap masyarakat untuk memperoleh keadilan dan hak dasar atas lingkungan hidup yang bersih, sehat, nyaman dan lestari. Termasuk di dalamnya menyelamatkan ekologi air, sumber mata air,  dan sungai-sungai di bumi.

Jika kamu bekerja di Walhi, apa yang akan kamu lakukan untuk kelestarian daerahmu? Menyelamatkan, menjaga, merawat, memelihara, melestarikan air, mata air dan sungai sebagai sumber kehidupan manusia yang bertumpu pada nilai-nilai kearifan lokal. Menyelamatkan air, sumber mata air, dan sungai adalah bagian dari upaya kita menyelamatkan kehidupan manusia dan mahluk hidup lainnya.(sumber : http://walhijabar.wordpress.com/about/).
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 2:25 PM

Cara Membuat Boneka dari Botol Bekas

Botol bekas air mineral biasnya tidak dimanfaatkan dan dibuang begitu saja sebagai sampah. Ada baikny jika botol tersebut dimanfaatkan untuk bahan kerajinan, selain ikut membantu menjaga kebersihan lingkungan juga dapat menambah kreativitas anak. Salah satu pemanfaatan botol bekas air mineral adalah menggunakanya sebagai bahan dasar kerajinan tangan. Banyak sekali contoh kerajinan tangan yang dapat dicoba untuk diajarkan pada anak sekolah, terutama mendaur ulang barang bekas seperti botol plastik air minum, kardus bekas, kertas sisa, kayu atau ranting, dan banyak lagi bahan bekas yang bisa dibuat menjadi kreasi unik.

Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mengembangkan kreativitas anak dengan cara-cara yang menyenangkan, menguntungkan, murah, dan mendukung program-program peningkatan kualitas lingkungan. Salah satunya adalah mendorong dan memfasilitasi mereka untuk berkreasi dengan membuat apa saja dari barang yang sudah tidak terpakai. Barang-barang ini biasanya sudah ada secara rutin di depan mata,  salah satunya adalah boto air mineral bekas. Jangan cepat-cepat membuang kemasan yang sudah tidak terpakai, karena bisa menjadi media kreativitas anak.

Untuk mengajak anak berkreasi dengan barang bekas Anda tidak perlu berpikir untuk membuat benda-benda yang terlalu rumit. Mulailah membuat sesuatu yang mudah, murah, dan tentunya disukai oleh anak-anak. Salah satu bentuk kerajinan yang dapat dengan mudah kita buat dari botol bekas air mineral adalah hiasan berbentuk boneka. Sebelum membuat boneka persiapkan terlebih dahulu alat dan bahan yang akan digunakan, diantaranya adalah :
  • Botol air mineral bekas
  • Pasir/batu kerikil untuk pemberat
  • Karton bekas
  • Tisu/koran bekas
  • Lem cair
  • Kuas
  • Spidol
  • Cat

Setelah semua alat dan bahan tersedia, langkah selanjutnya adalah pembuatan boneka. Untuk membuat boneka dari botol air mineral bekas dapat mengikuti langkah-langkah seperti di bawah ini.
  • Siapkan sebuah botol air mineral bekas. Catlah bagian luar botol, kemudian biarkan supaya kering.
  • Masukan pasir atau kerikil ke dalam botol tersebut. Gunakan kertas tisu untuk membuat corong yang digunakan untuk memasukan pasir ke dalam botol. Fungsi pasir atau kerikil ini hanya sebagai pemberta saja agar boneka dapat berdiri dan tidak roboh, jadi bisa diganti dengan bahan yang lain yang ada di sekitar anda.
  • Ambil karton bekas, bentuklah menyerupai kepala manusia. Tempelkan kertas karton bebentuk kepala manusia pada botol menggunakan lem. Pastikan terpasang dengan kuat dan tidak mudah terlepas.
  • Olesi seluruh bagian botol dengan lem cair menggunakan kuas, tempelkaan potongan tisu/koran bekas  pada seluruh permukaan botol, biarkan supaya mengering,
  • Menggunakan spidol gambarlah bagian tangan, boneka.
  • Gambarlah bagian muka : hidung, mata, mulut, dan rambut menggunakan spidol.
  • Warnai pula bagian baju dan celana boneka dengan warna yang berbeda agar tampilan boneka menarik.
  • Rapikan bagian-bagian boneka yang masih kurang rajin, boneka sudah jadi.
boneka dari botol
Contoh di atas membuktikan bahwa siapapun bisa kreatif asalkan mau menemukan jawaban dari pertanyaan sederhana ini: “Kreasi apakah yang bisa saya ciptakan secara kreatif dari barang yang ada, menggunakan alat yang ada, dan hari ini juga bisa dimulai?” Tentu, untuk menghasilkan kreasi kreatif yang berkualitas bagus dibutuhkan motivasi, praktek yang terus menerus dan otak-atik otak. Yang sangat penting lagi di sini adalah mengajak si kecil untuk melihat bukti dari kreasi orang lain lalu mendorongnya untuk menciptakan dengan otak kreatifnya. Selamat mencoba.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 1:58 PM