Teknik Pembuatan Kerajinan Keramik

Indonesia memiliki kerajinan keramik dari berbagai daerah yang berciri khas. Setiap daerah mempunyai keunikan dari bentuk, teknik hingga ragam hias yang ditampilkan. Seperti Sentra Kerajinan Keramik Dinoyo, Malang. Keramik Dinoyo memang terkenal memiliki karakter sendiri dalam pola hiasannya yaitu lebih ke motif flora dan fauna. Sentra kerajinan keramik Kiaracondong di Kota Bandung, bentuk keramik yang biasa dibuat berupa vas bunga, guci, dan berbagai souvenir keramik untuk berbagai event. Kekayaan hayati di Indonesia telah menginspirasi keindahan dan keunikan bentuk kerajinan keramik menjadi keramik Indonesia yang kental akan corak budaya yang membedakannya dengan keramik China, Jepang, atau Eropa.

Bahan Pembuatan Keramik
Bahan utama yang digunakan untuk membuat produk keramik klasik, yaitu lempung. Lempung adalah aluminium silikat hidrat yang tidak terlalu murni yang terbentuk sebagai hasil pelapukan dari bahan beku. Terdapat tiga jenis lempung/tanah liat utama yang di bedakan oleh warna, ukuran partikel, sifat keliatannya yaitu :
  • Tanah liat kaolin berwarna putih, berukuran partikel sederhana, kurang keliatannya/sifat plastis.
  • Tanah liat bola (ball clay) berwarna hitam atau kelabu, berukuran partikel halus, keliatan yang tinggi.
  • Tanah liat api (fire clay) berwarna kemerahan, berukuran partikel antara sederhana dan besar dan komposisi besi oksida yang tinggi. Kedua-dua tanah liat kaolin ini kebanyakan di gunakan dalam industri keramik konvensional seperti industri pembuatan piring, mangkuk, peralatan kamar mandi, lantai dan dinding, perhiasaan rumah seperti pot bunga porselin, peralatan listrik untuk voltan rendah dan tinggi./li>

Alat Pembuatan Keramik
Alat putar tangan
Alat putar ini merupakan alat yang paling sederhana dan digerakkan atau diputar dengan tenaga
tangan. Kepala putaran selain sebagai tempat memutar juga berfungsi sebagai beban pemberat agar putaran lebih tahan lama. Bagian-bagian alat putar tangan: A. Kepala putaran, B. As putar, C. Lager (bearing), dan D. Dudukan putaran. Cara pengoperasian : Kepala putaran diputar menggunakan tangan kiri berlawanan dengan arah jarum jam sampai berputar dengan cepat.

Alat putar kaki
Alat putar ini merupakan alat yang digerakkan atau diputar dengan kaki. Penggerak alat putar kaki dapat dibedakan menjadi dua yaitu roda pemutar (fly wheel) dan pedal (treadle wheel). Roda pemutar dan kepala putaran yang menggunakan pedal juga berfungsi sebagai beban pemberat sehingga putaran yang dihasilkan menjadi lebih lama. Bagian-bagian Kick Wheel: Kepala putaran, As putaran, Lager (bearing), Roda pemutar (fly wheel), Meja, Dudukan kaki, Dudukan lager, H. Tempat duduk

Tungku pembakaran
Tungku pembakaran atau kiln adalah suatu tempat/ruangan dari batu bata tahan api yang dapat dipanaskan dengan bahan bakar atau listrik dan dipergunakan untuk membakar benda-benda keramik. Fungsi tungku pembakaran adalah untuk membakar benda-benda keramik yang disusun di dalamnya dan dibakar dengan menggunakan bahan bakar khusus (kayu, batu bara, minyak, gas, atau listrik) sampai semua panas menyebar dan membakar semua yang ada di dalam tungku itu. Pembakaran atau radiasi panas berlangsung di dalam tungku atau di bawah ruang bakar dan kelebihan asap keluar melalui saluran api atau cerobong tungku. Sirkulasi panas harus dibiarkan  secara merata dan bebas di sekeliling benda pada saat dibakar.

Slab Roller
Untuk membuat lempengan tanah liat plastis yang digerakkan dengan sistem mekanik. Alat ini juga dilengkapi dengan ukuran untuk menentukan ketebalan lempengan tanah liat. Ukuran: panjang 122 cm, lebar 82 cm, dan tinggi 109 cm.

Jarum (needles)
Untuk memotong bibir, menusuk gelembung udara, dan menggores benda kerja. Ukuran: panjang total 14 cm, mata jarum 4 cm.
Kaliper (caliper)

Untuk mengukur diameter benda kerja. Ukuran: panjang 20 cm, 25 cm, dan 30 cm, bahan alumunium, plastik atau kayu.

Rol kayu
Untuk membuat lempengan tanah, dengan panjang rol kurang lebih 45 cm dan diameter 6 cm–8 cm dan dilengkapi dengan bilah kayu yang panjangnya 50 cm dan tebal 0,5 cm- 0,7 cm dan lebar sekitar 3 cm.

Spons
Untuk menyerap kandungan air, menghaluskan benda kerja, dan membersihkan handtool, cetakan gips pada waktu pencucian. Ukuran: diameter 8 cm dan tebal 6 cm, bahan busa.

Butsir kawat (wire modelling tools)
Untuk merapikan, menghaluskan, mengerok, membentuk detail, dan membuat tekstur benda kerja. Ukuran panjang 22 cm, bahan kawat stainless steel, tangkai kayu sawo.

Butsir kayu (wood modelling tools)
Untuk menghaluskan, membentuk detail, merapikan, membuat dekorasi, merapikan dan menghaluskan benda kerja. Ukuran panjang 22 cm lebar 3 cm, bahan kayu sawo.

Kawat pemotong (wire cutter) Untuk memotong ujung bibir, dasar benda kerja, dan memotong tanah liat plastis. Ukuran: panjang 4 cm, panjang tangkai 6 cm, bahan kawat stainless steel.

Pisau pemotong (felting knife) Untuk memotong, mengiris lempengan tanah liat. Ukuran; panjang total 17 cm, mata pisau 8.5 cm.


Teknik dalam Pembuatan Kerajinan Keramik
a) Teknik Pijit Tekan
Teknik pijit tekan (pinch) adalah teknik pembentukan badan keramik secara manual. Caranya tanah liat dipijit tekan dari bentuk bola menjadi bentuk yang diinginkan dengan menggunakan jari-jari tangan.

  • Pijit tanah dengan ibu jari
  • Tekan tanah kemudian diputar
  • Bentuk leher dengan ibu jari
  • Membuat tutup dengan cara yang sama
  • Mengukur tutup dengan badan

b) Teknik Pilin
Teknik pilin (coil) adalah teknik pembentukan badan keramik secara manual caranya tanah liat digulung hingga terbentuk pilinan tanah.
  • Buat pilinan di atas meja
  • Buat lempengan lingkaran sebagai alas
  • Lilitkan pilinan di atas lempengan
  • Rapikan menggunakan butsir
  • Selesaikan bentuk dengan pilinan

c) Teknik Lempengan (slab)
Teknik lempengan (slab) adalah teknik pembentukan badan keramik secara manual dengan membentuk lempengan menggunakan rol. Lempengan digunakan untuk membuat karya keramik yang berbentuk persegi atau silinder.

Bentuk Silinder

  • Gulung lempengan dengan cetakan silinder.
  • Potong kelebihan tanah menggunakan butsir.
  • Ratakan tanah dan beri alas lingkaran.

Bentuk Persegi
  • Satukan 3 sisi lempengan dengan lem tanah.
  • Tambahkan sisi lainnya dan satukan dengan cara yang sama.
  • Menggunakan butsir rapikan bentuk persegi dengan hatihati.

d) Teknik Cetak
Teknik pembentukan dengan cetak dapat memproduksi barang dengan jumlah yang banyak dalam waktu relatif singkat dengan bentuk dan ukuran yang sama pula. Bahan cetakan yang biasa dipakai adalah berupa gips, seperti untuk cetakan berongga, cetakan padat, cetakan jigger maupun cetakan untuk dekorasi tempel. Cara ini digunakan pada pabrik-pabrik keramik dengan produksi massal, seperti alat alat rumah tangga piring, cangkir, mangkok gelas dll
  • Tekan tanah ke dalam cetakan gips.
  • Angkat tanah hasil cetakan menggunakan tanah.
  • Rapikan bentuk menggunakan tusuk gigi.
  • Tuang tanah cair ke dalam cetakan.
  • Diamkan beberapa menit, lalu tuang sisa tanah cair dari cetakan.
  • Balik cetakan untuk membersihkan sisa tanah cair.
  • Buang sisa tanah yang tidak perlu.
  • Copot cetakan dari tanah.
  • Rapikan benda hasil cetakan dengan butsir.

e) Teknik putar
Teknik pembuatan keramik dengan menggunakan alat putar. Teknik pembentukan dengan alat putar dapat menghasilkan banyak bentuk yang simetris (bulat, silindris) dan bervariasi. Cara pembentukan dengan teknik putar ini sering dipakai oleh para pengrajin di sentra-sentara keramik. Pengrajin keramik tradisional biasanya menggunakan alat putar tangan (hand wheel) atau alat putar kaki (kick wheel). Para pengrajin bekerja di atas alat putar dan menghasilkan bentuk- bentuk yang sama seperti gentong, guci dll
  • Tanah diletakkan pada posisi centering, lalu buat lubang di tengah gumpalan tanah.
  • Putar kickwheel dengan posisi tangan menahan bentuk tanah agar tetap centering.
  • Naikkan tanah membentuk kerucut dengan menekan tanah bagian samping untuk memadatkan.
  • Perbesar lubang dan naikan tanah liat ke atas dengan tangan perlahan-lahan.
  • Ratakan bentuk tanah membentuk silinder/vas.

Tahapan Pembuatan Keramik 
1. Pengolahan Bahan
Tujuan pengolahan bahan ini adalah untuk mengolah bahan baku dari berbagai material yang belum siap pakai menjadi badan keramik plastis yang telah siap pakai. Pengolahan bahan dapat dilakukan dengan metode basah maupun kering, dengan cara manual ataupun masinal. Didalam pengolahan bahan ini ada proses-proses tertentu yang harus dilakukan antara lain pengurangan ukuran butir, penyaringan, pencampuran, pengadukan (mixing), dan pengurangan kadar air. Pengurangan ukuran butir dapat dilakukan dengan penumbukan atau penggilingan dengan ballmill. Penyaringan dimaksudkan untuk memisahkan material dengan ukuran yang tidak seragam. Ukuran butir biasanya menggunakan ukuran mesh. Ukuran yang lazim digunakan adalah 60 – 100 mesh.

2. Pembentukan
Tahap pembentukan adalah tahap mengubah bongkahan badan tanah liat plastis menjadi benda-benda yang dikehendaki. Ada tiga keteknikan utama dalam membentuk benda keramik: pembentukan tangan langsung (handbuilding), teknik putar (throwing), dan teknik cetak (casting).

3. Pengeringan
Tujuan utama dari tahap ini adalah untuk menghilangkan air plastis yang terikat pada badan keramik. Ketika badan keramik plastis dikeringkan akan terjadi 3 proses penting: (1) Air pada lapisan antarpartikel lempung mendifusi ke permukaan, menguap, sampai akhirnya partikel-partikel saling bersentuhan dan penyusutan berhenti; (2) Air dalam pori hilang tanpa terjadi susut; dan (3) air yang terserap pada permukaan partikel hilang.

4. Pembakaran
Pembakaran merupakan inti dari pembuatan keramik dimana proses ini mengubah massa yang rapuh menjadi massa yang padat, keras, dan kuat. Pembakaran dilakukan dalam sebuah tungku/furnace suhu tinggi. Ada beberapa parameter yang mempengaruhi hasil pembakaran: suhu sintering/matang, atmosfer tungku dan tentu saja mineral yang terlibat (Magetti, 1982). Selama pembakaran, badan keramik mengalami beberapa reaksi-reaksi penting, hilang/muncul fase-fase mineral, dan hilang berat (weight loss).

5. Pengglasiran
Pengglasiran merupakan tahap yang dilakukan sebelum dilakukan pembakaran glasir. Benda keramik biskuit dilapisi glasir dengan cara dicelup, dituang, disemprot, atau dikuas. Untuk benda-benda kecil-sedang pelapisan glasir dilakukan dengan cara dicelup dan dituang; untuk benda-benda yang besar pelapisan dilakukan dengan penyemprotan. Fungsi glasir pada produk keramik adalah untuk menambah keindahan, supaya lebih kedap air, dan menambahkan efek-efek tertentu sesuai keinginan.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 11:23 PM

Gelas Hias Dari Bambu

Pohon bambu merupakan tumbuhan yang dapat tumbuh di daerah manapun. Tanaman ini memiliki ragam jenis yang sangat banyak. Melimpahnya persediaan tanaman ini ternyata bisa dijadikan sebagai barang kerajinan. Selama ini masyarakat hanya memanfaatkan batang bambu sebagai bahan bangunan rumah, kini bambu bisa disulap menjadi aneka kerajinan cantik dengan nilai ekonomi yang cukup tinggi. Misalnya saja seperti aneka peralatan rumah tangga dari mulai alat makan, tambir, tempat tisu, tempat buah, lampu hias, pigura, serta beberapa hiasan ruangan lainnya.

