Tujuan Pelestarian Hewan dan Tumbuhan

Negara kita merupakan salah satu negara yang memiliki beraneka keragaman hayati. Tumbuhan dan hewannya sangat banyak macamnya karena Indonesia terdiri atas pulau-pulau yang masing-masing memiliki ciri kha. Kita perlu bersyukur atas segala limpahan dari Tuhan Yang Maha Esa kepada negara tercinta Indonesia ini. Cara mensyukuri pemberian tersebut dapat dilakukan dengan cara melestarikan hewan dan tumbuhan yang ada. Hewan dan tumbuhan yang ada saat ini harus dijaga kelestariannya agar generasi mendatang juga ikut menikmati anugerah yang tak ternilai tersebut.

Pelestarian hewan dan tumbuhan harus dilakukan sejak saat ini agar hewan dan tumbuhan tersebut mengalami kepunahan. Pelestarian hewan dan tumbuhan merupakan usaha untuk melindungi hewan dan tumbuhan agar tidak punah. Pelestarian hewan dan tumbuhan dilakukan agar manusia dapat memenuhi kebutuhannya. Kelestarian hewan dan tumbuhan sangat bermanfaat untuk kelangsungan hidup generasi manusia pada saat ini dan pada saat yang akan datang. Berikut ini beberapa upaya pelestarian hewan dan tumbuhan.
Danau Sentarum
  • Melakukan penangkaran hewan-hewan langka dan penanaman bibit tumbuhan yang sudah langka. Penangkaran adalah upaya perbanyakan melalui pengembangbiakan dan pembesaran tumbuhan dan satwa liar dengan tetap mempertahankan kemurnian jenisnya. Penangkaran tumbuhan dan satwa liar berbentuk. Bibit tanaman dapat ditanam dalam program reboisasi untuk mengisi lahan yang kosong;
  • Mendirikan tempat-tempat perlindungan hewan dan tumbuhan langka. Misalnya suaka margasatwa, cagar alam, kebun binatang, dan taman nasional. Suaka margasatwa adalah suatu kawasan yang melindungi hewan-hewan langka yang hidup di dalamnya. Cagar alam adalah suatu kawasan yang melindungi jenis tumbuhan langka yang hidup di dalamnya. Kebun binatang adalah suatu kawasan untuk melestarikan satwa-satwa langka dari berbagai daerah. Kebun raya adalah suatu kawasan untuk melestarikan tumbuhan-tumbuhan dari berbagai daerah. Taman nasional adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem ali yang digunakan untuk keperluan ilmu pengetahuan. Beberapa tempat perlindungan beserta hewan dan tumbuhan yang dilindunginya adalah sebagai berikut :
No. Nama Lokasi Hewan dan Tumbuhan yang Dilindungi
1. Suaka Margasatwa Danau Sentarum Kalimantan Barat Ikan Belida, Ikan Arwana, Burung Rangkong, Buaya Muara, dan Orang utan
2. Cagar Alam Moh, Hatta Sumatera Barat Raflesia, Amopphophallus, Eugenia
3. Kebun Binatang Gembira Loka D.I. Yogyakarta Gajah, Unta, Kura-kura, Tapir
4. Kebun Raya Bogor Jawa Barat Berbagai tumbuhan paku dan anggrek, Kantong Semar, dan Amorphophallus
5. Taman Nasional Komodo NTT Kayu hitam dan Bayur, Biawak Komodo
6. Taman Nasional Bali Barat Bali Banteng, Rusa, Lutung, dan Jalak Bali
7. Taman Nasional Gunung Rinjani NTB Edelweis, Rusa, Musang, Lutung Budeng, Trenggiling
8. Taman Nasional Alas Purwo Jawa Timur Ayam Hutan, Kangkareng, Rangkok, Merak, Cekakak Jawa
9. Taman Nasional Baluran Jawa Timur Banteng, Kerbau Liar, Ajag, Kijang, Rusa, Macan Tutul, Kancil, dan Pohon Kemiri
10. Taman Nasional Gunung Ciremai Jawa Barat Burung Celepuk Jawa, Macan Tutul, Kukang Jawa, Pelanduk Jawa
11. Taman Nasional Ujung Kulon Banten Badak Jawa, Owa Jawa, Surili, Anjing Hutan, dan Hutan Mangrove, Gaharu
12. Taman Nasional Tanjung Puting Kalimantan Tengah Tumbuhan kerangas, Orang Utan, Bekantan, Beruang Madu, Dugong, Lumba-lumba
13. Taman Nasional Bunaken Sulawesi Utara Berbagai spesies ikan, mamalia laut, reptil, burung, moluska dan mangrove, Rusa, Kuskus
14. Taman Nasional Way Kambas Lampung Badak Sumatera, Gajah Sumatera, Harimau sumatera, Mentok Rimba, Buaya sepit, Tanaman Api-api, Pidada, Nipah
15. Taman Nasional Gunung Leuser NAD Siamang, Orang Utan Sumatera, Gajah, Harimau Sumatera, dan Ajag

Tujuan Pelestarian Hewan dan Tumbuhan
Beberapa jenis hewan Indonesia yang terancam punah antara lain : Orangutan, Komodo, Anoa, Harimau sumatra, Badak jawa, Kura-kura berleher ular, Penyu Hijau, Ikan Pari Hiu, Ikan Gergaji Bergigi Besar, Burung Cenderawasih, Burung Jalak Bali, Burung Caerulen paradise, Burung Kakatua Jambul Kuning, Burung Maleo. Beberapa jenis tumbuhan Indonesia yang terancam punah, yaitu : Amorphophallus titanum, Raflesia arnoldii, Kantong semar, Aquilaria sp., Meranti, Cendana. Hewan dan tumbuhan tersebut harus dijaga kelestariannya. Tujuan utama dari upaya pelestarian hewan dan tumbuhan langka sebagai berikut :
  • Menjaga keseimbangan ekosistem agar kehidupan dimuka bumi ini tetap berjalan dengan baik.
  • Melestarikan keanekaragaman hayati yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan dan masyarakat.
  • Memenuhi kebutuhan masyarakat. Misalnya untuk bahan bangunan, makanan, dan obat-obatan.
  • Menciptakan lingkungan yang nyaman dan mengurangi pencemaran udara dengan tumbuhnya berbagai pohon.
  • Dapat dimanfaatkan sebagai tempat hiburan dengan membuat taman rekreasi atau kebun binatang.
  • Mencegah kepunahan berbagai jenis hewan dan tumbuhan.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 6:50 PM

Hewan Nasional Berbagai Negara di Dunia.

Jenis hewan sangat beragam dan tersebar di berbagai belahan dunia. Indonesia merupakan salah satu dari tiga negara terbesar yang memiliki keanekaragaman floran dan fauna. Satwa Indonesia memiliki keanekaragaman yang tinggi karena wilayahnya yang luas dan berbentuk kepulauan tropis. Keanekaragaman yang tinggi ini disebabkan oleh Garis Wallace, membagi Indonesia menjadi dua area; zona zoogeografi Asia, yang dipengaruhi oleh fauna Asia, dan zona zoogeografi Australasia, dipengaruhi oleh fauna Australia. Pencampuran fauna di Indonesia juga dipengaruhi oleh ekosistem yang beragam di antaranya: pantai, bukit pasir, muara, hutan bakau, dan terumbu karang.

Hewan endemik Indonesia adalah hewan-hewan yang hanya ditemukan di Indonesia dan tidak ditemukan di tempat lain. Bahkan tidak sedikit satwa endemik ini hanya ditemukan di satu pulau atau wilayah tertentu di Indonesia saja. Endemisme merupakan gejala yang dialami oleh organisme untuk menjadi unik pada satu lokasi geografi tertentu, seperti pulau, lungkang (niche), negara, atau zona ekologi tertentu. Untuk dapat dikatakan endemik, spesies hewan harus ditemukan hanya di suatu tempat tertentu dan tidak ditemukan di tempat lain. Sehingga hewan yang masuk daftar endemik ini hanya dipunyai Indonesia saja.

Hewan nasional merupakan hewan yang dapat mewakili karakteristik sebuah bangsa dan negara. Indonesia memiliki dua hewan nasional yaitu Elang Jawa dan Komodo. Elang Jawa adalah salah satu spesies elang berukuran sedang yang endemik di Pulau Jawa. Satwa ini dianggap identik dengan lambang negara Republik Indonesia, yaitu Garuda. Dan sejak 1992, burung ini ditetapkan sebagai maskot satwa langka Indonesia.Komodo adalah spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara.

Di beberapa negara juga terdapat hewan yang dijadikan hewan nasional. Berikut ini beberapa hewan nasional negara-negara di dunia.
Negara Nama Hewan Nama Ilmiah Gambar
Afghanistan Leopard Salju Panthera uncia leopard
Amerika Serikat Elang Botak Haliaeetus leucocephalus elang botak
Australia Kanguru Merah Macropus rufus kanguru merah
Bangladesh Harimau Bengal Panthera tigris tigris harimau
Belarus Bison Eropa Bison bonasus bison
Denmark Tupai Merah Sciurus vulgaris tupai merah
India Harimau Bengala Panthera tigris tigris harimau benggala
Indonesia Komodo Varanus komodoensis komodo dragon
Iran Buaya Mugger Crocodylus palustris buaya
Kamboja Kouprey Bos sauveli kouprey
Kanada Berang berang Castor canadensis berang berang
Kostarika Manatee Trichechus manatus manate
Mexico Elang Emas Aquila chrysaetos elang emas
Pakistan Markhor Capra falconeri markhor
Papua Nugini Dugong Dugong dugon dugong
Peru Vicuña Vicugna vicugna vicuna
Republik Demokrasi Kongo Okapi Okapia johnstoni okapi
Selandia Baru Kiwi Apteryx mantelli kiwi
Serbia Serigala Canis lupus lupus srigala
Somalia Leopard Panthera pardus leopard
Tanzania Jerapah Giraffa camelopardalis jerapah
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 5:22 PM

Manfaat Tumbuhan dan Hewan Bagi Manusia

Manusia memiliki kebutuhan yang sangat banya, kebutuhan-kebutuhan tersebut harus dipenuhi agar kehidupan tetap dapat berlangsung. Dalam memenuhi kebutuhannya manusia membutuhkan hewan dan tumbuhan. Hewan dimanfaatkan manusia untuk diambil daging, susu, telur, dan tenaganya. Tumbuhan dimanfaatkan manusia dengan memanfaatkan bagian akar, batang, daun, buah, dan bijinya. Sudah seharusnya pemanfaatan bagian hewan dan tumbuhan tersebut tidak boleh mengganggu kelestarian hewan dan tumbuhan tersebut. Berikut ini beberapa contoh pemanfaatan bagian hewan dan tumbuhan oleh manusia.

