Home » » Mengidentifikasi Teks Tanggapan Kritis

Mengidentifikasi Teks Tanggapan Kritis

Teks Tanggapan Kritis merupakan teks yang dibuat untuk menanggapi suatu pendapat dari seseorang maupun kelompok secara kritis dan masuk akal. Sebelum memberikan tanggapan kritis, kita harus memahami dulu fakta atau hal yang kita tanggpi. Tanggapan kita dapat menguatkan atau melemahkan pendapat yang ada di dalam teks yang ditanggapi. Bahkan, kita bisa menolak pandangan dan gagasan dalam artikel itu melalui alasan yang mendukung data akurat. Pandangan-pandangan itu kita tulis dengan dasar dan referensi yang tepat agar tidak menjadi sebuah tanggapan yang tidak dapat diterima orang lain.

Unsur kebahasaan yang terdapat dalam teks tanggapan kritis. Unsur kebahasaan itu menjadi ciri yang dapat membedakan teks tanggapan kritis dengan teks lain. Misalnya, penggunaan ungkapan untuk menguatkan dan melemahkan, ungkapan untuk melihat sudut pandang orang lain, ungkapan untuk menggambarkan penegasan ulang, urutan bilangan, dan gaya bahasa. Untuk lebih jelas, perhatikan uraian berikut. Ungkapan tanggapan dapat dibagi menjadi beberapa ungkapan berikut.

Ungkapan TanggapanContoh
Ungkapan tanggapan yang menguatkan atau menyetujui pikiran penulis atau pelempar gagasan
  1. Ide tersebut sangat tepat.
  2. Pendapat yang dikemukakan penulis sangat tepat.
  3. Saya sependapat dengan hal itu.
Ungkapan tanggapan yang menolak atau tidak menyetujui pikiran penulis
  1. Tentu pandangan-pandangan itu dapat terbantahkan.
  2. Pendapat yang penulis ungkapkan tidak berdasarkan fakta.
  3. Saya tidak sependapat dengan hal itu.
Ungkapan tanggapan yang mengungkapkan sudut pandang orang lain
  1. Dia mengatakan bahwa ....
  2. Dia berpendapat bahwa ….
  3. Penulis menyatakan bahwa ….
Ungkapan tanggapan yang menggambarkan simpulan dari data orang lain
  1. Data yang disajikan menunjukkan bahwa ….
  2. Simpulan tulisan itu menunjukkan bahwa ….
  3. Alasan yang disampaikan penulis tidak tepat.
Ungkapan tanggapan yang menggunakan gaya bahasa/majas penghalusan
  1. Saya setuju dengan pendapat itu, tetapi ....
  2. Data yang dikumpulkan sudah cukup lengkap, tetapi ....
  3. Secara umum saya sepakat dengan penulis, tetapi saya mempunyai landasan berpikir sendiri dalam hal itu.
Ungkapan tanggapan yang menggunakan kata bilangan atau urutan informasi
  1. Alasan pertama adalah ....
  2. Alasan kedua dapat dikemukakan bahwa ....
  3. Dasar berikutnya sebagai penguat pendapat saya adalah ….

Teks tanggapan kritis ternyata memiliki unsur kebahasaan khusus yang belum tentu ditemukan di dalam teks jenis lain. Untuk menambah pemahamanmu, kamu diminta mengamati teks “Pesawat Kepresidenan” di bawah ini. 
Struktur TeksKalimat dalam Teks
EvaluasiKeinginan Pemerintah Indonesia untuk memiliki pesawat khusus kepresidenan sudah lama ada. Sekarang keinginan Pemerintah tersebut sudah direalisasikan meskipun mendapat tanggapan yang beragam dari masyarakat. Pesawat berkategori Boeing Business Jet 2 (BBJ2) 737-800 itu sudah berada di tanah air sejak Kamis, 10 April 2014. Dengan gagah pesawat modern itu mendarat di bandara Halim Perdanakusuma.

