Home » » Produk Kerajinan Tas Punggung dan Eceng

Produk Kerajinan Tas Punggung dan Eceng

Modifikasi adalah merubah, mengayakan, menambah/menyederhanakan bentuk, memadukan aneka bahan, mengatur ulang komposisi warna, motif, dan menciptakan karya baru yang sangat berbeda dari asalnya. Karya modifikasi dapat dipadukan dengan beberapa bahan atau beberpaa teknik. Misalnya saja pada proses pembuatan bakiak batik, alas bakiak (kayu) dihias dengan teknik batik, sedangkan kulit sebagai jepit dihias dengan teknik sulam. Bakiak batik memadukan dua teknik yaitu batik dan sulam sehingga bakiak terlihat lebih indah dan artistik dibandingkan dengan sandal bakiak aslinya. Hal yang terpenting adalah kedua bahan atau teknik yang dipakai merupakan kegiatan membuat sebuah karya yang tidak meninggalkan peran fungsionalnya.

Para perajin yang biasa berkarya dengan satu jenis model karya akan menemukan rasa jenuh, apalagi jika peminat makin berkurang. Hal yang dapat dilakukan adalah mengkreasikan karya dengan modifikasi, baik dengan menyederhanakan atau menggayakan bentuk, teknik, atau dekorasinya agar terlihat sedikit berbeda. Menyederhanakan bentuk dapat dihasilkan karya yang tidak biasa untuk mengurangi karya yang monoton. Menggayakan bentuk seolah-olah ada peningkatan kreativitas dalam karya, meskipun yang diubah hanya sebagian kecil saja.

Eceng Gondok
Eceng Gondok ( Eichornia crassipes ) termasuk dalam kelompok gulma perairan.  Batang eceng gondok dapat dijadikan sebagai bahan baku produk kerajinan anyaman yang dapat dikomersialkan. Hanya dengan berbekal ketrampilan yang mudah dipelajari, didukung dengan kemauan, kreatifitas dan seni, maka eceng gondok dapat diolah menjadi kerajinan tas, sepatu, sandal, keranjang, tempat tissue bahkan dapat dibuat mebel seperti kursi, meja dan sofa. Kerajinan eceng gondok ini merupakan kerajinan yang unik, karena selama ini eceng gondok dianggap sebagai sampah dan hama diperairan, namun ternyata dapat berubah menjadi komoditi usaha yang menjanjikan jika dolah menjadi berbagai jenis kerajinan yang menarik, berseni dan berdaya jual tinggi.

Eceng gondok dapat dimanfaatkan menjadi bahan kerajinan tangan yang menguntungkan. Keuntungan bahan kerajinan tangan dari eceng gondok adalah sebagai berikut: Bahanya mudah didapat, harganya murah, harga jual kerajinan tangan, tinggi, pengerjaannya mudah, dan kerajinan tangan dari eceng gondok adalah unik dan menarik

a. Perencanaan
Perencanaan produk kerajinan benda fungsi pakai umumnya lebih menitikberatkan pada pemenuhan fungsi pakai yang lebih bersifat fisik (fisiologis). Teknik pembuatan kerajinan disesuaikan dengan bahan, alat dan cara yang digunakan. Beberapa langkah dalam perencanaan pembuatan benda kerajinan fungsi pakai modifikasi antara lain sebagai berikut.

1) Analisis kebutuhan
Ilustrasi:
Anda ingin membuat sebuah tas dengan memadukan beberapa teknik dan bahan. Tas ini akan dipergunakan untuk sekolah. Selain mengoleksi tas, Anda juga gemar memodifikasi bentuk tasnya sehingga Anda tidak bosan untuk memakainya. Teknik yang akan digunakan dalam pembuatas tas punggung anyaman eceng gondok adalah teknik jahit dan teknik anyam. Sedangkah bahan yang akan digunakan adalah eceng gondok dan kulit tersamak

2) Menentukan perencanaan karya kerajinan fungsi pakai modifikasi
Ide/Gagasan:
Anda merencakanan membuat tas dari bahan alam, yaitu serat eceng gondok. Ide ini ia dapatkan dari pengamatan di sebuah pameran kerajinan Indonesia. Dari pameran yang pernah disaksikan tans punggung dari anyaman eceng gondok ini ternyata sangat menarik dan banyak diminati ole masyarakat terutama para pelejar.

3) Membuat sketsa karya dan menentukan karya terbaik dari sketsa.
Membuat rancangan gambar untuk karya tas yang ingin dibuat.
rancangan

b. Pelaksanaan
1). Menyiapkan bahan dan alat
alat dan bahan

Bahan:
  • Lem putih. 
  • Eceng gondok.
  • Kulit tersamak.
Alat :

  • Alat untuk mengepres eceng gondok agar pipih.
  • Gunting.
  • Mesin jahit.

2). Membuat karya kerajinan fungsi pakai modifikasi
Sebelum membuat kerajinan pastikan terlebih dahulu alat dan bahan yang dibutuhkan sudah disediakan sehingga nantinya akan mempermudah proses pembuatan. Produk yang akan dibuat yaitu tas punggung dari anyaman eceng gondok dipadu dengan kulit tersamak. Berikut ini langkah-langkah dalam proses pembuatan tas punggung anyaman eceng gondok.
tas punggung
  • Pilihlah batang eceng gondok yang panjangnya kurang lebih 60 cm, keringkan di terik matahari yang panas sekitar 1 minggu, usahakan sampai kering.
  • Ambil eceng gondok yang sudah kering. basahi eceng gondok menggunakan air, usahakan air masuk ke dalam pori-pori eceng gondok. Tipiskan eceng gondok dengan menggunakan kayu atau mesin penggiling, jika perlu lakukan berulang sampai eceng gondok menjadi tipis.
  • Setelah eceng gondok bebentu tipis, anyam eceng gondok sampai membentuk anyaman yang lebar usahakan rapih. Teknik yang digunakan pada saat menganyam adalah teknik anyam tunggal. Caranya, eceng gondok dianyam selangkah satu demi satu dengan memasukkannya secara menyilang. 
  • Selanjutnya, tas punggung dari kulit dijahit terlebih dahulu, kemudian anyaman eceng gondok dijahit bersama tas.

c. Refleksi
Refleksi dilakukan dengan cara melakukan evaluasi dengan menguji karya tas punggungnya untuk digunakan membawa buku sekolah. Apakah cukup kuat untuk digunakan? Sebagai benda fungsi pakai tas sekolah tentunya harus kuat untuk menahan beban yang ada dalam tas. Misalnya buku-buku pelajaran dan alat-alat sekolah. Hasil evaluasi digunakan sebagai pedoman dalam pembuatan benda sejenis di masa yang akan datang. Selain evaluasi juga dilakukan merefleksi diri dengan memperhatikan keselamatan kerja, keamanan dan kebersihan dalam berkarya.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 9:15 PM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif. Silahkan tulis url Anda dengan tanda koma (,). Jika saya sempat akan kunbal....