Ragam Motif Hias Nusantara

Motif hias nusantara terkenal di mancanegara dengan keindahan tersendiri. Ragam hias adalah bentuk dasar hiasan yang biasanya akan menjadi pola yang diulang-ulang dalam suatu karya kerajinan atau seni. Karya ini dapat berupa tenunan, tulisan pada kain (misalnya batik), songket, ukiran, atau pahatan pada kayu/batu. Ragam hias dapat distilisasi sehingga bentuknya bervariasi. Keanekaragaman motif hias ini semakin memperkaya kebudayaan bangsa kita. Keterampilan yang akarnya sudah berumur ribuan tahun tersebut wajib kita lestarikan agar tidak punah.

Sebagian besar motif hias dalam seni rupa Nusantara merupakan hasil karya bangsa kita tetapi ada juga yang berasal dari luar Indonesia. Sebagai contoh motif hias burung funiks, naga, awan dan batu karang yang berasal dari seni Cina terdapat pada karya seni rupa pesisir utara Pulau Jawa. Bunga teratai yang bermakna kelahiran berasal dari tradisi seni Hindu India dan banyak muncul pada arca atau relief candi. Dengan motif hias yang beragam membuat kualitas karya seni rupa menjadi lebih baik.

Keberagaman motif hias yang ada di Nusantara yang ada saat ini perlu kita pertahankan dan kita kembangkan. Kita dapat mengapresiasi motif hias dengan mempelajari motif-motif hias yang ada diderah kita. Melestarikan motif-motif hias sebagai warisan nenek moyang kita. Memakai busana batik, kain songket, sebagai wujud p
enghargaan terhadap keunikan motif hias karya seni rupa Nusantara. Berikut ini pengelompokan motif hias yang sering ditemui pada karya seni rupa Nusantara di Indonesia:

a. Motif Hias Flora
Motif hias flora dibentuk berdasarkan pada tumbuh-tumbuhan yang hidup di sekitar. Bentuknya ada yang berupa akar, daun, bunga, biji, tunas, buah, ranting, atau pohonnya. Contohnya adalah motif hias bunga teratai yang dalam ajaran Buddha berhubungan dengan simbol kelahiran. Contoh yang lain adalah motif hias pohon kehidupan (kalpataru) yang diterapkan pada gunungan wayang. Nilai simbolik yang terdapat pada pohon tersebut adalah dunia tempat tinggal manusia saat ini yang dibagi menjadi dunia atas tempat para dewa bertahta dan dunia bawah tempat mahluk biasa tinggal.
Motif Hias Nusantara
b. Motif Hias Fauna
Fauna atau satwa menjadi dasar terbentuknya motif hias ini. Satwa darat, air atau yang hidup di udara dan bahkan ada pula satwa khayal dibuat sebagai motif hias. Kadal, kerbau, belalang, ikan, ular, kuda, singa, gajah, burung, rusa, dan mahluk ajaib naga atau makara (ikan berbelalai) adalah beberapa satwa yang sering dijadikan motif hias. Nilai simbolik tampak pada seekor satwa berkenaan dengan alam kehidupan. Sebagai contoh ular mewakili dunia bawah atau air yang bermakna sebagai pembawa jenazah mendiang untuk menyeberang dan burung dianggap mewakili dunia atas yang membawa arwah ke alam atas.

c. Motif Hias Geometris
Motif hias geometris ini merupakan batik dengan motif yang ornamenya tersusun secara geometris. Motif hias geometris atau sering disebut juga ilmu ukur mulanya muncul karena faktor teknik dan bahan. Pada kriya anyaman serat membujur dan melintang membentuk motif hias yang geometris, yaitu serbalurus, lengkung atau lingkar. Motif hiasnya terdiri atas tumpal (segitiga), meander (liku-liku), pilin, kunci, banji, swastika. Motif hias swastika bermakna lambang matahari atau peredaran bintang yang berkaitan dengan nasib baik. Swastika dalam bentuk bersambung disebut banji yang bermakna harapan baik.

d. Motif Hias Figuratif
Bentuk ragam hias figuratif berupa objek manusia yang digambar dengan mendapatkan penggayaan bentuk. Ragam hias figuratif biasanya terdapat pada bahan tekstil maupun bahan kayu, yang proses pembuatannya dapat dilakukan dengan cara menggambar. Ada yang digambarkan utuh seluruh tubuh seperti pada wayang kulit purwa dan ada pula yang digambarkan hanya bagian kepala saja. Wajah manusia (topeng) yang dijadikan motif hias dibuat dengan gaya yang disederhanakan atau sebaliknya, dilebih-lebihkan. Maknanya sebagai penolak bala dan penggambaran nenek moyang. Contoh motif hias ini di antaranya adalah kala pada bangunan candi dari zaman Hindu dan juga diterapkan pada tenun ikat di Sumba.

e. Motif Hias Kaligrafi
Kaligrafi Islam atau kaligrafi Arab merupakan seni tulisan tangan indah yang berkembang di negara-negara dengan warisan budaya Islam. Tulisan-tulisan yang dibuat dalam kaligrafi umumnya menyitir ayat-ayat Al-Quran dan dijadikan salah satu sarana untuk melestarikan Al-Quran. Pada masa kekuasaan kerajaan Islam di Nusantara kaligrafi huruf Arab yang disebut khath menjadi salah satu motif hias yang sering dipakai. Motif hias yang sebagian merupakan nama Allah atau petikan ayat dari Alquran dan Hadis biasa diterapkan pada kriya logam, kayu, kain, dan lain sebagainya.

f. Motif Hias Lain
Motif hias gunung suci (mahameru), bukit batu, awan, roda matahari, lidah api, perahu, pemandangan, dan untaian manik-manik termasuk jenis kelompok ini. Semuanya juga memiliki nilai perlambangan. Mahameru yang merupakan motif hias khas Hindu berkenaan dengan alam atas, yakni tempat bersemayam para dewa. Lidah api melambangkan kesaktian. Perahu merupakan lambang kendaraan arwah menuju ke alam keabadian dalam kepercayaan kuna.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 11:24 PM

Impor dan Ekspor Indonesia

Tidak semua negara dapat memenuhi kebutuhan dalam negerinya. Sama halnya dengan manusia yang tidak dapat hidup sendiri, sebuah bangsa pun tidak dapat hidup sendiri tanpa adanya bantuan dari bangsa lain. Negara kita kaya akan sumber daya alam. Terutama hasil tambang dan hasil pertanian. Hasil tambang dan hasil pertanian sebagian untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri. Melimpahnya sumber daya alam suatu negara melatarbelakangi kegiatan ekspor.

Namun dalam bidang teknologi ternyata kita masih tertinggal dari beberapa negara yang lain. Sehingga kita perlu melakukan kegiatan impor barang dan jasa. Hal ini disebabkan karena terbatasnya sumber daya manusia. Terutama untuk memproduksi beberapa barang kebutuhan dalam negeri. Barang-barang yang diimpor Indonesia sebagian besar barang elektronik seperti televisi, radio, lemari es, dan lain-lain, dan barang-barang otomotif, seperti mobil, sepeda motor, kapal laut, dan lain-lain.

Ekspor adalah kegiatan menjual barang atau jasa ke luar negeri. Orang yang melakukan kegiatan ekspor disebut dengan eksportir. Adapun barang yang dijual dikenal sebagai barang ekspor. sementara impor berarti sebaliknya, yaitu kegiatan membeli barang dan jasa dari luar negeri. Orang yang melakukan kegiatan impor disebut importit, dan barang yang yang diimpor disebut barang impor. Sebagai catatan, walaupun sumber daya alam Indonesia melimpah namun kita masih mengimpor hasil-hasil pertanian.

1. Produk Ekspor Indonesia
Secara umum produk ekspor Indonesia dapat dibedakan menjadi dua yaitu barang migas (minyak dan gas) dan barang non migas. Sepuluh komoditi ekspor utama Indonesia adalah Tekstil dan Produk Tekstil (TPT), produk hasil hutan, elektronik, karet dan produk karet, sawit dan produk sawit, otomotif, alas kaki, udang, kakao dan kopi. Komoditas lainnya, yaitu makanan olahan, perhiasan, ikan dan produk ikan, kerajinan dan rempah-rempah, kulit dan produk kulit, peralatan medis, minyak atsiri, peralatan kantor dan tanaman obat. Tujuan ekspor Indonesia antara lain sebagai berikut .
No. Nama Negara Barang Ekspor
1. Inggris Tembakau, karet, kelapa sawit, teh, kopi
2. Belanda Kopra, kopi, rempah-rempah, dan hasil perkebunan
3. Belgia dan Luxemburg Karet, kopi, tembakau, udang, lada putih, kayu gergajian, benang tenun, pakaian jadi, kayu lapis
4. Jepang Minyak bumi, biji logam, alumunium, kayu, bahan makanan
5. Amerika Serikat Minyak bumi dan elpiji
6. Perancis Bahan baku, industri parfum, karet, kelapa sawit
7. Jerman Karet, tembaga, timah, minyak bumi
8. Thailand Ikan segar dan beku, pupuk urea, besi baja, pakaian jadi, semen, batu bara, kertas, kayu lapis, tembakau, besi
9. Singapura Minyak mentah, karet alam, timah, kayu lapis, kosmetik, kertas, alat telkom, alat tulis
10 Brunei Darussalam Semen dan barang bangunan, pakaian jadi, mineral hasil olahan, tepung
11. Australia Batu bara, pupuk urea, minyak mentah, sepatu, kayu lapis, teh,
12. Malaysia Batubara, pupuk urea, minyak mentah, tembakau
13. Selandia Baru Kopi, pakaian jadi, minyak mentah, sepatu, kayu lapis, teh
14. Saudi Arabia Kayu lapis, teh
15. RRC Teh, kayu lapis, semen, kopi, timah, tembaga
16. Mesir Teh, kayu lapis, semen, kopi, timah, tembaga
17. Madagaskar Kayu, teh, kopi, karet, kertas
18. Afrika Selatan Barang logam, bahan makanan, bahan tekstil, pakaian jadi
19. India Mesin, bahan makanan, tekstil, pakaian jadi, minyak bumi
20. Philipina Minyak bumi, bahan pupuk, semen

2. Produk Impor Indonesia
Kegiatan impor yang dilakukan oleh bangsa Indonesia sendiri meliputi produk-produk makanan jadi, obat-obatan, kendaraan bermotor sampai pesawat terbang. Kegiatan impor menuntut bangsa Indonesia untuk melakukan kerja sama internasional dengan bangsa lain. Berikut ini 10 komoditi impor Indonesia.
Impor dan Ekspor Indonesia
  • Mesin dan peralatan mekanik
  • Mesin dan peralatan listrik
  • Besi dan baja
  • Kendaraan bermotor dan bagiannya
  • Plastik dan barang dari plastik
  • Bahan kimia organik
  • Barang dari besi dan baja
  • Serealia
  • Ampas/sisa industri makanan
  • Kapas

Negara asal komoditi impor Indonesia antara lain Jepang, Amerika Serikat, China, Singapur, Australia, Korea Selatan, Jerman, Taiwan, dan Malaysia .

Manfaat Kegiatan Ekspor
  • Memperluas Pasar bagi Produk Indonesia. Kegiatan ekspor merupakan salah satu cara untuk memasarkan produk Indonesia ke luar negeri. Misalnya, pakaian batik merupakan salah satu produk Indonesia yang mulai dikenal oleh masyarakat dunia. Apabila permintaan terhadap pakaian batik buatan Indonesia semakin meningkat, pendapatan para produsen batik semakin besar. Dengan demikian, kegiatan produksi batik di Indonesia akan semakin berkembang.
  • Menambah Devisa Negara. Perdagangan antarnegara memungkinkan eksportir Indonesia untuk menjual barang kepada masyarakat luar negeri. Transaksi ini dapat menambah penerimaan devisa negara. Dengan demikian, kekayaan negara bertambah karena devisa merupakan salah satu sumber penerimaan negara.
  • Memperluas Lapangan Kerja. Kegiatan ekspor akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Dengan semakin luasnya pasar bagi produk Indonesia, kegiatan produksi di dalam negeri akan meningkat. Semakin banyak pula tenaga kerja yang dibutuhkan sehingga lapangan kerja semakin luas.

Manfaat Kegiatan Impor
  • Memperoleh Barang dan Jasa yang Tidak Bisa Dihasilkan. Perdagangan antarnegara akan bisa mendatangkan barang-barang yang belum dapat dihasilkan di dalam negeri. Misalnya Indonesia belum mampu memproduksi mesin-mesin berat. Oleh karena itu, Indonesia melakukan perdagangan dengan Amerika, Jepang, Cina dan Korea Selatan dalam pengadaan alat-alat tersebut.
  • Memperoleh Teknologi Modern. Untuk mendukung kegiatan produksi, kita dapat mengimpor teknologi dari luar negeri. Perdagangan antarnegara juga memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk mempelajari teknologi dari negara lain. Dalam perdagangan biasanya terjadi pertukaran informasi. Dari saling bertukar informasi ini, Indonesia dapat belajar teknik produksi baru dan pemanfaatan teknologi modern.
  • Memperoleh Bahan Baku. Setiap kegiatan usaha pasti membutuhkan bahan baku. Untuk memproduksi mobil dibutuhkan besi dan baja. Tidak semua bahan baku produksi tersebut dihasilkan di dalam negeri. Pengusaha tentu lebih menyukai bahan baku yang harganya lebih murah. Demi kelangsungan produksi, pengusaha harus menjaga pasokan bahan bakunya. Salah satu caranya dengan mengimpor bahan baku dari luar negeri.