Meskipun tidah semewah Air Force One, pesawat tersebut tetap merupakan pesawat baru dengan perlengkapan yang modern. Warna pesawat itu didominasi biru di punggungnya dan putih di lambungnya. Garis lengkung merah putih sebagai garis batas dua bagian. Tulisan REPUBLIK INDONESIA terpampang di sisi kanan dan kiri pesawat.
Deskripsi TeksAda banyak alasan yang memperkuat bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk memiliki pesawat kepresidenan. Alasan ekonominya adalah pesawat tersebut memiliki biaya operasional yang sangat tinggi. Alasan sosialnya adalah pada saat rakyat belum terentaskan dari kemiskinan para pejabat menikmati fasilitas negara yang mewah. Alasan keamanan dan politiknya adalah saat ini dengan pesawat komersial keamanan pejabat masih dapat tertangani dengan baik. Penanggap sebenarnya sepakat dengan kesimpulan bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk memiliki pesawat kepresidenan sendiri. Akan tetapi, alasan yang tepat sebagai tanggapan terhadap permasalahan tersebut juga merupakan hal yang sangat rasional.
pesawat kepresidenan

Pada zaman Presiden Gus Dur sudah ada wacana pembelian pesawat kepresidenan itu, tetapi dengan mempertimbangkan biaya yang sangat tinggi akhirnya rencana tersebut tidak direalisasikan. Apakah fakta tersebut tepat sebagai alasan? Hitungan dan efektivitasnya dapat diuraikan dengan jelas. Pesawat itu dibeli dengan harga Rp820 miliar dan mulai dibuat sejak 2011. Pesawat itu mampu terbang sekitar 10—12 jam, mampu menghalau peluru kendali, dapat mendarat di bandara kecil, bisa memuat rombongan Presiden hingga 50 orang, dan memiliki peralatan navigasi, komunikasi, sistem keamanan, isolasi kabin, dan hiburan khusus selama penerbangan. Dari total US$91,2 juta atau Rp820 miliar biaya yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia untuk membeli BBJ2, US$58,6 juta dialokasikan untuk badan pesawat, US$27 juta guna interior kabin, US$4,5 juta bagi sistem keamanan, dan US$1,1 juta untuk biaya administrasi.

Pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudoyono (SBY) jilid dua, wacana ini kembali muncul. Dalam perhitungan baru, pesawat untuk RI-1 ini bisa menghemat biaya perjalanan hingga Rp114 miliar per tahun. Sekretaris Negara mengklaim bahwa jauh lebih murah memiliki pesawat kepresidenan sendiri daripada menyewa pesawat dari maskapai Garuda Indonesia seperti yang selama ini dilakukan. Sistem carter ini tidak menguntungkan karena semakin sering Presiden melakukan lawatan, biaya terus meningkat. Pada 2006 misalnya, anggaran lawatan dinas Presiden Rp75 miliar, tahun 2007 melonjak menjadi Rp175 miliar, dan tahun 2009 naik lagi ke angka Rp180 miliar.

Alasan berikutnya jelas bahwa Indonesia adalah negara kepulauan yang mau tidak mau Presiden harus memiliki pesawat sendiri. Tidak mungkin Presiden menggunakan pesawat komersial karena jadwalnya sangat terbatas. Pandangan bahwa memiliki pesawat kepresiden bukan merupakan prioritas juga dapat dibantah karena saat ini perekonomian Indonesia sudah stabil. Pertumbuhan cukup baik sehingga operasional dapat ditutupi. Pembelian pesawat kepresidenan juga bukan hal yang menghilangkan kepekaan terhadap rakyat. Kepekaan kepada rakyat dapat ditunjukkan secara langsung dengan mengeluarkan kebijakan yang memihak kepada rakyat, khususnya dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Alasan keamanan, keefisienan, keluasan negara, dan kebanggaan merupakan hal yang lebih utama jika dibandingkan dengan data-data dari masyarakat yang menolak pembelian itu, sifatnya tampaknya emosional.
Penegasan UlangDengan demikian, pembelian pesawat kepresidenan sangat relevan dengan kebutuhan mobilitas, keamanan, kenyamanan, dan efektivitas kegiatan Presiden yang sangat padat itu.
Diolah dari sumber: http://www.tempo.com