A. Manfaat Tumbuhan Bagi Manusia
Ada banyak sekali jenis tumbuhan yang ada di sekitar kita. Selain sebagai penghasil bahan makanan dan penghasil oksigen tumbuhan juga dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan yang lain. Ada tumbuhan yang digunakan sebagai bahan makanan, bahan sandang, bahan industri, bahan bangunan, bahan obat-obatan, dan masih banyak manfaat yang lainnya. Berikut ini adalah beberapa manfaat tumbuhan bagi manusia.
  1. Bahan makanan. Tumbuhan di sekitar kita banyak yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Bagian tumbuhan yang dapat dimanfaatkan untuk bahan makanan antara lain batang, daun, bunga, buah, dan biji. Contoh tumbuhan yang dimanfaatkan batangya adalah : sagu, tebu, dan enau (aren). Contoh tumbuhan yang dimanfaatkan daunnya : bayam, singkong, kangkung, melinjo, dan selada. Contoh tumbuhan yang dimanfaatkan bunganya : kol, kubis, dan turi. Contoh tumbuhan yang dimanfaatkan buahnya : jeruk, melon, semangka, jambu, mangga, dan apel. Contoh tumbuhan yang dimanfaatkan bijinya : padi, kacang, kedelai, dan jagung.
  2. Bahan sandang. Bahan sandang yang berasal dari tumbuhan antara lain : katun terbuat dari kapas dan serat abaka yang berasal dari batang pisang abaka.Tanaman labu air (Lagenaria siceraria) dimanfaatkan oleh Suku Dani di lembah Baliem (Papua) sebagai bahan untuk membuat koteka (horim) laki-laki. Rami, sisal, kenaf, dan jute dimanfaatkan seratnya untuk dipintal menjadi kain atau bahan pakaian.
  3. Bahan bangunan. Bahan bangunan untuk membuat rumah biasanya berasal dari kayu. Tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan bangunan contohnya : jati, mahoni, angsana, sengon, albasia, dan lain-lain.
  4. Bahan obat-obatan. Tumbuhan yang dimanfaatkan untuk bahan obat-obatan antara lain : Daun sirih untuk obat gatal-gatar, Akar alang-alang untuk mengobati panas dalam. Kulit batang kina untuk mengobati penyakit malaria. Buah mentimun untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Bunga melati untuk menggobati demam. Daun kumis kucing untuk mengobati batu ginjal. Daun dadap untuk menurunkan panas. Daun kelor mengobati panas dan demam. Daun landep untuk mengobati rematik. Daun jinten untuk mengobati batuk, mules, dan sariawan.
  5. Penghasil minyak atsiri. Minyak atsiri merupakan minyak dari tanaman yang komponennya secara umum mudah menguap sehingga banyak yang menyebut minyak terbang. Minyak atsiri dimanfaatkan untuk industri parfum, kosmetik, makanan atau minuman. Minyak atsiri dapat digunakan untuk pewangi dan penguat rasa makanan. Contoh tumbuhan penghasil minyak atsiri yaitu kayu putih dan serai.
  6. Bahan baku industri. Bahan baku industri merupakan bahan-bahan yang akan diolah menjadi bahan yang sudah jadi. Contoh bahan baku industri yang berasal dari tumbuhan antara lain : Getah karet untuk membuat ban, getah pinus untuk membuat terpentin dalam industri cat. kelapa sawit digunakan untuk membuat minyak goreng.
  7. Bahan pewarna alami. Bahan pewarna alami ini biasanya digunakan manusia untuk memberi warna pada beberapa jenis makanan. Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan untuk pewarna alami antara lain : kunyit sebagai pewarna kuning, suji dan pandan sebagai pewarna hijau, wortel sebagai pewarna jingga atau oranye, cabai sebagai pewarna merah.
  8. Bahan penyedap makanan. Makanan yang kita makan akan bertambah sedap atau lebih nikmat dengan menambahkan beberapa bahan penyedap. Beberapa contoh bahan penyedap makanan yang berasal dari tumbuhan adalah lada, pala, cengkih, serai, jahe dan lain-lain .
Tanaman Obat
B. Manfaat Hewan Bagi Manusia
Manusia membutuhkan makhluk hidup yang lain untuk kelangsungan hidupnya. Salah satu makhluk hidup yang dibutuhkan oleh manusia adalah hewan. Hewan merupakan makhluk hidup yang banyak dimanfaatkan untuk keperluan hidup manusia. Hewan dapat digunakan sebagai bahan pangan (makanan), sandang (pakaian), obat-obatan, perhiasan dan kerajinan, membantu pekerjaan manusia dan percobaan/penelitian. Berikut ini adalah contoh-contohnya.

1. Penghasil bahan pangan.
Hewan dapat menghasilkan bahan pangan berupa daging, telur, dan susu. Daging berasal dari ayam, sapi, ikan, dan kambing. Telur berasal dari ayam, itik, dan burung puyuh. Susu berasal dari sapi, kambing, dan kuda.

2. Penghasil bahan sandang.
Sandang adalah pakaian yang diperlukan oleh manusia sebagai mahluk berbudaya. Beberapa bahan sandang terbuat dari bahan yang berasal dari hewan, beberapa hewan yang menghasilkan bahan sandang adalah sebagai berikut.
  1. Bahan wol berasal dari biri-biri
  2. Bahan sutera berasal dari ulat sutera.
  3. Alpaka bulunya dapat sebagai bahan pakaian.
  4. Kulit hewan seperti sapi dan kerbau juga digunakan untuk membuat jaket.

3. Bahan obat-obatan.
Manusia bisa saja suatu saat terserang oleh penyakit, ketika terserang penyakit manusia membutuhkan obat untuk menyebuhkan penyakit tersebut. Obat-obatan ada yang berasal dari tumbuhan dan hewan. Beberapa hewan dimanfaatkan oleh manusia untuk bahan obat-obatan misalnya :
  1. Beberapa jenis ular dan kalajengking diambil bisanya,
  2. Badak diambil culanya,
  3. Kerang, siput, dan cacing diambil dagingnya untuk obat.
  4. Cacing tanah yang di goreng kemudian di buat bubuk, sebagai obat penyakit tipus.
  5. Daging codot atau kalong dipercayai dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti asma, gatal-gatal, atau alergi pada kulit.
  6. Hiu diburu untuk diambil daging, sirip, dan tulangnya. Tulang rawan hiu untuk menyembuhkan penyakit tulang dan persendian. Minyak hati ikan hiu mengandung vitamin A. Minyak hati hiu diyakini dapat mencegah kanker.

4. Diambil tenaganya
Hewan pekerja adalah hewan yang dipelihara manusia dan dilatih untuk melakukan tugas tertentu. Hewan tersebut dimanfaatkan tenaganya untuk meringankan pekerjaan manusia. Beberapa hewan yang dimanfaatkan tenaganya oleh manusia antara lain sebagai berikut :
  1. Sapi, kerbau dan kuda dimanfaatkan untuk menarik gerobak.
  2. Kuda dimanfaatkan untuk menarik delman atau andhong.
  3. Petani tradisional juga memanfaatkan tenaga sapi dan kerbau untuk menarik bajak di sawah.
  4. Keledai dan unta digunakan untuk mengangkut barang-barang yang diletakkan dipunggungnya.
  5. Gajah juga dimanfaatkan tenaganya untuk mengangkut kayu.
  6. Di beberapa daerah ada juga monyet yang dimanfaatkan tenaganya sebagai pemetik buah kelapa.

5. Bahan kerajinan
Kerajinan adalah barang yang dihasilkan melalui keterampilan tangan (kerajinan tangan). Salah satu bahan kerajinan adalah bagian tubuh hewan. Beberapa hewan dimanfaatkan bagian tubuhnya untuk dibuat kerajinan antara lain sebagai berikut.
Kambing, sapi dan kerbau dimanfaatkan kulitnya untuk membuat wayang kulit, dan barang kerajinan lainya.
  1. Beberapa hiasan menggunakan tanduk kerbau dan rusa.
  2. Ular dan buaya diambil kulitnya untuk bahan pembuatan tas, sepatu dan barang lainnya.
  3. Hewan yang diambil cangkangnya untuk hiasan adalah kerang laut.

Ketika memanfaatkan hewan dan tumbuhan terkadang manusia memanfaatkannya secara berlebihan. Hal ini tentu saja mengakibatkan terganggunya kelestarian hewan dan tumbuhan. Pelestarian tumbuhan dan binatang merupakan suatu usaha untuk melindungi mereka agar tidak terancam punah. Tindakan ini dilakukan untuk menjaga kelangsungan hidup manusia, agar tetap bisa memanfaatkan tumbuhan dan hewan. Kelestarian hewan dan tumbuhan sangat bermanfaat bagi generasi muda saat ini, maupun pada masa yang akan datang.

Berikut beberapa upaya pelestarian hewan dan tumbuhan, antara lain :
  1. Melakukan penangkaran hewan-hewan langka dan menanam bibit tumbuhan yang sudah langka. Bibit tumbuhan tersebut dapat ditanam dalam program reboisasi untuk mengisi lahan-lahan kosong.
  2. Mendirikan tempat-tempat perlindungan tumbuhan dan hewan langka. Misalnya suaka margatsatwa, cagar alam, kebun binatang, kebun raya, dan taman nasional.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 3:49 PM

Dasar Pengelompokan Hewan dan Tumbuhan

Hewan dan tumbuhan dapat digolongkan berdasarkan kesamaan-kesamaan yang dimiliki. Hewan dapat digolongkan berdasakan tempat hidupnya, jenis makanannya, penutup tubuhnya, cara geraknya dan lain-lain. Tumbuhan dapat digolongkan berdasarkan tempat hdupnya, bentuk akar, bentuk daun, bentuk batang dan lain-lain. Tujuan dari mengelompokkan hewan dan tumbuhan untuk menemukan persamaan ciri-ciri yang dimiliki serta menggunakan ciri-ciri suatu jenis hewan/tumbuhan untuk membedakannya dengan makhluk hidup dari jenis yang lain.

I. Pengelompokkan Hewan
Hewan yang ada di sekitar kita dapat dikelompokkan berdasarkan, tempat hidupnya, berdasarkan jenis makananya, penutup tubuhnya, cara bergeraknya, cara berkembangbiaknya, dan berdasarkan cara bernafasnya, Berikut ini pengelompokkan hewan berdasarkan hal-hal yang tadi disebutkan.