Kegiatan eskpor dan impor merupakan bagian dari pertukaran barang dan jasa yang bersifat internasional. Sungguh amat besar manfaat dari kegiatan ekspor dan impor bagi suatu bangsa.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 6:51 PM

Mengenal Bagian Bagian Tumbuhan

Tumbuhan banyak terdapat di sekitar kita. Tumbuhan memiliki klorofil atau zat hijau daun yang berfungsi sebagai media penciptaan makanan dan untuk proses fotosintesis. Tumbuhan baik secara langsung maupun tidak langsung berguna bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya di bumi ini. Tumbuhan merupakan penghasil bahan makanan yang dibutuhkan oleh makhluk hidup yang lain. Agar penghasil makanan bagi manusia dan hewan tetap terjaga maka kita perlu menjaga dan memelihara tumbuhan hijau yang ada di lingkungan sekitar kita baik di rumah, di jalan, di kebun, ataupun di sekolah. Salah satu bentuk menjaga dan memelihara tumbuhan hijau adalah tidak merusaknya.

Bahan makanan yang dikonsumsi manusia sebagian besar berasal dari tumbuhan. Bagian yang dimakan biasanya daun dan buahnya. Manusia dan hewan sangat membutuhkan tumbuhan. Secara umum tumbuhan memiliki bagian-bagian seperti akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji. Semua bagian tumbuhan tersebut memiliki kegunaan masing-masing. Tidak ada salahnya jika kita mempelajari bagian-bagian tumbuhan tersebut. Dengan mempelajari bagian-bagian tumbuhan kita dapat mengetahui fungsi bagian tumbuhan tersebut.
Bagian Bagian Tumbuhan
Bagian tubuh tumbuhan memiliki bagian akar, batang, daun, bunga, buah dan biji. Berikut ini penjelasannnya.

1. Akar
Akar merupakan bagian tumbuhan yang arah tumbuhnya ke dalam tanah. Oleh karena itu, umumnya akar berada di dalam tanah. Akar mempunyai susunan dari luar ke dalam yaitu kulit luar (epidermis), kulit pertama (korteks), dan silinder pusat. Bagian-bagian akar terdiri dari tudung akar, ujung akar, batang akar, cabang akar dan pangkal akar.

Secara umum fungsi akar bagi tumbuhan adalah adalah sebagai berikut  :
  • Untuk menguatkan berdirinya batang,
  • Menyerap air dan garam mineral dari dalam tanah
  • Membantu penyerapan oksigen di udara pada tumbuhan bakau, dan pandan
  • Menyimpan cadangan makanan misalnya pada tumbuhan umbi-umbian. atau sebagai alat perkembangbiakan vegetatif, misalnya pada tumbuhan sukun, dari bagian akar dapat tumbuh tunas (tunas adentif) yang akan tumbuh menjadi individu baru.

Berdasarkan fungsinya akar tumbuhan dapat dikelompokkan menjadi beberapa kelompok, antara lain sebagai berikut :
  • Akar tunggang/akar utama, yaitu kelanjutan batang tumbuhan yang berasal dari pertumbuhan calon akar pada biji (radikula) tumbuh tegak ke bawah. Akar jenis ini biasanya terdapat pada tumbuhan berbiji belah (dikotil) Contoh tumuhan yang memiliki akar tunggang antara lain : mangga, jambu, jati, mahoni, melinjo, jeruk, dan lain-lain.
  • Akar serabut, yaitu akar berukuran kecil-kecil yang tumbuh di pangkal batang berbentuk seperti serabut. Fungsi utama akar serabut adalah untuk memperkokoh berdirinya tumbuhan. Akar serabut biasanya terdapat pada tumbuhan berbiji tunggal (monokotil), namun tumbuhan dikotil juga dapat memiliki akar serabut jika tumbuhan tersebut dikembangbiakan dengan cara mencakok atau stek. Contoh tumbuhan berakar serabut antara lain : rumput, padi, jagung, tebu, bambu, dan lain-lain
  • Akar gantung, yaitu akar tumbuhan dari atas ke bawah dan akar tersebut menggantung di udara. Akar gantung ini berfungsi menyerap uap air dan gas dari udara. Namun, bila telah mencapai tanah, akar tersebut masuk ke dalam tanah dan berfungsi menyerap air dan garam-garam mineral. Contoh tumbuhan yang memiliki akar gantung antara lain : pohon beringin dan mbulu.
  • Akar pelekat, yaitu akar yang tumbuh di sepanjang batang. Akar pelekat terdapat pada tumbuhan yang tumbuh memanjat. Akar ini berfungsi untuk melekatkan batang pada tembok maupun tumbuhan lain. Tumbuhan yang mempunyai akar pelekat, misalnya sirih dan merica.
  • Akar tunjang, yaitu akar yang tumbuh dari bagian bawah menuju ke segala arah. Berguna untuk memperkuat batang. Contoh : pohon pandan dan bakau.
  • Akar napas, akar ini tumbuh ke atas muncul dari permukaan tanah atau air. Akar napas mempunyai banyak celah tempat masuknya udara. Tumbuhan yang mempunyai akar napas, misalnya bakau, pandan, dan kayu api.

2. Batang
Batang merupakan bagian tubuh tumbuhan yang ada di atas tanah, serta tempat melekatnya daun, bunga dan buah. Batang merupakan bagian tubuh tumbuhan yang amat penting dan merupakan tempat serta kedudukan batang bagi tubuh tumbuhan. Batang dapat disamakan dengan sumbu tubuh tumbuhan.

Secara umum fungsi batang adalah sebagai berikut  :
  • Batang berfungsi sebagai penyokong atau penopang agar tumbuhan tetap berdiri tegak, selain itu sebagai tempat melekatnya daun, bunga, dan biji.
  • Batang berfungsi sebagai pengangkut air dan garam mineral dari akar ke daun melalui pembuluh xylem untuk proses fotosintesis. Sesudah itu batang akan mengangkut zat-zat makanan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan melalui pembuluh phloem.
  • Tempat Penyimpanan Cadangan Makanan. Pada beberapa tumbuhan, batang dapat berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan. Misalnya, batang pada tumbuhan sagu dan enau
  • Membantu Proses Pernapasan. Batang dapat juga membantu proses pernapasan dari tumbuhan, karena oksigen dapat masuk melalui lentisel. Lentisel adalah pori-pori yang tampak kecil pada tumbuhan biasanya berfungsi sebagai tempat pertukaran gas.
  • Alat perkembangbiakan. Batang berfungsi juga sebagai alat perkembangbiakan vegetatif. Batang dibuat stek batang sebagai salah satu bentuk dari perbanyakan tanaman secara vegetatif. Metode perbanyakan tanaman dengan cangkok untuk menghasilkan tanaman baru dari induknya juga memanfaatkan batang atau cabang dari tumbuhan.

Jenis Jenis Batang Tumbuhan
  • Batang basah, memiliki batang yang lunak dan berair, batangnya tidak keras, batang mudah dipotong, batang pendek. Contoh tumbuhan yang memiliki batang basah antara lain: pohon pisang, bayam, pacar air, dan kangkung
  • Batang berkayu, memiliki kambium, arah pertumbuhan ke luar  membentuk kulit dan ke dalam membentuk kayu, dan batang bertambah besar. Contoh tumbuhan yang memiliki batang berkayu antara lain : jambu, mahoni, nangka, jeruk dan rambutan
  • Batang rumput, batang tidak berkayu, memiliki ruas-ruas yang nyata, dan berongga, serta batang rumput umumnya pendek. Contoh tumbuhan yang memiliki batang rumput antara lain : padi, jagung, rumput gajah, dan gelagah.

3. Daun
Daun merupakan salah satu organ tumbuhan, umumnya berwarna hijau (mengandung klorofil) dan terutama berfungsi sebagai penangkap energi dari cahaya matahari untuk fotosintesis. Daun dibedakan menjadi Daun lengkap (pelepah daun, tangkai daun, dan helai daun), contohnya : daunpisang. Daun tidak lengkap (daun hanya tersusun atas 1-2 bagian saja), contohnya : daun mangga.

Secara umum fungsi daun antara lain :
  • Tempat terjadinya fotosintesis. pada tumbuhan dikotil, terjadinya fotosintesis di jaringan parenkim palisade. sedangkan pada tumbuhan monokotil, fotosintesis terjadi pada jaringan spons.
  • Sebagai organ pernapasan. Dalam daun terdapat stomata yang befungsi sebagai organ respirasi.
  • Tempat terjadinya transpirasi (hilangnya uap air dari permukaan tumbuhan).
  • Tempat terjadinya gutasi (pelepasan air dalam bentuk cair dari jaringan daun).
  • Alat perkembangbiakkan vegetatif, misalnya pada tanaman cocor bebek (tunas daun).

Berdasarkan susunannya daun dikelompokkan menjadi
  • Tulang daun menyirip berbentuk seperti susunan sirip ikan. Contohnya adalah daun mangga, daun jambu, daun nangka, dan daun rambutan.
  • Tulang Daun Menjari Bentuk tulang daun menjari seperti susunan jari-jari tangan. Contohnya adalah daun pepaya, daun singkong, kapas dan daun jarak.
  • Tulang Daun Melengkung. Bentuk tulang daun melengkung seperti garis-garis lengkung.tulang daun jenis ini dapat kita temukan pada berbagai tumbuhan di lingkungan sekitar kita. Ujung-ujung tulang daun melengkung terlihat menyatu. Contohnya adalah daun sirih, daun gadung, dan daun genjer.
  • Tulang Daun Sejajar. Bentuk tulang daun sejajar seperti garis-garis lurus yang sejajar. Tiap-tiap ujung tulang daun ini menyatu.  Contohnya adalah tebu, padi, dan semua jenis rumput.

4. Bunga
Bunga merupakan alat perkembangbiakan secara kawin pada tumbuhan. Beberapa bunga memilikiwarna yang cerah berfungsi sebagai pemikat hewan pembantu penyerbukan. Beberapa bunga yang lain menghasilkan panas atau aroma yang khas, juga bertujuan memikat hewan untuk membantu penyerbukan. Bagian-bagian bunga meliputi tangkai, mahkota, kelopak, benang sari dan putik. Benang sari berfungsi sebagai alat kelamin jantan dan putik berfungsi sebagai alat kelamin betina. Berikut bagian-bagian bunga :
  • Tangkai bunga merupakan bagian yang berada pada bagian bawah bunga. Tangkai ini berperan sebagai penopang bunga dan sebagai penyambung antara bunga dan batang atau ranting.
  • Kelopak bunga, merupakan bagian bunga yang paling luar. Kelopak biasanya berwarna hijau seperti daun atau berwarna warni seperti mahkota.
  • Mahkota bunga, terletak di sebelah dalam kelopak dan biasanya mempunyai warna yang beraneka ragam. Mahkota bunga berguna untuk menarik serangga lain untuk datang membantu penyerbukan.
  • Benang sari, merupakan alat kelamin jantan yang terdiri dari tangkai sari dan kepala sari. Benang sari biasanya terletak di tengah-tengah mahkota bunga.
  • Putik, merupakan alat kelamin betina. Pada dasar putik terdapat bagian yang akan menjadi buah dan biji.

Berdasarkan bagian-bagian yang dimiliki bunga dibedakan menjadi:
  • Bunga lengkap yaitu bunga yang memiliki kelopak bunga, mahkota bunga, putik, dan benang sari
  • Bunga tak lengkap yaitu bunga yang tidak memiliki salah satu bagian kelopak bunga, mahkota bunga, putik, atau benang sari
  • Bunga sempurna yaitu bunga yang memiliki benang sari dan putik
  • Bunga tak sempurna yaitu bunga yang hanya memiliki putik atau benang sari saja.

Penyerbukan adalah peristiwa menempelnya serbuk sari di kepala putik. Penyerbukan disebut juga persarian. Hasil dari penyerbukan adalah pembuahan. Berdasarkan asal serbuk sari, penyerbukan dibagi menjadi 4 juga, yaitu:
  • Penyerbukan sendiri atau autogami, jika serbuk sari jatuh di kepala putik pada bunga itu sendiri.
  • Penyerbukan tetangga atau serumah atau geitonogami, jika serbuk sari jatuh di kepala putik pada bunga lain, tetapi masih di 1 pohon.
  • Penyerbukan silang atau alogami, jika serbuk sari jatuh di kepala putik pada bunga yang berbeda pohon, tetapi masih 1 jenis tumbuhan.
  • Penyerbukan bastar, jika serbuk sari jatuh di kepala putik pada bunga lain yang berbeda jenis tanamannya, dan hanya dapat dilakukan pada tumbuhan yang masih dekat hubungan kekerabatannya. Misalnya serbuk sari cabai jatuh pada putik tomat atausebaliknya.

5. Buah dan Biji
Buah adalah organ pada tumbuhan berbunga yang merupakan perkembangan lanjutan dari bakal buah (ovarium). Buah biasanya membungkus dan melindungi biji. Aneka rupa dan bentuk buah tidak terlepas kaitannya dengan fungsi utama buah, yakni sebagai pemencar biji tumbuhan. Buah ada yang berdaging, contohnya buah mangga dan buah apel. Buah terdiri atas daging buah dan biji. Biji merupakan hasil dari pembuahan yang terjadi akibat penyerbukan antara serbuk sari dan putik. Biji itu berkeping. Biji ada yang berkeping satu dan ada yang berkeping dua. Biji berkeping satu disebut monokotil.