Kemudian, kerjakan tugas berikut sesuai dengan perintah. Agar lebih mudah, kerjakan dalam format seperti berikut!
No.Jenis UngkapanKata/frasa yang digunakan
1.Ungkapan penguatan
  1. Pembelian pesawat kepresidenan juga bukan hal yang menghilangkan kepekaan terhadap rakyat. 
  2. Alasan keamanan, keefisienan, keluasan negara, dan kebanggaan merupakan hal yang lebih utama jika dibandingkan dengan data-data dari masyarakat yang menolak pembelian itu, sifatnya tampaknya emosional.
  3. Pembelian pesawat kepresidenan sangat relevan dengan kebutuhan mobilitas, keamanan, kenyamanan, dan efektivitas kegiatan Presiden yang sangat padat itu.
2.Ungkapan pelemahan
  1. Alasan ekonominya adalah pesawat tersebut memiliki biaya operasional yang sangat tinggi. 
  2. Alasan sosialnya adalah pada saat rakyat belum terentaskan dari kemiskinan para pejabat menikmati fasilitas negara yang mewah. 
  3. Alasan keamanan dan politiknya adalah saat ini dengan pesawat komersial keamanan pejabat masih dapat tertangani dengan baik. 
3.Ungkapan sudut pandang
orang lain
  1. Dalam perhitungan baru, pesawat untuk RI-1 ini bisa menghemat biaya perjalanan hingga Rp114 miliar per tahun. Sekretaris Negara mengklaim bahwa jauh lebih murah memiliki pesawat kepresidenan sendiri daripada menyewa pesawat dari maskapai Garuda Indonesia seperti yang selama ini dilakukan. 
  2. Sistem carter ini tidak menguntungkan karena semakin sering Presiden melakukan lawatan, biaya terus meningkat. Pada 2006 misalnya, anggaran lawatan dinas Presiden Rp75 miliar, tahun 2007 melonjak menjadi Rp175 miliar, dan tahun 2009 naik lagi ke angka Rp180 miliar.
4.Ungkapan simpulan dari data
orang lain
  1. Pesawat itu dibeli dengan harga Rp820 miliar dan mulai dibuat sejak 2011. Pesawat itu mampu terbang sekitar 10—12 jam, mampu menghalau peluru kendali, dapat mendarat di bandara kecil, bisa memuat rombongan Presiden hingga 50 orang, dan memiliki peralatan navigasi, komunikasi, sistem keamanan, isolasi kabin, dan hiburan khusus selama penerbangan. 
  2. Dari total US$91,2 juta atau Rp820 miliar biaya yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia untuk membeli BBJ2, US$58,6 juta dialokasikan untuk badan pesawat, US$27 juta guna interior kabin, US$4,5 juta bagi sistem keamanan, dan US$1,1 juta untuk biaya administrasi.
5.Gaya bahasa penghalusan
  1. Penanggap sebenarnya sepakat dengan kesimpulan bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk memiliki pesawat kepresidenan sendiri. Akan tetapi, alasan yang tepat sebagai tanggapan terhadap permasalahan tersebut juga merupakan hal yang sangat rasional.
  2. Pada zaman Presiden Gus Dur sudah ada wacana pembelian pesawat kepresidenan itu, tetapi dengan mempertimbangkan biaya yang sangat tinggi akhirnya rencana tersebut tidak direalisasikan.

Setelah mengetahui unsur kebahasaan yang menjadi ciri teks tanggapan kritis, cermati kembali teks Peranan Ibu dalam Keluarga sebagai teks tanggapan kritis.
wanita karir
StrukturKalimat dalam Teks
EvaluasiKeluarga merupakan lembaga sosial yang paling besar perannya bagi kesejahteraan dan kelestarian anggota-anggotanya, terutama anak-anak. Keluarga menjadi lingkungan sosial terpenting bagi perkembangan dan pembentukan pribadi anak. Keluarga juga menjadi wadah tempat bimbingan dan latihan anak selama kehidupan mereka. Keluarga diharapkan mampu membimbing anak menuju kehidupan yang matang dan penuh dengan tanggung jawab.
Deskripsi TeksJika berbicara mengenai pendidikan anak, orang yang paling berpengaruh adalah ibu. Keberhasilan pendidikan anak sangat ditentukan oleh sentuhan tangan ibu meskipun keikutsertaan bapak tidak dapat diabaikan begitu saja. Ibu mempunyai peran yang penting di dalam mendidik anaknya, terutama ketika masa balita. Pendidikan yang didapat anak dalam keluarga meliputi, pendidikan iman, moral, fisik/jasamani, intelektual, psikologi, dan sosial.

Peranan ibu di dalam mendidik anaknya dibedakan menjadi tiga. Pertama, ibu sebagai pemenuh kebutuhan anak. Kedua, ibu sebagai suri teladan bagi anak. Ketiga, ibu sebagai pemberi motivasi bagi kelangsungan hidup anak. Peranan ibu sebagai pemenuh kebutuhan bagi anak sangat penting, terutama ketika berusia 0–5 tahun. Pada saat itu, anak sangat bergantung pada ibu. Kemudian, ketergantungan itu tetap berlangsung sampai dengan periode anak sekolah, bahkan menjelang dewasa. Ibu perlu menyediakan waktu bukan saja untuk selalu bersama, tapi juga untuk berinteraksi atau berkomunikasi secara terbuka dan timbal balik dengan anaknya.

