Home » » Cara Menghitung Jasa Giro

Cara Menghitung Jasa Giro

Jasa giro adalah salah satu sumber dana Bank. Jasa giro pada prinsipnya merupakan bunga yang diberikan oleh bank kepada giran atas sejumlah saldo gironya yang mengendap di bank. Tingkat bunga tersebut relatif lebih kecil dibandingkan dengan jenis simpanan lainnya. Simpanan giro sebenarnya bukanlah merupakan suatu simpanan untuk mendapatkan hasil bunga tapi semata-mata hanya dimanfaatkan sebagai sarana memperlancar transaksi bisnis . Oleh karena itu, pemilik giro umumnya adalah pengusaha atau pihak yang memiliki kegiatan yang membutuhkan alat pembayaran dalam bentuk cek.

Setiap dana yang disimpan di rekening giro akan memperoleh balas jasa dari bank berupa bunga. Besar kecilnya jumlah bunga atas jasa giro yang akan diterima dihitung dengan berbagai metode. Metode perhitungan yang paling umum digunakan adalah dengan menggunakan saldo terendah, artinya bunga dihitung dari saldo (sisa) terendah dalam bulan yang bersangkutan. Selain metode saldo terendah, ada pula bank yang menggunakan metode saldo rata-rata atau saldo harian.

Contoh perhitungannya sebagai berikut: Transaksi yang terjadi pada rekening giro Tn. Ray selama bulan Mei 2013.

A. Rekening Koran
Nama Nasabah : Tn. Ray Nomor Rekening : 10.04.2013.10
Hitunglah berapa bunga bersih yang diterima Tn. Ray selama bulan Mei jika bunga dihitung dari saldo terendah dan saldo rata-rata dengan suku bunga 17% pertahun. Nasabah juga dikenakan pajak 15%atas jasa giro. Buatlah laporan rekening koran secara lengkap.
Laporan Rekening Koran
Tn. Ray
Per 31 Mei 2013
Tgl.Transaksi
(dalam Ribuan)
DebetKreditSaldo
1.Setor tunai-10.00010.000
7.Tarik dengan cek2.000-8.000
10.Setor tunai-5.00013.000
14.Setor kliring-12.00025.000
16.Tarik dengan BG5.000-20.000
18.Transfer keluar3.000-17.000
23.Kliring masuk7.000-10.000
29.Setor dengan cek-8.00018.000
Keterangan:
  1. Sisi debet untuk pengurangan dana dan sisi kredit untuk penambahan dana 
  2. Setor tunai, setor dengan cek atau bilyet giro akan menambah rekening nasabah (kredit).
  3. Tarik tunai, tarik dengan cek atau bilyet giroakan mengurangi rekening nasabah (debet) 
  4. Setor kliring maksudnya menyetor uang dengan menggunakan cek atauBG dari bank lain (kredit) 
  5. Transfer masuk (debet) dan transfer keluar (Kredit)

B. Menghitung Bunga dengan Menggunakan Saldo Terendah
Saldo terendah pada bulan Mei adalah Rp 8.000.000 Maka perhitungan bunga pada bulan Mei adalah sebagai berikut :
Bunga : 17% x Rp 8.000.000= Rp 113.333,-
12 bulan
Pajak 15% x Rp 133.333,-= Rp 16.999,-
Bunga bersih bulan Mei : (Rp 113.333- Rp 16.999) =Rp 96.334,-

C. Menghitung Bunga dengan Menggunakan Saldo Rata-rata
Saldo rata-rata untuk bulan Mei adalah : 121.000.000= Rp 15.125.000
8
Keterangan :
  1. Angka 121.000.000 diperoleh dari penjumlahan saldo mulai dari tanggal 1 Mei sampai dengan tanggal 29
  2. Sedangkan angka 8 diperoleh dari jumlah transaksi yang terjadi selama sebulan terssebut.

Maka bunga saldo rata-rata adalah sebagai berikut :
Bunga : 17% x 15.125.000= Rp 214.271
12 bulan
Pajak 15% x Rp 214.271,-= Rp 32.141,-
Bunga bersih bulan Mei : (Rp 214.271- Rp 32.141)= Rp 182.130,-

Pilihan bagi nasabah dengan perhitungan bunga diatas yang paling menguntungkan adalah dengan saldo rata-rata, akan tetapi yang menentukan metode perhitungan adalah bank bukan nasabah.

Berikut ini adalah transaksi yang terjadi pada rekening giro Ny. Jelita Sari per Nopember 2013.
Rekening
Susunlah rekening koran Ny. Jelita sari dan hitunglah berapa bunga yang diterima jika bunga dihitung berdasarkan saldo terendah dan saldo rata-rata dengan bunga 14% pertahun. Nasabah juga dikenakan pajak 15% atas bunga giro.
Laporan Rekening Koran
Ny. Jelita
Per 30 Nopember 2013
Tgl.TransaksiDebetKreditSaldo
1.Saldo--800.000
6.Setor tunai-700.0001.500.000
11.Tarik dengan cek600.000-900.000
16.Kliring masuk-200.0001.100.000
19.Transfer masuk-500.0001.600.000
27.Setor kliring-800.0002.400.000
30.Kliring masuk1.000.000-1.400.000

Menghitung Bunga dengan Menggunakan Saldo Terendah
Saldo terendah pada bulan Nopember adalah Rp 800.000 Maka perhitungan bunga pada bulan Nopember adalah sebagai berikut :
Bunga : 14% x Rp 800.000= Rp 9.333,-
12 bulan
Pajak 15% x Rp 9.333,-= Rp 1.399,-
Bunga bersih bulan Nopember : (Rp 9.333- Rp 1.399) =Rp 7.934,-

Menghitung Bunga dengan Menggunakan Saldo Rata-rata
Saldo rata-rata untuk bulan Nopember adalah : 9.700.000= Rp 1.385.714
7

Maka bunga saldo rata-rata adalah sebagai berikut :
Bunga : 14% x 1.385.714= Rp 16.166
12 bulan
Pajak 15% x Rp 16.166,-= Rp 2.424,-
Bunga bersih bulan Nopember : (Rp 16.166- Rp 2.424)= Rp 13.742,-
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 4:56 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif. Silahkan tulis url Anda dengan tanda koma (,). Jika saya sempat akan kunbal....