Home » » Pembelajaran 6 Subtema 3 Aku Suka Berpetualang

Pembelajaran 6 Subtema 3 Aku Suka Berpetualang

Menyusun paragraf berdasarkan gambar biasanya menggunakan gambar gambar seri. Gambar seri ialah rangkaian dari beberapa gambar yang menggambarkan sebuah peristwa. Tiap tiap bagian dari gambar tersebut memiliki ceritanya masing masing. Kemudian gambar inilah yang nantinya disusun secara urut hingga membentuk cerita yang runtut dan menarik.

Langkah pertama dalam menyusun gambar seri ialah menentukan judul cerita dari gambar tersebut. Langkah selanjutnya ialah penentuan peristiwa pertama pada gambar. Peristiwa tersebut harus disusun dengan urut dan logis.

Selanjutnya adalah membuat kalimat yang menjelaskan gambar tadi. Setelah itu susun kalimat hingga membentuk cerita yang urut dan baik.

Ayo Mencoba
Perhatikan gambar berikut ini!
Gambar Cerita

Buatlah cerita sesuai urutan gambar! Kemudian jawablah pertanyaan sesuai gambar tersebut!
Suatu hari ada seorang Nenek yang akan pergi ke Perumahan Lestari. Setelah turun dari bus sang Nenek tersebut ingin menyeberang jalan. Kebetulan Edo melihat Nenek tersebut. Edo membantu sang Nenek menyeberang jalan. Edo juga menunjukan jalan menuju Perumahan Lestari. Edo mengantar sang Nenek sampai ke tempat tujuan. Edo merasa lega dapat membantu sang ibu.

Ayo Berlatih
Jawablah pertanyaan berikut!
  1. Apa saja rambu lalu lintas yang kamu lihat dari gambar tersebut? (Rambu lalu lintas yang terlihat dari gambar adalah zebra cross, papan petunjuk tempat masjid, papan penunjuk arah perumahan lestari, dan lampu lalu lintas.)
  2. Apa saja hal yang perlu diperhatikan saat menyeberang jalan? (Hal yang perlu diperhatikan saat menyeberang jalan adalah lampu lalu lintas, menengok ke kiri dan ke kanan saat menyeberang untuk memastikan kondisi jalan raya, dan menyebrang pada tempat yang disediakan yaitu zebra cross.)

Nenek mengucapkan terima kasih karena telah dibantu. Nenek juga memberikan sebungkus makanan tradisonal. Makanan tradisional itu empek-empek. Empek-empek berasal dari kampung halaman nenek. Masih ada banyak contoh makanan tradisional lainnya. Contoh kue tradisional lainnya adalah onde-onde, kelepon, dodol, serabi, dan kue lapis

Apakah kamu dan teman-temanmu suka kue tradisional? Perhatikan diagram makanan tradisional yang disukai anak-anak. Kue tradisional yang disukai oleh 50 orang.
Diagram
Ayo Berlatih
Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan diagram tersebut!
  1. Berapa banyak anak yang menyukai serabi? (Ada 35 orang yang menyukai serabi.)
  2. Berapa banyak anak yang menyukai kelepon?(Ada 25 orang yang menyukai kelepon.)
  3. Apa nama kue yang paling banyak disukai?(Kue lapis adalah kue yang paling banyak disukai
  4. Apa nama kue yang paling sedikit disukai?(Dodol adalah kue yang paling sedikit disukai.)
  5. Berapa banyak perbedaan antara yang menyukai kue lapis dan kue onde-onde?(Beda antara yang menyukai kue lapis dan onde-onde ada 10 orang)

Apa saja yang dapat kamu simpulkan dari diagram tersebut?
Dari 50 orang anak ternyata semua menyukai kue lapis. Semua anak memiliki kesukaan kue tradisional lebih dari satu jenis. Semua Kue tradisional yang disukai rasanya manis.