Kerajinan dari bambu yang akan kita buat dalam tulisan ini adalah gelas dari bambu. Gelas ini murni hanya sebagai hiasan saja, jadi jangan sekali-kali mencobanya untuk alat minum. Untuk membuat gelas ini sangat mudah dan murah. Kita hanya memanfaatkan batang bambu sisa membuat rumah atau bambu bekas yang sudah tidak digunakan. Dengan gelas bambu ini kita dapat membuat aneka hiasan pada permukaan gelas. Untuk membuat kerajinan sederhana ini membutuhkan beberapa alat dan bahan seperti di bawah ini :

Alat
  • Gergaji. Gergaji digunakan untuk memotong bagian bawah dan bagian atas gelas bambu yang akan kita buat. 
  • Pisau besar atau goloh. Golok digunakan untuk membersihkan ruas bambu dan sisa ranting bambu yang masih tertinggal di batang.
  • Kuas, cat. dan palet cat. Ketiga alat ini digunakan untuk memberi ornamen atau menggambar pada tubuh gelas bambu yang kita buat
  • Amplas. Amplas digunakan untuk menghaluskan kulit luar sebelum kulit tersebut dicat dan divernis.

Bahan :
  • Batang bambu. Bagian ini digunakan sebagai bahan dasar gelas yang akan kita buat. Akan lebih bagus jika menggunakan bambu wulung yang sudah kering dan tua.
  • Cat minyak. Cat minyak digunakan untuk membuat ornamen pada gelas.
  • Vernis. Vernis digunakan untuk melapisi bagian luar gelas agar terlihat mengkilap dan lebih menarik.

Cara membuat
Urutan membuat hiasan gelas bambu adalah sebagai berikut :
  • Siapkan batang bambu yang sudah kering dan masih utuh, gunakan batang yang sudah tua. Jika batang masih basah, sebaiknya
    biarkan terlebih dahulu bambu tersebut sampai kering. Jika kita menggunakan batang bambu yang masih basah hasilnya akan kurang baik pada saat pengecatan.
  • Bersihkan ruas-ruas dari mata bambu yang masih tertinggal menggunakan pisau besar(golok). Bersihkan juga sisa-sisa akar dan miang yang masih menempel pada bambu.
  • Gergaji di bawah bagian ruas bambu kira-kira 3 cm dari ruas bambu. Bagian ini nantinya akan menjadi bagian bawah gelas. Potong lagi di atas ruas kira-kira 15 cm di atas ruas. Bagian ini nantinya yang akan menjadi tubuh gelas. Tinggi gelas yang akan kita buat menjadi 18 cm, Jika gelas kurang panjang silahkan tambahkan panjang pada bagian yang ada di atas ruas, sedangkan bagian bawah tetap 3 cm.
  • Setelah dipotong bagian bawah dan atas ruasnya selanjutnya bambu tersebut dihaluskan permukaannya. Gunakan amplas untuk menghaluskan bagian luarnya (kulit). Lakukan pengamplasan sampai benar-benar halus. Bersihkan sisa-sisa amplasan menggunakan lap kering yang bersih.
  • Setelah diamplas, sekarng waktunya kita memberi hiasan pada gelas. Buatlah beberapa ornamen dengan menggunakan kuas. Gunakan beberapa jenis kuas untuk menghasilkan gambar yang kita inginkan. Alternatif untuk membuat ornamen ini adalah dengan menggunakan gambar yang sudah ada, gunakan kertas karbon untuk membuat salinan gambar pada batang bambu.
  • Setelah pembuatan ornamen selesai selanjutnya adalah membiarkan gelas tersebut di tempat yang terang. Angin-anginkan gelas yang telah diberi ornamen dan tunggu hingga benar-benar kering. Untuk mengeringkan gelas ini memerlukan waktu yang lumayan lama agar cat benar-benar kering dan menempel kuat pada batang bambu.
  • Setelah benar-benar kering, lapisi bagian luar gelas dengan vernis agar kelihatan mengkilap. Lakukan pernisan berulang-ulang agar hasil lebih mengkilap. Dan akhirnya gelas bambu siap untuk digunakan sebagai hiasan.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 6:09 PM

Permainan Sepak Bola Mini

Sepakbola merupakan cabang olahraga yang berbentuk permainan dan di dalamnya terdapat beberapa macam keterampilan dasar bermain sepakbola. Permainan sepakbola merupakan salah satu materi wajib ada dalam pembelajaran penjas. Permainan sepak bola mini merupakan modifikasi daripada sepak bola biasa(untuk dewasa). Sepak bola mini berbeda aturan dan permainanya dengan futsal. Sepak bola mini memang ditujukan untuk siswa sekolah dasar sehingga bentuk lapangan dan peraturannya juga disesuaikan. Olah raga ini hanya sebagai permainan saja, dan bukan untuk mengejar prestasi.

Teknik Dasar Permainan
Untuk bermain bola dengan baik pemain dibekali dengan teknik dasar yang baik. Pemain yang memiliki teknik dasar yang baik pemain tersebut cenderung dapat bermain sepakbola dengan baik pula. Pada dasarnya teknik permainan sepak bola mini sama dengan teknik permainan sepak bola standar. Untuk bermain bola dengan baik pemain dibekali dengan teknik dasar yang baik. Pemain yang memiliki teknik dasar yang baik pemain tersebut cenderung dapat bermain sepakbola dengan baik pula. Teknik dasar permainan sepak bola mini antara lain sebagai berikut :

Kontrol Bola
Bola dalam permainan dapat menggelinding dengan cepat di lapangan. Meredam bola atau mengontrol bola dapat menghentikan laju bola. Untuk menghentikan bola dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain dengan dengan sisi kaki, dengan paha, dan menggunakan dada.

A. Meredam bola dengan sisi kaki
Meredam bola dengan sisi kaki merupakan cara yang baik untuk mengontrol bola yang menggelinding di lapangan. Meredam dengan sisi kaki dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
  • Pindahkan bobot tubuhmu ke kaki tumpuanmu, gunakan lenganmu untuk keseimbangan.
  • Saat bola datang, angkatlah kakimmu dan cobalah untuk mengarahkan bola dengan sisi kakimu.
  • Bola akan jatuh ke tanah, setelah bola jatuh ke tanah dan dapat kamu kuasai kamu dapat berlari sambil menggiring bola, mengumpan ataupun menendang bola.

B. Memerangkap Bola
Memerangkan bola dalah cara mengontrol bola yang menggelinding menggunakan tapak sepatu. Hati-hati ketika memerangkap bola, jangan menginjak bola sebab bola dapat terlontar menjauhi kakimu (bola terlepas).

C. Meredam Bola dengan paha
Bola yang jatuh dari atas dapat kita kontrol menggunakan paha. Caranya angkatlah kakimu bagian atas (paha) sehingga hampir sejajar dengan tanah. Ketika bola datang, tariklah kakimu ke bawah sedikit untuk meredam bola. Usahakan bola jatuh di depan kakimu sehingga mudah untuk kamu kuasai. Jika meredam bola dengan paha ini dilakukan dengan cara yang kurang tepat bola akan menjadi liar dan sulit kita kuasai.

D. Meredam Bola dengan dada
Untuk meredam bola dengan dada diperlukan keterampilan yang cukup baik, sebab apabila bola jatuh pada posisi yang tidak tepat akan mengakibatkan rasa sesak di dadamu.. Untuk meredam bola dengan dada rentangkanlah kakimu dengan lebar untuk keseimbangan. Saat bola datang condongkan tubuhmu ke belakang untuk meredam bola. Ketika bola jatuh di depan kakimu, hentakan kakimu di atas bola untuk mengontrolnya.

E. Meredam Bola dengan kura-kura kaki
Bola yang datang dari atas dapat kita redam dengan kura-kura kaki. Bola yang datang dari atas kontrolah menggunakan bagiab atas sepatumu, tepatnya bagian tali sepatu berada. Angkatlah kakimu dengan ujung sepatu sedikit menghadap ke bawah, dan saat bola datang gerakan kakimu turun ke bawah.

Mengumpan (passing)
Mengumpan merupakan keterampilan yang sangat penting untuk dikuasai. Umpan dapat menghubungkan semua pemain di lapangan dan memungkinkan adanya serangan. Berikut ini beberapa cara mengumpan.

A. Mengumpan dengan sisi kaki
Kamu dapat menggunakan kaki bagian dalammu untuk melakukan umpan kepada temanmu. Teknik ini merupakan teknik umpan yang paling mudah dilakukan. Teknik umpan ini digunakan untuk umpan jarak pendek atau sedang. Cara melakukan umpan dengan kaki bagian dalam adalah sebagai berikut :
  • Letakkan bola di depanmu, disamping kaki yang akan kamu gunakan sebagai kaki tumpuan.
  • Ayunkan kakimu ke belakang dan doronglah bola tepat di bagian tengahnya dengan kaki bagian dalammu.
  • Ikuti gerakan secara perlahan, pandanglah bola saat kamu mengumpan.

B. Umpan lambung dengan kura-kura kaki
Teknik umpan ini sama seperti umpan dengan kaki bagian dalam, hanya hasil umpan yang dilakukan akan melambung dan bola terlempar lebih jauh. Gunakan umpan ini untuk melakukan umpan silang dan sapu bersih di daerah pertahanan. Cara melakukan umpan dengan kura-kura kaki adalah sebagai berikut :
  • Kaki tumpuanmu harus di letakan di samping agak kebelakang bola yang akan kamu tendang. Ayunkan kaki yang kamu gunakan untuk menendang dengan lembut, dengan ujung kakimu mengarah ke bawah.
  • Arahkan kakimu yang untuk menendang ke bagian tengah bola bagian bawah. Condongkan sedikit ke belakang untuk membantu melambungkan bola lebih tinggi. Pusatkan pandanganmu pada bola.
  • Setelah menendang bola kakimu harus mengikuti arah bola dan bergerak agak menyaping.

Menggiring, melindungi, dan memblok bola
Pada saat kamu berlari sambil membawa bola dan mencoba untuk melewati lawan ini disebut menggring (dribbling) bola. Saat bergerak doronglah bola dengan kaki bagian dalam dan bagian luar. Untuk melewati lawan bola yang kita kuasai harus kita lindungi agar tidak direbut lawan. Untuk melindungi bola dapat dilakukan dengan cara menempatkan badan diantara bola dan lawan. Sambil melindungi bola pemain tidak boleh mendorong atau melanggar lawannya. Setelah bola kita giring selanjutnya dapat kita umpan atau kita tendang.

Menggiring bola bertujuan antara lain untuk mendekati jarak kesasaran, melewati lawan, dan menghambat permainan. Dibawah ini akan di jelaskan mengenai posisi tubuh saat menggiring bola dengan menggunakan kaki bagian dalam :
  • Posisi kaki menggiring bola sama dengan posisi menendang bola.
  • Kaki yang digunakan untuk menggiring bola tidak ditarik kebelakang hanya diayunkan kedepan.
  • Diupayakan setiap melangkah, secara teratur bola disentuh/ didorong bergulir kedepan. Bola bergulir harus selalu dekatdengan kaki agar bola dapat dikuasai Pada waktu menggiring bolakedua lutut sedikit ditekuk untuk mempermudah penguasaan bola.
  • Pada saat kaki menyentuh bola, pendangan ke arah bola dan selanjutnya melihat situasi kelapangan.

Menendang ( kicking )
Menendang bola merupakan salah satu karakteristik permainan sepakbola yang paling dominan. Tujuan utama menendang bola adalah untuk mengumpan ( passing ), dan menembak kearah gawang ( shootig at the goal ). Dilihat dari perkenaan bagian kaki ke bola, menendang dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu Menendang dengan kaki bagian dalam, Menendang dengan kaki bagian luar, dan menendang dengan punggung kaki.

A. Menendang dengan kaki bagian dalam.
Pada umumnya teknik ini digunakan untuk mengumpan jarak pendek.
Analisis geraknya adalah sebagai berikut :
  • Badan menghadap sasaran di belakang bola.
  • Kaki tumpu berada disamping bola kurang lebih 15 cm, ujung kaki menghadap sasaran, lutut sedikit ditekuk.
  • kaki tending ditarik kebelakang, dan ayunkan ke depan.
  • etelah terjadi benturan dilanjutkan dengan Follow trow, ( gerakanlanjutan ).

B. Menendang dengan kaki bagian luar
Pada umumnya teknik menendang dengan kaki bagian luar digunakan untuk mengumpan jarak pendek.
  • Posisi badan dibelakang bola, kaki tumpu disamping belakang bola 25 cm, ujung kaki menghadap kesasaran, dan lutut sedikit ditekuk.
  • Kaki tendang berada di belakang bola, dengan ujung kaki menghadap kedalam.
  • Kaki tending ditarik kebelakang dan ayunkan kedepan.
  • Perkenaan bola tepat di punggung kakibagian luar, dan tepat pada tengah –tengah bola.
  • Gerakan lanjutan kaki tending diangkat serong kurang lebih 45 derajatmenghadap sasaran.

C. Menendang dengan punggung kaki
Pada umumnyamenendang dengan punggung kaki digunakan untuk menembak ke gawang atau shooting.
  • Badan dibelakang bola sedikit condong kedepan, kaki tumpu diletakkan disamping bola dengan ujung kaki menghadap kesasaran, kaki sedikit ditekuk.
  • Kaki tendaing berada di belakang bola dengan punggung kaki menghadapkedepan / sasaran.
  • Kaki tending tarik ke belakang dan ayunkan kedepan hingga mengenai bola.
  • Perkenaan kaki pada bola tepat pada punggung kaki penuh dsan tepatpada tengah – tengah bola.
  • Gerakan lanjut kaki tending diarahkan dan di angkat kearah sasaran.