Biji adalah alat reproduksi, penyebaran, dan kelangsungan hidup suatu tumbuhan. Selain itu, bagi tumbuhan berbiji, biji merupakan awal dari kehidupan tumbuhan baru di luar induknya. Di dalam biji terdapat calon individu baru yang disebut embrio. Pada biji umumnya terdapat kulit biji, tali pusat, dan inti biji.
  • Kulit Biji (spermodermis). Pada biji tumbuhan angeospermae (tumbuhan berbiji tertutup), bijinya memiliki dua lapisan yaitu kulit luar (testa), dan kulit dalam (tegmen). kulit luar tipis tetapi keras sedangkan kulit dalam seperti selaput dan sering disebut kulit ari. Sedangkan pada tumbuhan gymnospermae (tumbuhan berbiji terbuka) bijinya memiliki tiga lapisan yaitu lapisan luar, lapisan tengah, dan lapisan dalam. Lapisan luar tebal berdaging. lapisan tengah lapisan kuat, keras, dan berkayu. sedangkan lapisan dalam tipis seperti selaput.
  • Tali Pusat. merupakan bagian yang menghubungkan biji denga papan biji (plasenta). Jika biji sudah dimasak, tali pusat putus sehingga pada biji hanya terlihat bekasnya sebagai pusat biji (hilus).
  • Inti Biji. adalah semua bagian biji yang terdapat di dalam kulit ari. isi biji terdiri dari lembaga yang merupakan calon individu baru. dan putih lembaga sebagai cadangan makanan tersimpan dalam daun lembaga.daun lembaga merupakan daun pertama pada tumbuhan yang tumbuh.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 2:39 PM

Jenis Jenis Batang Tumbuhan

Batang merupakan bagian utama tumbuhan. Tumbuh-tumbuhan yang benar-benar tidak berbatang sesungguhnya tidak ada, hanya tampaknya saja tidak ada. Hal itu disebabkan karena batang amat pendek, sehingga semua daunnya seakan-akan keluar dari bagian atas akarnya. Tumbuh tumbuhan dapat berdiri tegak karena adanya batang. Batang mempunyai peran dan fungsi yang penting bagi tumbuhan. Batang berguna untuk menopang agar tumbuhan dapat tegak, mengangkut air dan zat-zat makanan, menyimpan makanan cadangan dan juga sebagai alat perkembangbiakan. Batang tumbuhan dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu batang berkayu, batang berumput, dan batang basah.
  • Batang basah, memiliki batang yang lunak dan berair, batangnya tidak keras, batang mudah dipotong, batang pendek. Contoh tumbuhan berbatang lunak adalah: pohon pisang, bayam, pacar air, selada air, krokot, dan kangkung
  • Batang berkayu, memiliki kambium, arah pertumbuhan ke luar membentuk kulit dan ke dalam membentuk kayu, dan batang bertambah besar. Contoh tumbuhan berbatang kayu adalah : jambu, mahoni, nagka, jati, albasia, trembesi, dan rambutan
  • Batang rumput, batang tidak berkayu, memiliki ruas-ruas yang nyata, dan berongga, serta batang rumput umumnya pendek. Contoh tumbuhan yang memiliki batang rumput adalah : padi, jagung, tebu. rumput gajah, dan gelagah, .
Jenis Jenis Batang Tumbuhan

Pada umumnya batang mempunyai ciri-ciri berikut :
  • Umumnya berbentuk panjang bulat seperti silinder atau dapat pula mempunyai bentuk lain, misalnya berbentuk bintang.
  • Terdiri atas ruas-ruas yang masing-masing dibatasi oleh buku-buku dan pada buku-buku inilah muncul tunas yang membentuk cabang batang, daun, atau akar.
  • Biasanya tumbuh ke atas menuju cahaya atau matahari.
  • Selalu bertambah panjang di ujungnya.
  • Mengadakan percabangan dan selama hidupnya tumbuhan, tidak digugurkan, kecuali kadang-kadang cabang atau ranting yang kecil.
  • Umumnya tidak berwarna hijau, kecuali tumbuhan yang umurnya pendek, misalnya rumput dan waktu batang masih muda.

Perbedaan batang berkayu dan batang tidak berkayu
Batang berkayu biasanya terdapat pada tumbuhan berbiji belah (dikotil), sedangkan batang tidak berkayu biasanya pada tumbuhan berbiji tunggal, perbedaan diantara keduanya antara lain sebagai berikut :
  1. Batang tumbuhan dikotil biasanya bercabang sedangkan batang tumbuhan monokotil tidak bercabang.
  2. Batang tumbuhan dikotil pembuluh angkutnya tersebar sedangkan tumbuhan monokotil pembuluh angkutnya tersusun dalam lingkaran/berseling radial.
  3. Batang tumbuhan dikotil memiliki kambium sehingga dapat tumbuh membesar sedangkan batang dikotil tidak memiliki kambium sehingga tidak dapat tumbuh membesar.
  4. Tumbuhan batang dikotil memiliki jari-jari empulur berupa deretan parenkim diantara berkas pengangkut sedangkan batang dikotil tidak mempunyai jari-jari empulur.
  5. Batang dikotil dapat dibedakan daerah korteks dan empulurnya sedangkan batang dikotil tidak dapat dibedakan korteks dan empulurnya.

Pemanfaatan Batang Tumbuhan
Batang tumbuhan khusunya tumbuhan yang berkayu biasanya digunakan sebagai bahan bangunan dan bahan pembuatan perabotan rumah tangga. Bahan bangunan yang terbuat dari kayu misalnya papan, reng, kusen, pintu, jendela, usuk, dan gording, Sedangkan perabot rumah tangga yang biasanya terbuat dari kayu adalah lemari, meja, kursi, dipan, dan lain-lain.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 12:15 AM

Pahlawan Devisa Imdonesia

Penduduk atau warga negara adalah orang yang tinggal di daerah tersebut atau orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalnya bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain. Indonesia memiliki jumlah penduduk sebesar 245 juta jiwa, menjadikan negara ini negara dengan penduduk terbanyak ke-4 di dunia. Dengan jumlah penduduk yang besar tersebut Indonesia memiliki beberapa keuntungan, keuntungan tersebut antara lain sebagai berikut.
  1. Mempunyai sumber daya manusia yang banyak
  2. Mudah memperoleh tenaga kerja
  3. Menjadi pasar untuk hasil produksi yang potensial
  4. Menumbuhkan banyak manusia yang punya jiwa wirausaha
  5. Mempercepat proses pembangunan

Disamping memberikan keuntungan, jumlah penduduk yang besar juga dapat menimbulkan dampak negatif, beberapa dampak negatif akibat jumlah penduduk yang besar antara lain : menimbulkan masalah sosial, misalnya kemiskinan dan pengangguran, persaingan mendapatkan pekerjaan, pemenuhan kebutuhan pokok yang sangat besar, adanya pemukiman kumuh di perkotaan, dan membutuhkan dana yang besar untuk menyediakan sarana prasarana umum bagi penduduk yang berjumlah banyak.
Pahlawan Devisa Imdonesia
Penambahan Penduduk yang cepat menyebabkan tingkat kepadatan penduduk menjadi tinggi. Persaingan lapangan pekerjaan ini di sebabkan oleh pertumbuhan penduduk di negara kita yang sangat tinggi dan rupanya pertumbuhan penduduk ini tidak sebanding dengan jumlah lapangan pekerjaan yang disediakan oleh pemerintah selama ini sehingga yang terjadi adalah bertambahnya jumlah pengangguran di Indonesia.

Dengan jumlah penduduk yang besar tersebut mengakibatkan adanya kekurangan lapangan pekerjaan. Hal ini mengakibatkan beberapa dari saudara kita harus pergi jauh ke negeri orang untuk bekerja sebagi Tenaga Kerja Indonesia atau disingkat TKI.

Untuk menjadi TKI ternyata ada syarat-syarat yang harus dimiliki oleh seorang calon TKI. Syarat bagi calon TKI yang akan bekerja di luar negeri sekurang-kurangnya harus memenuhi syarat:
  • Berusia 18 tahun;
  • Memiliki ijasah pendidikan terakhir;
  • Sehat jasmani dan rohani sesuai kebutuhan jabatan;
  • Telah lulus seleksi administrasi dan/atau teknis; dan
  • Untuk jabatan tertentu memiliki dasar pengalaman atau kompetensi

Untuk bekerja di luar negeri, para calon TKI mendapat latihan khusus sesuai dengan pekerjaan yang akan dihadapinya. Penyelenggaraan diklat calon TKI dapat dilaksanakan oleh lembaga pelatihan kerja pemerintah, lembaga pelatihan kerja swasta, lembaga pelatihan perusahaan. Selain itu penyelenggara diklat calon TKI tersebut harus memiliki izin atau terdaftar dan terakreditasi oleh Lembaga Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja (LALPK).

Selain belajar keterampilan, mereka juga belajar bahasa asing sesuai negara tujuannya. Dengan demikian, sebelum mereka diberangkatkan, mereka harus mempersiapkan diri dengan baik, yaitu melengkapi diri dengan keterampilan khusus dan bahasa. Pengiriman tenaga kerja ke luar negeri ditangani secara resmi oleh pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans).

Negara-negara tujuan pengiriman TKI ini antara lain Arab Saudi, Kuwait, Korea Selatan, Malaysia, Hongkong, dan Taiwan. Para TKI setiap bulan mengirimkan uang hasil pekerjaannya, ke Indonesia untuk keluarga mereka. Karena jumlah TKI cukup banyak, uang yang mengalir ke Indonesia juga cukup besar dari mereka. Oleh karenanya, terkadang para TKI ini dijuluki sebagai Pahlawan Devisa.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 8:51 PM

Cara Mengemukakan Pendapat

Kemerdekaan mengeluarkan pendapat merupakan salah satu hak asasi manusia. Kemerdekaan menyampaikan pendapat adalah hak setiap warga negara untuk menyampaikan pikiran dengan lisan, tulian, dan sebagainya secara bebas dan bertanggungjawab sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pendapat adalah buah pikiran/anggapan terhadap suatu peristiwa atau keadaan. Mengeluarkan pendapat secara benar artinya sesuai perundang-undangan yang berlaku, perundang-undangan yang dimaksud disini adalah Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Pasal 23 ayat (2) UU Nomor 9 Tahun 1998 menjelaskan bahwa setiap orang bebas mempunyai, mengeluarkan, dan menyebarluaskan pendapat sesuai dengan hati nuraninya, secara lisan atau tulisan, melalui media cetak dan elektronik dengan memperhatikan nilai agama, kesusilaan, ketertiban, kepentingan umum, dan keutuhan bangsa. Artinya untuk mengeluarkan pendapat tidak hanya dalam demonstrasi, unjuk rasa, pawai, rapat umum, atau mimbar bebas. Akan tetapi masih ada bentuk lain, yaitu secara lisan dan tulisan, melalui media cetak atau elektronik.

Beberapa contoh mengeluarkan pendapat antara lain sebagai berikut :
  1. Secara lisan antara lain dengan cara pidato, dialog, dan diskusi.
  2. Secara tulisan antara lain dengan membuat petisi, gambar, poster, brosur, selebaran, dan spanduk.
  3. Media cetak antara lain koran, majalah, dan bulletin.
  4. Media elektronik antara lain radio, televisi, rekaman dalam bentuk kaset atau disket yang hasilnya didistribusikan secara periodik, serta teknologi komunikasi.

Cara Mengeluarkan Pendapat di Muka Umum
Tata cara menyampaikan pendapat di muka umum bagi pelaku atau peserta adalah sebagai berikut :
  • Penyampaian pendapat di muka umum seperti demonstrasi, unjuk rasa, pawai, rapat umum atau mimbar bebas wajib memberitahukan secara tertulis kepada kepolisian Republik Indonesia (Polri) setempat. Polri setempat adalah Satuan Polri terdekat dimana kegiatan penyampaian pendapat akan dilakukan dan disesuaikan dengan luas lingkup penyampaian pendapat tersebut, misalnya Polsek, Polres, Polda atau Markas Besar Polri.
  • Pemberitahuan secara tertulis tersebut disampaikan oleh yang bersangkutan, pemimpin atau penanggung jawab kelompok.
  • Pemberitahuan sebagaimana yang dimaksud selambat-lambatnya 3 x 24 jam sebelum kegiatan dimulai telah diterima Polri setempat.
  • Pemberitahuan secara tertulis tersebut tidak berlaku bagi kegiatan ilimiah di dalam kampus dan kegiatan keagamaan.
  • Surat pemberitahuan sebagaimana yang dimaksud memuat : Maksud dan tujuan. Tempat, lokasi dan rute, Waktu dan lama, Bentuk kegiatan, Penanggung jawab, Nama dan alamat organisasi, kelompok/perorangan, Alat peraga yang digunakan, Jumlah peserta, dan Penanggung jawab kegiatan wajib bertanggung jawab agar kegiatan tersebut terlaksana secara aman, tertib dan damai.

Penyampaian pendapat di muka umum seperti demonstrasi, unjuk rasa, pawai, rapat umum, mimbar bebas, dilakukan di tempat-tempat terbuka untuk umum kecuali :
  1. Di lingkungan istana kepresidenan, tempat ibadah, instansi militer, rumah sakit, pelabuhan udara dan laut, stasiun kereta api, terminal angkutan dan obyek-obyek vital nasional
  2. Pada hari besar nasional yaitu pada tahun baru, 17 Agustus dan hari besar keagamaan.Hari besar keagamaan yang dimaksud meliputi : Hari Raya Waisak, Hari Raya Nyepi, Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Natal dan lain-lain.