A. Berdasarkan tempat hidupnya
Berdasarkan tempat hidupnya hewan digolongkan menjadi hewan darat, hewan air, dan ampibi (di darat dan di air). Hewan air dibagi menjadi tiga yaitu air tawar, air laut (asin), dan air payau (campuran air laut dan air tawar). Berikut contoh hewan berdasarkan tempat hidupnya.
No. Tempat Hidup Nama Hewan
1. Darat Ayam, Babi, Badak, Kambing, Kerbau, Kuda, Sapi, Jerapah
2. Air Tawar Lele, Mujair, Guramih, Sepat, Pesut,
Air Laut Cakalang, Tuna, Bintang Laut, Paus, Hiu, Tengiri
Air Payau Bandeng, Udang Windu, Kepiting,
3. Darat dan Air (amfibi) Katak, Salamander, Kodok,

B. Berdasarkan jenis makanannya
Hewan membutuhkan makanan untuk kelangsungan hidupnya. Berdasarkan jenis makanannya, hewan dikelompokkan menjadi tiga yaitu herbivora, karnivora, dan omnivora. Herbivora adalah hewan pemakan tumbuhan, karnivora pemakan daging, dan omnivora adalah pemakan segala (tumbuhan dan binatang lain). Berikut ini contoh masing-masing kelompok hewan :
Berdasarkan Makanannya
No. Jenis Makanan Nama Hewan
1. Tumbuhan Keledai, Kuda, Kelinci, Zebra, Gajah
2. Pemakan Hewan lain Anjing, Kucing, Harimau, Singa, Srigala, Ular
3. Pemakan tumbuhan dan hewan lain Ayam, Tikus, Bebek, Musang, Babi Hutan

C. Berdasarkan penutup tubuhnya
Penutup tubuh hewan bermacam-macam. Penggolongan hewan berdasarkan jenis penutup tubuhnya dapat dibagi menjadi hewan berkulit kering bersisik, kulit bersisik, kulit tipis berlendir, berbulu, hewan yang kerangkanya dari zat kitin, dan hewan yang kerangkanya dari zat kapur. Berikut contoh hewan berdasarkan penutup tubuhnya.
No. Jenis Penutup Tubuh Nama Hewan
1. Kulit kering bersisik Kadal, Bunglon, Ular, Cecak, Biawak, Trenggiling
2. Kulit bersisik Ikan Mujair, Bandeng, Kerapu, Guramih, Arwana
3. Kulit tipis dan berlendir Katak, Salamander, Kodok
4. Kulit berbulu atau berambut Burung Elang, Bebek, Angsa, Kerbau, Sapi, Domba
5. Kerangka luarzat kitin Belalang, Rayap Capung, Lebah, Kalajengking
6. Kerangka luar zat kapur Kerang, Siput, Keong, Bekicot, Kima

D. Berdasarkan cara geraknya
Hewan bergerak menggunakan berbagai cara. Berdasarkan cara geraknya hewan digolongkan menjadi : berenang, terbang, berjalan, melompat, melata, memanjat, dan bergelantungan. Berikut contoh hewan berdasarkan cara geraknya.
No. Jenis Cara Bergerak Nama Hewan
1. Berenang dengan sirip Paus, Lumba-lumba, Pesut
2. Terbang dengan sayap Kupu-kupu, Lebah, Belalang, Capung, Burung
3. Berjalan dengan kaki Ayam, Kambing, Kuda, Gajah, Kerbau
4. Melompat Katak, Kelinci, Kanguru,
5. Melata Cacing, Ular, Buaya
6. Memanjat dengan kedua tangan Beruk, Siamang
7. Bergelantungan dengan dua tangan dan kakinya Kera, Orang Utan, Lutung, 

E. Berdasarkan cara berkembangbiaknya
Hewan berkembangbiak dengan cara kawin dan tidak kawin. Hewan berkembangbiak untuk melestarikan jenisnya. Berdasarkan cara berkembangbiaknya hewan digolongkan menjadi lima golongan, yaitu ovipar, vivipar, ovovivipan (kawin), membelah diri, dan bertunas (tidak kawin). Berikut contoh hewan berdasarkan cara berkembangbiaknya.
No. Jenis Cara Berkembangbiak Nama Hewan
1. Ovipar (bertelur) Ayam, bebek, Burung, Angsa, Penyu, Kalkun
2. Vivipar (beranak) Harimau, Gajah, Kuda, Kambing, Sapi
3. Ovovivipar (bertelur dan beranak) Buaya dan Ular
4. Bertunas Hydra
5. Membelah diri Bintang Laut

F. Berdasarkan cara bernafasnya
Hewan bernafas untuk mengambil oksigen dari udara yang digunakan untuk kebutuhan tubuhnya. Berdasarkan cara bernapasnya hewan digolongkan menjadi hewan yang bernapas dengan insang, trakhea, paru-paru, kulit, dan bernapas dengan paru-paru dan kulit. Berikut ini contoh hewan berdasarkan cara bernafasnya.
No. Jenis Cara Bernapas Nama Hewan
1. Dengan Insang Ikan
2. Dengan trakhea Kupu-kuppu, Lebah, Belalang, Semut, Rayap, Kumbang
3. Dengan paru-paru Kelelawar, Tikus, Lumba-lumba, Paus
4. Dengan kulit Cacing Tanah
5. Dengan paru-paru dan kulit Katak

Disekitar kita ada hewan liar dan hewan peliharaan. Berikut penjelasan dan contoh hewan peliharaan dan hewan liar.
  • Hewan liar artinya hewan yang tidak dipelihara orang dan hidup bebas. Contoh : katak, Nyamuk, Cicak, dan Ular.
  • Hewan peliharaan artinya hewan yang dipelihara manusia. Contoh : Ayam, Itik, Kambing, dan Sapi

Hewan Liar ada yang menguntungkan dan ada yang merugikan. Berikut contoh hewan liar yang merugikan dan menguntungkan :
  • Hewan liar yang menguntungkan, Contohnya : Cacing tanah, Katak, dan Cicak.
  • Hewan liar yang merugikan, Contohnya : Lalat, Nyamuk, dan Kecoak.

II. Pengelompokkan Tumbuhan
Di sekitar kita terdapat banyak tumbuhan. Beberapa tumbuhan memiliki ciri-ciri yang sama. Ada yang bentuk daun dan bunganya sama. Ada juga yang tempat hidupnya sama. Persamaan ciri tersebut dapat digunakan sebagai dasar untuk menggolongkan tumbuhan.Tumbuhan juga dapat dikelompokkan berdasarkan kesamaan bagian-bagian tumbuhan tersebut. Tumbuhan dapat dikelompokkan berdasarkan bunganya, biji, akar, tulang daun, batang dan juga tempat hidupnya. Pengelmpokkan tumbuhan memudahkan kita dalam mmpelajari tumbuhanyang sangat beraneka ragam. Berikut ini beberapa pengelompokkan tumbuhan.

A. Pengelompokkan tumbuhan berdasarkan bunganya
Bunga merupakan alat perkembangbiakan secara kawin pada tumbuhan. Bagian-bagian bunga meliputi tangkai, mahkota, kelopak, benang sari dan putik. Benang sari berfungsi sebagai alat kelamin jantan dan putik berfungsi sebagai alat kelamin betina. Berdasarkan ada dan tidaknya bunga pada tumbuhan, tumbuhan dikelompokkan sebagai berikut.
  • Tumbuhan berbunga. Tumbuhan berbunga pada umumnya tubuhnya memilki : akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji. Tumbuhan berbunga berkembang biak dengan biji atau tunas. Contohnya : anggrek, mangga, pohon jati, jambu, mahoni, dan lain-lain.
  • Tumbuhan tidak berbunga. Tumbuhan tidak berbunga tidak memiliki bunga, buah, dan biji. Tumbuhan tidak berbunga berkembang biak dengan spora yang terletak di balik daunnya. Contohnya : suplir, jamur, ganggang, paku tanduk rusa dan lain-lain.

B. Pengelompokkan tumbuhan berdasarkan bijinya
Di dalam biji terdapat makanan cadangan (endosperma) dan bakal tumbuhan baru (lembaga). Daging dan kulit buah berfungsi untuk melindungi bakal tumbuhan baru dari pengaruh buruk lingkungan luar. Berdasarkan bijinya tumbuhan dapat dikelompokkan menjadi seperti di bawah ini.
  • Tumbuhan berkeping Satu (Monokotil). Artinya : tumbuhan yang bijinya berkeping satu. Contohnya : padi, jagung, kelapa, pisang, salak, bunga matahari, malaka, enau/aren, bawang, dan lain-lain.
  • Tumbuhan berkeping Dua (Dikotil). Artinya : tumbuhan yang bijinya berkeping dua Contohnya : tomat, kacang-kacangan, jeruk, dan lain-lain.

C. Pengelompokkan tumbuhan berdasarkan akarnya
Bagi tumbuhan akar memiliki beberapa kegunaan, antara lain, untuk menyerap air dan zat hara, untuk menunjang berdirinya tumbuhan, serta untuk menyimpan cadangan makanan. Berdasarkan akarnya tumbuhan dapat dikelompokkan sebagai berikut.
  • Tumbuhan berakar tunggang. Akar tunggang memiliki akar poko. Akar poko bercabang-cabang menjadi bagian akar yang lebih kecil. Akar tunggang dimiliki oleh tumbuhan dikotil.
  • Tumbuhan berakar serabut. Akar serabut berbentuk seperti serabut/ sabut. Bagian ujung dan pangkal akar berukuran hampir sama. Akar serabut dimiliki oleh tumbuhan monokotil.

D. Pengelompokkan tumbuhan berdasarkan batangnya
Batang merupakan bagian tubuh tumbuhan yang amat penting dan merupakan tempat serta kedudukan batang bagi tubuh tumbuhan. Batang dapat disamakan dengan sumbu tubuh tumbuhan. Berdasarkan jenis batangnya tumbuhan dapat dikelompokkan sebagai berikut.
  • Tumbuhan batang basah. Tumbuhan batang basah memiliki batang yang lunak dan berair. Contohnya : bayam, ketela rambat, dan lain-lain.
  • Tumbuhan batang berkayu. Tumbuhan batang berkayu memiliki batang yang keras dan berkayu. Hal ini karena adanya kambium, yaitu bagian di dalam batang yang hanya dimiliki oleh tumbuhan batang berkayu. Batang berkayu dimiliki oleh tumbuhan dikotil. Contohnya : pohon jati, jambu, nangka dan lain-lain.
  • Tumbuhan batang rumput Tumbuhan batang rumput mempunyai ruas-ruas yang tampak jelas dan biasanya berongga. Batang rumput dimiliki oleh tumbuhan monokotil. Contohnya : jagung, padi, rumput gajah, dan lain-lain.