Menyundul Bola (heading)
Menyundul bola harus dilakukan dengan teknik yang benar, jika teknik kita tidak benar kepala akan terasa pusing. Menyundul bola dapat dilakukan dengan cara pada saat bola datang tariklah bagian tas tubuh dan kepalau sedikit ke belakang dan jangan memejamkan mata. Selanjutnya doronglah kepalamu ke depan untuk menjemput bola tepat di bagian tengah dahimu. Kencangkan otot lehermu untuk membantu mengarahkan bola.

Mentundul bola juga dapat dilakukan agar bola mengarah ke bawah baik sebagai umpan maupun sebagi tembakan. Untuk melakukan teknik ini dapat dilakukan dengan cara menyundul bagian tengah bola agak ke atas, hasil dari sundulan ini bola akan mengarah ke bawah.

Peraturan Permainan Sepak Bola Mini
Peraturan permainan sepak bola mini sama dengan peraturan sepak bola biasa. Biasanya dilakukan sedikit perubahan untuk menyesuaikan dengan umur anak. Misalnya dalam permainan sepak bola mini biasanya tidak menggunakan offside. Beberapa peraturan sepak bola mini antara lain sebagai berikut :
  • Lama bertanding : 2 x 20 menit dengan waktu istrahat 10 menit.
  • Bola yang digunakan ukuran No 4 (empat).
  • Pemain Sepak Bola Mini (7 pemain inti dan 3 cadangan).
  • Pergantian pemain bebas (tidak ditentukan jumlahnya).
  • Jumlah pemain dalam permainan adalah 7 lawan 7.
  • Jika terjadi draw biasanya langsung diadakan tendangan pinalti (tidak menggunakan perpanjangan waktu)
  • Penggunaan kartu merah dan kartu kuning tidak diberlakukan, jika ada pemain yang melanggar hanya diberi peringatan saja.
  • Offside tidak diberlakukan.

Peralatan Permainan Sepak Bola Mini
Permainan sepak bola mini menggunakan beberapa peralatan sebagai berikut :

Lapangan :Ukuran lapangan : 60 m x 40 m. Tinggi gawang : 2 meter dan lebar gawang : 5 meter, Jarak tendangan pinalti : 9 meter Daerah pinalti : 12 meter x 13 meter. Lama bertanding : 2 x 20 menit. Bola yang digunakan ukuran no 4 (empat). Pemain Sepak Bola Mini (7 pemain inti dan 3 cadangan). Jumlah pemain dalam permainan adalah 7 lawan 7.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 3:12 PM

Komoditas Ekspor Indonesia

Perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan antara negara yang satu dengan negara yang lain. Dalam perdagangan internasional masing-masing negara memperoleh keuntungan, keuntungan atau manfaat dari perdagangan internasioanl adalah sebagai berikut : 1) kebutuhan barang dari suatu negara dapat terpenuhi, 2) negara akan memperoleh keuntungan yang berupa devisa, 3) suatu negara dapat memproduksi barang secara spesifik, 4) memungkinkan adanya pembagian kerja antarnegara yang lebih baik,  dan 5) negara dapat memproduksi barang secara besar-besaran sehingga dapat menambah lapangan pekerjaan.

Dalam perdagangan internasional terjadi pertukaran barang antara negara satu dengan negara yang lainnya. Pertukaran barang dilakukan dengan cara ekspor dan impor. Apa yang dimaksud dengan komoditas ekspor ? Komoditas merupakan benda nyata yang diperdagangkan dengan bentuk fisik yang dapat disimpan dalam waktu tertentu dan bisa ditukarkan dengan produk lain yang masih sejenis. Ekspor adalah kegiatan mengeluarkan barang dari dalam negeri ke luar negeri.
Sepuluh komoditas ekspor utama Indonesia adalah Tekstil dan Produk Tekstil (TPT), produk hasil hutan, elektronik, karet dan produk karet, sawit dan produk sawit, otomotif, alas kaki, udang, kakao dan kopi. Komoditas lainnya, yaitu makanan olahan, perhiasan, ikan dan produk ikan, kerajinan dan rempah-rempah, kulit dan produk kulit, peralatan medis, minyak atsiri, peralatan kantor dan tanaman obat. Komoditas ekspor Indonesia ke negara-negara lain adalah sebagai berikut (sumber : kemendag RI) :

No. Gambar Komoditas Negara Tujuan
1.
Tekstil dan Produk Tekstil Amerika serikat,Jepang,Jerman,Turki,Korea selatan,Inggris,
Uni emirat arab, Rep.rakyattiongkok, Brasilia, Malaysia, Belgia, Italia, Belanda, Spanyol, Kanada, Saudi arabia,Thailand, Perancis, Vietnam,Taiwan
2.
Elektronik Singapura, Amerika serikat, Jepang, Hongkong, Rep.rakyat tiongkok, Jerman, Malaysia, Belanda, Korea selatan, Pilipina, Perancis,Thailand, India, Australia, Uni emirat arab, Inggris, Taiwan, Vietnam, Belgia, Italia
3.
Karet dan Produk Karet Amerika serikat, Jepang, Rep.rakyat tiongkok, Korea selatan, Singapura, Brasilia, Jerman, Kanada, Belanda, Turki, Perancis, India, Spanyol, Italia, Inggris, Belgia, Taiwan, Rep.afrika selatan, Australia, Argentina
4.
Sawit Hongkong,  India,  Vietnam,  Rep.Rakyat Tiongkok,  Jerman, Singapura,  Korea Utara,  Italia,  Malaysia,  Thailand,  Spanyol, Taiwan,  Jepang,  Kamboja,  Sri Langka,  Rep.Afrika Selatan,  Perancis, Pilipina,  Amerika Serikat, Meksiko 
5.
Produk Hasil Hutan India, Rep.rakyat tiongkok, Malaysia, Bangla desh, Belanda, Mesir, Singapura, Italia, Spanyol, Ukraine, Iran, Federasi rusia, Pakistan, Jerman, Tanzania, Brasilia, Rep.afrika selatan, Vietnam, Myanmar,Kenya
6.
Alas Kaki Jepang, Rep.rakyat tiongkok, Amerika serikat, Korea selatan, Australia, Malaysia, Taiwan, Saudi arabia, Uni emirat arab, India, Jerman, Belanda, Inggris, Vietnam, Singapura, Belgia, Italia, Perancis, Bangla desh, Thailand
7.
Otomotif Amerika serikat, Belgia, Jerman, Inggris, Belanda, Italia, Jepang, Meksiko, Perancis, Brasilia, Rep.rakyat tiongkok, Denmark, Panama, Korea selatan, Singapura, Spanyol, Australia, Federasi rusia, Chili, Rep.afrika selatan
8.
Udang Thailand, Jepang, Saudi arabia, Pilipina, Malaysia, Singapura, Uni emirat arab, Rep.afrika selatan, Brasilia, Vietnam, Rep.rakyat tiongkok, Meksiko, Oman, Kamerun, Taiwan, Inggris, Myanmar, Jerman, India, Kuwait
9.
Kakao Amerika serikat,Jepang, Rep.rakyat tiongkok,Inggris,Belgia, Hongkong, Vietnam, Singapura, Perancis, Kanada, Australia, Malaysia, Taiwan, Federasi rusia, Belanda, Italia, Jerman, Korea selatan, Denmark
10. Kopi Malaysia, Amerika serikat, Singapura, Korea utara, Spanyol, Jerman, Perancis, Belanda, Inggris, Australia, Pilipina, India, Kanada, Thailand, Jepang, Brasilia, Uni emirat arab, Estonia, Federasi rusia, Selandia baru

Dalam kegiatan ekspor, Indonesia mempunyai beberapa produk yang diandalkan, produk tersebut antara lain yang berasal dari hasil pertanian, hasil hutan, hasil perikanan, hasil pertambangan, hasil industri dan ada pula yang berbentuk jasa. Jika kita perhatikan, ternyata barang-barang yang diekspor Indonesia sebagian besar berasal dari sumber daya alam. Hal ini karena Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah ruah sehingga tak heran jika sebagian barang yang diekspor merupakan hasil sumber daya alam.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 11:48 PM

Budidaya Tanaman Ubi Jalar

Ubi jalar atau ketela rambat adalah sejenis tanaman budidaya. Bagian yang dimanfaatkan adalah akarnya. Ubi jalar (Jawa : munthul) yang rasanya manis dan lezat ini banyak mengandung nutrisi penting bagi kesehatan. Kandungan utama nutrisi dalam ubi jalar seperti Vitamin A, C dan E, beta karoten, magnesium, kalium dan juga kaya oksidan. Ada banyak jenis varietas ubi jalar,  biasanya yang kita tahu dari perbedaan warna seperti oranye, putih, kuning, merah dan warna ungu. Cara menanam ubi jalar atau ubi rambat dapat dilakukan dengan cara stek batang

Penyiapan Lahan
Lahan yang akan ditanami harus dipersiapkan terlebih dahulu agar hasil panen maksimal. Agar pertumbuhan tanaman ubi jalar maksimal lahan harus digemburkan terlebih dahulu dengan cara dicangkul kemudian diratakan. Penyiapan lahan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.

Bentuk bedengan setinggi 30-40 cm, lebar bedangan 60-100 cm dengan jarak antar bedengan 40-60 cm. Panjang bedengan mengikuti bentuk lahan. Buat lubang untuk menanam bibit ubi jalar, jarak antar lubang 25-30 cm.

Buat larikan atau lubang tugal sejauh 7-10 cm di kiri dan kanan lubang tanam untuk tempat pupuk

Penyiapan Bibit
Cara yang digunakan pada tulisan ini menggunakan stek batang, karena menurut saya cara ini lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan umbi. Calon bibit tanaman diambil dari tanaman yang berumur di atas dua bulan dengan ruas yang pendek-pendek. Potong batang ubi jalar kira-kira sepanjang 15-25 cm. Pada setiap potongan minimal terdapat dua ruas batang. Buang sebagian daun-daunnya untuk mengurangi penguapan. Ikat batang yang telah distek tersebut dan biarkan selama satu minggu di tempat yang teduh.

Cara Penanaman
Bibit dibenamkan kira-kira 2/3 bagian kemudian ditimbun dengan tanah kemudian disirami air. Bibit sebaiknya ditanam mendatar, dan semua pucuk diarahkan ke satu jurusan. Dalam satu alur ditanam satu batang, bagian batang yang ada daunnya tersembul di atas bedengan.

Pada tiap bedengan ditanam 2 deretan dengan jarak kira-kira 30 cm. Untuk areal seluas 1 ha dibutuhkan bibit stek kurang lebih 36.000 batang. Penanaman ubi jalar di lahan kering biasanya dilakukan pada awal musim hujan (Oktober), atau awal musim kemarau (Maret) bila keadaan cuaca normal.

Pemeliharaan Tanaman
1. Penjarangan dan Penyulaman
Selama 3 (tiga) minggu setelah ditanam, penanaman ubi jalar harus harus diamati kontinu, terutama bibit yang mati atau tumbuh secara abnormal. Bibit yang mati harus segera disulam. Cara menyulam adalah dengan mencabut bibit yang mati, kemudian diganti dengan bibit yang baru, dengan menanam sepertiga bagian pangkal setek ditimbun tanah. Penyulaman sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari, pada saat sinar matahari tidak terlalu terik dan suhu udara tidak terlalu panas. Bibit (setek) untuk penyulaman sebelumnya dipersiapkan atau ditanam ditempat yang teduh.

2. Penyiangan
Pada sistem tanam tanpa mulsa jerami, lahan penanaman ubi jalar biasanya mudah ditumbuhi rumput liar (gulma). Gulma merupakan pesaing tanaman ubi jalar, terutama dalam pemenuhan kebutuhan akan air, unsur hara, dan sinar matahaari. Oleh karena itu, gulma harus segera disiangi. Bersama-sama kegiatan penyiangan dilakukan pembumbunan, yaitu menggemburkan tanah guludan, kemudian ditimbunkan pada guludan tersebut.

3. Pembubunan
Penyiangan dan pembubunan tanah biasanya dilakukan pada umur 1 bulan setelah tanam, kemudian diulang saat tanaman berumur 2 bulan. Tata cara penyiangan dan pembumbunan meliputi tahap-tahap sebagai berikut:
  • Bersihkan rumput liar (gulma) dengan kored atau cangkul secara hati-hati agar tidak merusak akar tanaman ubi jalar.
  • Gemburkan tanah disekitar guludan dengan cara memotong lereng guludan, kemudian tanahnya diturunkan ke dalam saluran antar guludan.
  • Timbunkan kembali tanah ke guludan semula, kemudian lakukan pengairan hingga tanah cukup basah.

4. Pemupukan
Dosis pupuk yang tepat harus berdasarkan hasil analisis tanah atau tanaman di daerah setempat. Dosis pupuk yang dianjurkan secara umum adalah 45-90kg N/ha (100-200 kg urea/ha) ditambah 25 kg P2O5/ha (±50 kg TSP/ha) ditambah 50 kg K2O/ha (±100 kg KCl/ha). Pemupukan dapat dilakukan dengan sistem larikan (alur) dan sistem tugal. Pemupukan dengan sistem larikan mula-mula buat larikan (alur) kecil di sepanjang guludan sejauh 7-10 cm dari batang tanaman, sedalam 5-7 cm, kemudian sebarkan pupuk secara merata ke dalam larikan sambil ditimbun dengan tanah.