Pada dasarnya kebutuhan seseorang meliputi kebutuhan fisik, psikis, sosial, dan spiritual. Kebutuhan fisik mencakupi􀀃 kebutuhan makan, minum, pakaian, tempat tinggal, dan lainnya. Kebutuhan psikis meliputi kebutuhan akan kasih sayang, rasa aman, diterima, dan dihargai. Sementara itu, kebutuhan sosial seperti bermain dengan teman akan diperoleh anak dari kelompok di luar lingkungan keluarganya.

Seorang ibu harus memberikan atau memenuhi kebutuhan anak secara wajar, tidak berlebihan, dan tidak kurang. Pemenuhan kebutuhan anak secara berlebihan atau kurang akan menimbulkan pribadi yang kurang sehat di masa yang akan datang. Dalam memenuhi kebutuhan psikis anak, seorang ibu harus mampu menciptakan situasi yang aman bagi putra-putrinya. Ibu diharapkan dapat membantu anak apabila mereka menemui kesulitan-kesulitan. Perasaan aman anak yang diperoleh dari rumah akan dibawa keluar rumah. Artinya anak tidak akan mudah cemas dalam menghadapi masalah-masalah yang timbul.

Peranan ibu sebagai suri teladan bagi anaknya bertujuan agar ibu mampu menjadi contoh bagi anak-anaknya. Mengingat bahwa perilaku orang tua, khususnya ibu, akan ditiru yang kemudian dijadikan panduan dalam perilaku anak, Ibu harus mampu menjadi teladan bagi mereka. Dalam hal ini yang harus diperhatikan oleh orang tua dalam mendidik anak adalah proses mendidik yang disesuaikan tingkat kecerdasan anak itu sendiri. Kecerdasan anak yang berumur 0–5 tahun terbatas pada inderawinya saja. Akal pikiran dan perasaannya belum berfungsi secara maksimal.

Sejak anak lahir dari rahim seorang ibu, ibulah yang banyak mewarnai dan memengaruhi perkembangan pribadi, perilaku, dan akhlak anak. Sejak saat itu, ia akan selalu melihat dan mengamati gerak-gerik atau tingkah laku ibunya. Berdasarkan tingkah laku ibunya itulah, anak akan senantiasa meniru, kemudian menerapkannya dalam kehidupan. Dalam perkembangan anak, proses identifikasi anak sudah bisa mulai dilakukan ketika anak berusia 3–5 tahun.

Kini anak cenderung menjadikan ibu sebagai orang yang dapat memenuhi segala kebutuhannya atau orang yang paling dekat dengan dirinya dan sebagai figur/contoh/teladan bagi sikap dan perilakunya. Dengan demikian, perkembangan kepribadian anak bermula dari keluarga, kemudian anak mengambil nilainilai yang ditanamkan orang tuanya, baik secara sadar maupun tidak. Dalam hal ini orang tua hendaknya menjadi contoh yang positif bagi anak-anaknya.

Jadi, untuk melakukan peran sebagai suri teladan, ibu harus memiliki nilai-nilai baik yang tercermin dalam sikap dan perilakunya. Hal ini penting artinya bagi proses belajar anak dalam usaha untuk menyerap apa yang ditanamkan. Sepatutnya, ibu tidak hanya bisa menyuruh anaknya, tapi juga mengajak anak melakukan langsung apa yang terbaik.

Ibu berperan sebagai pemberi motivasi bagi kelangsungan kehidupan anaknya. Sejak masa kelahiran seorang anak, proses pertumbuhan berbagai organ belum sepenuhnya lengkap. Perkembangan organ-organ ini sangat ditentukan oleh motivasi/ rangsangan yang diterima anak dari ibunya. Rangsangan yang diberikan oleh ibu akan memperkaya pengalaman dan mempunyai pengaruh yang besar bagi perkembangan kognitif anak. Bila pada bulan-bulan pertama anak kurang mendapatkan stimulasi visual, perhatian terhadap lingkungan sekitar juga akan berkurang.