E. Pengelompokkan tumbuhan berdasarkan tulang daunya
Tulang-tulang daun adalah bagian daun yang berguna untuk memberi kekuatan pada daun dan merupakan berkas-berkas pembuluh yang berfungsi sebagai jaln untuk pengangkutan zat-zat. Berdarakan tulang daunnya tumbuhan dapat dikelompokkan sebagai berikut.
  • Bertulang daun menyirip. Bentuk tulang daunnya seperti sirip ikan. Tumbuhan bertulang daun menyirip dimiliki oleh tumbuhan dikotil. Contoh : daun mangga, jambu, dan lain-lain.
  • Bertulang daun menjari. Bentuk tulang daunnya seperti kelima jari tangan. Tumbuhan bertulang daun menjari dimiliki oleh tumbuhan dikotil. Contoh : daun pepaya, singkong, dan lain-lain.
  • Bertulang daun sejajar. Bentuk tulang daunnya seperti garis-garis lurus yang sejajar. Tumbuhan bertulang daun sejajar dimiliki oleh tumbuhan monokotil. Contoh : daun jagung, padi, dan lain-lain.
  • Bertulang daun melengkung Tumbuhan bertulang daun melengkung berbentuk seperti garis garis lengkung. Dimiliki oleh tumbuhan monokotil. Contoh : daun enceng gondok, daun katak, melati air, dan lain-lain.

F. Pengelompokkan tumbuhan berdasarkan tempat hidupnya
Habitat adalah tempat suatu makhluk hidup. Semua makhluk hidup mempunyai tempat hidup yang disebut habitat. Berdasarkan tempat hidupnya tumbuhan dapat dikelompokkan sebagai berikut.
  • Tumbuhan yang hidup di darat. Contoh padi jagug rambutan.
  • Tumbuhan yang hidup di air. Contoh eceng gondok dan teratai.
  • Tumbuhan yang hidup menumpang pada tumbuhan lain. Contoh benalu dan anggrek

Pengelompokkan Hewan dan Tumbuhan Berdasarkan Kesamaan Ciri Khusus
A. Hewan: Pengelompokan Berdasarkan Kesamaan Ciri Khusus
Tumbuhan dan hewan memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan hewan lain.Ciri khusus ini berhubungan dengan kemampuannya untuk bertahan hidup. Dengan ciri khususyang dimilikinya, hewan dapat tetap bertahan hidup. Fungsi dari ciri khusus ini adalah untuk melindungi diri dari musuhnya dan mendapatkan makanan. Berdasarkan ciri khusus yang dimiliki hewan dan tumbuhan dapat dikelompokkan sebagai berikut.
  • Kucing dan burung hantu: mempunyai penglihatan yang tajam.
  • Cecak, kadal, dan tokek: jari kaki berperekat.
  • Sotong dan cumi-cumi: mempunyai tentakel untuk bergerak.
  • Kalajengking dan tawon/lebah: mempunyai sengat di ekor.
  • Ayam dan bebek: pelindung tubuh berupa bulu.
  • Kangguru dan koala: mempunyai kantong di perut.
  • Bebek dan angsa: permukaan tubuh dilapisi bulu dan kaki berselaput.
  • Harimau, sapi, kambing, dan kelinci: jumlah kaki yang sama.
  • Katak, ikan, dan buaya: berkembang biak dengan ovipar.
  • Ikan hiu, penyu, udang karang, dan paus: tempat hidup di laut.
  • Kangguru, katak, dan kelinci: bergerak dengan melompat.
  • Capung, lalat, dan belalang: mempunyai tiga pasang kaki.
  • Kijang, kelinci, kerbau, belalang: jenis makanan sama,yaitu tumbuhan.
  • Katak, ikan, ayam, dan itik: berkembang biak dengan ovipar.

B. Tumbuhan: Pengelompokan Berdasarkan Kesamaan Ciri Khusus
  • Eceng gondok dan teratai: batang berongga.
  • Kantong semar dan venus: menangkap serangga sebagai makanan.
  • Mawar dan putri malu: batang berduri.
  • Pohon durian dan nangka: kulit buah berduri
  • Tebu, jagung, padi, dan pandan: bentuk tulang daun sejajar.
  • Bayam dan pacar air: berbatang lunak.
  • Pepaya, singkong, anggur: tulang daun menjari.
  • Eceng gondok, teratai, kangkung, dan semanggi: tempat hidup di air.
  • Jahe, kunyit, lengkuas, temulawak: berkembang biak dengan rhizoma.
  • Suplir, paku tanduk, dan paku: berkembang biak dengan spora.
  • Jati, randu, mahoni, kedongdong: berkembang biak dengan biji.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 2:45 PM

Pengukuran Satuan Volume dan Satuan Debit

Satuan Volume merupakan satuan yang digunakan untuk menentukan isi dari suatu benda. Kita sering mendengar istilah satuan volume dalam kehidupan sehari hari. Misalnya harga bensin turun dari 6.500 rupih per liter menjadi 6.000 rupiah per liter. Liter merupakan salah satu satuan volume yang setara dengan 1 dm kubik. Satuan volume yang diajarkan di sekolah dasar antara lain dari mili meter kubik sampai dengan kilometer kubik. Satuan-satuan tersebut ternyata memiliki hubungan antar satuan yang dapat kita pelajari untuk dapat menyelesaikan persoalan-persoalan yang melibatkan hubungan antar satuan volume.

Hubungan antar satuan volume dapat ditentukan dengan cara seperti berikut :"Setiap naik satu satuam, misalnya dari centimeter ke desimeter maka satuan dibagi dengan bilangan 1.000 (1 cm kubik = 1 : 1000  = 0,001 desimeter kubik) sedangkan jika satuan turun satu satuan maka satuan dikalikan juga dengan bilangan 1.000, misal 1 desimeter kubik = 1 x 1.000 centimeter = 1.000 centimeter kubik. Untuk satuan yang naik dua tingkat dibagi dengan bilangan sejuta dan seterusnya. Berikut ini beberapa contoh soal yang melibatkan hubungan antar satuan volume.

Contoh Soal 1 :
Dua buah drum minyak berisi masing-masing 5 meter kubik. Sebagian sudah terjual, sehingga minyak yang tersisa tinggal 250 liter. Berapa liter minyak yang sudah terjual ?

Pembahasan :
2 drum = 2 x 5 = 10 meter kubik = 10 x 1.000 liter (dm3) = 10.000 liter
Sisa minyak : 250 liter
Banyak minyak yang terjual = 10.000 - 250 = 9.750 liter
Jadi minyak yang terjual sebanyak 9.750 liter.

Contoh Soal 2 :
Seorang pedagang memiliki 1/4 m3 madu yang tersimpan di dalam sebuah jerigen. Madu tersebut kemudian dibungkus dalam kantong plastik yang berisi 1,2 dm3 untuk dijual. Setelah mengisi 50 kantong plastik , madu di dalam jerigen tersisa....liter.

Pembahasan :
Banyak madu = 1/4 m3 = 1/4 x 1.000 = 250 liter
Madu dalam plastik = 50 x 1,2 dm3 (liter) = 60 liter
Sisa minyak dalam jerigen = 250 - 60 = 190 liter
Jadi banyak sisa madu dalam jerigen masih 190 liter

Contoh Soal 3 :
Seorang pedagang minyak mempunyai minyak goreng sebanyak 2,7 liter. Minyak goreng tersebut dimasukan ke dalam botol-botol kecil yang mampu menampung minyak sebanyak 90 cc. Berapa boto kecil yang dibutuhkan untuk memasukan semua minyak goreng tersebut ?

Pembahasan :
Minyak goreng sebanyak 2,7 liter = 2,7 x 1.000 cm3 (cc) = 2.700 cc
Kapasitas botol = 90 cc
Banyak botol yang dibutuhkan = 2.700 : 90 = 30
Jadi banyak botol yang dibutuhkan adalah 30 botol

Satuan Debit
Satuan Debit
Debit merupakan satuan ukuran yang digunakan untuk menentukan volume suatu zat yang dipindahkan dalam waktu tertentu. Beberapa satuan yang sering digunakan dalam debit antara lain : m3/detik, cm3/detik, m3/jam, dan mm3/detik. Secara umum rumus debit adalah seperti pada gambar di atas..

Sebagai contoh debit air sungai Serayu adalah 3.000 l / detik.  Artinya setiap 1 detik air yang mengalir di sungai Serayu adalah 3.000 liter. Untuk dapat menentukan debit air maka kita harus mengetahui satuan ukuran volume dan satuan ukuran waktu terlebih dahulu, karena debit air berkaitan erat dengan satuan volume dan satuan waktu.

Perhatikan konversi satuan waktu berikut :
  • 1 jam = 60 menit, 1 menit = 60 detik, 1 jam = 3.600 detik

Konversi satuan volume :
1 liter = 1 dm³ = 1.000 cm³ = 1.000.000 mm³ = 0.001 m³, 1 cc = 1 ml = 1 cm³.

Berikut ini beberpa contoh soal yang melibatkan satuan debit :

Contoh Soal 1 :
Air dalam pipa dapat mengisi bak air dengan volume 1.800 liter selama 10 menit. Debit air yang mengalir dalam pipa adalah...liter/detik.

Pembahasan :
Ubah satuan waktu ke detik (seperti dalam soal)
Waktu = 10 menit = 10 x 60 = 600 detik
Ditanyakan debit.
Debit = Volume/Waktu = 1.800/600 = 3 liter/detik

Contoh Soal 2 :
Air yang mengalir dalam slang mempunyai debit 140 cm3/detik. Air tersebut untuk mengisi sebuah bak yang berbentuk balok dengan ukuran panjang 70 cm, lebar 40 cm, dan tinggi 50 cm. Waktu yang diperlukan untuk mengisi bak mandi adalah....detik.

Pembahasan :
Volume bak mandi = 70 x 40 x 50 = 140.000 cm3
Ditanyakan waktu.
Waktu = Volume/Debit = 140.000/140 = 1.000 detik

Contoh Soal 3 :
Sebuah bak mandi diisi air mulai pukul 07.20 sampai pukul 07.50. Dengan debit 10 liter/ menit. Berapa liter volume air dalam dalam bak mandi tersebut ?

Penyelesaian
Debit = 10 liter/menit
Waktu = 07.50 – 07.20 = 30 menit
Maka volumenya = Debit x Waktu = 10 x 30 = 300 liter
Jadi volume air dalam bak adalah 300 liter
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 4:32 PM

Daur Hidup Beberapa Hewan

Daur hidup hewan merupakan rangkaian penahapan yang dilalui oleh hewan mulai dari dari telur sampai hewan tersebut mampu menghasilkan keturunan kembali. Daur hidup hewan dibagi menjadi dua kelompok yaitu daur hidup tanpa metamorfosis dan daur hidup dengan metamorfosis. Metamorfosis adalah suatu proses perkembangan biologi pada hewan yang melibatkan perubahan penampilan fisik dan/atau struktur setelah kelahiran atau penetasan. Metamorfosis biasanya terjadi pada fase berbeda-beda, dimulai dari larva atau nimfa, kadang-kadang melewati fase pupa, dan berakhir sebagai imago dewasa.