Ketentuan bagi Aparatur Pemerintah
Cara Mengemukakan Pendapat
Mengeluarkan Pendapat
Pemerintah bertugas menyelenggarakan pengamanan artinya mengeluarkan segala upaya untukmenciptakan kondisi aman, tertib, dan damai, termasuk mencegah timbulnya gangguan atau tekanan, baik fisik, psikis yang beasal dari manapun. Aparatur pemerintah dalam hal ini adalah Polri :
  1. Setelah menerima, segera memberikan tanda terima pemberitahuan berkordinasi dengan penanggungjawab penyapaian pendapat di muka umum, berkordinasi dengan pimpinan instansi atau lembaga yang akan menjadi tujuan penyampaian pendapat, mempersiapkan pengamanan, route, dan lokasi.
  2. Dalam pelaksanaan penyampaian pendapat di muka umum, Polri bertanggungjawab memberikan perlindungan keamanan terhadap pelaku atau peserta penyampaian pendapat di muka umum.
  3. Dalam pelaksanaan penyampaian pendapat di muka umum, Polri bertanggungjawab menyelenggarakan pengamanan untuk menjamin keamanan dan ketertiban umum sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Sedangkan untuk pembatalan pelaksanaan penyampaian pendapat di muka umum disampaikan secara tertulis dan langsung oleh penanggungjawab kepada Polri selambat-lambatnya 24 jam sebelum waktu pelaksanaan.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 7:30 PM

Manfaat Tumbuhan bagi Manusia

Ada berbagai jenis tumbuhan yang hidup di sekitar kita. Tumbuhan dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan antara lain akar, batang, daun, buah, bunga, dan bijinya. Tumbuhan dimanfaatkan manusia sebagai bahan makanan, bahan untuk membangun rumah dan perabot, bahan pembuat kain untuk keperluan membuat pakaian, bahan pembuat obat, sebagai penghasil oksigen. Ketika kita memanfaatkan berbagai jenis tumbuhan tersebut kita juga perlu menjaga kelestariannya. Untuk menjaga kelestarian tumbuhan tersebut dengan cara memanfaatkan sesuai kebutuhan dan melakukan usaha-usaha pelestriannya.

1. Tumbuhan sebagai bahan makanan
Manusia membutuhkan makanan untuk memenuhi kebutuhannya. Manusia menggunakan makanan salah satunya adalah sebagai sumber tenaga. Tumbuhan di sekitar kita banyak yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Bagian-bagian tumbuhan yang dapat dimanfaatkan untuk bahan makanan antara lain akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji.
  • Akar. Selain sebagai penunjang berdirinya tumbuhan akar juga berfungsi sebagai penyimpan makanan cadangan pada tumbuhan. Akar tumbuhan dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Beberapa contoh akar tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan makanan antara lain : singkong, bengkoang, ubi jalar, wortel, dan lobak
  • Daun. Bayam dan kangkung merupakan tumbuhan yang dimanfaatkan daunnya sebagai bahan makanan. Selain bayam dan kangkung, tumbuhan lain yang juga dimanfaatkan daunnya sebagai bahan makanan adalah melinjo dan selada.
  • Batang. Selain akar, pada bebrapa tumbuhan batang dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Contoh tumbuhan yang dimanfaatkan batangnya sebagai bahan makanan adalah tebu, sagu, dan enau. Pada beberapa tumbuhan bagian batangnya ada yang berubah fungsi menjadi umbi batang, contohnya kentang dan ubi jalar.
  • Bunga. Tumbuhan yang bunganya dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan antara lain adalah kol atau kubis dan bawang. Di dalam bunga banyak terkandung mineral dan vitamin.
  • Buah. Duren, Jeruk, apel, mangga, pepaya, dan pisang merupakan jenis tumbuhan yang buahnya dapat langsung dimakan oleh kita tanpa harus diolah terlebih dahuluNamun demikian, beberapa jenis tumbuhan lain yang dimanfaatkan buahnya sebagai bahan makanan tidak dapat dimakan langsung, seperti terong dan labusiem.
  • Biji. Nasi yang berasal dari beras merupakan makanan pokok yang sehari-hari kita makan. Selain itu, di Indonesia makanan pokok lainnya adalah jagung dan gandum. Beras, jagung, dan gandum merupakan biji-bijian yang merupakan sumber karbohidrat. Tumbuhan lain yang bijinya dimanfaatkan sebagai bahan makanan adalah kacang kedelai, kacang tanah, dan kacang panjang.

2. Tumbuhan sebagai bahan pakaian.
Beberapa jenis tumbuhan digunakan manusia untuk memenuhi kebutuhan berupa sandang atau pakaian. Beberapa tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan sandang antara lain :
  • Tumbuhan kapas menghasilkan serat yang dinamakan katun. Tekstil yang terbuat dari kapas (katun) bersifat menghangatkan di kala dingin dan menyejukkan di kala panas (menyerap keringat).
  • Tumbuhan rami menghasilkan serat linen. Linen merupakan bahan yang terbuat dari serat tumbuhan rami (Linum usitatissimum). Serat linen digunakan dalam berbagai tekstil rumah tangga (handuk, taplak meja, dsb), perlengkapan (tirai, penutup dinding dan hiasan dinding) serta pembuatan pakaian. Serat yang dimiliki tanaman ini cocok untuk penggunaan ini karena kemampuan menyerap kelembaban yang tinggi, kuat, mudah dicuci dan warna yang menarik. Ketidakuntungannya adalah mudah mengkerut.
  • Pisang abaka adalah salah satu spesies pisang yang merupakan tumbuhan asli Filipina namun tumbuh liar dengan baik di Kalimantan,Sumatera, Sulawesi Utara. Nama lainnya antara lain pisang manila, dan pisang serat. Serat pisang ini diambil dari batang semunya yang dikeringkan. Dari serat ini dapat dibentuk menjadi benang. Pakaian tradisional Filipina dibuat dengan menggunakan serat tanaman ini.

3. Tumbuhan sebagai bahan bangunan perabot rumah tangga.
Biasanya bagian tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan bangunan adalah pada bagian batangnya. Walaupun memang ada bagian lain yang dimanfaatkan untuk bahan bangunan misalnya daun. Beberapa daun tumbuhan juga dapat digunakan sebagai bahan pembuat atap rumah. Batang tumbuhan ada yang berkayu dan ada juga yang tidak berkayu. Bagian tumbuhan yang digunakan sebagai bahan bangunan dan perabot rumah tangga biasanya bagian batangnya. Contoh tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan bangunan, yaitu tanaman kelapa, jati, mahoni, kruing, albasia, sengon, dan masih banyak yang lainnya.

4. Tumbuhan sebagai bahan obat-obatan
Tumbuhan dimnfaatkan sebagai bahan obat-obatan karena memiliki beberapa keunggulan, diantaranya adalah karena tidak menimbulkan efek samping, mudah diproduksi, dan tidak mengandung racun. Namun dalam memanfaatkan tumbuhan sebagai obat-obatan harus memperhatikan ketentuan dalam penggunaannya. Beberapa bagian tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional antara lain :
  • Akar. Bagian akar tumbuhan dapat anda manfaatkan sebagai bahan obat tradisional ataupun obat herbal, misalnya jahe, kencur, kunyit dan lain sebagainya.
  • Daun. Bagian tumbuhan seperti daun juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan, misalnya daun pepaya, daun sirih dan daun jambu biji.
  • Batang. Tumbuhan yang dimanfaatkan batangnya sebagai bahan obat-obatan antara lain brantawali, kayu manis, dadap ayam, dan pulasari.
  • Buah. Buah juga merupakan salah satu bagian tumbuhan yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia, selain karena kandungan Vitamin yang terkandung dalam buah-buahan, juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan. Beberapa tanaman yang dimanfaatkan buahnya untuk obat-obatan antara lain mahkota dewa, buah naga, belimbing wuluh, dan alpukat.
  • Bunga. Bunga paling banyak digunakan sebagai hiasan rumah, seperti bunga mawar, melati, anggrek dan lain sebagainya. Selain itu juga dapat dimanfaat sebagai bahan obat-obatan antara lain : bunga kacapiring, bunga pacar air, bunga kenop, jengger ayam, dan bunga sepatu.
  • Biji. Selain sebagai bahan makanan ternyata biji tanaman juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan misalnya biji kemiri, biji pala, biji pinang, dan biji jarak.

5. Tumbuhan sebagai penghasil minyak atsiri.
Untuk memperoleh minyak atsiri biasanya menggunakan cara penyulingan. Minyak atsiri dimanfaatkan untuk industri parfum, kosmetik, makanan atau minuman. Minyak atsiri dapat digunakan untuk pewangi dan penguat rasa makanan. Contoh tumbuhan penghasil minyak atsiri, antara lain :
  • Serai Wangi. Minyak sereh wangi dapat dimanfaatkan untuk pewangi dan perawatan kulit, membuka sinus dan meringankan saluran pernapasan, dan sebagai pengusir serangga alami.
  • Nilam/Selasih. Minyak nilam dapat dimanfaatkan untuk menambah nafsu makan, membantu pencernaan, menyehatkan jantung, mengobati batuk, menurunkan panas, menghilangkan sesak napas, mengobati diare, mengobati eksim dan koreng.
  • Cengkeh. Minyak cengkeh dapat dimanfaatkan untuk pencegah infeksi, perawatan gigi dan kulit, dan obat sakit kepala.
  • Pala. Minyak pala dapat dimanfaatkan untuk obat sakit gigi, obat nyeri sendi, dan menghilangkan capek dan pegal-pegal.
  • Cendana. Minyak cendana dapat dimanfaatkan untuk antiseptik, dan mengusir bau badan.
  • Kayu Putih. Minyak kayu putih biasanya digunakan untuk menyembuhkan penyakit kulit, anti masuk angin, dan meringankan pusing dan sakit kepala.
  • Akar Wangi. Minyak akar wangi biasanya digunakan untuk minyak wangi dan bahan pembuat sabun.
  • Kenanga. Minyak bunga kenanga biasanya dimanfaatkan untuk mengobati bronkhitis, obat sesak napas, dan mengobati malaria.
  • Kemukus. Kemukus biasanya digunakan untuk mengobati sesak nafas, penghangat badan dan penghilang bau mulut.
  • Lada Hitam. Minyak lada hitam biasanya dimanfaatkan untuk antioksidan dan anti inflamasi, karminatif, serta anti kembung

6. Tumbuhan sebagai bahan baku industri.
Bahan baku industri. Contoh bahan baku industri yang berasal dari tumbuhan antara lain : Getah karet untuk membuat ban, getah pinus untuk membuat terpentin dalam industri cat. kelapa sawit digunakan untuk membuat minyak goreng.
  • Tanaman karet menghasilkan getah karet atau lateks. Lateks diperoleh dengan melukai kulit batangnya sehingga keluar cairan kental yang kemudian ditampung. Lateks merupakan bahan baku untuk pembuatan karet.
  • Getah pinus atau Gondorukem adalah olahan dari getah hasil sadapan pada batang tusam (Pinus). Gondorukem digunakan antara lain sebagai bahan pelunak plester serta campuran perban gigi, sebagai campuran perona mata (eyeshadow) dan penguat bulu mata, sebagai bahan perekat warna pada industri percetakan (tinta) dan cat (lak).
  • Kelapa sawit. Kelapa sawit adalah tumbuhan industri penting penghasil minyak masak, minyak industri, maupun bahan bakar (biodiesel).
  • Kopi. Kopi adalah sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan dan ekstraksi biji tanaman kopi yang dikeringkan kemudian dihaluskan menjadi bubuk.
  • Kakao. Kakao merupakan tumbuhan berwujud pohon yang berasal dari Amerika Selatan. Dari biji tumbuhan ini dihasilkan produk olahan yang dikenal sebagai cokelat.
  • Teh. Daun teh merupakan bahan utama pembuatan minuman.
  • Tembakau. Tembakau adalah produk pertanian semusim yang bukan termasuk komoditas pangan, melainkan komoditas perkebunan. Produk ini dikonsumsi bukan untuk makanan tetapi sebagai pengisi waktu luang atau "hiburan", yaitu sebagai bahan baku rokok dan cerutu.
  • Tebu. Tebu adalah tanaman yang ditanam untuk bahan baku gula dan vetsin. Tanaman ini hanya dapat tumbuh di daerah beriklim tropis.
  • Kapas. Tanaman kapas menghasilkan serat katun yang merupakan bahan pembuat pakaian.

7. Tumbuhan sebagai bahan pewarna alami
Beberapa tumbuhan yang dimanfaatkan untuk pewarna alami antara lain :
  • Kunyit sebagai pewarna kuning, Bagian kunyit yang terpenting sebagai bahan obat adalah bagian akar tinggalnya, yang mempunyai bau khas dan rasanya agak pahit. Sedang kandungan dalam akar tinggalnya yaitu zat kuning kurkumin.
  • Daun suji. Daun suji banyak digunakan sebagai bahan pewarna hijau pada makanan, kue-kue tradisional dan minuman seperti untuk pewarna hijau pada es cendol. Selain memberikan pewarna hijau, daun suji juga memberikan aroma harum yang khas.
  • Buah kakao merupakan penghasil cokelat dan memberikan warna cokelat pada makanan, misalnya es krim, susu cokelat, atau kue kering.
  • Cabai merah, selain memberi rasa pedas, juga menghasilkan zat warna kapxantin yang menjadikan warna merah pada makanan, misalnya rendang daging atau sambal goreng.
  • Wortel, beta-karoten (provitamin-A) pada wortel menghasilkan warna kuning.
  • Secang. Serutan batang kayu secang kering direbus dengan air dan disaring, baru dicampurkan ke dalam adonan atau bahan yang akan diwarnai. Secang memberikan warna merah.
  • Biji angkak. Warna merah angkak sangat potensial sebagai pengganti warna merah sintetis. Saat ini angkak digunakan pada berbagai produk makanan seperti pada pembuatan anggur, keju, sayuran, pasta ikan, kecap ikan, minuman beralkohol, aneka kue, serta produk olahan daging seperti sosis.
  • Bunga telang. Warna biru keunguannya dapat digunakan sebagai pewarna alami biru pada penganan.
  • Kluwak dan Abu merang. Untuk hidangan atau kue yang berwarna hitam dapat digunakan abu merang yang dibuat dari merang yang dibakar, lalu diayak atau juga bisa menggunakan buah kluwak.

