Home » » Membuat Bingkai Foto dari Kertas

Membuat Bingkai Foto dari Kertas

Karya kerajinan nusantara memiliki ciri-ciri khusus. Ciri-ciri tersebut salah satunya terletak pada motif hias. Ada berbagai motif hias nusantara, antara lain motif hias toraja, motif hias bali, dan motif hias kalimantan. Motif di atas banyak digunakan sebagai hiasan pada benda kerajinan, misalnya ukiran, kain atau pakaian, kendi hias, kipas, tas, dan bingkai foto. Mari, memanfaatkan motif hias nusantara dalam berkarya kerajinan.

Salah satu kerajinan sederhana yang dapat dibuat dengan menggunakan motif hias diantaranya adalah bingkai foto. Bingkai foto  atau sering disebut pigura adalah tepi dekoratif yang dibuat untuk memasang, melindungi, dan memajang sebuah gambar, foto, atau lukisan. Bentuk bingkai biasanya persegi panjang atau oval.

Bingkai foto kadang-kadang memiliki selembar kaca untuk melindungi bagian lukisan/gambar yang dipasang.  Bingkai foto/gambar biasanya dipasang di dinding, atau didirikan di atas meja meja. Bingkainya sendiri sering dinilai sebagai sebuah karya seni. Bagaiaman cara membuat kerajinan bingkai foto dari kertes, berikut ini penjelasannya.

1. Proses Perancangan Bingkai Foto
Langkah pertama membuat bingkai foto adalah membuat rancangan bingkai foto. Rancangan ini dapat dibuat pada selembar karton. Proses pembuatan rancangan bingkai foto pertama-tama gambarlah pola bentuk pigura pada permukaan karton tebal. Kamu juga dapat memanfaatkan karton dari kardus bekas yang masih bagus.
Rancangan
2. Persiapan Bahan dan Alat
Setelah rancangan bingkai foto dari kertas langkah selanjutnya adalah menyiapkan alat dan baha yang dibutuhkan dalam proses pembuatan. Bahan dan alat yang akan digunakan antara lain sebagai berikut
  1. Kertas karton tebal digunakan untuk pembuatan kerangk bingkai foto.
  2. Gambar motif hias untuk menghias bafian bingkai foto.
  3. Kertas linen digunakan sebagai pelapis bingkai foto. Kertas linen bisa diganti dengan kertas pembungkus kado atau kertas daur ulang.
  4. Mika digunakan sebagai pengganti kaca pada bingkai foto
  5. Lem digunakan untuk merekatkan bagian-bagian bingkai foto
  6. Pensil, karet penghapus, dan penggaris digunakan untuk pembuatan rancangan bingkai foto yang akan dibuat
  7. Cutter, dan gunting digunakan untuk memotong rancangan bingkai foto yang telah dibuat.

3. Proses Pembuatan Bingkai Foto
Setelah proses pembuatan rancangan, penyiapan alat dan bahan yang dibutuhkan selesai dilakukan langkah selanjutnya adalah pembuatan bingkai foto. Bingkai foto tersebut dapat dibuat dengan mengikuti langkah-langkah seperti di bawah ini.

a. Potonglah karton sesuai pola yang telah dibuat. Gunakan cutter atau gunting untuk memotongnya. Berhati-hatilah dalam menggunakan cutter, jangan sampai meleset sehingga melukai tanganmu. Selain itu proses pemotongan juga harus dengan hati-hati agar hasil yang diperoleh cukup bagus. Proses pemotongan rancangan bingkai foto antara lain seperti pada gambari di bawah ini.
Bingkai 1
b. Lapisilah karton dengan kertas yang bertekstur bagus, misalnya kertas linen, kertas daur ulang, atau kertas kado. Pada saat melapisi kertas ini harus dilakukan dengan benar supaya hasilnya bagus dan tidak ada kertas yang berlipat. Untuk pelapisan bingkai foto dapat dilihat pada gambar di bawah ini
Bingkai 2
c. Setelah bingkai dilapisi dengan kertas selanjutnya adalah memasang mika. Berilah satu sisi bingkai dengan mika bening, rekatkan dengan menggunakan lem yang berdaya rekat baik. Mika direkatkan dari arah terbalik. Pada saat merekatkan mika juga harus dilakukan dengan hati-hati agar hasil rekatan bagus. Untuk merekatkan mika dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
Bingkai 3
d. Rekatkan kedua belah sisi bingkai dengan lem. Lakukan perekatan kedua bingkai dengan baik dan benar. Kedua sisi bingkai harus benar-benar menyatu. Perekatan kedua sisi bingkai dapat dilihat seperti pada gambar di bawah ini.
Bingkai 4
e. Langkah berikutnya menghias bingkai foto. Bingkai foto dapat dihias dengan diberi motif hias, Silahkan pilih motif hias yang disukai dan rekatkan dengan memggunakan lem. Pada saat merekatkan motif hias ini juga harus dilakukan dengan baik dan benar sehingga bingka tampak rajin dan menarik. Perhatikan gambar di bawah ini.
Bingkai 5
f. Setelah serangkaian laingkah dilakukan pada bagian akhir adalah pemasangan penahan bingkai foto. Pasanglah penahan pada sisi belakang bingkai. Gunakan bingkai foto yang telah jadi untuk memasang fotomu saat bersama adik atau kakak.
Bingkai 6
Sesuai dengan namanya frame foto biasa digunakan buat membingkai sebuah foto. Dengan adanya frame foto tersebut diharapkan sebuah foto dapat lebih terjaga dari sesuatu nan dapat merusaknya dan nan terpenting dapat digunakan buat memperindah tampilan foto sehingga lebih menarik buat dilihat.

Perkembangan frame foto ternyata juga mengikuti perkembangan global fotografi sehingga mampu memperindah tampilan hasil fotografi dan menghasilkan tampilan nan maksimal sinkron dengan nan diharapkan.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 9:59 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif. Silahkan tulis url Anda dengan tanda koma (,). Jika saya sempat akan kunbal....