1. Daur Hidup Hewan Tanpa Metamorfosis
Kebanyakan hewan tidak mengalami metamorfosis selama daur hidupnya. Misalnya saja hewan sapi, ketika anak sapi lahir dari induknya bentuk tubuh anak sapi sama dengan induknya. Anak sapi tersebut hanya mengalami perubahan ukuran tubuh saja dari anak sapi yang tadinya kecil bertambah besar dan menjadi sapi dewasa. Pada hewan unggas seperti ayam juga tidak mengalami metamorfosis. Anak ayam yang keluar dari telur setelah menetas bentuknya sama dengan induknya. Anak ayam hanya mengalami perubahan ukuran tubuh dan jumlah serta ukuran bulu saja hingga menjadi dewasa.

2. Daur Hewan dengan Metamorfosis
Hewan yang mengalami metamorfosis diantaranya adalah beberapa jenis seranga dan amphibi. Berdasarkan perubahan bentuk hewan metamorfosis dibagi menjadi dua yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.

a. Metamorfosis Sempurna
Metamorfosis sempurna adalah pertumbuhan hewan dengan mengalami perubahan bentuk, hewan yang baru menetas memiliki bentuk berbeda dengan hewan dewasa. Tahapan Metamorfosis sempurna adalah Telur –> Larva –> Pupa –> Dewasa. Contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna adalah kupu-kupu, nyamuk, lebah, lalat dan Katak.
  • Larva merupakan bentuk muda hewan yang perkembangannya melalui metamorfosis, seperti pada serangga dan amfibi. Bentuk larva dapat sangat berbeda dengan bentuk dewasanya, misalnya ulat dan kupu-kupu yang sangat berbeda bentuknya. Larva umumnya memiliki organ khusus yang tak terdapat pada bentuk dewasa dan juga tidak memiliki organ tertentu yang dimiliki pada bentuk dewasa.
  • Kepompong atau pupa adalah salah satu tahapan kehidupan serangga yang mengalami metamorfosis. Fase ini hanya terdapat pada serangga yang mengalami metamorfosis sempurna, yaitu yang meliputi empat tahap; telur, larva, pupa, dan dewasa. Pada tahap ini struktur tubuh dewasa serangga mulai terbentuk dan struktur tubuh larva mulai tidak tampak. Kepompong umumnya tidak dapat bergerak. Kepompong umumnya terbungkus dalam lapisan pelindung seperti kokon (misalnya kepompong ulat sutra), sarang (misalnya lebah), atau cangkang dan sering kali menggunakan kamuflase untuk mengecoh predator.
  • Imago (dewasa), merupakan fase pada hewan yang ditandai telah berkembangnya semua organ tubuh dengan baik.
daur hidup hewan

b. Metamorfosis Tidak Sempurna
Metamorfosis tidak sempurna adalah proses pertumbuhan hewan dengan tidak mengalami perubahan bentuk, hewan yang baru menetas hampir sama bentuknya dengan hewan dewasa hanya ada bagian yang belum tumbuh. Tahapan Metamorfosis tidak sempurna adalah Telur –> Nimfa –> Dewasa. Pada metamorfosis tidak sempurna tahap pupa tidak ada. Contohnya hewan yang mengalami metamorfosis sempurna adalah belalang, jangkrik, capung dan kecoa.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 2:56 PM

Bunga Nasional Beberapa Negara

Salah satu aktivitas manusia yang menunjukkan adanya keterikatan dengan kondisi geografis di lingkungannya adalah menentukan bunga nasional. Bunga nasional setiap negara berbeda-beda dan banyak negara di dunia juga memiliki Bunga nasional. Bunga Nasional merupakan bunga yang digunakan sebagai simbol kebanggaan Negara yang memiliki keistimewaan dibanding dengan yang lain. Biasanya Negara – Negara tersebut memilih bunga yang unik atau istimewa dan berbeda dengan jenis bunga yang berada di Negara lain.

Bunga Nasional Indonesia merupakan tiga jenis bunga yang ditetapkan oleh pemerintah dengan harapan mampu mewakili karakteristik bangsa dan negara Indonesia. Ketiga bunga nasional Indonesia tersebut adalah bunga melati yang ditetapkan sebagai puspa bangsa, bunga anggrek bulan sebagai puspa pesona, dan padma raksasa atau bunga bangkai sebagai puspa langka. Bunga nasional Indonesia yang terdiri atas tiga jenis bunga tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor Tahun 1993.

Selain Indonesia ternyata beberapa negara di dunia juga memiliki bunga nasional, beberapa negara tersebut antara lain sebagai berikut.
No. Nama Negara Bunga Nasional Gambar
1. Jepang Bunga Sakura. Sakura merupakan bunga nasional Jepang yang mekar pada musim semi, yaitu sekitar awal April hingga akhir April. Sakura merupakan simbol penting, yang merupakan simbol untuk mengeksperesikan ikatan antarmanusia, keberanian, kesedihan, dan kegembiraan.
bunga sakura
2. Belanda Bunga Tulip. Negeri Belanda terkenal sebagai negeri bunga tulip. masyarakat belanda memiliki cara unik dalam membudidayakan bunga ini. Tulip bukan hanya dijadikan komoditas tapi menjadi jiwa masyarakat Belanda. Tulip juga merupakan bunga nasional Iran dan Turki.
bunga sakura
3. Philipina Bunga Sampaquita. Philipina memilih bunga Melati yang biasa disebut Sampaquita Jasmine sebagai bunga nasionalnya. Bunga ini berbunga sepanjang tahun. Orang Filipina melambangkan Melati sebagai lambang kesucian, kesederhanaan, kemanusiaan sekaligus kekuasaan
bunga melati
4. Amerika Serikat dan Inggris Bunga Mawar. Sejak perang sipil ‘Wars of the Roses’ di Inggris pada tahun 1455, mawar merah sudah menjadi bunga nasional negara Inggris. Tahun 1986, Amerika pun mengumumkan bahwa emblem flora mereka adalah mawar.
bunga mawar
5. Laos Dor Champa. Kamboja yang nama latinnya Plumeria Ini adalah bunga Nasional Laos, menjadi lambang ketulusan dan kebahagiaan hidup, biasa digunakan untuk dekorasi upacara keagamaan dan untuk ucapan selamat datang pada tamu. Dalam bahasa laos disebut Dor Champa
bunga kamboja
6. Malaysia Hibicus Rosa Sinensis.Bunga Raya inilah bunga nasional Negara Malaysia sejak tahun 1960. Lima helai dari bungaraya ini mempresentasikan 5 prinsip kekuatannasional. Bunga ini biasanya digunakan untuk pengobatan tradisional dan kosmetik.
bunga raya
7. Myanmar Bunga Paduak
Bunga Paduak (Pterocarpus Indicus). Bunga berwarna kuning emas ini biasa berkembang pada bulan April bertepatan dengan Myanmar New Year Festival. Masyarakat Myanmar melambangkan Paduak sebagai symbol kekuatan dan ketahanan.
bunga paduak
8. Vietnam Lotus Merah Muda. Lotus (Nymphea Lotus) adalah Bunga Nasional Vietnam. Dipilih dari empat bunga dan tanaman yang dianggap sebagai lambang berkah. Sebagaimana masyarakat timur, Lotus yang dikenal sebagai Teratai ini melambangkan kesucian, komitmen dan optimis memasa depan
lotus merah
9. Thailand Cassia Fistulla Lina. Thailand memiliki bunga Cassia Fistulla Lina, di Thailand disebut Ratchaphruek. Bunganya kecil-kecil berwarna kuning. Warna kuning dianggap orang Thailand sebagai bagian dari Buddhisme dan merupakan warna kejayaan. Bunga ini sebagai simbol harmoni masyarakat Thailand
Cassia Fistulla
10. Tiongkok Bunga Plum. Tionkok mempunya dua puspa yang tak resmi: bunga plum (Prunus mume) dan bunga peony (Paeonia suffruticosa). Bunga plum mekar di musim dingin, menandakan musim semi akan datang, sedangkan bunga peony melambangkan kekayaan dan kehormatan, dan memiliki sejarah kebudayaan yang panjang.
Bunga plum
11. Indonesia Bunga Melati. Arti Bunga Melati adalah Lambang Kesucian karena identik dengan warna bunga melati yang putih. Wangi bunga melati juga sangat harum, lembut dan menyenangkan. Makna " Bungan Melati " dalam kebudayaan Indonesia sangat kental dan terdapat dalam berbagai tradisi di berbagai wilayah di Indonesia
melati putih
12. Singapura Vanda Miss Joaquim. Vanda Miss Joaquim, merupakan anggrek hasil persilangan. Keunikan anggrek ini menjadikan Singapura memilihnya menjadi bunga nasionalnya sejak tahun 1981. Namanya berasal dari Agnes Joaquim, anak seorang pengusaha Armenia yang menanam bunga tersebut di kebunnya pada tahun 1893.
vanda miss joaquin
Bunga melati mempunyai bentuk mahkota yang sederhana. Bunga melati memiliki bunga berwarna putih suci. Bunga tersebut juga memiliki aroma yang lembut menenangkan. Bunga melati dapat tumbuh di mana saja dan tidak membutuhkan pemeliharaan yang rumit. Harga bunga melati yang merakyat (relatif murah). Semua kelebihan-kelabihan yang dimiliki oleh Bunga Melati tersebut, tidak berlebihan jika kemudian melati ditetapkan sebagai bunga bangsa, salah satu dari 3 bunga nasional Indonesia.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 7:45 PM

Pengukuran Satuan Waktu dan Satuan Panjang

Satuan adalah acuan yang digunakan dalam pengukuran atau pembanding dalam suatu pengukuran besaran. Satuan baku merupakan satuan yang menggunakan pembanding tetap yang diakui secara Internasional sehingga nilai satuannya harus sama dan mudah ditiru. Beberapa satuan baku yang kita kenal antara lain satuan waktu ( hari, jam, menit, detik) dan satuan panjang (km, hm, dam dan seterusnya). Pada tulisan ini akan dibahas mengenai hubungan antar satuan waktu dan satuan panjang. Satuan waktu dan satuan panjang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Hubungan Antar Satuan Waktu
Satuan waktu yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari antara lain Abad, windu, tahun, bulan, minggu hari, jam, menit, dan detik. Ada juga satuan waktu yang digunakan khusus untuk kegiatan tertentu. misalnya semester, triwulan, dan caturwulan biasanya digunakan dalam kegiatan pendidikan. Seperti kegiatan tengah semester, ulangan akhir semester, dan lain-lain. Triwulan artinya 3 bulanan dan caturwulan artinya empat bulanan, istilah ini dulu digunakan untuk kegiatan pendidikan namun sekarang sudah digantikan dengan istilah semester. Berikut ini beberapa satuan waktu yang kita kenal.
  • 1 Abad = 10 dasawarsa = 20 lustrum = 100 Tahun
  • 1 Dasawarsa = 10 Tahun
  • 1 Windu = 8 Tahun
  • 1 Lustrum = 5 Tahun
  • 1 Tahun = 12 Bulan
  • 1 Semester = 6 Bulan
  • 1 Catrurwulan = 4 Bulan
  • 1 Trwiwulan = 3 Bualan
  • 1 Bulan= 30 Hari
  • 1 Minggu = 7 Hari
  • 1 Hari = 24 Jam
  • 1 Jam = 60 Menit
  • 1 Menit = 60 Detik

Hubungan antar satuan waktu detik, menit, dan jam menggunakan basis 60. 1 jam = 60 menit, 1 menit = 60 detik.