8. Tumbuhan sebagai bahan penyedap makanan
Bahan penyedap makanan, contohnya lada, pala, cengkih, serai, jahe dan lain-lain.
  • Lada. Lada atau merica memiliki kandungan senyawa alkolid piperin yang terasa pedas. biasanya dipakai sebagai bumbu penyedap masakan layaknya saus steak, sup serta nasi goreng.
  • Tomat. Tomat dapat digunkan sebagai bahan alami pengganti penyedap rasa dikarenakan adalah perpaduan rasa manis serta asam, tomat juga dipakai untuk campuran salad, burger serta masakan berkuah yang lain.
  • Seledri Apium graveolens atau yang kita kenal dengan seledri terhitung tanaman rempah pelengkap bahan masakan. tanaman yang banyak didapati di dataran tinggi ini telah lama dipakai oleh penduduk indonesia sebagai penambah aroma masakan terutama yang berkuah layaknya sup, bakso, maupun soto.
  • Kayu manis. Selain digunakan sebagai rempah penumis dalam masakan kari, kayu manis juga sering digunakan untuk membuat kek atau hidangan.
  • Ketumbar Digunakan untuk menambah kesedapan makanan seperti kari dan rendang. Buahnya mempunyai aroma pedas dan sedap. Daunnya juga sering digunakan dalam masakan. Selain itu, ketumbar juga menambahkan rasa dalam masakan lain seperti bubur nasi, ayam atau ikan goreng dan sebagainya.
  • Jintan. Jintan berbau harum. Rupanya seperti padi tetapi saiznya lebih halus dan kecil. Ditumbuk atau dikisar apabila hendak digunakan. Masakan yang berempah seperti kari, kurma dan rendang biasanya menggunakanrempah ini sebagai bahan perasa tambahan.
  • Jahe. Sebagai bumbu masakan Indonesia, jahe bisa menghilangkan bau amis pada ikan atau daging yang hendak diolah. Selain itu, jahe juga sering digunakan ibu-ibu di nusantara sebagai penyedap rasa.
  • Kencur. Beberapa jenis masakan tradisional Indonesia menggunakan kencur sebagai penyedap rasa, seperti pecel dan lotek. Keberadaan kencur dalam setiap masakan tradisiomal memberikan ciri khas tersendiri yang tak mungkin bisa ditemukan penggantinya.
  • Kunyit. Untuk keperluan memasak, kunyit sering digunakan sebagai bumbu masakan Indonesia, terutama untuk digunakan sebagai penyedap rasa makanan, pewarna makanan.
  • Bawang merah dan bawang putih. Bawang merah dan bawang putih biasa digunakan sebagai penyedap rasa pada masakan-masakan Indonesia.

9. Tumbuhan sebagai bahan kerajinan tangan
  • Kerajinan Tangan dari Janur. Kerajinan Tangan dari Janur-Janur atau daun kelapa biasanya
    Manfaat Tumbuhan bagi Manusia
    Kerajinan Eceng
    dijadikan hiasan di daerah Jawa, biasanya saat sedang ada acara sunatan, pernikahan.
  • Kerajinan Anyaman Pandan. Kerajinan Anyaman Pandan adalah kerajinan merangkai dan melipat daun. Untuk kerajinan anyaman pandan ini dipakai bahan daunan sejenis pohon palem atau kelapa dan lontar dan jenis daun rumput seperti pandan dan mendong.
  • Ayaman Bambu. Anyaman adalah serat yang dirangkaikan hingga membentuk benda yang kaku, biasanya untuk membuat keranjang atau perabot. Anyaman seringkali dibuat dari bahan yang berasal dari tumbuhan.
  • Kerajinan tangan dari Enceng Gondok. Bagian tumbuhan eceng gondok setelah dikeringkan ternyata bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan tas wanita yang cantik, kopor, keranjang, tatakan gelas, tikar, nampan, dan sebagainya.
  • Ukiran kayu. Kerajinan ukiran Jepara sudah sangat terkenal diseluruh Indonesia. Hasil pahatan serta ukiran kayu jatinya sangat digemari bukan saja oleh masyarkat lokalnya, tetapi juga sampai ke luar daerah, bahkan sampai mancanegara.
  • Kerajinan tangan pelepah pisang. Pelepah pisang kini bisa kita jadikan sebagai karya seni yang indah dan bernilai tinggi.
  • Kerajinan tangan batok kelapa. Batok kelapa dapat dibuat menjadi tempat minuman , juga dibuat tas, mampan, kaligrafi, vas bunga, gantungan kunci, dan lain-lain.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 5:11 PM

Kelapa Tanaman Serba Guna

Kelapa merupakan tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Tumbuhan ini dimanfaatkan hampir semua bagiannya oleh manusia sehingga dianggap sebagai tumbuhan serbaguna, terutama bagi masyarakat pesisir. Kelapa juga adalah sebutan untuk buah yang dihasilkan tumbuhan ini. Pohon kelapa yang disebut juga dengan pohon nyiur biasanya tumbuh pada daerah atau kawasan tepi pantai. Sangat banyak manfaat yang dapat kita peroleh dari pohon kelapa. Mulai dari batang, daun dan buahnya, semua dapat dimanfaatkan. Benih tanaman ini juga digunakan sebagai lambang Gerakan Pramuka Indonesia.

Pohon kelapa banyak dijumpai di pantai, karena penyebaran benihnya yang menyebar melalui air. Benih kelapa memiliki ciri khas yang berbeda dari benih tanaman lainnya. Tumbuhan yang benihnya disebarkan melalui air memiliki struktur yang kompak dan berlapis. Buah kelapa memiliki lapisan yang tahan air, dan massa jenisnya lebih ringan dibanding massa jenis air, sehingga dapat mengapung. Sel-sel yang berisi udara pada kelapa memiliki struktur berpori, sehingga udara dapat terkurung di dalam benih. Biji kelapa dapat terbawa arus air laut sampai ribuan kilometer. Ketika tersapu ke darat, biji tersebut mulai berkecambah, dan tumbuh menjadi pohon kelapa

1. Bagian-bagian Buah Kelapa
Buah kelapa terdiri dari kulit luar, sabut, tempurung, kulit daging, daging buah, air kelapa dan lembaga. Buah kelapa ini banyak sekali manfaatnya, misalnya
  • Kulit luar. Kulit luar merupakan lapisan tipis yang mempunyai permukaan licin dengan warna bervariasi dari hijau, kuning sampai jingga. Jika tidak ada goresan dan robek, kulit luar kedap air. Biasanya kelapa yang sudah tua memiliki warna cokelat tua.
  • Sabut kelapa. Sabut kelapa merupakan bagian yang cukup besar dari buah kelapa. Sabut kelapa terdiri dari serat dan gabus yang menghubungkan satu serat dengan serat lainnya. Serat adalah bagian yang berharga dari sabut. Serat inilah yang biasanya digunakan sebagai bahan pembuat tali, sapu, dan kesed.
  • Tempurung. Tempurung atau batok merupakan lapisan keras yang melindungi daging kelapa. Tempurung ini biasanya digunakan sebagai bahan kerajinan.
  • Kulit daging buah. Kulit daging buah adalah lapisan tipis coklat pada bagian terluar daging buah. Pada saat digunakan untuk bahan makanan kulit daging buah ini biasanya dibuang terlebih dahulu.
  • Daging buah. Daging buah merupakan lapisan tebal berwarna putih. Daging buah tua merupakan bahan sumber minyak nabati dan juga sering digunakan sebagai penyedap masakan.
  • Air kelapa. Air kelapa mengandung sedikit karbohidrat, protein, lemak dan beberapa mineral. Kandungan zat gizi ini tergantung kepada umur buah. Air kelapa dapat digunakan sebagai bahan untuk pembuatan nata de coco. Selain itu air kelapa juga bagian penting dalam pohon kelapa dan bisa dimanfaatkan untuk membuat kecap.

Kelapa Tanaman Serba Guna
2. Manfaat Pohon Kelapa
Ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari pohon kelapa, yaitu akar, batang, daun, bunga, dan buah kelapa.
  • Akar Kelapa. Selain berfungsi sebagai penopang pohon dan penyimpanan air, akar pohon kelapa memiliki manfaat bagi kehidupan. Akar ini bisa dijadikan zat pewarna pada perabotan rumah tangga. Akar kelapa ini dapat menghasilkan warna cokelat. Selain itu akar kelapa dapat juga dimanfaatkan untuk obat-obatan, akar kelapa dapat dimanfaatkan untuak mangatasi penyakit kulit dan demam.
  • Batang. Batang kelapa (glugu) yang sudah tua dapat dijadikan bahan bangunan, mebel, jembatan darurat, kerangka perahu dan kayu bakar. Bagian rumah yang biasanya terbuat dari batang kelapa ini adalah pada rangka atas bangunan rumah, seperti kuda-kuda, gording, dan usuk. Batang yang benar-benar tua dan kering sangat tahan terhadap sengatan rayap. Kayu dari pohon kelapa yang dijadikan mebel dapat diserut sampai permukaannya licin dengan tekstur yang menarik.
  • Daun. Daun kelapa atau sering disebut janur (Jawa). Daun kelapa sering digunakan untuk hiasan, sarang ketupat dan juga atap rumah. Hiasan pada pernikahan adat Jawa biasanya menggunakan daun kelapa yang masih muda atau janur. Atap rumah dibuat dari daun kelapa yang sudah tua dengan cara dianyam, dalam bahasa jawa dinamakan bleketepe. Tulang daun kelapa atau lidi dijadikan barang anyaman, sapu lidi dan tusuk daging (sate). Biasanya daun kelapa yang sudah tua dan kering dimanfaatkan sebagai kayu bakar.
  • Bunga. Bunga kelapa menghasilkan nira yang digunakan sebagai bahan pembuat gula merah. Cara mendapatkan nira dengan cara mengiris bagian ujung bunga kelapa (manggar), kemudian nira dilirkan tempat penampungan yang terbuat dari bambu. Nira dapat dipanaskan untuk menguapkan airnya sehingga konsentrasi gula meningkat dan kental. Bila didinginkan, cairan ini akan mengeras yang disebut gula kelapa. Nira juga dapat dikemas sebagai minuman ringan.
  • Buah. Banyak dari bagian buah merupakan bahan yang bermanfaat. Sabut kelapa yang telah dibuang gabusnya merupakan serat alami untuk

    pelapis jok dan kursi, serta untuk pembuatan tali Tempurung kelapa dapat dibakar langsung sebagai kayu bakar, atau diolah menjadi arang. Daging kelapa merupakan bagian yang paling penting dari buah kelapa. Daging kelapa yang cukup tua, diolah menjadi kelapa parut, santan, kopra, dan minyak goreng. Sedang daging kelapa muda dapat dijadikan campuran minuman. Air kelapa dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kecap dan sebagai media pada fermentasi nata de coco.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 10:43 PM

Kenampakan Alam Indonesia

Permukaan bumi tidak rata dan halus seperti pemukaan bola. Permukaan bumi penuh dengan gelombang naik dan turun, besar dan kecil yang membentuk kenampakan alam.Kenampakan merupakan segala sesuatu yang nampak di permukaan bagian bumi atau alam. Permukaan bumi terdiri dari daratan dan perairan. Di bagian daratan terdapat berbagai macam bentangan alam. Manusia hidup di sekitar semua kenampakan alam yang ada di daratan. Untuk kelangsungan hidupnya, manusia melakukan adaptasi yang berbeda-beda satu sama lain sesuai dengan alam dan kenampakannya dimana ia hidup.

Kenampakan alam memiliki keunikan tersendiri, dengan keunikannya tersebut menjadi terkenal. Seperti danau Toba yang berada di Provinsi Sumatera ini sangat terkenal karena keindahan alamnya. Selain keindahan pemandangannya danau Toba juga memiliki keunikan tersendiri yaitu di bagian tengah danau tersebut terdapat pulau yaitu pulau Samosir. Berbeda dengan kenampakan alam seperti gunung Merapi yang berada di Provinsi Jawa Tengah. Gunung ini terkenal karena aktivitasnya yang sering menimbulkan bencana alam.

Kenampakan alam ternyata dapat mempengaruhi mata pencaharian penduduk yang tinggal di atasnya. Masyarakat yang tinggal di sekitar kenampakan alam tertentu melakukan adaptasi. Adaptasi yang dilakukan ditunjukkan dengan jenis mata pencaharian utama mereka, makanan, pakaian, dan sebagainya. Kebanyakan penduduk sekitar pantai bekerja sebagai nelayan karena di laut banyak tersedia ikan. Mereka yang tinggal di dataran tinggi bekerja sebagai petani karena iklimnya sangat cocok untuk pertanian. Masyarakat yang tinggal di daerah padang rumput yang luas mengusahakan peternakan karena tersedia rumput yang berlimpah.

Antara kenampakan yang satu dengan yang lainnya, salah satu faktor yang menyebabkan kenampakan alam berbeda adalah bencana alam. Bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, banjir dan sebagainya dapat menjadi penyebab perubahan kenampakan bumi. Sebagai contoh yaitu meletusnya gunung. Letusan gunung Krakatau yang sangat dahsyat di Indonesia sewaktu itu telah membuat perubahan pada bumi.

Kenampakan Alam Wilayah Daratan
Kenampakan Alam di wilayah daratan merupakan bagian dari permukaan bumi yang tidak digenangi air dan berbentuk padat. Kenampakan alam wilayah daratan meliputi dataran tinggi, dataran rendah, gunung dan pegunungan.
  • Dataran tinggi merupakan wilayah dataran yang luas, relatif datar dan terletak pada ketinggian 300-600 meter di atas permukaan laut. Dataran tinggi banyak dimanfaatkan sebagai lahan perkebunan seperti teh, kopi, bunga, sayuran dan sebagainya serta sebagai tempat pariwisata dan tempat peristirahatan. Beberapa nama dataran tinggi yang ada di Indonesia antara lain dataran tinggi Dieng di Provinsi Jawa Tengah, Dataran Tinggi Gayo-Nangroe Aceh Darussalam, Dataran Tinggi Karo-Sumatera Utara, Dataran Tinggi Minahasa-Sulawesi Utara, Dataran Tinggi Kerinci di Sumatera Barat, dan Dataran Tinggi Jaya Wijaya di Papua
  • Dataran rendah merupakan wilayah dataran yang relatif datar, luas dan memiliki ketinggian kurang dari 200 meter di atas permukaan laut. Pada umumnya, daerah dataran rendah terdapat banyak aliran sungai dan keadaan udaranya panas. Dataran rendah dimanfaatkan sebagai tempat perkebunan tebu atau kelapa, lahan pertanian, industri dan pemukiman.
  • Gunung merupakan bagian yang menonjol terdapat di bumi dengan ketinggian lebih dari 600 meter di atas permukaan laut. Gunung dimanfaatkan sebagai pengatur iklim dan penyimpan air, dijadikan sebagai tempat wisata, material dari gunung berapi yang meletus dapat menyuburkan tanah dan pasirnya dapat digunakan sebagai bahan bangunan. Beberapa nama gunung di Indonesia antara lain : Gunung Lokon (1.689 m), dan Gunung Klabat(1995 m) di Sulawesi, Gunung Leuser, Aceh (3.404 m), Gunung Sibayak, Sumatera Utara (2.212 m), Gunung Sinabung, Sumatera Utara (2.475 m) di Sumatera, Gunung Anjasmoro (2.277 m), Gunung Argapura (3.088 m), Gunung Arjuno (3.339 m) di Pulau Jawa.
  • Pegunungan merupakan rangkaian gunung yang saling menyambung satu sama lain, tinggi, luas dan memanjang dengan mencapai ketinggian lebih dari 700 meter di atas permukaan laut. Pegunungan dimanfaatkan sebagai tempat istirahat, wisata alam. Wilayah Indonesia dibedakan menjadi dua rangkaian pegunungan dunia, yaitu rangkaian Pegunungan Sirkum Pasifik membentang mulai dari Sulawesi Utara, Kepulauan Maluku Utara dan berakhir di Papua dan rangkaian Pegunungan Mediterania membentang mulai dari ujung barat laut Sumatra, Jawa, Bali, dan Kepulauan Nusa Tenggara dan berakhir di Kepulauan Maluku bagian selatan. Beberapa nama pegunungan anatara lain : Pegunungan Kapur Utara (disebut juga Pegunungan Kendeng Utara, Jawa Tengah, Jawa Timur), Pegunungan Kendeng (disebut juga Pegunungan Kapur Tengah, Jawa Tengah, Jawa Timur), Pegunungan Sewu (disebut juga Pegunungan Kapur Selatan, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur), Pegunungan Kapuas Hulu (Kalimantan Barat), Pegunungan Muller (Kalimantan Barat), dan Pegunungan Schwaner (Kalimantan Barat).

Kenampakan Alam Wilayah Perairan
Kenampakan Alam di wilayah perairan merupakan bagian dari permukaan bumi yang digenangi air. Kenampakan Alam yang termasuk wilayah perairan yaitu :
  • Sungai merupakan aliran air yang besar dan memanjang yang mengalir secara terus-menerus dari hulu (sumber) menuju hilir (muara). Sungai dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tempat memelihara ikan (karamba), digunakan untuk irigasi mengairi sawah, dan sebagai sarana transportasi. Beberapa nama sungai di Indonesia antara lain : Sungai Kapuas (terpanjang di Kalimantan dan di Indonesia): 1.143 km, Sungai Mahakam: 920 km, Sungai Barito: 900 km, Sungai Batanghari (terpanjang di Sumatera) : 800 km, Sungai Musi: 750 km, Sungai Mamberamo (terpanjang di Papua): 670 km, Bengawan Solo (terpanjang di Jawa): 548 km
  • Danau merupakan permukaan bumi berupa cekungan di darat yang sangat luas dan digenangi oleh air yang dikelilingi daratan. Danau dimanfaatkan sebagai tempat pengairan sawah, tempat memelihara dan penangkapan ikan, tempat persediaan air, olah raga, dan objek wisata. Beberapa nama danau yang ada di Indonesia antara lain : Danau Toba (Sumatera Utara), Danau Maninjau, Danau Singkarak(Sumatera Barat), Danau Airhitam, dan Danau Jembawan (Sumatera Selatan).
  • Laut merupakan bagian permukaan bumi yang luas, digenangi air yang dalam dan paling rendah. Laut menghubungkan antar pulau yang satu dengan pulau lainnya. Laut di Indonesia sangat luas, melebihi luasnya daratan. Dua per tiga wilayah Indonesia berupa laut. Manfaat laut bagi kehidupan manusia sangat banyak yaitu dimanfaatkan untuk objek wisata, olahraga air, dan transportasi. Beberapa nama laut yang ada di Indonesia antara lain : Laut Arafura atau Arafuru, Laut Banda, Laut Flores, Laut Halmahera, Laut Jawa, Laut Maluku, Laut Sawu, Laut Seram Laut Sulawesi dan Laut Timor.
  • Rawa merupakan dataran rendah yang digenangi air baik untuk perikanan maupun hutan
    Kenampakan Alam Indonesia
    Rawa Pening
    bakau. Rawa bermanfaat bagi manusia yaitu untuk daerah persawahan dan memenuhi kebutuhan akan air bersih. Beberapa nama rawa yang ada di Indonesia antara lain : Rawa Pening di Jawa Tengah, Rawa Lakbok ( di Jawa Barat), Rawa Tripa (Provinsi Aceh), dan Rawa Aopa (Provinsi Sulawesi Tenggara).
  • Selat merupakan perairan/laut sempit yang berada di antara dua pulau. Selat dimanfaatkan sebagai jalur angkutan antar pulau. Alat angkutan yang biasa digunakan adalah kapal feri yang termasuk kapal penumpang. Beberapa nama selat yang ada di Indonesia antara alain : Selat Sunda (diantara pulau Jawa dan pulau Sumatera), Selat Karimata (diantara pulau Sumatera dan pulau Kalimantan), Selat Makasar (diantara pulau Kalimantan dan pulau Sulawesi), Selat Bali (diantara pulau Bali dan pulau Jawa), dan Selat Lombok (diantara pulau Bali dan pulau Lombok).
  • Samudera merupakan perairan yang luasnya melebihi luas laut dan memiliki kedalaman lebih dari 1.000 meter. Wilayah Indonesia diapit oleh dua samudera yaitu Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Manfaat samudera menyebabkan iklim yang menguntungkan yaitu tidak terlalu panas pada siang hari dan tidak terlalu dingin pada malam hari.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 6:00 PM

Tari Topeng Cirebon

Tari Topeng Cirebon adalah salah satu pertunjukan seni tari yang menggunakan kedok (topeng). Kesenian ini hidup di Daerah Gegesik, Slangit, Ciluwung, Losari, serta daerah-daerah lain yang termasuk wilayah Kabupaten dan Kotamadya Cirebon. Sebelum pertunjukkan biasanya tersedia perangkat gamelan yang terdiri dari kendang, ketipung yang tampak paling depan. disandarkan menghadap para penabuh. Di samping kirinya terdapat sebuah suling yang disebut bangsing. Di belakangnya dipasang sebuah demung, dua buah saron, bonang, rincik. Di sebelah kanan kendang ada sebuah kecrek. Di sebelah kiri dan kanan bonang terdapat kenong dan ketuk, sedangkan yang paling belakang adalah gong dan kempul yang tergantung di kakanco.

Tari yang pertama dibawakan adalah tari topeng panji yang mengenakan topeng berwarna putih, yaitu topeng yang menggambarkan watak halus, sabar, bijaksana, jujur, terbuka, dan hormat. Topeng Panji. Digambarkan sebagai sosok manusia yang baru lahir, penuh dengan kesucian, gerakannya halus dan lembut. Tarian ini bagi beberapa pengamat tarian merupakan gabungan dari hakiki gerak dan hakiki diam dalam sebuah filosofi tarian.

Kostum yang digunakan para penari topeng adalah lekes (gambuh/mahkuta), rawis (untaian bunga), baju kutung, kelat bahu, selendang, kain dodot, sabuk, celana setengah betis, dan dibelakangnya tampak sebuah keris

Selesai tari topeng Panji, dilanjutkan dengan tari Topeng Pamindo atau Topeng Rumiang. Topeng ini berwarna putih yang menggambarkan seorang putri yang lincah. Di daerah Losari topeng berwarna putih ini jarang ditampilkan karena perannya diganti Topeng Pamindo yang berwarna kuning. Topeng Rumiang merupakan gambaran dari fase kehidupan remaja pada masa akhil balig

Topeng ketiga adalah Topeng Patih atau Tumenggung yang berwarna cokelat atau merah. Topeng ini melambangkan watak yang gagah. Muka topeng ini berkumis dan berjenggot. Topeng Tumenggung, gambaran dari kedewasaan seorang manusia, penuh dengan kebijaksanaan layaknya sosok prajurit yang tegas, penuh dedikasi, dan loyalitas seperti pahlawan

Topeng keempat adalah Topeng Jinggaanom. Topeng ini berwarna merah muda atau jingga. Sifat dari topeng Jinggaanom kasar dan lincah. Topeng ini sama dengan topeng Patih menggunakan kumis dan jenggot.

Tari Topeng CirebonPenampilan tari yang terakhir adalah Topeng Kelana, topeng ini berwarna merah tua yang melambangkan watak serakah, pemarah, jahat, dan angkara murka. Topeng ini bermata besar, hidung mancung, berkumis dan berjenggot, dan berjambang. Muka topeng kelana ini terlihat seram dan menakutkan. Dalam cerita Topeng Kelana kalah dari Topeng Panji. Topeng Kelana/Rahwana merupakan visualisasi dari watak manusia yang serakah, penuh amarah, dan ambisi. Sifat inilah yang merupakan sisi lain dari diri manusia, sisi “gelap” yang pasti ada dalam diri manusia. Gerakan topeng Kelana begitu tegas, penuh dengan ambisi layaknya sosok raja yang haus ambisi duniawi.

Selain topeng-topeng yang disebutkan sebelumnya, terdapat Topeng Samba yang berwarna cokelat muda. Topeng Samba berwatak lincah. Topeng lainnya adalah Topeng Bodor, yaitu topeng Pentui dan Tembem. Topeng pentui seperti bentuk Semar dalam wayang golek purwa. Topeng ini hanya setengah muka. Jika pemakai topeng ini berdialog, kedoknya diangkat oleh tangan kiri atau tangan kanan. Penampilan topeng Pentui sangat dinanti penonton karena gayanya yang kocak dan lucu.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 3:05 PM

Pantun Cinta Tanah Air dan Persatuan Kesatuan

Pantun merupakan salah satu kekayaan budaya kita yang perlu kita lestarikan. Pantun memiliki banyak jenisnya, jika berdasarkan isinya pantun terbagi menjadi pantun anak, pantun muda-mudi, dan pantun tua. Biasanya pantun terdiri atas empat larik, setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, bersajak akhir dengan pola a-b-a-b dan a-a-a-a (tidak boleh a-a-b-b, atau a-b-b-a). Semua bentuk pantun terdiri atas dua bagian: sampiran dan isi. Sampiran adalah dua baris pertama, kerap kali berkaitan dengan alam (mencirikan budaya agraris masyarakat pendukungnya), dan biasanya tak punya hubungan dengan bagian kedua yang menyampaikan maksud selain untuk mengantarkan rima/sajak. Dua baris terakhir merupakan isi, yang merupakan tujuan dari pantun tersebut.

Pada tulisan ini akan memberikan contoh beberapa pantun dengan tema cinta tanah air. Cinta tanah air adalah suatu kasih sayang dan suatu rasa cinta terhadap tempat kelahiran atau tanah airnya yaitu Indonesia. Cinta tanah air berarti rela berkorban untuk tanah air dan membela dari segala macam ancaman dan gangguan yang datang dari bangsa manapun. Para pahlawan telah membuktikan cintanya kepada tanah airnya yaitu tanah air Indonesia. Sebagai seorang pelajar kita tetap dapat menunjukkan sikap cinta tanah air yaitu diantaranya :
  • Belajar dengan tekun hingga kita juga dapat ikut mengabdi dan membangun negara kita agar tidak ketinggalan dari bangsa lain.
  • Menjaga kelestarian lingkungan.
  • Berbakti pada nusa dan bangsa
  • Berbakti pada orang tua (Ibu, Bapak, Guru)

Berikut ini beberapa contoh pantun bertema "Cinta Tanah Air"
Mencari tinta dalam wadah
Pagi pagi sholat subuh
Negeri tercinta sungguh indah
Negeri tempat aku tumbuh
Pergi menyelam mencari belut
Ular sawah jangan dipiara
Kita perlu menjaga laut
Agar khazanahnya terpelihara
Lari berbelok takan sampai
Jalan pelan juga kesasar
Negeriku elok, negeriku permai
Surga warisan yang takkan pudar
Jalan-jalan ke kota Batu
Pulangnya beli buah kiwi
Mari kita saling membantu
Menjaga alam bumi pertiwi
Tinggi nian pohon akasia
Sengat lebah dibiarkan
Negeri tercinta Indonesia
Tempat beta dilahirkan
Berwisata ke kawah Sikidang
Beli piyama di Kediri
Meskipun megah negeri orang
Lebih nyaman di negeri sendiri
Banyak khasiat dalam pepaya
Buah kecik enak rasanya
Negara kaya akan budaya
Itulah Republik Indonesia
Kasuari terbang diatas awan
Matanya indah bagai permata
Negeri cantik rupa menawan
Indonesia raya tanah tercinta
Kayuh sepeda ke Malaysia
Mencari bubur pergi ke dapur
Sungguh indah alam Indonesia
Negeri subur, aman dan makmur
Bersila sambil berbagi cara
Sarung ada  dipangkuannya
Pancasila ideologi negara
Burung garuda itu lambangnya
Buku cerita Siti Nurbaya
Makan gula di dalam peti
Aku cinta Indonesia Raya
Akan ku bela sampai mati
Bagai kuku kucing Persia
Sakitlah hati jangan sirik
Wahai negeriku Indonesia
Bangkitlah menjadi yang terbaik
Berjalan ke tengah sungai
Tak ada kain dari Malaysia
Tanahku yang indah permai
Tiada lain Indonesia.
Pantun Cinta Tanah Air dan Persatuan Kesatuan
Tampak datang orang kota
Mencari jamur di buah pepaya
Banyak orang yang berkata
Negeri kita makmur dan kaya

Berikut ini beberapa contoh pantun bertema "Persatuan dan Kesatuan"
Buah manggis buah duku
Getahnya banyak rasa madu
Alangkah indah Indonesiaku
Rakyatnya bersatu padu
Anyamlah rambut memakai pita
Ke pasar yang sangat ramai
Jagalah tanah air kita
Agar damai tak terberai
Sia-sia tenggelam dalam duka
Duduk dipintu jangan dipaksa
Indonesia berbhinekantunggal ika
Penduduk nya beribu suku bangsa
Batu sungai jangan dibelah
Dari hulu banyak buaya
Takkan ada kata berpisah
Bersatu Indonesia jaya
Aisyah menenun sambil puasa
Kemana dibawa kain basah
Janganlah persatuan ini binasa
Karena ego bangsa kita terpecah
Burung merpati burung dara
Terbang menuju angkasa luas
Hati siapa takkan gembira
Sekarang bangsaku bebas
Beli buku terlupakan uang
Pulang dari kota naik dokar
Dulu para pahlawan berjuang
Sekarang kita rajin belajar
Rumah indah tak berpenghuni
Redup baterai jangan ditinggalkan
Betapa indahnya negara ini
Hidup damai dalam persatuan
Biarkanlah umpan dimangsa
Hawa dingin masuk kebaju
Janganlah kita suka memaksa
Bila ingin negara maju
Godaan datang satu per satu
Batu terbawa ke pedalaman
Cobaan membuat negeri bersatu
Bersatu dalam pembangunan
Buah naga buah semangka
Dimakan tinggalah cangkang
Meski dalam suka dan duka
Persatuan jangan hilang
Pohon kurma sebesar paha
Pohon Kemiri tidak berduri
Mari bersama kita berusaha
Membangun  negeri sendiri
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 11:15 PM

Manfaat Gotong Royong

Gotong royong merupakan sifat yang tidak dapat dipisahkan dari Bangsa Indobesia. Gotong royong dapat diartikan sebagai bekerja bersam-sama, tolong menolong, bantu-membantu dalam mengerjakan suatu pekerjaan. Pada dasarnya manusia adalah makluk sosial yang membutuhkan manusia yng lainnya. Gotong royong dapat dilakukan di rumah, di sekolah, ataupun di lingkungan masyarakat. Banyak sekali manfaat yang diperoleh dengan bergotong royong, karena tidak mungkin suatu pekerjaan yang dikerjakan orang banyak akan sia-sia.

Gotong-royong terjadi dalam beberapa aktivitas kehidupan sehari-hari, seperti gotong-royong dalam bentuk kerjabakti, dilakukan untuk kepentingan bersama misalnya ; gotong-royong dalam bentuk tolong menolong pada saat melakukan pesta pernikahan, atau khitanan, beberapa hari sebelum pesta akan dilakukan terjadi sumbangan dari kenalan, tetangga ataupun kerabat datang membantu dalam bentuk bahan makanan, uang, ataupun tenaga. Gotong royong juga diterapkan dalam membangun rumah, tanpa disuruh semua tetangga akan membantu.

Gotong-royong sudah tidak dapat dipungkiri lagi sebagai ciri bangsa Indonesia yang turun temurun, sehingga keberadaannya harus dipertahankan. Gotong-royong adalah salah satu contoh pola perilaku yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia. Ternyata gotong royong memiliki beberapa manfaat, antara lain sebagai berikut :

1. Pekerjaan Cepat Selesai
Bekerja sendirian, tentu akan lebih lama jika dibandingkan dengan bekerja sama dengan banyak orang. Sebagai contoh pada saat menggali selokan yang mampet, bila dilaksanakan oleh satu orang mungkin 2 atau 3 hari baru selesai. Akan tetapi jika dikerjakan oleh seluruh warga kampung mungkin akan selesai dalam waktu beberapa jam saja.

2. Pekerjaan yang Berat Menjadi Ringan
Gotong royong dapat menjadikan pekerjaan yang berta menjadi ringan karena semula pekerjaan yang dibebankan kepada seseorang akn terasa berat jika dikerjakan sendirian, tetapi jika dikerjakan secara bergotong royong akan menjadi ringan. Sebagai contoh seorang ibu rumah tangga akan terasa berat jika membersihkan rumah, memasak, bekerja, menyapu, sampai mengasuh anak sendiri, tetapi apabila seluruh anggota keluarga bisa bekerja sama pekerjaan tersebut akan terasa ringan dan menyenangkan, tidak menjadi beban. Ketika ibu memasak di dapur kakak menjaga adik, ketika ibu mencuci ayah membersihkan halaman, dan kakak membantu menyapu. Dengan demikian pekerjaan akan menjadi ringan.

3. Memupuk Persatuan dan Kesatuan
Gotong royong dapat memupuk persatuan dan kesatuan antar manusia. Bagaimanapun juga tidak bisa mengerjakan segala sesuatunya sendirian. Mereka memerlukan orang lain untuk membantu menyelesaikan pekerjaannya. Adanya kerja sama yang baik antara manusia satu dengan manusia lainnya akan terjadi kerukunan hidup. Kerukunan hidup yang dipupuk secara terus menerus akan terjalin rasa persatuan dan kesatuan antar manusia.

4. Menghemat Biaya
Biaya dapat ditekan apabila gotong royng digalakan di setiap kegiatan. Misalnya jalan kampung yang rusak, apabila masyarakat tidak mau bekerja bakti untuk memperbaikinya, secara otomatis akan mengundang pekerja atau tukang untuk memperbaiki jalan tersebut. Pekerja-pekerja tersebut harus dibayar menggunakan uang sehingga membutuhkan biaya yang banyak. Apabila masyarakat mau bergotong royong memperbaiki jalan tersebut maka uang yang digunakan untuk membayar pekerja dapat digunakan untuk kebutuhan yang lain.

5. Menumbuhkan Rasa Sosial
Gotong royong dapat menimbulkan rasa sosial yang tinggi antar sesama manusia. Misalnya saat terjadi musibah bencana alam di suatu daerah, orang-orang bergotong royong mengumpulkan dana untuk membantu mereka yang terkena bencana. Dengan memberikan apa yang kita miliki kepada orang lain berarti kita telah memiliki jiwa sosial yang tinggi. Sumbangan yang dikumpulkan dapat mengurangi penderitaan mereka yang terkena musibah sehingga dapat mengurangi kesedihan mereka.

6. Menumbuhkan Rasa Percaya Diri
Rasa percaya diri dapat tumbuh ketika kita melaksanakan kegiatan gotong royong. Kita bisa bekerja seperti orang lain, berarti kemampuan kita diakui oleh orang lain. Dengan demikian mantaplah dalam bekerja sama dengan orang lain.

7. Menumbuhkan Semangat Bekerja
Dalam menyelesaikan pekerjaan yang akan dilakukan bersama dapat menimbulkan semangat untuk bekerja lebih giat. Teman yang banyak bisa menyelesaikan pekerjaan masing-masing, memacu seseorang untuk bekerja lebih baik, sehingga tidak ketinggalan dengan yang lain.

8. Tidak Individualis
Manusia individualis adalah manusia yang hanya mementingkan kepentingan dirinya saja tanpa memperdulikan kepentingan orang lain di sekitarnya. Bergotong royong adalah bekerja sama yang ditujukan untuk kepentingan besama. Orang yang suka bergotong royong, berati lebih mementingkan kepentingan orang banyak daripada kepentingan dirinya sendiri. Secara otomatis orang yang senang bergotong royong akan jauh dari sifat individualis.

Gotong royong adalah budaya nenek moyang bangsa Indonesia yang patut dilestarikan generasi ke generasi. Gotong royong juga termasuk kegiatan
Manfaat Gotong Royong
Gotong Royong
nyata dalam kebersamaan membangun dan membangun secara bersama-sama yang membuat setiap individu merasa saling memiliki, dan akhirnya saling merasa punya tanggung jawab.

Gotong royng tidak hanya dilaksanakan di masyarakat saja tapi juga dilaksanakan di rumah dan di sekolah. Contoh bergotong royong di sekolah antara lain membersihkan lingkungan sekolah, melaksanakan tugas piket di kelas, dan lain-lain. Sedangkan gotong royong di rumah contohnya adalah kegiatan membersihakan lingkungan rumah, mengerjakan tugas rumah tangga seperti mencuci, memasak, dan lain-lain.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 6:29 PM

Cara Hewan Mempertahankan Diri

Setiap makhluk hidup ingin mempertahankan kelangsungan hidupnya. Hewan juga berusaha untuk mempertahankan hidupnya. Hewan mempertahankan hidupnya dengan cara adaptasi, tujuan hewan beradaptasi antara lain untuk memperoleh makanan dan mempertahankan diri dari musuhnya. Seperti kita ketahui di alam ini terjadi proses makan dan dimakan yang dinamakan rantai makanan, setiap jenis hewan akan berusaha mempertahankan dirinya dari pemangsa. Semua itu dilakukan untuk menjaga kelangsungan hidup.

Ada beberapa cara yang dilakukan hewan untuk melindungi diri, ada yang mengubah warna kulitnya sesuai dengan lingkungan sekitarnya, ada memutuskan ekornya, ada juga yang menggunakan bagian tubuhnya. Hewan mempunyai cara tersendiri untuk melindungi diri dari musuhnya. Beberapa hewan menggunakan bagian tubuhnya untuk melindungi diri. Hewan tersebut berusaha menyelamatkan diri dari musuhnya, mereka berusaha agar tetap hidup.

A. Tanduk Kuat dan Runcing
Beberapa hewan pemakan rumput menggunakan tanduk yang mereka miliki untuk melindungi diri. Misalnya banteng, kerbau, sapi, bison, kambing dan badak. Mereka menyerang menggunakan tanduknya yang kuat dan runcing.
  • Badak. Badak memiliki tubuh yang besar dan memiliki cula yang runcing. Cula ini sangat keras, saat dalam keadaan terancam badak akan menyerang musuhnya menggunakan culanya tersebut. Dengan kepala menunduk badak berlari menyerang musuhnya.
  • Kambing. Kambing jantan dan betina memiliki sepasang tanduk di kepalanya. Biasanya tanduk kambing jantan lebih besar dari tanduk kambing betina. Apabila merasa terganggu kambing akan menggunakan tanduknya untuk menyerang musuhnya.
  • Bison. Bison hidup di Amerika Serikat dan Kanada. Hewan ini bulunya tebal untuk melindungi diri dari hawa yang dingin. Pendengaran dan penciuman bison sangat tajam, bison juga memiliki tenaga yang besar. Apabila terancam  bison akan menyerang musuhnya menggunakan tanduknya.
  • Sapi. Sapi banyak terdapat di negata kita, sapi dipelihara untuk diambil tenaga, daging, dan susunya. Biasanya sapi memiliki sepasang tanduk dikepalanya, namun ada beberapa jenis sapi yang tandiknya hanya berbentuk benjolan di kepalanya. Tanduk ini berguna untuk mempertahankan dirinya, saat merasa terancam sapi akan menyerduk menggunakan tanduknya.
  • Kerbau, kerbau memiliki badan yang besar dan tenaga yang besar. Sama seperti sapi kerbau juga dipelihara untuk diambil daging dan tenaganya. Hewan ini di daerah pedesaan digunakan untuk membajak sawah, namun dengan kemajuan teknologi saat ini membajak sawah biasanya sudah menggunakan traktor. Jika kerbau merasa terancam, dia akan menggunakan tanduknya untuk mempertahankan diri.