5. Pengairan dan Penyiraman
Fase awal pertumbuhan memerlukan ketersediaan air tanah yang memadai. Seusai tanam, tanah atau guludan tempat pertanaman ubi jalar harus diairi, selama 15-30 menit hingga tanah cukup basah, kemudian airnya dialirkan keseluruh pembuangan. Pengairan berikutnya masih diperlukan secara kontinu hingga tanaman ubi jalar berumur 1-2 bulan. Pada periode pembentukan dan perkembangan ubi, yaitu umur 2-3 minggu sebelum panen, pengairan dikurangi atau dihentikan.

Waktu pengairan yang paling baik adalah pada pagi atau sore hari. Di daerah yang sumber airnya memadai, pengairan dapat dilakukan kontinu seminggu sekali. Hal Yang penting diperhatikan dalam kegiatan pengairan adalah menghindari agar tanah tidak terlalu becek (air menggenang).

Hama dan Penyakit
  • Penggerek Batang Ubi Jalar. Gejala: terjadi pembengkakan batang, beberapa bagian batang mudah patah, daun-daun menjadi layu, dan akhirnya cabang-cabang tanaman akan mati. Pengendalian: (1) rotasi tanaman untuk memutus daur atau siklus hama; (2) pengamatan tanaman pada stadium umur muda terhadap gejala serangan hama: bila serangan hama >5 %, perlu dilakukan pengendalian secara kimiawi; (3) pemotongan dan pemusnahan bagian tanaman yang terserang berat; (4) penyemprotan insektisida yang mangkus dan sangkil, seperti Curacron 500 EC atau Matador 25 dengan konsentrasi yang dianjurkan.
  • Hama Boleng atau Lanas. Gejala: terdapat lubang-lubang kecil bekas gerekan yang tertutup oleh kotoran berwarna hijau dan berbau menyengat. Pengendalian: (1) pergiliran atau rotasi tanaman dengan jenis tanaman yang tidak sefamili dengan ubi jalar, misalnya padi-ubi jalar-padi; (2) pemanenan tidak terlambat untuk mengurangi tingkat kerusakan yang lebih berat.
  • Tikus . Hama Ini menyerang ubi dengan cara mengerat dan memakan daging ubi hingga menjadi rusak secara tidak beraturan. Bekas gigitan tikus menyebabkan infeksi pada ubi dan kadang-kadang diikuti dengan gejala pembusukan ubi. Pengendalian: (1) sistem gerepyokan untuk menangkap tikus dan langsung dibunuh; (2) penyiangan dilakukan sebaik mungkin agar tidak banyak sarang tikus disekitar ubi jalar; (3) pemasangan umpan beracun, seperti Ramortal atau Klerat.

Penyakit
  • Kudis atau Scab.Gejala: adanya benjolan pada tangkai sereta urat daun, dan daun-daun berkerut seperti kerupuk. Pengendalian dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut : (1)pergiliran/rotasi tanaman untuk memutus siklus hidup penyakit; (2) penanaman ubi jalar bervarietas tahan penyakit kudis, seperti daya dan gedang;, (3) kultur teknik budi daya secara intensif;, (4) penggunaan bahan tanaman (bibit) yang sehat.
  • Layu fusarium. Gejala: tanaman tampak lemas,urat daun menguning, layu, dan akhirnya mati. Pengendalian: (1) penggunaan bibit yang sehat (bebas penyakit); (2) pergiliran /rotasi tanaman yang serasi di suatu daerah dengan tanaman yang bukan famili; (3) penanaman jenis atau varietas ubi jalar yang tahan terhadap penyakit Fusarium.
  • Virus. Beberapa jenis virus yang ditemukan menyerang tanaman ubi jalar adalah Internal Cork, Chlorotic Leaf Spot, Yellow Dwarf. Gejala: pertumbuhan batang dan daun tidak normal, ukuran tanaman kecil dengan tata letak daun bergerombol di bagian puncak, dan warna daun klorosis atau hijau kekuning-kuningan. Pada tingkat serangan yang berat, tanaman ubi jalar tidak menghasilkan. Pengendalian: (1) penggunaan bibit yang sehat dan bebas virus; (2) pergiliran/rotasi tanaman selama beberapa tahun, terutama di daerah basis (endemis) virus; (3) pembongkaran/eradikasi tanaman untuk dimusnahkan.

Panen
Tanaman ubi jalar dapat dipanen bila ubi-ubinya sudah tua (matang fisiologis). Ciri-ciri ubi jalar
matang, antara lain: bila kandungan tepungnya sudah maksimum, ditandai dengan kadar serat yang rendah dan bila direbus (dikukus) rasanya enak serta tidak berair. Penentuan waktu panen ubi jalar didasarkan atas umur tanaman. Jenis atau varietas ubi jalar berumur pendek (genjah) dipanen pada umur 3-3,5 bulan, sedangkan varietas berumur panjang (dalam) sewaktu berumur 4,5-5 bulan. Panen ubi jalar yang ideal dimulai pada umur 3 bulan, dengan penundaan paling lambat sampai umur 4 bulan. Panen pada umur lebih dari 4 bulan, selain resiko serangan hama boleng cukup tinggi, juga tidak akan memberikan kenaikan hasil ubi.

Penyimpanan
Hasil panen ubi jalar dikumpulkan di lokasi yang cukup strategis, aman dan mudah dijangkau oleh angkutan. Setelah hasil panen sampai di rumah perlu dilakukan pemilahan dan penyortiran. Penyortiran dilakukan untuk memilih umbi yang berwarna bersih terlihat dari kulit umbi yang segar serta yang cacat terutama terlihat dari ukuran besarnya umbi serta bercak hitam/garisgaris pada daging umbi.


Penanganan pascapanen ubi jalar biasanya ditujukan untuk mempertahankan daya simpan. Penyimpanan ubi yang paling baik dilakukan dalam pasir atau abu. Tata cara penyimpanan ubi jalar dalam pasir atau abu adalah sebagai berikut:
  • Angin-anginkan ubi yang baru dipanen di tempat yang berlantai kering selama 2-3 hari. Tujuanya adalah untuk mengurangi kadar air dalam ubi jalar.
  • Siapkan tempat penyimpanan berupa ruangan khusus atau gudang yang kering, sejuk, dan peredaran udaranya baik.
  • Tumpukkan ubi di lantai gudang, kemudian timbun dengan pasir kering atau abu setebal 20-30 cm hingga semua permukaan ubi tertutup. Cara penyimpanan ini dapat mempertahankan daya simpan ubi sampai 5 bulan. Ubi jalar yang mengalami proses penyimpanan dengan baik biasanya akan menghasilkan rasa ubi yang manis dan enak bila dibandingkan dengan ubi yang baru dipanen.
Hal yang penting dilakukan dalam penyimpanan ubi jalar adalah melakukan pemilihan ubi yang baik, tidak ada yang rusak atau terluka, dan tempat (ruang) penyimpanan bersuhu rendah antara 27-30 derajat C (suhu kamar) dengan kelembapan udara antara 85-90 %.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 7:25 PM

Budidaya Tanaman Jahe

Jahe saat ini banyak ditanam di lahan pertanian seperti tegalan maupun lahan pertanian lainnya. Seperti yang saya lihat di daerah saya saat ini banyak para petani yang beralih menanam jahe daripada tanaman yang lainnya. Salah satu penyebab beralihnya para perani beralih menanam jahe menurut saya adalah karena harganya yang cukup tinggi. Selain itu faktor lain yang menyebabkan mereka beralih ke tanaman jahe adalah jumlah permintaan jahe yang cukup banyak. Tidak ada salahnya bagi anda untuk mencoba membudidayakan tanaman ini.

Jahe merupakan tanaman obat berupa tumbuhan rumpun berbatang semu. Jahe termasuk dalam suku temu-temuan (Zingiberaceae), masih sefamili dengan temu-temuan lainnya seperti temu lawak (Cucuma xanthorrizha), temu hitam (Curcuma aeruginosa), kunyit (Curcuma domestica), kencur (Kaempferia galanga), lengkuas (Languas galanga) dan lain-lain. Nama daerah jahe antara lain halia (Aceh), beeuing (Gayo), bahing (Batak Karo), sipodeh (Minangkabau), jahi (Lampung), jahe (Sunda), jae (Jawa dan Bali), jhai (Madura), melito (Gorontalo), geraka (Ternate),

Jenis-jenis Jahe
Tanaman jahe dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkan ukuran, bentuk dan warna rimpangnya. Umumnya dikenal 3 varietas jahe, yaitu :
  • Jahe putih/kuning besar atau disebut juga jahe gajah atau jahe badak Rimpangnya lebih besar dan gemuk, ruas rimpangnya lebih menggembung dari kedua varietas lainnya. Jenis jahe ini bias dikonsumsi baik saat berumur muda maupun berumur tua, baik sebagai jahe segar maupun jahe olahan. Di Jawa Barat dikenal dengan sebutan jahe badak dan jahe gajah sedangkan di Bengkulu dikenal dengan nama jahe kombongan.
  • Jahe putih/kuning kecil atau disebut juga jahe sunti atau jahe emprit ruasnya kecil, agak rata sampai agak sedikit menggembung. Jahe ini selalu dipanen setelah berumur tua. Kandungan minyak atsirinya lebih besar dari pada jahe gajah, sehingga rasanya lebih pedas, disamping seratnya tinggi. Jahe ini mengandung atsiri 1,5%-3,3% dari berat ringannya. Jahe ini cocok untuk ramuan obat-obatan, atau untuk diekstrak oleoresin dan minyak atsirinya.
  • Jahe merah. Rimpangnya berwarna merah dan lebih kecil dari pada jahe putih kecil sama seperti jahe kecil, jahe merah selalu dipanen setelah tua, dan juga memiliki kandungan minyak atsiri yang sama dengan jahe kecil, sehingga cocok untuk ramuan obat-obatan. Harga jahe merah paling mahal jika dibandingkan jahe lainnya. Karena jahe jenis ini memiliki kandungan minyak atsiri sekira 2,58-2,72% dihitung atas dasar berat kering. Jahe ini lebih banyak digunakan untuk obat-obatan

Budidaya Jahe
Media Tanam
Tanaman jahe sangat cocok ditanam pada tanah yang subur, gembur dan banyak mengandung humus. Tekstur tanah yang baik adalah lempung berpasir, liat berpasir dan tanah laterik. Tanaman jahe dapat tumbuh pada keasaman tanah (pH) sekitar 4,3-7,4. Tetapi keasaman tanah (pH) optimum untuk jahe gajah adalah 6,8-7,0.

Tanaman jahe cocok diusahakan di lahan tegalan kering. karena bebas dari genangan air. Keberhasilan budi daya jahe sangat ditentukan oleh persiapan lahan sebelum bibit ditanam dan perlakuan Bibit selama disemai. Selanjutnya dibutuhkan perlakuan pemcliharaan berupa penyiangan. penyulaman, pembubunan, pemulsaan, pemupukan. dan pengendalian gangguan hama penyakit.

Pembuatan bedengan tanaman jahe dapat dilakukan dengan cara menggemburkan tanah terlebih dahulu. Tanah dicangkul dan diratakan. Berdasarkan pengalaman saya, pada saat pembuatan bedengan ini sebaiknya dimasukan sisa-sisa makanan ternak atau pun sisa hasil panen seperti jerami sebagai dsar dari bedengan tersebut. Tujuannya adalah sebagai pupuk alam bagi tanaman jahe yang kita tanam. Pada daerah-daerah yang kondisi air tanahnya tidak bagus sekaligus untuk mencegah terjadinya genangan air, sebaiknya tanah diolah menjadi bedengan-bedengan engan ukuran tinggi 20-30 cm, lebar 80-100 cm, sedangkan panjangnya disesuaikan dengan kondisi lahan.

Bibit Jahe
Untuk menghasilkan jahe yang baik, pemilihan bibit sangat penting karena sangat menentukan hasil panen nantinya. Bibit baik memilki beberapa kriteria, kriteria yang harus dipenuhi antara lain:
  • Bahan bibit diambil langsung dari kebun (bukan dari pasar). Biasanya bibit yang berasal dari
    Bibit Jahe Yang Baik
    pasar keadaannya kurang baik karena sudah beralih tangan dari beberapa orang sehingga kadang-kadang keadaannya juga sudah rusak.
  • Dipilih bahan bibit dari tanaman yang sudah tua (berumur 9-10 bulan). Bibit yang tua akan lebih baik tumbuh daripada bibit yang masih muda. Biasanya bibit muda akan cepat membusuk daripada bibit yang tua.
  • Dipilih pula dari tanaman yang sehat dan kulit rimpang tidak terluka atau lecet. Penampilan bibit jahe yang baik dapat terlihat pada rimpangnya yang kelihatan sehat dan tidak ada cacat, baik lecet maupun busuk.
Penanaman Jahe
Sebelum ditanam, bibit harus dibebaskan dari ancaman penyakit dengan cara bibit tersebut dimasukkan ke dalam karung dan dicelupkan ke dalam larutan fungisida sekitar 8 jam. Kemudian bibit dijemur 2-4 jam, barulah ditanam. Penanaman jahe ada yang dilakukan secara tumpangari maupun secara monokultur. Pada tulisan ini saya menggunakan pola monokultur supaya hasil lebih maksimal.

Praktek di lapangan, ada jahe yang ditumpangsarikan dengan sayursayuran, seperti ketimun, bawang merah, cabe rawit, buncis dan lain-lain. Ada juga yang ditumpangsarikan dengan palawija, seperti jagung, kacang tanah dan beberapa kacang-kacangan lainnya.

Untuk menghindari pertumbuhan jahe yang jelek, karena kondisi air tanah yang buruk, maka sebaiknya tanah diolah menjadi bedengan-bedengan. Selanjutnya buat lubang-lubang kecil atau alur sedalam 3-7,5 cm menggunakan tugal untuk menanam bibit. Jahe atau benih jahe ditanam dengan tunas menghadap keatas dan jangan sampai terbalik, karena bisa menghambat pertumbuhan tanaman jahe. Jarak antar tanaman untuk jahe putih besar adalah 80cm x 40cm yang dipanen tua atau bisa juga 60cm x 40cm, Jahe merah dan jahe putih kecil ukurannya 60cm x 40cm.

Penanaman jahe sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan sekitar bulan September dan Oktober. Hal ini dimungkinkan karena tanaman muda akan membutuhkan air cukup banyak untuk pertumbuhannya.

Pemeliharaan Tanaman
  • Penyulaman. Sekitar 2-3 minggu setelah tanam, hendaknya diadakan untuk melihat rimpang yang mati. Bila demikian harus segera dilaksanakan penyulaman gar pertumbuhan bibit sulaman itu tidak jauh tertinggal dengan tanaman lain, maka sebaiknya dipilih bibit rimpang yang baik serta pemeliharaan yang benar.
  • Penyiangan. Penyiangan pertama dilakukan ketika tanaman jahe berumur 2-4 minggu kemudian dilanjutkan 3-6 minggu sekali. Tergantung pada kondisi tanaman pengganggu yang tumbuh. Namun setelah jahe berumur 6-7 bulan, sebaiknya tidak perlu dilakukan penyiangan lagi, sebab pada umur tersebut rimpangnya mulai besar.
  • Pembubunan. Tanaman jahe memerlukan tanah yang peredaran udara dan air dapat berjalan dengan baik, maka tanah harus digemburkan. Disamping itu tujuan pembubunan untuk menimbun rimpang jahe yang kadang-kadang muncul ke atas permukaan tanah. Apabila tanaman jahe masih muda, cukup tanah dicangkul tipis di sekeliling rumpun dengan jarak kurang lebih 30 cm. Pertama kali dilakukan pembumbunan pada waktu tanaman jahe berbentuk rumpun yang terdiri atas 3-4 batang semu, umumnya pembubunan dilakukan 2-3 kali selama umur tanaman jahe. Namun tergantung kepada kondisi tanah dan banyaknya hujan.
  • Pemupukan. Selain pupuk dasar (pada awal penanaman), tanaman jahe perlu diberi pupuk susulan kedua (pada saat tanaman berumur 2-4 bulan). Pupuk dasar yang digunakan adalah pupuk organik 15-20 ton/ha. Pemupukan tahap kedua digunakan pupuk kandang dan pupuk buatan (urea 20 gram/pohon; TSP 10 gram/pohon; dan ZK 10 gram/pohon), serta K2O (112 kg/ha) pada tanaman yang berumur 4 bulan. Pemupukan juga dilakukan dengan pupuk nitrogen (60 kg/ha), P2O5 (50 kg/ha), dan K2O (75 kg/ha). Pupuk P diberikan pada awal tanam, pupuk N dan K diberikan pada awal tanam (1/3 dosis) dan sisanya (2/3 dosis) diberikan pada saat tanaman berumur 2 bulan dan 4 bulan. Pupuk diberikan dengan ditebarkan secara merata di sekitar tanaman atau dalam bentuk alur dan ditanam di sela-sela tanaman
  • Waktu Penyemprotan Pestisida. Penyemprotan pestisida sebaiknya dilakukan mulai dari saat penyimpanan bibit yang untuk disemai dan pada saat pemeliharaan. Penyemprotan pestisida pada fase pemeliharaan biasanya dicampur dengan pupuk organik cair atau vitamin-vitamin yang mendorong pertumbuhan jahe.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 6:14 PM

Manfaat Lidah Buaya

Tanaman lidah buaya merupakan tumbuhan yang sudah sangat di kenal oleh manusia. Tanaman ini memang memiliki banyak keunikan. Salah satu keunikan tersebut dari namanya. Tanaman lidah buaya dinamakan seperti itu mungkin karena bentuknya yang mirip dengan lidah buaya. Orang awam pun tahu salah satu manfaat dari tanaman ini adalah untuk menyuburkan rambut, penyembuhan luka dan juga perawatan pada kulit, Tanaman lidah buaya juga mudah untuk dikembangbiakan. Nah tinggal bagaimana kita mengolah dan memberdayakan yang sudah ada ini untuk di jadikan sebagai tanaman yang bisa multiguna.

Manfaat Lidah Buaya
Salah satu daerah yang banyak terdapat budidaya Aloevera yaitu di daerah Kalimantan Barat (Pontianak). Banyak sekali manfaatnya untuk segi ekonomi, mulai dari menjadikannya hanya untuk tanaman hias sampai dengan mengolahnya untuk dikonsumsi dan maupun menaikkan nilai ekonomi.Tumbuhan Lidah buaya memilki banyak sekali Ragam jenisnya yakni Mencapai 200 Jenis lidah buaya, dari sekian banyak jenis lidah buaya yang paling baik di gunakan untuk pengobatan adalah jenis Aloevera Barbadensis miller,

Untuk Kecantikan
Tanaman lidah buaya banyak dipergunakan untuk berbagai produk kecantikan, seperti krim, lotion, atau sabun. Kandungan lidah buaya di dalam produk kosmetik tersebut membantu meningkatkan kadar oksigen yang be'rguna bagi kulit, membantu menguat­kan jaringan kulit sehingga tidak mengendur, serta mem­bantu mencegahpenuaan dini. 

Kandungan aktif lidah buaya yang telah berhasil dikenali oleh para ahli antara lain: 18 jenis asam amino, 20 mineral, dua belas vitamin, 75 nutrisi, dan banyak senyawa aktif lainnya.Kandungan tersebut sangat bisa digunakan sebagai bahan dasar berbagai kosmetik. Di samping itu, lidah buaya pun baik digunakan untuk membuat shampo. Cara mudah untuk menyuburkan rambut dengan cara memotong daunnya kemudian mengoleskan getah yang keluar (eksudat) langsung di kulit kepala secara berkala. Setelah itu baru dibersihkan dan dibilas. 

Sebagai Bahan Makanan
Ternyata lidah buaya juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Daging lidah buaya yang transparan dan seperti jeli telah lama dikonsumsi orang Indonesia. Biasanya daging tanaman ini dipotong-potong dan dimasak dengan air sirup, dijadikan makanan pencuci mulut. Namun di Inggris, lidah buaya diolah menjadi jus. Meminum lidah buaya dapat menyegarkan tubuh secara alami dengan banyak nutrisi. Di dalam lidah buaya  terkandung 200 komponen aktif seperti vitamin A, B1, B2, B3 (niacin), B6, B9 (asam folat), C, dan E. Selain dijadikan jus dan aneka minuman ternyata daun tanaman lidah buaya juga sudah banyak dimanfaatkan menjadi makanan ringan yaitu pudding. 

Obat-obatan
Tanaman lidah buaya membantu untuk mengembalikan jaringan kulit yang luka. Untuk kegunaan ini biasanya dengan menggunakan gel lidah buaya yaitu bagian berlendir yang diperoleh dengan menyayat bagian dalam daun setelah eksudat dikeluarkan, yang juga digunakan untuk membantu mengatasi masalah eksternal seperti masalah pada kulit, mulai dari luka bakar, jerawat hingga masalah kulit akibat gigitan serangga

Lidah buaya dapat membantu mengatasi luka bakar, digigit serangga atau masalah pencernaan. Hal ini bisa diperoleh dengan cara meminum lidah buaya sebagai pengobatan secara internal. Jus lidah buaya dipercaya dapat membantu mencegah konstipasi dan melancarkan saluran pencernaan. Minuman ini dibuat dari gel yang dihasilkan oleh lidah buaya.

Tanaman Hias
Lidah buaya (Aloe vera) merupakan tumbuhan yang mudah tumbuh. Cara penanaman lidah buaya cukup mudah tinggal kita ambil bibit lidah buaya (anakan lidah buaya yang masih kecil) lalu kita tanam seperti tehnik menanam tanaman yang lain.Selain itu, lidah buaya juga dapat hidup di daerah beriklim dingin. Lidah buaya juga sering dijadikan tanaman hias yang memenuhi pot dirumah-rumah, pekarangan, atau lingkungan disekitar kita. Media  tanam yang baik untuk tanaman aloe vera ini terdiri atas campuran satu bagian tanah kebun, satu bagian pupuk kandang atau kompos, satu bagian pasir dan setengah bagian serbuk arang.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 5:10 PM

Budidaya Tanaman Anthurium

Tanaman Anthurium atau yang kita kenal dalam bahasa indonesia yaitu "Gelombang Cinta" pernah booming sekitar beberapa tahun yang lalu. Tanaman Anturiumm sendiri adalah tanaman hias tropis, yang memiliki daya tarik tinggi sebagai penghias ruangan. Tanaman ini banyak diminati karena bentuk daun dan bunganya yang indah, Anthurium yang berdaun indah adalah asli Indonesia, sedangkan yang untuk bunga potong berasal dari Eropa. Namun sekarang tanaman tersebut sudah banyak ditinggalkan dan dibiarkan begitu saja. Iseng-iseng daripada tanaman tersebut tidak dimanfaatkan, sambil untuk mengisi waktu kita belajar untuk mengembangbiakan tanaman tersebut.

Pengembangbiakan tanaman tersebut menurut saya sangat mudah dilakukan dan tidak perlu keahlian khusus. Anthurium dapat diperbanyak dengan 2 cara, yaitu cara generatif (biji) dan vegetatif (stek).

Pengembangbiakan tanaman tersebut menurut saya sangat mudah dilakukan dan tidak perlu keahlian khusus. Anthurium dapat diperbanyak dengan 2 cara, yaitu cara generatif (biji) dan vegetatif (stek).

Perbanyakan dengan cara generatif
Anthurium mempunyai bunga berumah satu artinya dalam satu bunga terkandung sel kelamin betina dan sel kelamin jantan. Bunga terdiri dari tangkai, mahkota, dan tongkol. Semua bagian bunga tersebut menjadi satu kesatuan dan berbentuk seperti ekor, sehingga Anthurium dikenal dengan si bunga ekor.

Putik dan tepung sari menempel pada tongkol. Masaknya putik dan tepung sari tidak bersamaan. Pada umumnya putik masak lebih awal dibanding tepung sari.
Bunga jantan ditandai oleh adanya benang sari, sedangkan bunga betina ditandai oleh adanya lendir. Biji diperoleh dengan menyilangkan bunga jantan dan bunga betina.

Dengan menggunakan jentik, bunga sari diambil dan dioleskan sampai rata di bagian lendir pada bunga betina. Sekitar dua bulan kemudian, bunga yang dihasilkan sudah masak, di dalamnya terdapat banyak biji anthurium.

Buah berbentuk bulat dan menempel pada tongkol, buah muda berwarna hijau setelah masak berwarna merah. Biji yang telah masak akan terlepas dari tongkolnya, biji inilah yang baik untuk disemai. Bibit yang dihasilkan dari biji, umumnya mempunyai sifat yang berbeda dari induknya.

Biji-biji tersebut di kupas, dicuci sampai bersih dan diangin-anginkan, kemudian ditabur pada medium tanah halus. Persemaian ditempatkan pada kondisi lembab dan selalu disiram. Tanaman anthurium membutuhkan persyaratan media tumbuh sebagai berikut : bersifat porous atau mudah merembeskan air yang berlebihan dan menahan air secukupnya untuk tanaman, subur, gembur, dan tidak mengandung hama atau penyakit tular tanah, dan bersifat ringan dan dapat menjaga kelembaban medium tumbuh sepanjang waktu.

Perbanyakan dengan cara vegetatif 
Ada beberapa cara dalam perbanyakan tanaman anthurium secara vegetatif, yaitu stek batang dan stek mata tunas. Cara perbanyakan dengan stek batang adalah memotong bagian atas tanaman (batang) dengan menyertakan 1 – 3 akar, bagian atas tanaman. Anthurium membentuk batang pokok yang memanjang, sekaligus membentuk akar udara dari ketiak daunnya. Batang pokok yang masih berakar udara berwarna hijau dan berair diambil kemudian disemai di tempat teduh.

Cara perbanyakan yang lainnya adalah dengan mata tunas yang tumbuh di sekitar batang tanaman anthurium. Ambil salah satu mata tunas pada cabang anthurium, kemudian tanam mata tunas pada medium tumbuh yang telah disiapkan. Siramlah medium tumbuh tersebut dengan air agar kelembaban tetap terjaga.

Penyiapan Medium Tumbuh
Berdasarkan kegunaannya, medium tumbuh dibagi menjadi 2 macam, yaitu medium tumbuh untuk persemaian dan untuk tanaman dewasa. Medium tumbuh terdiri dari campuran humus, pupuk kandang dan pasir kali. Humus atau tanah hutan dan pupuk kandang yang sudah jadi diayak dengan ukuran ayakan 1 cm, sedangkan pasir kali di ayak dengan ukuran ayakan 3 mm. Humus, pupuk kandang dan pasir kali yang telah di ayak, dicampur dengan perbandingan 5 : 5 : 2. Untuk persemaian, medium tumbuh perlu disterilkan dengan cara mengukus selama satu jam.

Penyiapan Pot
Untuk menanam bunga anthurium, dapat digunakan pot tanah, pot plastik atau pot straso. Pot yang paling baik adalah pot tanah karena memiliki banyak pori-pori yang dapat meresap udara dari luar pot. Apabila digunakan pot yang masih baru, pot perlu direndam dalam air selama 10 menit. Bagian bawah pot diberi pecahan genting/pot yang melengkung, kemudian di atasnya diberi pecahan batu merah setebal 1/4 tinggi pot. Medium tumbuh berupa campuran humus, pupuk kandang dan pasir kali dimasukkan dalam pot

Pemeliharaan
Setelah tanam, tanaman dipelihara dengan menyiram 1 – 2 kali sehari. Daun yang sudah tua atau rusak karena hama dan penyakit, dipotong agar tanaman tampak bersih dan menarik. Sebaiknya tanaman ini dipelihara di tempat teduh karena tanaman tidak tahan sinar matahari langsung.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 11:15 PM

Jenis Jenis Alat Musik

Alat Musik adalah alat yang diciptakan atau dengan tujuan supaya dapat menghasilkan suara musik. Walaupun apa saja yang dapat menghasilan suara dengan nada-nada tertentu dapat dikatakan sebagai alat musik. Secara khusus alat musik adalah alat yang aengaja dibuat dengan tujuan hanya untuk musik saja. Berdasarkan pengelompokannya, Alat musik dapat dibedakan menjadi dua, yaitu : berdasarkan cara memainkannya, dan berdasarkan fungsinya.

Jenis Alat Musik Berdasarkan Cara Memainkanya
Alat musik tiup
Alat musik tiup adalah alat musik yang cara memainkannya dengan cara ditiup. Alat musik tiup menghasilkan suara sewaktu suatu kolom udara didalamnya digetarkan. Tinggi rendah nada ditentukan oleh frekuensi gelombang yang dihasilkan terkait dengan panjang kolom udara dan bentuk instrumen, sedangkan timbre dipengaruhi oleh bahan dasar, konstruksi instrumen dan cara menghasilkannya. Contoh alat musik tiup modern :
  1. Harmonika. Harmonika adalah sebuah alat musik yang paling mudah dimainkan. Hanya tinggal meniup dan menghisapnya harmonika akan mengeluarkan suara yang cukup bagus.
  2. Recorder merupakan alat musik melodis yang sumber bunyinya berasal dari tekanan udara (aerophone) dan dimainkan dengan cara ditiup. Rekoder atau seruling umum digunakan untuk pengajaran disekolah, rekoder yang sering dipakai adalah recorder sopran, disamping recorder sopran ada juga recorder sopranino dan recorder alto.
  3. Tuba. Tuba adalah salah satu jenis alat musik tiup yang terbuat dari logam. tuba sudah ada sejak abad ke-19, kini merupakan anggota alat musik dalam orkestra moderen atau bisa di sebut juga kelompok musisi yang memainkan alat musik bersama.
  4. Flute. Flute adalah instrumen musik dari keluarga woodwind. Suara flute berkarakter lembut dan dapat dikombinasikan dengan instrumen lainnya dengan baik. Flute modern untuk profesional umumnya terbuat dari perak, emas atau kombinasi keduanya. Sedangkan flute untuk student umumnya terbuat dari nikel-perak, atau logam yang dilapisi perak.
  5. Trompet. Trompet adalah alat musik tiup logam. Trompet hanya memiliki tiga tombol, dan pemain trompet harus menyesuaikan embouchure untuk mendapatkan nada yang berbeda.
  6. Pianika. Pianika adalah alat musik tiup kecil sejenis harmonika. Pianika dimainkan dengan tiupan langsung, atau memakai pipa lentur yang dihubungkan ke mulut. Umumnya pianika dimainkan sebagai alat pendidikan di sekolah.
  7. Saksofon. Saksofon adalah instrumen yang masih tergolong dalam aerophone. Saksofon biasanya terbuat dari logam dan dimainkan menggunakan single-reed seperti klarinet. Saksofon umumnya dihubungkan dengan musik populer.
alat musik
Contoh alat musik tiup tradisional antara lain :
  1. Tahuri adalah terompet dari kima atau kerang raksasa. Alat musik ini berasal dari Provinsi Maluku, khususnya daerah pesisir. Untuk mendapatkan nada tertentu, tergantung dari besarkecilnya lubang yang dibuat dan besar kecilnya kerang yang digunakan. Kerang kecil akan menghasilkan nada tinggi atau nyaring. Sementara kerang besar akan menghasilkan nada rendah.
  2. Karinding adalah alat musik tradisional yang berasal dari Jawa Barat. Alat musik ini biasanya terbuat dari pelepah kawung (pohon aren) atau dapat pula dibuat dari bambu. Di samping itu, keinginan pengguna karinding pun mempengaruhi bahan pembuatan karinding itu sendiri. Untuk karinding yang terbuat dari bambu, bentuknya sedikit lebih kecil dan memanjang
  3. Serunee Kalee. Serune Kalee merupakan salah satu alat musik tiup tradisional Aceh. Alat musik ini merupakan salah satu jenis serunai yang tersebar dalam masyarakat Melayu.
  4. Serunai. Serunai, atau juga disebut puput serunai, adalah nama alat musik tiup yang dikenal di Indonesia sebagai alat musik tradisional masyarakat Minang. Bagian unik dari serunai adalah ujungnyayang mengembang, berfungsi untuk memperbesar volume su
  5. Saluang. Saluang adalah alat musik tradisional khas Minangkabau, Sumatera Barat. Yang mana alat musik tiup ini terbuat dari bambu tipis atau talang. Alat ini termasuk dari golongan alat musik suling, tapi lebih sederhana pembuatannya, cukup dengan melubangi talang dengan empat lubang.
  6. Bansi (Sumatera Barat). Bansi merupakan salah satu alat musik tiup yang terkenal di Sumatra Barat, yang termasuk paling banyak dipelajari. Alat musik tiup ini kerap terlihat di berbagai acara tradisional dan pertunjukan adat, dan seruling ini juga termasuk mudah dipelajari.
  7. Foi Mere (Flores), Foi Mere adalah sejenis seruling bambu yang banyak terdapat di P. Flores, Udara yang ditiupkan melalui ujung tiup, tersalur dengan suatu sistem tertentu ke bagian tubuh seruling sehingga menimbulkan bunyi. Di Flores Foi juga dimainkan rangkap dua, menghasilkan dua lagu yang berlainan.
  8. Triton. Triton merupakan alat musik yang cara penggunaannya yaitu dengan ditiup. Alat musik tradisional ini berasal dari Papua. Alat musik ini tersebar di pesisir pantai yang ada di Papua dandigunakan sebagai alat komunikasi dan sebagai alat panggil kepada orang lain,
  9. Pereret Pengasih-Asih(Bali). Pereret Pengasih-asih merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Jembrana Bali. Alatmusik tersebut mirip dengan alat musik terompet, namun terbuat dari kayu yang dibentuk sedemikian rupa yang akhirnya mengeluarkan bunyi-bunyian seperti terompet.

Alat musik gesek
Alat musik gesek menghasilkan suara ketika dawai digesek. Seperti alat musik petik, tinggi rendah nada tergantung panjang dan pendek dawai.Contoh alat musik gesek modern:
  1. Biola. Biola adalah alat musik yang caramemainkannya yaitu dengan cara di gesek. Biola mempunyai 4 (empat) senar, dengan kunci senar yaitu G-D-A-E yang di setting berbeda satu sama lain dengan interval sempurna kelima. Nada yg paling rendah adalah Nada G.
  2. Violin Celo. Violin Celo biasanya disingkat menjadi cello (pengucapan dalam bahasa Indonesia sama, yaitu célo) adalah sebuah alat musik gesek dan anggota dari keluarga biola. Cello adalah alat musik yang populer dalam banyak segi sebagai instrumen tunggal, dalam musik kamar, dan juga sebagai fondasi dalam suara orkestra modern.
  3. Contra Bass. Contra Bass atau Double bass, juga disebut string bass, upright bass, standup bas, adalah instrumen string terbesar dan bernada paling rendah dalam orkestra simfoni modern, dengan string yang biasanya disetel ke E1, A1, D2 dan G2.

Contoh alat musik gesek tradisional antara lain :
  1. Rebab. Rebab adalah alat musik tradisonal rebab adalah jenis alat musik yang di gesek. Alat ini
  2. juga digunakan sebagai pengiring gamelan, sebagai pelengkap untuk mengiringi sinden bernyanyi bersama-sama dengan kecapi. Dalam gamelan Jawa, fungsi rebab tidak hanya sebagai pelengkap untuk mengiringi nyanyian sindhen 21 rebab1 Alat Musik Tradisional Rebabtetapi lebih berfungsi untuk menuntun arah lagu sindhen.
  3. Tehyan. Tehyan adalah tradisional musik dari Jakarta atau betawi. Alat musik ini berasal dari China yang dibawa keturunan Thiong Hua yang dahulu menetap atau singgah di Indonesia. Tehyan adalah tradisional musik dari Jakarta atau betawi. Alat musik ini berasal dari China yang dibawa keturunan Thiong Hua yang dahulu menetap atau singgah di Indonesia.

Alat musik petik
Alat musik petik adalah alat musik yang cara memainkannya dengan cara dipetik. Contoh alat musik petik modern antara lain :
  1. Gitar. Gitar adalah sebuah alat musik berdawai yang dimainkan dengan cara dipetik, umumnya menggunakan jari maupun plektrum. Gitar terbentuk atas sebuah bagian tubuh pokok dengan bagian leher yang padat sebagai tempat senar yang umumnya berjumlah enam didempetkan. Gitar secara tradisional dibentuk dari berbagai jenis kayu dengan senar yang terbuat dari nilon maupun baja. Beberapa gitar modern dibuat dari material polikarbonat. Secara umum, gitar terbagi atas 2 jenis: akustik dan elektrik.
  2. Mandolin. Mandolin adalah sebuah alat musik petik yang mempunyai senar dan dimainkan seperti biola. Cara main alat musik ini mirip dengan gitar, jumlah senar alat musik ini beda dengan gitar. Alat musik ini berasal dari Italia.
  3. Harpa. Harpa adalah jenis alat musik. Bentuknya tinggi, umumnya berwarna emas, dan memiliki senar. Biasanya berbentuk dasar segitiga. Seringkali hadir bersamaan dengan orkestra simfoni, bersamaan dengan suara vokal, suara flute, atau bisa juga dengan jazz bass dan drum.
  4. Banjo. Banjo adalah alat musik petik yang dikembangkan oleh budak Afrika di Amerika Serikat, dan merupakan gabungan beberapa alat musik Afrika. Nama banjo umumnya dianggap berasal dari istilah Kimbundu, mbanza.
  5. Ukulele. Ukulele adalah alat musik petik sejenis gitar berukuran kecil, sekitar 20 inci, dan merupakan alat musik asli Hawaii ditemukan sekitar tahun 1879, Alat musik 'Ukulele' dalam bahasa hawaii artinya 'kutu loncat'. Dalam musik keroncong menjadi alat musik utama dengan suara crong, crong, crong, sehingga musik asli Indonesia tersebut disebut keroncong sejak 1880.

Contoh alat musik petik tradisional antara lain :
  1. Sasando.Sasando adalah sebuah alat instrumen petik musik. Instumen musik ini berasal dari pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Secara harfiah nama Sasando menurut asal katanya dalam bahasa Rote, sasandu, yang artinya alat yang bergetar atau berbunyi.
  2. Kacapi. Kacapi merupakan alat musik Sunda yang dimainkan sebagai alat musik utama dalam Tembang Sunda atau Mamaos Cianjuran dan kacapi suling. Kata kacapi dalam bahasa Sunda juga merujuk kepada tanaman sentul, yang dipercaya kayunya digunakan untuk membuat alat musik kacapi.
  3. Gambus. Gambus yaitu alat musik yang terbuat dari kayu (baiknya kayu nangka)dan kulit, berdawai, bersenar. Alat musik ini mengiringi lagu-lagu, baik berfungsi sebagai hiburan atau sebagai musik pengiring tari. Alat musik gambus lunik ini merupakan bukti langsung pengaruh kebudayaan Islam yang dibawa pedagang-pedagang arab ke nusantara. Gambus berasal dari Lampung.
  4. Panting. Panting adalah musik tradisional dari suku Banjar di Kalimantan Selatan. Disebut musik Panting karena didominasi oleh alat musik yang dinamakan Panting, sejenis gambus yang memakai senar (panting) maka disebut musik Panting.
  5. Japen. Japen adalah alat musik yang asli berasal dari daerah Kalimantan Tengah. Nama Japen sendiri berasal dari bentuknya yang sangat unik. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipetik.
  6. Sampek. Sampek adalah alat musik tradisional Suku Dayak. Alat musik ini terbuat dari berbagai jenis kayu. Namun, yang paling sering dijadikan bahan adalah kayu arrow, kayu kapur, dan kayu ulin dan dibuat secara tradisional. Proses pembuatan bisa memakan waktu berminggu minggu. Dibuat dengan 3 senar, 4 senar dan 6 senar. Sampek diukir sesuai dengan keinginan pembuatnya, dan setiap ukiran memiliki arti

Alat musik pukul
Alat musik pukul adalah alat musik yang cara memainkannya dengan cara dipukul. Contoh alat musik pukul modern antara lain :
  1. Vibrapon. Vibrafon adalah alat musik berjenis mallet dalam keluarga alat musik perkusi. Penampilannya sangat mirip dengan xylophone dan marimba, walaupun vibrafon menggunakan batang-batang aluminium dan bukannya batang-batang kayu seperti kedua alat musik lainnya tersebut. Vibrafon juga memiliki pedal seperti di sebuah piano. Ketika pedalnya naik, batang-batang aluminium tadi menjadi tertahan yang menyebabkan suara yang dihasilkannya menjadi pendek. Sebaliknya ketika pedalnya turun, suaranya mampu melenting hingga beberapa detik.
  2. Triangle. Triangle merupakan alat musik dengan penampilan yang sangat sederhana berbentuk segitiga masuk dalam kategori perkusi idiofoni yang berarti menghasilkan suara dari getaran seluruh badan instrument tersebut. Contoh lain dari instrumen yang masuk dalam kategori idiofoni adalah bel, chimes, dan simbal. Boleh dibilang triangle berfungsi sebagai alat bantu bagi sebuah musik ataupun lagu.
  3. Xilofon. Xilofon adalah sebuah alat musik dalam keluarga perkusi yang kemungkinan besar berasal dari Slovakia. Instrumen ini terdiri atas batang-batang kayu dalam berbagai ukuran. Untuk menghasilkan suara batang-batang kayu tersebut dipukul dengan pemukul khusus (disebut sebagai malet) yang terbuat dari plastik, kayu, atau karet.