Satuan waktu biasanya digunakan untuk menandai suatu kegiatan. Misalnya hari kelahiran biasanya menggunakan satuan waktu. Wawan dilahirkan pada Tanggal 17 September 2000. Tanggal 17 adalah hari, September adalah bulan, dan 2000 adalah tahun kelahiran Wawan. Ketika kita belajar di sekolah juga dibatasi oleh waktu, pagi hari kita masuk sekolah pukul 07.00 dan selesai pada pukul 12.10. Berikut ini beberapa contoh soal yang melibatkan hubungan antar satuan waktu yang sering kitatemui dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Soal 1 :
Kegiatan pembelajaran di sekolah dimulai pukul 07.00 dan berakhir pukul 12.15. Selama jangka waktu tersebut terdapat istirahat dua kali dan sisanya digunakan untuk belajar. Jika setiap istirahat selama 15 menit, waktu belajar di sekolah adalah…..

Pembahasan :
Waktu istirahat 2 x 15 menit = 30 menit
Pelajaran selesai = 12.15
Pelajaran mulai = 07.00
Waktu belajar = 05.15 -->15-30 tidak cukup pinjam 1 jam menjadi 60 + 15=75
Waktu belajar = 04.75
Waktu istirahat = 00.30  _
Waktu belajar = 04.45
Jadi waktu belajar di sekolah adalah 4 jam 45 menit

Contoh Soal 2:
Dalam perlombaan lari Riski mencatat waktu 29 menit 48 detik, Agus mencatat waktu 31 menit 18 dtik. Selisih waktu tempuh Riski dan Agus adalah….

Pembahasan :
11 detik - 48 detik kurang pinjam 1 menit (60 detik) menjadi 71 detik
Agus = 30 menit 71 detik
Riski = 29 menit 48 detik -
Selisih = 01 menit 23 detik
Sehingga selisih waktu antara Agus dan Riski adalah 1 menit 23 detik

Contoh Soal 3 :
Rani belajar matematika selama 2 jam 30 menit dan dilanjutkan dengan belajar IPA 80 menit. Jika rani mulai belajar pukul 06.30. Ia akan selesai belajar IPA pukul…..

Pembahasan :
Belajar matematika = 2 jam 30 menit
Belajar IPA 80 menit = 1 jam 20 menit
Waktu belajar = 3 jam 50 menit
Mulai belajar = 06.30  
Waktu belajar = 03.50  +-->80 menit = 1 jam 20 menit
Rani belajar sampai = 10.20
Jadi Rani selesai belajar pukul 10.20.

Hubungan Antar Satuan Panjang
Satuan panjang yang sering digunakan antara lain km, hm, dam, m, dm, cm, dan mm. Hubungan antar satuan-satuan tersebut adalah sebagai berikut.
  • Jika turun satu satuan maka satuan dikalikan 10, dan jika naik 1 satuan satuan dibagi dengan 10.
Satuan Panjang
Contoh Soal 1 :
Untuk perbaikan saluran air minum telah disediakan pipa paralon sepanjang 16 m, karena persedian masih kurang, ditambah lagi 8 dm dan 7 cm. Berapakah panjang seluruh paralon yang dipasang ?(m)

Pembahasan :
Satuan yang diminta adalah meter, ubah semua satuan menjadi m
8 dm naik ke meter (1 kali) berarti : 10, 8 : 10 = 0,8 m
7 cm naik ke meter (2 kali ) berarti : 100, 7 : 100 = 0,07
16 m + 8 dm + 7 cm= 16 m + 0,8 m + 0,07 m = 16,87 m
Jadi panjang seluruh paralon = 16,87 m

Contoh Soal 2 :
Tiga gulungan kabel masing-masing memiliki panjang 46 hm, 10.300 m, dan 510 dam. Panjang ketiga gulungan kabel tersebut adalah….(km)

Pembahasan :
Ubah sema satuan menjadi km
46 hm + 10.300 m + 510 dam
46 hm naik ke km (1 kali) berarti : 10, 46 hm : 10 = 4,6 km
10.300 m naik ke km (3 kali) berarti : 1.000, 10.300 : 1.000 = 10,3 km
510 dam naik ke km (2 kali) berarti : 100, 510 : 100 = 5,10
46 hm + 10.300 m + 510 dam = 4,6 km + 10,3 km + 5,10 km = 20 km
Jadi panjang ketiga gulungan kabel = 20 km

Contoh Soal 3 :
Untuk membuat pagar rumah Dika diperlukan 20 potongan besi sepanjang 12 dm lebih 5 cm dan 2 potongan besi sepanjang 3 m. Panjang seluruh potongan besi yang digunakan untuk membuat pagar rumah Dika adalah….m

Pembahasan :
Ubah semua satuan ke meter
12 dm + 5 cm = 120cm + 5 cm = 125cm = 1,25 m
20 x 1,25 m = 25m
2 x 3 m = 6 m
Panjang seluruh besi = 25 m + 6 m = 31 m
Jadi panjang besi yang dibutuhkan untuk membuat pagar rumah Dika adalah 31 m
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 4:01 PM

Bilangan Pangkat dua dan Tiga

Bilangan pangkat dua dan tiga merupakan salah satu materi yang diujikan dalam Ujian Sekolah Berstandar Nasional. Indikator soal untuk materi ini adalah siswa dapat menentukan hasil operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan pangkat dua. Perpangkatan bilangan merupakan perkalian berulang pada bilangan itu sendiri. Hasil perpangkatan bilangan dapat ditentukan dengan cara mengalikan bilangan tersebut sesuai dengan jumlah pangkatnya Pangkat dua berarti mengalikan bilangan tersebut sebanyak dua kali. Pangkat tiga berarti mengalikan bilangan tersebut sebanyak tiga kali.

1. Pangkat Dua
Bilangan pangkat dua atau sering disebut dengan bilangan kuadrat. Pangkat dua suatu bilangan Secara umum ditulis : a² = a x a atau mengkuadratkan suatu bilangan sama artinya dengan mengalikan bilangan itu dengan dirinya sendiri. Misalnya papan catur mempunyai 8 × 8 petak kecil. 8 × 8 dapat ditulis 8² dan dibaca delapan pangkat dua atau delapan kuadrat. Berikut daftar hasil pengkuadratan bilangan antara 1 sampai 100.
1²= 1 2²= 4 3²= 9 4²= 16 5²= 25 6²= 36 7²= 49 8²= 64 9²= 81 10²= 100
11² 12² 13² 14² 15² 16² 17² 18² 19² 20²
121 144 169 196 225 256 289 324 361 400
21² 22² 23² 24² 25² 26² 27² 28² 29² 30²
441 484 529 576 625 676 729 784 841 900
31² 32² 33² 34² 35² 36² 37² 38² 39² 40²
961 1.024 1.089 1.156 1.225 1.296 1.369 1.444 1.521 1.600
41² 42² 43² 44² 45 46² 47² 48² 49² 50²
1.681 1.764 1.849 1.936 2.025 2.116 2.209 2.304 2.401 2.500
51² 52² 53² 54² 55² 56² 57² 58² 59² 60²
2.061 2.704 2.809 2.916 3.025 3.136 3.249 3.364 3.481 3.600
61² 62² 63² 64² 65² 66² 67² 68² 69² 70²
3.721 3.844 3.969 4.096 4.225 4.356 4.489 4.624 4.761 4.900
71² 72² 73² 74² 75² 76² 77² 78² 79² 80²
5.041 5.184 5.329 5.476 5.625 5.776 5.929 6.084 6.241 6.400
81² 82² 83² 84² 85² 86² 87² 88² 89² 90²
6.561 6.724 6.889 7.056 7.225 7.396 7.569 7.744 7.921 8.100
91² 92² 93² 94² 95² 96² 97² 98² 99² 100²
8.281 8.464 8.649 8.836 9.025 9.216 9.409 9.604 9.801 10.000

Menentukan Akar Pangkat Dua
Cara menentukan bilangan akar pangkat dua dapat dilakukan dengan cara menggunakan pembagian. Cara pembagian ini menurut saya merupakan cara yang paling mudah untuk dilakukan. Perhatikan contoh berikut ini .
Berapa ²√2025
    pangkat dua
  • Pisahkan dua angka di sebelah kanan dengan tanda titik sehingga menjadi 20.25.
  • Carilah akar terbesar dari bilangan di sebelah kiri titik (20) yaitu 4.
  • 4² = 16, angka 16 ditulis di bawah angka 20 kemudian dikurangkan, yaitu 20 – 16 = 4.
  • Turunkan angka 25 melengkapi sisa 4 menjadi 4.25.
  • Hasil penarikan akar tadi (4) kalikan 2 menjadi 8.
  • Carilah bilangan n yang memenuhi 8n × n sehingga hasil kalinya 425 atau bilangan terbesar di bawah 425. Pada contoh nilai n yang sesuai yaitu 5, sehingga 85 × 5 = 425.
  • Angka 5 ini diletakkan melengkapi 4 hasil penarikan akar tadi menjadi 45.
  • Oleh karena 425 – 425 = 0 maka 45 merupakan hasil akhir penarikan akar kuadrat. Bila hasil pengurangannya belum nol maka dilakukan penurunan angka berikutnya seperti langkah-langkah di atas.

Contoh Soal 1 :
Hasil dari 122+ 82 - 92 adalah.....

Pembahasan
Hasi 122+ 82 - 92adalah.....
122=144
82= 64
92= 81
122+ 82- 92= 144+ 64 - 81 = 208 - 81 = 127

Contoh Soal 2 :
Hasil dari 302+ 312 =....

Pembahasan :
302= 900
312=961
302+ 312 = 900 + 961 = 1.861

Contoh Soal 3 :
Hasil dari 82+ 162 + 232 = ....

Pembahasan :
82= 64
162= 256
232= 529
82+ 162+232 = 64 + 256 + 529 = 849

2. Bilangan Pangkat Tiga
Bilangan pangkat tiga atau sering disebut bilangan kubik merupakan bilangan hasil pemangkatan tiga suatu bilangan. Secara umum ditulis : a3 = a x a x a. Berikut ini daftar hasil pemangkatan tiga bilangan 1 sampai dengan 100.
13=1 213=9.261 413=68.921 613=226.981 813=531.441
23=8 223=10.648 423=74.088 623=238.328 823=551.368
33=27 233=12.167 433=79.507 633=250.047 833=57.1787
43=64 243=13.824 443=85.184 643=262.144 843=592.704
53=125 253=15.625 453=91.125 653=274.625 853=614.125
63=216 263=17.576 463=97.336 663=287.496 863=636.056
73=343 273=196.83 473=103.823 673=300.763 873=658.503
83=512 283=21.952 483=110.592 683=314.432 883=681.472
93=729 293=24.389 493=117.649 693=328.509 893=704.969
103=1.000 303=27.000 503=125.000 703=343.000 903=729.000
113=1.331 313=29.791 513=132.651 713=357.911 913=753.571
123=1.728 323=32.768 523=140.608 723=373.248 923=778.688
133=2.197 333=35.937 533=148.877 733=389.017 933=804.357
143=2.744 343=39.304 543=157.464 743=405.224 943=830.584
153=3.375 353=42.875 553=166.375 753=421.875 953=857.375
163=4.096 363=46.656 563=175.616 763=438.976 963=884.736
173=4.913 373=50.653 573=185.193 773=456.533 973=912.673
183=5.832 383=54.872 583=195.112 783=474.552 983=941.192
193=6.859 393=59.319 593=205.379 793=493.039 993=970.299
203=8.000 403=64.000 603=216.000 803=512.000 1003=1.000.000

Menentukan Akar Pangkat Tiga
Akar pangkat tiga merupakan kebalikan dari pangkat tiga
Nilai dari ³√79.507 adalah......
Pembahasan :
a. Menentukan nilai puluhan bilangan yang dicari
  • Abaikan tiga angka terakhir. 79.507 → 79
  • Carilah bilangan kubik dasar terbesar di bawah angka yang tersisa (79). Yaitu 64.
  • Tariklah akar pangkat tiga dari bilangan kubik dasar tersebut. Hasil akar pangkat tiga ini sebagai puluhan. ³√64 = 4. Jadi, puluhannya adalah 4.
b. Menentukan nilai satuan bilangan yang dicari.
  • Perhatikan angka terakhirnya. 79.507 → 507.
  • Carilah bilangan kubik dasar yang satuannya sama dengan 7 → 27
  • Tariklah akar pangkat tiga dari bilangan kubik dasar tersebut. ³√27 = 3.
  • Hasil akar pangkat tiga ini sebagai satuan.
  • Satuannya 3.
Jadi ³√79.507 = 43.

Permasalahan yang Melibatkan Akar Pangkat Tiga
Contoh Soal 1 :
Air sebanyak 3.375 cm3 dapat dituangkan dengan tepat pada bak terbentuk dari kubus yang mempunyai panjang rusuk....cm.

Pembahasan :
Volume kubus =s3, s=³√V =³√3.375 = 15
Jadi panjang rusuk bak yang berbentuk kubus adalah 15 cm.

Contoh Soal 2 :
Sebuah kubus besar tersusun atas 8 kecil. Jika volume kubus kecil 216 cm³, panjang rusuk kubus besar adalah....

Pembahasan :
³√8 = 2
³√216 = 6, rusuk kubus besar = 2 x 6 = 12 cm

Contoh Soal 3 :
Bak berbentuk kubus berisi air sebanyak seperempatdari kapasitas volume bak. Jika volume air di dalam bak 35.152 cm³, lebar bak tersebut adalah....

Pembahasan :
Volume bak : 35.152 cm³ x 4 = 140.608
Panjang bak = ³√140.608 = 52
Jadi panjang bak = 52 cm.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 8:18 PM

Cara Menentukan FPB dan KPK

Faktor Persekutuan Terbesar atau disingkat FPB dan Kelipatan Persekutuan Terkecil atau disingkat KPK dapat dicari dengan menggunakan faktorisasi prima dari bilangan-bilangan tersebut. Faktorisasi prima adalah perkalian bilangan-bilangan prima dari suatu bilangan n. Faktorisasi prima dapat diperoleh menggunakan pohon faktor. Penerapan KPK dan FPB Juga dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari, misalnya penerapan KPK digunakan pada kegiatan yang dilakukan bersama oleh dua orang atau lebih dalam waktu yang bersamaan.

KPK
Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) adalah bilangan terkecil yang habis dibagi oleh keua bilangan tersebut. Langkah-langkah menentukan KPK adalah sebagai berikut.
  • Tentukan faktorisasi prima dari bilangan-bilangan tersebut.
  • KPK dapat dicari dengan mengalikan semua faktor prima dengan pangkat tertinggi.

FPB
FPB adalah bilangan terbesar yang habis membagi kedua bilangan tersebut. Langkah-langkah menentukan FPB antara lain sebagai berikut.
  • Tentukan faktorisasi prima dari bilangan-bilangan tersebut.
  • FPB dapat dicari dengan cara mengalikan faktor-faktor prima yang sama dengan pangkat terkecil.
FPB dan KPK
KPK dan FPB Tiga Buah Bilangan
36 54 60
2 x 18 2 x 27 2 x 30
2 x 9 3 x 9 2 x 15
3 x 3 3 x 3 3 x 5
36 = 22 x 32 54= 2x 32 60=22 x 3 x 5
KPK = 22 x 32 x 5 = 4 x 9 x 5 = 180
FPB = 2 x 3 = 6

Selain menggunakan pohon faktor KPK dan FPB juga dapat dicari dengan menggunakan faktor bersama. Cara menentukan KPK dan FPB menggunakan faktor bersama adalah sebagai berikut.

KPK
  • Bagilah ketiga bilangan dengan bilangan yang bisa membagi kedua/ketiga bilangan tersebut.
  • Lakukan terus menerus sampai ketiga/dua bilangan tidak bisa dibagi lagi oleh suatu bilangan.(bila hasil pembagian bukan bilangan bulat, tulis kembali bilangan yang dibagi)
  • Kalikan bilangan pembagi dengan ketiga bilangan terakhir

FPB
  • Bagilah ketiga bilangan dengan bilangan yang sama.
  • Lakukan terus menerus sampai ketiga bilangan tidak bisa dibagi oleh sebuah bilangan yang sama. 
  • Kalikan bilangan pembagi.
Perhatikan contoh berikut :
36 54 60
2 18 27 30
2 9 27 15
3 3 9 5

1 3 5
FPB = 2 x 3 = 6
KPK = 2 x 2 x 3 x 3 x 5 = 4 x 9 x 5 = 36 x 5 = 180

Penyelesaian Masalah Yang Melibatkan KPK
Dalam kehidupan sehari-hari ada beberapa permaslahan yang melibatkan KPK. Perhatikan contoh soal di bawah ini.

Contoh Soal 1
Made les menari setiap 3 hari sekali. Agung setiap 4 hari sekali, dan Wawan setiap 6 hari sekali. Pada tanggal 25 Maret 2014 mereka les menari bersama. Mereka akan les menari bersama lagi tanggal…..

Pembahasan :
3 = 3
4 = 22
6 = 2 x 3
KPK = 22 x 3 = 4 x 3 = 12
2 Maret + 12 hari = 14 Maret 2014
Jadi mereka akan berlatih menari bersama lagi pada tanggal 14 Maret 2014

Contoh Soal 2 :
Ikan paus muncul ke permukaan setiap 18 menit. Ikan Lumba-lumba muncul ke permukaan setiap 16 menit. Pada pukul 08.28 paus dan lumba-lumba muncul ke permukaan laut secara bersama-sama. Pada pukul berapa paus dan lumba-lumba muncul lagi ke permukan secara bersamaan ?

Pembahasan :
16 = 24
18 = 2 x 32
KPK = 24 x 32= 16 x 9 = 144 menit = 2 jam 24 menit
08.28
02.24 +
10.52
Jadi Ikan paus dan lumba-lumba akan muncul ke permukaan bersamaan pada pukul 10.52.

Contoh Soal 3:
Tina belajar berenang setiap 12 hari sekali. Susi belajar berenang setiap 9 hari sekali. Jika pada tanggal 14 Maret 2014 mereka belajar berenang bersama, mereka akan belajar berenang bersama lagi pada tanggal….

Penbahasan :
12 = 22 x 3
9 = 32
KPK = 22 x 32 = 4 x 9 = 36 = 36 - (31 -14) = 36 – 17 = 19 April 2014
Jadi mereka akan belajar berenang bersam lagi pada tanggal 19 April 2014

Menyelesaikan Masalah yang Melibatkan FPB
Contoh Soal 1 :
Suatu penataran dihadiri oleh 60 guru bahasa Indonesia, 24 guru IPA, dan 12 guru matematika. Seluruh peserta akan dikelompokkan menjadi beberapa kelompok dengan banyak guru setiap mata pelajaran pada setiap kelompok sama banyak. Kelompok yang dapat dibuat paling banyak...

Pembahasan :
60 = 22 x 3 x 5
24 = 23 x 3
12 = 22 x 3
FPB = 22 x 3 = 4 x 3 = 12
Banyak kelompok yang dapat dibuat paling banyak 12 kelompok

Contoh Soal 2 :
Ibu mempunyai kain merah 12 m2 dan kain putih 9 m2 . Ibu akan membuat taplak meja dengan kombinasi warna kedua kain tersebut. Jika luas kain merah dan kain putih pada setiap taplak sama, luas setiap taplak meja yang dapat dibuat….m2

Pembahasan :
12= 22 x 3
9 = 32
FPB = 3
Luas taplak meja adalam 3 m2

Contoh Soal 3 :
Irma akan membuat gelang dari manic-manik merah dan kuning. Setiap gelang tersusun atas manik manic merah dan kuning sama banyak. Irma mempunyai 60 manik-manik merah dan 56 manik-manik kuning. Berapa jumlah manik-manik pada setiap gelang ?

Pembahasan :
60 = 22 x 3 x 5
56 = 23 x 7
FPB = 22 = 4 Jumlah manik-manik = 116 : 4 = 29
Jumlah manik-manik pada setiap gelang 29 manik-manik
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 11:57 AM

Pemanfaatan Alam oleh Manusia

Pemanfaatan Alam oleh Manusia. Manusia sangat bergantung kepada alam. Alam memberikan semua yang dibutuhkan oleh manusia. Kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhannya seringkali menyebabkan kerusakan lingkungan. Manusia memanfaatkan seluruh bagian alam, baik abiotik maupun biotik, secara berlebihan tanpa memikirkan akibatnya. Sekali manusia melakukannya dengan sembarangan, kerusakan lingkungan yang terjadi akan menyebabkan kerusakan lingkungan berikutnya.

Manusia memanfaatkan lingkungan abiotik, yaitu tanah dengan melakukan penggalian untuk mendapatkan bahan tambang yang berguna untuk berbagai keperluan. Batubara, adalah salah satunya. Selain itu, berbagai jenis bahan logam mulia bernilai tinggi pun ditambang. Emas dan perak merupakan salah satu bahan tambang logam mulia yang paling banyak dicari karena nilainya yang tinggi. Bahan tambang lain yang diambil dari dalam bag ian lapisan bumi adalah nikel, timah, bauksit, dan lainnya.

Tidak hanya lingkungan abiotik yang dimanfaatkan manusia, Hampir semua jenis tumbuhan dan hewan pun dimanfaatkan oleh manusia. Ada dua jenis hewan, yaitu hewan peliharaan dan hewan liar yang hidup bebas di hutan. Manusia membudidayakan beberapa jenis hewan untuk memenuhi kebutuhan hidup, seperti ayam, sapi, dan beberapa jenis ikan, dan lainnya.

Hewan-hewan yang tidak dibudidayakan, hidup bebas di hutan seringkali diburu manusia. Ada yang diburu untuk diambil kulitnya, bulunya atau bagian tubuh lainnya seperti cula badak dan gading gajah. Perburuan man usia yang tidak terkendali menyebabkan menurunnya populasi hewan tersebut secara drastis. Apabila hal terebut dibiarkan, maka hewan tersebut akan mengalami kepunahan.

Demikian halnya dengan beberapa jenis tumbuhan. Beberapa jenis tumbuhan yang menjadi sumber makanan manusia, obat, dan peralatan rumah tangga, ditanam dan dibudidayakan. Beberapa tumbuhan mempunyai nilai ekonomi sangat tinggi, misalnya pohon jati dan pohon cendana. Tekstur kayu yang bagus dan kokoh pada kayu pohon jati sangat disukai para pembuat mebel. Kayu cendana mempunyai aroma yang khas dan diburu banyak orang untuk pembuatan minyak wangi, hiasan, kipas tangan, pigura , dan sebagainya.

Ide Pokok dan Kalimat Utama
Ide pokok adalah ide/ gagasan yang menjadi pokok pengembangan paragraf. Ide pokok ini terdapat dalam kalimat utama. Nama lain ide pokok adalah gagasan utama, gagasan pokok. Dalam satu paragraf hanya ada satu ide pokok.

Kalimat utama adalah kalimat yang di dalamnya terdapat ide pokok paragraf. Kalimat utama ini dijelaskan oleh kalimat-kalimat lain dalam paragraf tersebut, yang disebut dengan kalimat penjelas. Nama lain untuk kalimat utama adalah kalimat topik.
  • Paragraf 1 : ide pokok adalah kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhannya seringkali menyebabkan kerusakan lingkungan. Kalimat utama : Kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhannya.
  • Paragraf 2 : ide pokok manusia memanfaatkan lingkungan abiotik, yaitu tanah dengan melakukan penggalian untuk mendapatkan bahan tambang yang berguna untuk berbagai keperluan. Kalimat utama : manusia memanfaatkan lingkungan abiotik.
  • Paragraf 3 : tidak hanya lingkungan abiotik yang dimanfaatkan manusia, Hampir semua jenis tumbuhan dan hewan pun dimanfaatkan oleh manusia. Kalimat utama : lingkungan abiotik yang dimanfaatkan manusia.
  • Paragraf 4 : ide pokok Hewan-hewan yang tidak dibudidayakan, hidup bebas di hutan seringkali diburu manusia. Kalimat utama : Hewan-hewan yang tidak dibudidayakan.
  • Paragraf 5 : ide pokok beberapa jenis tumbuhan yang menjadi sumber makanan manusia, obat, dan peralatan rumah tangga, ditanam dan dibudidayakan. Kalimat utama : beberapa jenis tumbuhan yang menjadi sumber makanan manusia, obat dan peralatan rumah tangga.

Dalam melakukan kegiatannya, manusia memanfaatkan berbagai bagian dari lingkungan sekitar untuk memenuhi kebutuhannya, termasuk hewan dan tumbuhan. Apa saja yang dimanfaatkan oleh manusia?
Aneka Hewan
No. Nama Hewan Bagian yang diambil Manfaat
1. Ayam Daging dan telur Bahan Makanan
2. Sapi Daging dan Susu Sumber Makanan
3. Ikan Daging Sumber Makanan
4. Badak Cula Bahan Obat-obatan
5. Gajah Gading Hiasan

Tumbuhan
No. Nama Tumbuhan Bagian yang diambil Manfaat
1. Kayu Jati Kayu Bahan Meubelair
2. Pohon Cendana Minyak Minyak wangi
3. Kina Kulit Bahan Obat
4. Mahoni Kayu Perabot rumah tangga
5. Jahe Akar rimpang Obat-obatan
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 11:50 PM

Mengurutkan Pecahan Berbagai Bentuk

Mengurutkan pecahan merupakan materi pelajaran matematika yang menurut beberapa siswa termasuk sulit. Kesulitan utama adalah pada pecahan yang berbeda bentuk, bentuk pecahan yang digunakan biasanya pecahan biasa, pecahan campuran, pecahan desimal, dan pecahan persen. Pada materi ini memang siswa membutuhkan kemampuan untuk mengubah berbagai bentuk pecahan ke bentuk yang sama sehingga pecahan-pecahan tersebut dapat diurutkan dengan benar. Materi ini juga ikut diujikan dalam Ujian Sekolah dengan indikator soal siswa dapat menentukan urutan berbagai bentuk pecahan baik dari besar ke kecil atau sebaliknya.

Mengurutkan pecahan dapat dilakukan dari pecahan terbesar ke pecahan terkecil atau sebaliknya. Apabila pecahan sudah dalam bentuk yang sama, misalnya dalam bentuk pecahan biasa mengurutkan pecahan mudah dilakukan yaitu dengan cara mengurutkan pembilangnya dari yang terbesar ataupun dari yang terkecil. Namun biasanya pecahan disajikan dalam berbagai bentuk sehingga pecahan tersebut harus disamakan bentuknya terlebih dahulu baru dapat diurutkan.

Menurut saya untuk mengurutkan pecahan, cara yang paling mudah adalah dengan mengubah pecahan-pecahan tersebut ke bentuk pecahan desimal. Di sini diperlukan kemampuan untuk mengubah pecahan ke bentuk pecahan desimal. Berikut ini cara mengubah pecahan ke bentuk pecahan desimal.

Mengubah Pecahan Ke Desimal
Mengubah pecahan biasa ke desimal dapat langsung dilakukan dengan cara membagi pembilang dengan penyebut. Ada juga yang menggunakan cara mengubah penyebut menjadi 10, 100, 1.000, banyak pangka dibelakang koma sama dengan banyaknya angka 0 pada penyebut pecahan-pecahan tersebut. Perhatikan contoh berikut ini.

Ubah pecahan 3/4 menjadi bentuk desimal !
mengubah pecahan

Untuk bentuk pecahan yang lain lakukan cara yang sama seperti cara di atas. Pecahan campuran dan persen dibuah dulu ke bentuk biasa baru diubah ke bentuk desimal.

Cara Mengurutkan Pecahan Desimal
Untuk mengurutkan pecahan desimal dapat dilakukan dengan cara mengurutkan dari depan (bilangan satuanya terlebih dahulu). Jika ada bilangan satuan yang sama dilanjutkan dengan bilangan persepuluhan, perseratusan dan seterusnya (bilangan di belakang koma).
0,675 1, 234 0,064 3,250 0,600
Dari pecahan-pecahan tersebut dapat diurutkan dari yang terbesar dengan cara sebagai berikut :
  • 3,250 berada diurutan paling depan karena bilangan satuannya paling besar (3).
  • 1, 234 berada pada urutan kedua karena bilangan satuannya lebih kecil dari 3.
  • Ada tiga buah bilangan dengan bilangan satuannya 0, pengurutan dilanjutkan dengan persepuluhannya. 0,765 menempati urutan ketiga karena perepuluhannya paling besar (6).
  • 0,600 menempati tempat keempat karena persepuluhannya lebih besar dari 0,064.
  • Terakhir adalah 0,064 yang merupakan bilangan terkecil.
Sehingga urutan pecahan dari yang terbesar adalah : 3,250, 1,234, 0,675, 0,600, dan 0,064
Contoh Soal 1 :

Diketahui pecahan-pecahan seperti berikut 1 1/5, 0,8, 60%, dan 7/8. Urutan pecahan dari yang terbesar ke yang terkecil adalah....

Pembahasan :

Ubah semua pecahan ke bentuk desimal.(0,8 tidak diubah)
1 1 = 6 x 20 = 120 =1,20
5 5 x 20 100
60% = 60 = 0,6
100

7 = 7 x 12,5 = 87,5 = 0,875
8 8 x 12,5 100
Sehingga diperoleh urutan pecahan sebagai berikut : 1,20, 0,875, 0,8, dan 60%.
Jadi urutan pecahan dari yang terbesar 1 1 , 7 , 0,8, dan 60%
5 8
Contoh Soal 2 :

Diketahui beberapa pecahan sebagai berikut : 0,4, 3/8, 15%, dan 0,25. Urutan pecahan dari yang terkecil ke terbesar adalah...

Pembahasan :
Ubah semua pecahan ke bentuk desimal (0,4 dan 0,25 tetap).

Ubah semua pecahan ke bentuk desimal.(0,8 tidak diubah)
3 = 3 x 12,5 = 37,5 = 0,375
8 8 x 12,5 100
15% = 15 = 0,15
100
Sehingga diperoleh urutan sebagai berikut : 0,15, 0,25, 0,375, dan 0,4.
Jadi urutan pecahan dari yang terkecil 15%, 0,25,  3 , dan 0,4
8
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 10:34 PM