Ayo Berlatih
Berbagai jenis makanan tradisional merupakan kekayaan Indonesia. Rumah adat dan suku juga kekayaan Indonesia. Begitupun pakaian adat dan agama yang sangat beragam di Indonesia lambang kekayaan dan kekuatan. Kita harus hidup rukun untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Ayo Berlatih
Berilah tanda centang (✔) untuk sikap menghargai perbedaan!
NoSikap
1. Menghargai teman yang tidak menyukai makanan tradisional
2.Belajar dengan tekun-
3. Bermain dengan semua teman tanpa membeda-bedakan suku
4. Selalu berpamitan kepada orang tua saat akan meninggalkan rumah-
5. Menjaga ketertiban saat melewati rumah ibadah agama lain

Carilah informasi tentang rumah dan pakaian adat nusantara. Gunting dan tempelkan rumah dan pakaian adat yang berasal dari daerah yang sama. Tuliskan nama daerah sesuai rumah dan pakaian adat tersebut!
Rumah Adat
Lebih lengkapnya rumah adat dan pakaian adat yang ada di Indonesia antara lain sebagai berikut
Rumah AdatPakaian AdatNama Derah
Rumah Adat Aceh
Pakaian Adat Aceh
Nangroe Aceh Darussalam
Rumah Adat Sumut
Pakaian Adat SUmut
Sumatera Utara
Rumah Adat Sumbar
Pakaian Adat SUmbar
Sumatera Barat
Rumah Adat Riau
Pakaian Adat Riau
Riau
Rumah Adat Kepri
Pakaian Adat Kepri
Kepulauan Riau
Rumah Adat Babel
Pakaian Adat Babel
Bangka Belitung
Rumah Adat Jambi
Pakaian Adat Jambi
Jambi
Rumah Adat Sumsel
Pakaian Adat SUmsel
Sumatera Selatan
Rumah Adat Bengkulu
Pakaian Adat Bengkulu
Bengkulu
Rumah Adat Lampung
Pakaian Adat Lampung
Lampung
Rumah Adat DKI
Pakaian Adat Jakarta
DKI Jakarta
Rumah Adat Jawa Barat
Provinsi Jawa Barat
Jawa Barat
Rumah Adat Banten
Pakaian Adat Banten
Banten
Rumah Adat Jateng
Pakaian Adat Jawa tengah
Jawa Tengah
Rumah Adat Jogja
Pakaian Adat Jogjakarta
DI Yogyakarta
Rumah Adat Jatim
Pakaian Adat Jawa Timur
Jawa Timur
Rumah Adat Bali
Pakaian Adat Bali
Bali
Rumah Adat NTB
Pakaian Adat Banten
Nusa Tenggara Barat
Rumah Adat NTT
Pakaian Adat NTT
Nusa Tenggara Timur
Rumah Adat Kalbar
Pakaian Adat Kaltim
Kalimantan Barat
Rumah Adat Kalteng
Pakaian Adat Kalteng
Kalimantan Tengah
Rumah Adat Kalsel
Pakaian Adat Kalsel
Kalimantas Selatan
Rumah Adat Kaltim
Pakaian Adat Kaltim
Kalimantan Timur
Rumah Adat Kalimantan Utara
Kalimantan Utara
Kalimantan Utara
Rumah Adat Sulut
Pakaian Adat Sulut
Sulawesi Utara
Rumah Adat Gorontalo
Gorontalo
Gorontalo
Rumah Adat Sulteng
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Rumah Adat Sultra
Sultra
Sulawesi Tenggara
Rumah Adat Sulsel
Sulsel
Sulawesi Selatan
Rumah Adat Sulbar
Sulbar
Sulawesi Barat
Rumah Adat Maluku
maluku
Maluku
Rumah Adat Malut
Maluku
Maluku Utara
Rumah Adat Papua
Papua
Papua
Rumah Adat Papua Barat
Papau Barat
Papua Barat
Adakah manfaat dari keberagaman pakaian yang dimiliki Indonesia? Tuliskan pendapatmu tentang manfaat keberagaman pakaian di Indonesia!
Keberagaman budaya yang dimiliki oleh negara Indonesia, menjadi identitas bangsa. Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang unik, karena bisa hidup rukun dalam satu negara yang terdiri dari berbagai budaya.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 7:39 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif.