Home » » Membuat Brosur Penghematan Listrik

Membuat Brosur Penghematan Listrik

Globalisasi ditandai dengan makin pesatnya perkembangan teknologi. Banyaknya penemuan yang sebagian besar menggunakan energi listrik. Di sisi lain, pasokan listrik semakin berkurang akibat semakin menipisnya sumber energi untuk memproduksi listrik seperti minyak bumi, gas alam, dan batu bara. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah efisiensi pemakaian energi listrik di rumah, sekolah, perkantoran, atau tempat umum. Pola pikir dan sikap tersebut yang dimaksud dengan: “Berpikir Global, Bertindak Lokal’.

Brosur merupakan suatu media yang digunakan oleh perusahaan atau organiasasi tertentu untuk menawarkan suatu produk, layanan, atau program kepada masyarakat umum. Brosur ini diterbitkan secara tidak berkala (tidak reguler) dan hanya terdiri dari beberapa halaman saja dan umumnya memiliki sampul tetapi tidak berjilid. Fungsi utama brosur adalah memberikan informasi kepada masyarakat mengenai suatu informasi yang akan ditawarkan secara detail. Untuk dapat menarik perhatian masyarakat, umumnya brosur dibuat dengan desain yang menarik dan isinya jelas.

Untuk mewujudkan budaya hemat listrikdapat dilakukan dengan cara membuat sebuah brosur untuk mengampanyekan hemat energi listrik yang akan disebarkan kepada masyarakat. Brosur yang akan dibuat tersebut berisi informasi berbagai hal tentang listrik dengan beberapa ketentuan sebagai berikut :
  1. Fakta singkat,
  2. Penggunaannya dewasa ini,
  3. Masalah tentang kelistrikan, dan
  4. Himbauan pada masyarakat untuk memiliki sikap hemat listrik.
Sebelum membuat brosur hal yang perlu dilakukan adalah terlebih dahulu membuat kerangka gagasan pada bagan yang tersedia seperti di bawah ini.

Hemat Energi Listrik di Era Global
brosur
Fakta : 
Banyaknya penemuan dalam bidang teknologi yang sebagian besar menggunakan energi Listrik. Sementara pasokan energi listrik semakin berkurang karena menipisnya sumber daya alam untuk memproduksi listrik.

Penggunaan
Jumlah penduduk Indonesia dan kebutuhannya akan energi secara terus menerus bertambah, maka ada kemungkinan kita akan kekurangan energi listrik dari tahun ke tahun. Saat ini sebagian besar energi kita dipasok dari minyak bumi, gas alam dan batu bara yang kesemuanya itu merupakan energi tak terbaharukan. Bahan bakar minyak yang kini hampir setiap orang membutuhkannya karena mobil dan motor sangat mudah untuk dimiliki. Sumber energi tersebut akan habis suatu saat nanti.

Masalah :
Konsumsi energi masyarakat semakin meningkat. Konsumsi energi terbesar masih dikuasai oleh sektor industri, dan diikuti oleh sektor rumah tangga, dan sektor transportasi. Dari sektor ketenagalistrikan, saat ini pembangkit listrik masih didominasi oleh penggunaan bahan bakar fosil, khususnya batubara. Sedangkan daerah yang masih mengalami kekurangan daya listrik pembangkit listriknya masih menggunakan BBM, yang dalam komponen biaya pembangkitan masih merupakan komponen terbesar.

Himbauan :
  1. Gunakan peralatan rumah tangga dan peralatan kantor hanya yang bersifat hemat energi. Penghematan energi ini bisa dimulai dari penggunaan kulkas dan AC yang ramah lingkungan.
  2. Matikan komputer, air, lampu, dan juga televisi jika sudah tidak digunakan, dan gunakan setrika listrik sesuai dengan kebutuhan.
  3. Gunakan lampu penerang yang hemat energi namun memiliki cahaya yang cukup terang seperti pada lampu LED. Lampu ini dapat bersinar terang meskipun wattnya kecil, namun dalam penggunaannya sesuaikan juga dengan fungsinya.
  4. Tidak membiasakan diri untuk berperilaku boros, sehingga gunakan listrik sesuai dengan kebutuhan, secara bergantian dan tidak berlebihan dalam menggunakannya.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 5:37 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif. Silahkan tulis url Anda dengan tanda koma (,). Jika saya sempat akan kunbal....