B. Gigi dan Cakar yang Runcing
Hewan pemakan hewan lainnya memiliki kuku dan gigi yang runcing dan tajam. Kuku dan gigi tersebut biasanya digunakan untuk berburu, selain itu juga digunakan untuk mempertahankan diri.
  • Kucing, kucing menggunakan kuku dan taringnya yang tajam untuk mempertahankan diri apabila terancam. Ketika berjalan biasanya kucing akan menyembunyikan kukunya.
  • Harimau, harimau juga masih keluarga kucing, dan harimau merupakan kucing terbesar diantara kucing-kucing lainnya. Harimau memiliki kuku dan gigi yang tajam, selain digunakan untuk menangkap mangsanya kuku dan gigi yang tajam ini juga digunakan untuk mempertahankan diri apabila harimau merasa terancam.
  • Macan tutul, macan tutul masih keluarga kucing, macan tutul terkenal sebagai hewan yang pandai memanjat. Macan tutul sering membawa mangsanya ke atas pohon yang tinggi agar tidak direbut oleh hewan lainnya. Macan tutul memiliki kuku dan gigi yang tajam, ia akan menggunakan kuku dan giginya untuk mempertahankan diri apabila diserang musuh. Hewan lain yang memiliki kuku dan gigi yang tajam antara lain singa,  cheetah, dan serigala.

C. Bisa atau Cairan Beracun
Beberapa hewan memiliki bisa atau racun untuk melindungi diri. Bisa atau racun ini digunakan untuk melumpuhkan lawannya. Bisa atau racun ini dikeluarkan melalui gigitan atau sengatan. Ada juga hewan yang kulitnya beracun.
  • Ular, ular merupakan hewan yang berbahaya karena hewan ini memiliki bisa. Namun tidak semua ular memiliki bisa. Contoh ular yang tidak berbisa adalah ular piton, anaconda dan ular boa piton. Bisa ular dihasilkan dari kelenjar-kelenjar yang terletak pada kedua rahang atasnya. Beberapa jenis ular yang memiliki bisa antara lain ular air bertotol, ular mamba, ular derik, dan ular kobra, dan masih banyak yang lainnya. Ketika merasa terancam ular-ular berbisa ini akan menyerang musuhnya dengan cara menggigitnya.
  • Kalajengking. Laba-laba menangkap mangsanya dengan menggunakan capitnya. Kalajengkiing pada bagian ekornya terdapat sengat yang digunakan untuk mempertahankan diri. Sengatannya akan menyuntikan racun ke dalam tubuh musuhnya. Beberapa jenis kalajengking memiliki bisa yang mematikan.
  • Kumbang bombardir, kumbang ini mempunyai cairan beracun. Saat terancam kumbang ini akan akan menekuk bagian perutnya ke bawah yang tujuannya adalah untuk menyemprotkan bahan beracun yang panas dari perutnya.
  • Kumbang minyak beracun, hewan ini mempunyai sayap yang mengandung minyak yang berguna untuk melindungi diri dari musuhnya. Minyak tersebut mengandung zat yang disebut cantharidin, apabila mengenai musuh minyak ini dapat menyebabkan kulit melepuh, biasanya kumbang ini juga disebut kumbang lepuh.
  • Tarantula lutu merah, hewan ini merupakan salah satu laba-laba terbesar. Hewan ini memiliki bisa yang dapat digunakan untuk membunuh mangsa dan musuhnya.
  • Semut api, hewan ini akan menggigit musuhnya apabila merasa terancam, selanjutnya ia akan memasukan sengatnya ke dalam luka bekas gigitan tersebut. Melalui sengatnya ini bisa disuntikkan ke tubuh musuhnya.
  • Ubur-ubur laut, hewan ini berbentuk bulat seperti payung, dan pada bagian dasar payungnya terdapat tentakel. Tentakel ini berisi sungut-sungut kecil yang dapat menyebabkan gatal. Jenis ubur-ubur yang berbahaya adalah yang hidup di perairan hangat.
  • Katak, hewan ini ada beberap jenis yang memiliki racun. Racun tersebut terdapat pada permukaan kulitnya. Katak yang beracun ini biasanya memiliki warna yang mencolok.
  • Kelabang, hewan ini memiliki tubuh yang beruas-ruas dan ruanya memilki sepasang kaki. Kelabang biasanya hidup ditempat yang gelap. Hewan ini ternyata memiliki bisa di rahangnya, bisa ini digunakan untuk melindungi dirinya.
  • Ikan lepu, hewan ini memiliki beberapa jenia, diantaranya adalah lepu ayam dan lepu tembaga. Ikan lepu ayam memiliki duri punggung, samping dan bawah yang mampu menyuntikan racun bagi siapa saja yang menyentuhnya. Ikan lepu tembaga memiliki duri pada punggung dan dada, diri ini juga dapat menyuntikkan racun. Menurut para ahli ikan lepu tembaga ini merupakan ikan yang paling beracun, racunnya hampir sama dengan racun ular kobra.
  • Monster gila, hewan ini merupakan salah satu jenis kadal beracun. Kelenjar racunya terletak di rahang. Monster gila akan menyuntikkan racun ketika menggigit musuhnya.
Cara Hewan Mempertahankan Diri

D. Sengatan Listrik
Beberapa hewan yang hidup di air dapat mengeluarkan sengatan listrik. Contoh hewan yang mengeluarkan sengatan listrik adalah ikan pari dan ikan sidat. Tubuh ikan pari memiliki bagian yang disebut kepingan listrik. Sel-sel ini tersambung pada otot-otot di kedua sisi kepalanya. Saat menemukan musuh atau mangsa ikan pari akan mendekap menggunakan sirip-sirip dada dan tentunya ia menggunakan sengatan listriknya untuk melumpuhkan mangsa atau lawannya.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 5:00 PM

Tanaman di Sekitar Rumahku

Tumbuhan memiliki banyak fungsi bagi manusia dan lingkungan di sekitarnya, selain mempercantik halaman rumah dengan warnanya yang indah, tanaman juga memiliki peran besar sebagai penghasil oksigen. Oksigen dibutuhkan manusia untuk bernapas. Manfaat yang dirasakan bila menanam bunga, pohon atau tanaman di sekitar rumah kita akan dirasakan oleh kita sendiri dan keluarga kita. Tanaman atau tumbuhan yang kita tanam di sekitar rumah kita dapat kita golongkan menjadi dua golongan yaitu sebagai tanaman obat dan tanaman hias.

Tanaman hias di sini mencakup semua tanaman yang memang sengaja ditanam untuk memperindah lingkungan sekitar kita. Tanaman hias yang biasanya terdapat di sekitar rumah antara lain tanaman hias daun antara lain : Anturium, Kuping gajah, Sansevieria, dan Palem, sedangkan tanaman hias bunga antara lain : Mawar, Melati, Kamboja, dan Anggrek. Untuk tanaman obatnya antara lain : Pacar Cina, Sirih, Kumis Kucing, Kemuning dan masih banyak yang lainya yang tidak bisa saya sebutkan di sini.

Semua tanaman tersebut biasanya ditanam dalam pot, tentunya harus kita rawat dan kita pelihara. Cara Merawat tanaman pada pot sendiri memiliki aturan-aturan tertentu dan berbeda dengan perawatan tanaman yang langsung ditanam di tanah. Cara merawatnya pun tidak sulit hanya saja harus memiliki ketekunan agar tanaman yang kita tanam tumbuh dengan baik.

Cara Merawat Tanaman
Perawatan tanaman dapat dilakukan dengan cara penyiraman, pemupukan, pemangkasan, pemberantasan hama dan penyakit, penggantian media tanam, dan pengaturan cahaya. Penjelasnya seperti di bawah ini.

1. Penyiraman Tanaman 
Penyiraman tanaman sangat diperlukan untuk kesehatan tanaman kita. Penyiraman diperlukan karena terkadang tanaman tersebut berada pada daerah yang tertutup oleh bagian rumah sehingga tidak terkena air hujang secara langsung. Penyiraman sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau sore hari, juga tentunya harus rutin apalgi pada saat musim kemarau. Ketika menyiram tanaman, usahakan mengenai semua bagian tanaman, terutama daun-daunnya. Hal ini supaya tanaman kelihatan segar, dan sebaiknya menggunakan semprotan agar air yang mengenai tanaman dapat berupa butiran-butiran halus yang tidak merusak tanaman. Selain agar tanaman kelihatan segar penyiraman ke seluruh bagian tanaman juga berguna untuk membersihkan kotoran yang menempel pada tumbuhan, misalnya debu yang menempel pada daun tanaman.

Tanaman di Sekitar Rumahku
2. Pemupukan
Biasanya tanaman dalam pot memiliki media tanam yang sedikit sehingga unsur-unsur yang dibutuhkan bisa saja kurang memadai atau tidak sesuai dengan kebutuhan tanaman kita. Karena setiap tanaman membutuhkan unsur hara yang berbeda-beda antara jenis tanaman satu dengan yang lain maka dosis pemberian pupuk dan jenis pupuk pun berbeda-beda. Sesuaikan pemberian pupuk menurut dosis dan jenis yang telah ditentukan pada kemasan pupuk yang ada. Usahakan pemupukan dilakukan secara berkala dan terjadwal agar jangan sampai tanaman kekurangan unsur hara yang dibutuhkan.

3. Pemberantasan Hama dan Penyakit
Hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman antara lain: kutu daun, ulat, thrips, lalat putih, dan jamur
  • Ulat, tanda-tandanya daun yang terserang ulat antara lain daun berlubang dan banyak kotoran ulat disekitarnya. Cara mengatasinya, buanglah ulat tersebut dan bersihkan tanaman dari telur-telur ulat tersebut sampai bersih. Selain itu bersihkan juga rumput atau tumbuhan lain yang tumbuh di sekitar batang tanaman yang dapat mengundang ulat.
  • Kutu Daun, tanda-tandanya tanaman yang diserang menjadi kerdil, daunnya kering atau menggulung, daun dan batangnya lemah. Cara mengatasinya, singkirkan tanaman supaya tidak menyerang tanaman lain, bersihkan daunnya dengan air hangat seminggu sekali dan semprot dengan obat yang sesuai dengan jenis tanaman dan takaran.
  • Thrips, tanda-tandanya tanaman akan mengalami kegagalan dalam membentuk bunga dan akhirnya rontok, bercak-bercak pada daun, serta daun melepuh kemudian rontok. Cara mengatasinya, tanaman bersihkan dengan air hangat, kemudian semprot daerah yang terkena hama dengan dengan obat yang sesuai dengan jenisnya seminggu sekali.
  • Lalat Putih, tanda-tandanya permukaan bagian atas dan belakang menjadi hitam dan terdapat kerumunan semut. Lalat ini meletakan telurnya dipermukaan bawah daun. Cara mengatasinya, semut buang, kemudian tanaman dibersihkan dengan air sabun atau air hangat dan disemprot dengan obat yang sesuai.
  • Jamur, tanda-tandanya tanaman terserang jamur adalah tanaman kelihatan layu, mahkota rontok, pucuk daun keriting, serta tangkai dan akar membusuk. Cara mengatasinya, bagian-bagian yang rusak dibuang, kemudian media tanam diganti dengan komposisi yang tepat, dan disemprot dengan obat yang sesuai dengan dengan tanaman.

4. Pemangkasan
Pemangkasan perlu dilakukan agar tanaman tidak menjalar kemana-mana dan bentuknya tidak teratur. Manfaat pemangkasan bagi tanaman hias sangat banyak sekali, diantaranya yaitu: Agar cabang tanaman beraturan sehingga mempercantik penampilan tanaman. Pertumbuhan batang dan bunga akan terlihat kompak. Dapat memicu munculnya bunga-bunga baru sehingga meningkatkan pesona tanaman. Agar terhindar dari hama dan penyakit, karena dapat memutus siklus hama.

5. Penggantian Media Tanam
Penggantian media tanam dapat dilakukan apabila media tanam tersebut sudah kurang baik bagi tanaman. Misanya saja media tanam sudah dipenuhi oleh akar tanaman itu sendiri. Media tanam yang ada di dalam pot tersebut apabila tidak diganti akan menyebabkan pertumbuhan tanaman terhambat. Hal itu disebabkan karena media tanam sudah terlalu masam atau akarnya yang sudah memenuhi pot. Penggantian media tanam untuk tanaman tahunan dilakukan 9-12 bulan sekali, sedangkan untuk tanaman musiman dilakukan 3-4 bulan sekali. Waktu penggantian media tanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari, apabila siang hari lakukan ditempat yang teduh. Setelah penggantian media tanam lakukan penyiraman secukupnya.

6. Pengaturan Cahaya
Biasanya tanaman dalam pot ada yang tidak mendapat sinar matahri karena terhalang tembok atau bagian rumah yang lain. Sebaiknya setiap 2 atau 3 minggu sekali dipindahkan ke daerah atau bagian yang terkena sinar matahari. Tanaman dan lingkungan sekitarnya harus tetap bersih, bekas penyiraman atau pemupukan jangan berserakan, karena hal itu dapat mengundang penyakit. Selain itu untuk melakukan fotosintesis tumbuhan membutuhkan bantuan cahaya matahari untuk mengubah air dan karbondioksida menjadi oksigen dan amilum, amilum ini yang menjadi makanan bagi tumbuhan. Apabila tumbuhan tidak di sinari cahaya matahari, berarti tumbuhan tidak bias menghasilkan makanan, dan lama-kelamaan akan mati.

7. Pergantian Tanaman
Pergantian tanaman diperlukan apabila tanaman yang kita tanam sudah tua atau tanaman tersebut terserang penyakit atau hama yang sudah tidak bisa ditanggulangi lagi. Pergantian tanaman dapat dilakukan dengan jenis tanaman yang berbeda dari sebelumnya maupun tanaman yang sama. Pergantian dapat menggunakan bibit yang baru maupun hasil perbanyakan tanaman yang kita miliki. Pada saat pergantian tamana tersebut juga sekaligus pergantian media tanam, karean dikhawatirkan apabila media tanaman tersebut digunakan lagi sisa-sisa penyakit tanaman sebelumnya masih tertinggal di media tanam tersebut.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae.com Updated at: 4:30 PM