Stimulasi verbal dari ibu akan sangat memperkaya kemampuan bahasa anak, baik dari kualitas maupun kuantitasnya. Kesediaan ibu untuk berbicara dengan anaknya akan mengembangkan proses bicara anak. Jadi, perkembangan mental anak akan sangat ditentukan oleh seberapa motivasi/stimulasi/rangsangan yang diberikan ibu terhadap anaknya. Bentuk rangsangan dapat berupa cerita-cerita, alat permainan yang edukatif, atau bisa juga mengajak anak berekreasi sehingga dapat memperkaya pengalamannya. Dalam hal ini sosok ibu dituntut untuk terus meningkatkan kualitas dirinya dengan memperkaya sebanyak mungkin ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni sebagai modal awal dalam rangka keberhasilannya dalam memberi motivasi agar kehidupan anak yang cerdas serta sukses tercapai.
Penegasan UlangDari uraian di atas, jelaslah bahwa kunci keberhasilan seorang anak dalam kehidupannya sangat bergantung pada peran ibu dalam memotivasi dan mendorong untuk mencapai cita-citanya. Sikap ibu yang baik (penuh dengan kasih sayang, memberi kesempatan pada anak untuk memperkaya pengalaman, menerima, menghargai, dan menjadi teladan yang positif bagi anaknya) akan besar pengaruhnya terhadap perkembangan pribadi anak. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa bagaimana gambaran anak akan dirinya ditentukan oleh interaksi yang dilakukan ibu dengan anak.
Diolah dari sumber: http//www/ keluargasakina.com

Identifikasilah unsur kebahasaan yang menjadi ciri teks tanggapan kritis tersebut!
No.Jenis UngkapanKata/frasa yang digunakan
1.Ungkapan penguatan
  1. Jika berbicara mengenai pendidikan anak, orang yang paling berpengaruh adalah ibu.
  2. Ibu mempunyai peran yang penting di dalam mendidik anaknya, terutama ketika masa balita.
  3. Peranan ibu sebagai pemenuh kebutuhan bagi anak sangat penting, terutama ketika berusia 0–5 tahun.
2.Ungkapan pelemahan
  1. Pemenuhan kebutuhan anak secara berlebihan atau kurang akan menimbulkan pribadi yang kurang sehat di masa yang akan datang. 
  2. Bila pada bulan-bulan pertama anak kurang mendapatkan stimulasi visual, perhatian terhadap lingkungan sekitar juga akan berkurang.
  3. Sepatutnya, ibu tidak hanya bisa menyuruh anaknya, tapi juga mengajak anak melakukan langsung apa yang terbaik.
3.Ungkapan sudut pandang orang lain
  1. Kecerdasan anak yang berumur 0–5 tahun terbatas pada inderawinya saja. Akal pikiran dan perasaannya belum berfungsi secara maksimal.
  2. Dalam perkembangan anak, proses identifikasi anak sudah bisa mulai dilakukan ketika anak berusia 3–5 tahun.
4.Ungkapan simpulan dari data
orang lain
  1. Keluarga menjadi lingkungan sosial terpenting bagi perkembangan dan pembentukan pribadi anak.
  2. Jadi, perkembangan mental anak akan sangat ditentukan oleh seberapa motivasi/stimulasi/rangsangan yang diberikan ibu terhadap anaknya. 
  3. Pendidikan yang didapat anak dalam keluarga meliputi, pendidikan iman, moral, fisik/jasamani, intelektual, psikologi, dan sosial.
5.Gaya bahasa penghalusan
  1. Keberhasilan pendidikan anak sangat ditentukan oleh sentuhan tangan ibu meskipun keikutsertaan bapak tidak dapat diabaikan begitu saja.
  2. Ibu perlu menyediakan waktu bukan saja untuk selalu bersama, tapi juga untuk berinteraksi atau berkomunikasi secara terbuka dan timbal balik dengan anaknya.
6.Ungkapan tanggapan yang menggunakan kata bilangan atau urutan informasi
  1. Peranan ibu di dalam mendidik anaknya dibedakan menjadi tiga. Pertama, ibu sebagai pemenuh kebutuhan anak. Kedua, ibu sebagai suri teladan bagi anak. Ketiga, ibu sebagai pemberi motivasi bagi kelangsungan hidup anak.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 3:21 PM

5 komentar:

Mohon tidak memasukan link aktif. Silahkan tulis url Anda dengan tanda koma (,). Jika saya sempat akan kunbal....