Contoh alat musik pukul tradisional antara lain :
  1. Kolintang. Kolintang merupakan alat musik khas dari Minahasa (Sulawesi Utara) yang mempunyai bahan dasar yaitu kayu yang jika dipukul dapat mengeluarkan bunyi yang cukup panjang dan dapat mencapai nada-nada tinggi maupun rendah seperti kayu telur, bandaran, wenang, kakinik atau sejenisnya (jenis kayu yang agak ringan tapi cukup padat dan serat kayunya tersusun sedemikian rupa membentuk garis-garis sejajar).
  2. Arumba adalah ensemble musik dari berbagai alat musik yang terbuat dari bambu. Arumba lahir sekitar tahun 1960-an di Jawa Barat Indonesia, saat ini menjadi alat musik khas Jawa Barat.
  3. Gamelan. Gamelan adalah alat musik yag berasal dari Jawa Tengah, gambang, gendang, dan gong. Istilah gamelan merujuk pada instrumennya / alatnya, yang mana merupakan satu kesatuan utuh yang diwujudkan dan dibunyikan bersama. Kata Gamelan sendiri berasal dari bahasa Jawa gamel yang berarti memukul / menabuh, diikuti akhiran an yang menjadikannya kata benda.
  4. Calung. Calung adalah alat musik Sunda yang dimainkan dengan cara dipukul. Berbeda dengan angklung yang dimainkan dengan cara digoyangkan, cara menabuh calung adalah dengan memukul batang (wilahan, bilah) dari ruas-ruas (tabung bambu) yang tersusun menurut titi laras (tangga nada) pentatonik (da-mi-na-ti-la). Jenis bambu untuk pembuatan calung kebanyakan dari awi wulung (bambu hitam), namun ada pula yang dibuat dari awi temen (bambu yang berwarna putih).
  5. Rebana. Rebana (bahasa Jawa: terbang) adalah gendang berbentuk bundar dan pipih. ini merupakan symbol kota bumiayu .terbuat Bingkai berbentuk lingkaran dari kayu yang dibubut, dengan salah satu sisi untuk ditepuk berlapis kulit kambing.
  6. Tifa. Tifa merupakan alat musik khas Indonesia bagian Timur, khususnya Maluku dan Papua. Alat musik ini bentuknya menyerupai kendang dan terbuat dari kayu yang di lubangi tengahnya. Ada beberapa macam jenis alat musik Tifa seperti Tifa Jekir, Tifa Dasar, Tifa Potong, Tifa Jekir Potong dan Tifa Bas.

Alat musik tekan Alat musik tekan adalah alat musik yang cara memainkannya dengan cara ditekan. Contoh : piano, organ, keyboard dan lain-lain.

Berdasarkan Fungsinya Dalam pergelaran
Berdasarkan fungsinya dalam pergelaran alat musik dapat dikelompokkan menjadi 3 jenis yaitu :
  1. Alat musik melodis, yaitu alat musik yang digunakan untuk memainkan rangkaian nada-nada (melodi) sebuah lagu. Contoh : seruling, saksofon, pianika, harmonica, flute, terompet, rekorder dan lain-lain.
  2. Alat musik ritmis, yaitu alat musik yang dalam permainannya memberikan irama (ritme) tertentu dalam suatu pergelaran. Contoh : ketipung, konga, bongo, bass, drum set, kendang dan lain-lain.
  3. Alat musik harmonis, yaitu alat musik yang dalam permainannya membawa paduan nada (akor) dalam suatu pergelaran. Contoh : gitar, piano, keyboard, organ dan lain-lain.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 8:16 PM

Kerjasama Antar Negara

Kerjasama adalah suatu usaha antara orang perorangan atau kelompok manusia diantara kedua belah pihak untuk tujuan bersama sehingga mendapatkan hasil yang lebih cepat dan lebih baik. Negara ibarat manusia. Setiap manusia membutuhkan manusia lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Manusia membutuhkan orang lain dalam pergaulan. Begitu pula negara. Setiap negara bekerja sama dengan negara lain. Salah satu bentuk kerja sama tersebut ialah dalam perdagangan. Bentuk-bentuk kerjasama antarnegara dapat digolongkan sebagai berikut:

Kerja Sama Bilateral
Kerjasama bilateral merupakan kerja sama antar dua negara. Kerja sama bilateral bertujuan untuk membina hubungan yang telah ada serta menjalin hubungan kerja sama perdagangan dengan negara mitra. Kerja sama bilateral biasanya dapat dilaksanakan antara Indonesia dan suatu negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia dan keduanya telah menandatangani “Persetujuan” atau Agreement, yang akan menjadi tonggak bentuk kerja sama bilateral. Contoh kerjasama bilateral Indonesia antara lain sebagai berikut :
  1. Kerjasama Indonesia-singapura. Idonesia dan Singapura menjalin kerja sama di berbagai bidang. Indonesia mengekspor minyak mentah, timah, gas alam, sayur-sayuran, daging,dan kayu lapis ke singapura. Singapura secara konsisten menjadi investor asing terbesar di Indonesia. Kerja sama antara Indonesia dan Singapura juga meliputi beberapa bidang, termasuk kesehatan, pertahanan, dan lingkungan hidup.
  2. Kerjasama Indonesia Australia. Perdagangan dan perniagaan antara Australia dan Indonesia semakin tumbuh. Perdagangan dua-arah semaikin meningkat. Lebih dari 400 perusahaan Australia sedang melakukan perniagaan di Indonesia, mulai dari usaha pertambangan sampai telekomunikasi. Perusahaan-perusahaan ini bekerja sebagai mitra dagang dengan perusahaan dan pemerintah Indonesia.
  3. Kerjasama Indonesia Malaysia. Investor dari Malaysia banyak menanamkan investasinya dalam industri perkebunan kelapa sawit. Hal ini tentu menguntungkan bagi kedua belah pihak. Selain itu, di Malaysia juga banyak di tempatkannya Tenaga Kerja dari Indonesia yang bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT), petugas medis, pekerja bangunan serta tenaga profesional lainnya.
  4. Kerjasama Indonesia Thailand. Indonesia dan Thailand bekerjasama dalam pengembangan pertanian, serta bebagai hal mengenai pengolahan produk pertanian. Tidak heran jika di negara kita banyak ditemukan produk pertanian yang berasal dari negara Thailand.
  5. Kerjasama Indonesia Philipina. Hubungan antara Indonesia dengan Fillipina berpusat pada kerja sama di bidang perdagangan ekspor-impor. Indonesia mengekspor minyak bumi, baja, besi, dan alumunium ke Filipina. Sementara Filipina mengekspor gula dan kopra ke Indonesia.
  6. Kerjasama Indonesia-brunei Darussalam. Indonesia mengekspor sayur-sayuran, buah-buahan, pakaian jadi, dan kendaraan ke Brunei Darussalam. Selain itu Indonesia juga mengirimkan tenaga pengajar dan tenaga ahli lainnya ke Brunei Darussalam.
  7. Kerjasama Indonesia-kamboja. Pada saat ini Indonesia mencoba merealisasikan gagasan untuk membentuk Joint Agricultural Working Group. Kamboja selama ini dianggap sebagai penghasil beras berkualitas baik dan sebagian besar di ekspor dalam bentuk gabah. Oleh sebab itu pemerintah Indonesia berharap dengan kerja sama ini bisa meningkatkan kualitas pangan yang semakin baik.

Kerja Sama Regional
Kerjasama regional merupakan kerja sama antara negara-negara dalam satu wilayah atau satu kawasan. Tentunya beberapa negara yang berada di kawasan atau wilayah tertentu ini memiliki tujuan yang sama dalam bidang ekonomi sehingga mereka saling membantu antarnegara. Sebagai negara yang terletak di Asia Tenggara Indonesia bekerjasama, antara lain dalam :
ASEAN
  1. Asean(Association of Southeast Asian Nations) atau Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (Perbara). Negara-negara ASEAN juga bekerja sama dalam bidang ekonomi dan sosial budaya. Dalam bidang ekonomi meliputi : Membuka Pusat Promosi ASEAN untuk perdagangan, investasi dan pariwisata di Tokyo Jepang, dengan tujuan untuk meningkatkan ekspor ke Jepang dan meningkatkan penanaman modal serta arus wisata Jepang ke negara-negara ASEAN. Menyelenggarakan pembangunan proyek-proyek industri ASEAN, antara lain: proyek pabrik pupuk urea ammonia di Aceh, Indonesia (ASEAN Aceh Fertilizer Project). proyek pabrik urea di Malaysia (ASEAN Urea Project). proyek industri tembaga di Filipina (ASEAN Copper Fabrication Project). proyek pabrik vaksin di Singapura (ASEAN Vaccine Project). proyek abu soda di Muangthai (Rock Salt Soda Ash Project).
  2. APEC(Asia-Pacific Economic Cooperation). Kerjasama Ekonomi APEC adalah forum kerjasama ekonomi yang terbuka, informal, tidak mengikat, dibentuk di Canberra November 1989. Keanggotaan APEC terdiri 21 ekonomi. Australia, Brunai Darussalam, Kanada,Cili, Republik Rakyat Cina, Hongkong-Cina, Indonesia, Jepang, Republik Korea, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Papua New Guinea, Filipina, Singapura, Taiwan-Cina Taipe, Thailand, Amerika Serikat, Peru, Rusia, Vietnam. Salah satu dalam APEC adalah Kerjasama Ekonomi dan Teknik (ECOTECH) Program ini mencakup memberikan kesempatan bagi negara-negara anggota untuk meningkatkan pelatihan dan pendidikan dalam perdagangan internasional.
  3. AFTA (Asean Free Trade Area) AFTA adalah bentuk kerjasama negara-negara ASEAN yang bertujuan menciptakan area perdagangan bebas di kawasan ASEAN. AFTA dibentuk pada bulan Januari 1992. Pembentukan AFTA bertujuan untuk mrningkatkan spesialisasi di negara anggota ASEAN, meningkatkan kegiatan ekspor dan impor, serta meningkatkan investasi bagi negara ASEAN. Konsep AFTA adalah penurunan tarif perdagangan antarnegara ASEAN sehingga menurunkan biaya ekonomi.

Kerja Sama Multilateral
Kerja sama multilateral adalah suatu bentuk kerja sama antara beberapa negara. Sebagian besar organisasi internasional, seperti PBB dan WTO, Beberapa contoh kerjasama multilateral yang dilakukan Indonesia adalah sebagai berikut :
  1. PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa atau biasa disingkat ) atau United Nations atau disingkat (UN). PBB adalah sebuah organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional, keamanan internasional, pengembangan ekonomi, perlindungan sosial, hak asasi dan pencapaian perdamaian dunia.
  2. WTO (World Trade Organization). WTO adalah organisasi internasional yang mengawasi banyak persetujuan yang mendefinisikan "aturan perdagangan" di antara anggotanya (WTO, 2004a). Didirikan pada 1 Januari 1995 untuk menggantikan GATT.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 3:44 PM

Mengenal Lebih Jauh Tari Saman

Tari Saman merupakan sebuah tarian yang berasal dari Nangroe Aceh Darussalam, tepatnya suku Gayo (Gayo Lues). Pada jaman dahulu, Tari Saman biasanya ditampilkan untuk merayakan peristiwa – peristiwa penting dalam adat dan masyarakat Aceh. Selain itu biasanya tarian ini juga ditampilkan untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad. Tari Saman telah ditetapkan UNESCO sebagai Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia dalam Sidang ke-6 Komite Antar-Pemerintah untuk Pelindungan Warisan Budaya Tak benda UNESCO di Bali, 24 November 2011.

Tari Saman biasanya ditampilkan menggunakan iringan alat musik, berupa gendang dan menggunakan suara dari para penari dan tepuk tangan mereka yang biasanya dikombinasikan dengan memukul dada dan pangkal paha mereka sebagai sinkronisasi dan menghempaskan badan ke berbagai arah. Tarian ini mencerminkan pendidikan, keagamaan, sopan santun, kepahlawanan, kekompakan dan kebersamaan. Sebelum saman dimulai yaitu sebagai pembukaan, tampil seorang tua cerdik pandai atau pemuka adat untuk mewakili masyarakat setempat (keketar) atau nasihat-nasihat yang berguna kepada para pemain dan penonton.

Tarian Saman dipandu oleh seorang pemimpin yang disebut Syech. Karena keseragaman formasi dan ketepatan waktu adalah suatu keharusan dalam menampilkan tarian ini, sehingga para penari dituntut untuk memiliki konsentrasi yang tinggi dan latihan yang serius agar dapat tampil dengan sempurna. Tarian ini dilakukan secara berkelompok, sambil bernyanyi dengan posisi duduk berlutut dan berbanjar/bersaf tanpa menggunakan alat musik pengiring.

Karena kedinamisan geraknya, tarian ini banyak dibawak/ditarikan oleh kaum pria, tetapi perkembangan sekarang tarian ini sudah banyak ditarikan oleh penari wanita maupun campuran antara penari pria dan penari wanita. Tarian ini ditarikan kurang lebih 10 orang, dengan rincian 8 penari dan 2 orang sebagai pemberi aba-aba sambil bernyanyi. Nyanyian para penari menambah kedinamisan dari tarian saman. Cara menyanyikan lagu-lagu dalam tari saman dibagi dalam 5 macam.
  1. Rengum, yaitu auman yang diawali oleh pengangkat.
  2. Dering, yaitu regnum yang segera diikuti oleh semua penari.
  3. Redet, yaitu lagu singkat dengan suara pendek yang dinyanyikan oleh seorang penari pada bagian tengah tari.
  4. Syek, yaitu lagu yang dinyanyikan oleh seorang penari dengan suara panjang tinggi melengking, biasanya sebagai tanda perubahan gerak
  5. Saur, yaitu lagu yang diulang bersama oleh seluruh penari setelah dinyanyikan oleh penari solo.

Tari saman ditarikan dalam posisi duduk. Dimana posisi penari duduk berlutut, berat badan tertekan kepada kedua telapak kaki. Pola ruang pada tari saman juga terbatas pada level, yakni ketinggian posisi badan. Dari posisi duduk berlutut berubah ke posisi diatas lutut (Gayo – berlembuku) yang merupakan level paling tinggi, sedang level yang paling rendah adalah apabila penari membungkuk badan kedepan sampai 45o (tungkuk) atau miring kebelakang sampai 60o (langat). Terkadang saat melakukan gerakan tersebut disertai gerakan miring ke kanan atau ke kiri yang disebut singkeh. Ada pula gerak badan dalam posisi duduk melenggang ke kanan-depan atau kiri-belakang (lingang).

tari saman

Selain posisi duduk dan gerak badan, gerak tangan sangat dominan dalam tari saman. Karena dia berfungsi sebagai gerak sekaligus musik. Ada yang disebut cerkop yaitu kedua tangan berhimpit dan searah. Ada juga cilok, yaitu gerak ujung jari telunjuk seakan mengambil sesuatu benda ringan seperti garam. Dan tepok yang dilakukan dalam berbagai posisi (horizontal/ bolak-balik/ seperti baling-baling). Gerakan kepala seperti mengangguk dalam tempo lamban sampai cepat (anguk) dan kepala berputar seperti baling-baling (girek) juga merupakan ragam gerak saman. Kesenyawaan semua unsur inilah yang menambah keindahan dan keharmonisan dalam gerak tari saman.

Karena tari saman di mainkan tanpa alat musik, maka sebagai pengiringnya di gunakan tangan dan badan. Ada beberapa cara untuk mendapatkan bunyi-bunyian tersebut:
  1. Tepukan kedua belah tangan. Ini biasanya bertempo sedang sampai cepat
  2. Pukulan kedua telapak tangan ke dada. Biasanya bertempo cepat
  3. Tepukan sebelah telapak tangan ke dada. Umunya bertempo sedang.
  4. Gesekan ibu jari dengan jari tengah tangan (kertip). Umunya bertempo sedang.

Dalam setiap pertunjukan semuanya itu di sinergikan sehingga mengahasilkan suatu gerak tarian yang mengagumkan. Jadi kekuatan tari Saman tidak hanya terletak pada syairnya saja namun gerak yang kompak menjadi nilai lebih dalam tarian. Ini boleh terwujud dari kepatuhan para penarinya dalam memainkan perannya masing-masing.

Gerakan Tari Saman yang sangan dinamis membutuhkan kekompakan dan kebersamaan dalam membawakan tarian terebut. Kekompakkan antar penari satu dengan yang lainnya membuat Tari Saman terlihat indah. Dalam tari Saman kita dapat mencontoh beberapa sikap, sikap tersebut antara antara lain sebagai berikut :
  • Kekompakan, dalam menarikan Tari Saman diperlukan kekompakan. Dengan kekompakan antar penari Tari Saman terlihat indah dan menarik. Bayangkan jika salah satu penari melakukan kesalahan gerakan, tentunya tarian akan menjadi kacau. Karena keseragaman formasi dan ketepatan waktu adalah suatu keharusan dalam menampilkan tarian ini, sehingga para penari dituntut untuk memiliki konsentrasi yang tinggi dan latihan yang serius agar dapat tampil dengan sempurna.
  • Kebersamaan, kebersamaan antar penari Tari Saman menggambarkan betapa indah dan serasinya sebuah tarian yang diawakan oleh banyak orang dengan karakter yang berbeda. Demikian pula dengan keberagaman bangsa kita, keberagaman akan terasa indah bila ada kebersamaan.

Keindahan Tari Saman seharusnya dapat terus dinikmati tidak hanya generasi yang ada saat ini, tetapi juga harus bisa dinikmati oleh para penerus atau generasi yang akan datang. Agar Tari Saman tetap lestari harus diupayakan berbagai usahan pelestarian tarian tersbut Upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan Tari Saman antara lain sebagai berikut :
  • Mengadakan Lomba Tari Tradisional. Kita bisa mengadakan lomba Tari Tradisional dalam sebuah acara, seperti acara lomba Seni Tari dari tingkat RT sampai tingkat nasional, atau dalam peringatan hari kemerdekaaan 17 Agustus 1945 dan acara-acara hiburan lainnya.
  • Mengadakan Festival Tari Tradisional. Kita bisa mengadakan acara festival yang diikuti oleh para remaja, di antaranya anak – anak SD, SMP,SMA, atau pun mahasiswa/i yang bertemakan “Tari Tradisional”. Dengan diadakannya festival tersebut jadi kita bisa melestarikannya kembali tarian tradisional tersebut dan kita juga bisa paduka tarian tradisioanl dengan tarian modern sehingga tarian tradisioanal makin menarik.
  • Memasukkan Tari Saman Sebagai Muatan lokal baik di tingkat SD, SMP, maupun SMA. Perlunya Tari Saman dimasukkan sebagai muatan lokal, sebagai upaya melestarikan budaya yang ada terutama seni tari.
  • Workshop Tari Tradisional. Memberikan pelatihan untuk mempelajari satu atau dua tari tradisional daerah setempat. Workshop atau pelatihan tari ini tentu saja akan dipandu oleh para seniman/ahli pengajar tari yang kompeten. Singkat kata ini adalah semacam Train the Trainer. Karena setiap yang mengikuti workshop, harus mengajarkan kembali tarian tersebut.
  • Membuat Sanggar Tari. Dengan cara membuat sanggar-sanggar tari tradisional, mengadakan berbagai pertunjukan tradisiona seperi tari, dan memperkenalkan pentingnya tari kepada masyarakat indonesia.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 9:30 PM

Unsur-unsur dalam iklan

Iklan atau pariwara merupakan bagian penting dalam mempromosikan atau menawarkan suatu barang ataupun jasa. Kita dapat melihat iklan diberbagai media seperti koran, majalah, radio, teleivisi, internet. Apa itu Iklan? Iklan adalah suatu pesan tentang barang atau jasa yang dibuat oleh pembuat barang yang disampaikan lewat media (cetak, audio, elektronik) yang di tujukan kepada masyarakat umum. Cara yang sangat ampuh untuk memperkenalkannya produk kepada orang banyak adalah dengan beriklan.

Pada dasarnya tujuan utama iklan adalah agar masyarakat mau membeli produk tersebut. Agar masyarakat tertarik untuk membeli produk tersebut maka iklan dibuat semenarik mungkin dan seefektif mungkin. Iklan memiliki peranan yang sangat penting dalamm memasarkan produk agar dapat di kenal oleh masyarakat. Sehingga sangat penting bagi produsen untuk tetap mempertahankan atau meningkatkan kualitas produknya. Dari sisi si pembuat barang atau si penyedia jasa iklan memiliki tujuan sebagai berikut :

Memberi tahu masyarakat
Melalui iklan si pembuat barang atau si penyedia jasa ingin memberitahukan bahwa telah ada barang atau jasa yang mungkin mereka butuhkan. Iklan tersebut memberikan informasi mengenai kelebihan produk tersebut dibandingkan dengan produk sejenis yang lainnya. Adanya iklan membuat konsumen sadar akan merek-merek baru,
Unsur-unsur dalam iklan
Mengajak masyarakat supaya membeli produk tersebut

Biasanya dalam iklan ada kata atau kalimat yang berisi ajakan untuk membeli produk tersebut. Dengan ajakan tersebut masyarakat didorong untuk mencoba menggunakan produk yang ditawarkan. Iklan yang efektif akan mampu membujuk pelanggan untuk mencoba produk dan jasa yang diiklankan.

Mendukung terjadinya penjualan
Iklan diharapkan memberikan rangsangan dan mendorong masyarakat untuk membeli produk yang ditawarkan. Dengan beriklan diharapkan konsumen dapat bertindak untuk membeli produk tersebut.

Untuk membuat iklan yang baik dan menarik ada beberapa hal yang harus diperhatikan, sehingga iklan akan efektif dan memberikan manfaat terhadap produk yang ditawarkan. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat sebuah iklan, antara lain sebagai berikut

Kalimatnya singkat dan jelas.
Contoh pada headline atau yang kepala pesan iklan. Headline ini berfungsi untuk menarik perhatian awal pembaca. Headline yang menarik dapat menahan mata untuk berhenti sejenak melihat produk yang ditawarkan. Ciri-ciri headline antara lain sebagai berikut : Tulisan menonjol, baik dari segi ukuran maupun warna, Umumnya kalimat headline pendek, bahkan satu kata saja bisa menarik perhatian. Berisi kalimat atau kata yang mengandung kesan kuat sehingga menarik minat perhatian masyarakat

Bahasanya mudah dipahami dan menarik
Sajikan iklan dengan bahasa yang mudah dipahami, karena kemampuan masing-masing dalam memahami arti bahasa berbeda-beda. Selain itu bahasa juga harus menarik karena suatu iklan dengan bahasa yang baik akan lebih menarik.

Tulisan dan gambarnya menarik.
Penggunaan warna pada tulisan dan gambar harus diperhatikan, contohnya warna merah memberi kesan berani. Warna di yakini mempunyai dampak psikologis terhadap manusia. Dampak tersebut dapat di pandang dari berbagai macam aspek, baik panca indera aspek budaya.

Bagian-bagian Iklan
  • Headline Headline merupakan kepala iklan, biasanya headline merupakanrangkaian kalimat atau kata-kata pendek, dan seringkali berupa slogan. Ciri-ciri headline antara lain :tulisan menonjol, mumnya kalimat pendek, bahkan satu kata saja, berisi kalimat atau kata yang mengandung kesan kuat sehingga menarik minat perhatian masyarakat
  • Subjudul. Sub Judul merupakan bagian dari iklan yang bertugas untuk menjabarkan lebih jauh pesan yang terdapat dalam judul. Ciri-ciri subjudul antara lain sebagai berikut : uruf lebih kecil dari headline , terkadang di tulis dengan warna yang berbeda , huruf tebal dan warna yang berbeda. letak sub headline berdekatan dengan headline.
  • Teks iklan Isi iklan atau naskah iklan yang dicetak dengan menggunakan jenis huruf yang lebih kecil daripada baris display. 
  • Harga. Orang biasanya sangat peka terhadap harga, dan mungkin akan dijengkelkan oleh suatu iklan yang tidak mencantumkan, paling tidak mencantumkan harga yang terendah. 
  • Nama dan alamat Mungkin saja sudah cukup hanya dengan menyebutkan nama produk atau perusahaan pada iklan tersebut, didukung dengan logo, tetapi pengiklam lain ada yang mencantumkan alamat dan nama mereka dengan jelas. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar pembaca dapat mengenali mereka dengan jelas. 
  • Signature slogan atau strapline Ini adalah baris kalimat penutup, dan hal ini dapat digunakan sebagai alat untuk menciptakan citra perusahaan

Unsur - Unsur Iklan
  • Attention ( perhatian ). Iklan yang baik harus dapat menarik perhatian masyarakat umum.
  • Interest ( minat ). Setelah mendapat perhatian, maka harus ditingkatkan menjadi minat sehingga timbul rasa ingin tahu secara rinci dalam diri konsumen.
  • Desire ( keinginan ). Suatu cara utuk menggerakkan keinginan suatu konsumen.
  • Conviction ( rasa percaya ). Untuk mendapatkan rasa percaya dalam diri konsumen, maka sebuah iklan harus ditunjang berbagai kegiatan peragaan seperti pembuktian atau sebuah kata-kata.
  • Action ( tindakan ). Tindakan merupakan tujuan akhir dari produsen untuk menarik konsumen agar membeli atau menggunakan produk dan jasanya.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 5:34 PM