Home » » Pantun Tentang Lingkungan

Pantun Tentang Lingkungan

Pantun merupakan puisi melayu lama asli indonesia yang terdiri dari sampiran dan isi dengan rima a-b-a-b. Pantun adalah sebuah karya yang tidak hanya memiliki rima dan irama yang indah, namun juga mempunyai makna yang penting. Berdasarkan isinya, pantun dapat dikelompokkan menjadi pantun anak-anak, pantun cinta dan kasih sayang, pantun adat istiadat, pantun agama, pantun cerita, pantun nasehat, dan pantun pujian. Pantun awalnya merupakan karya sastra indonesia lama yang diungkapkan secara lisan, namun seiring berkembangnya zaman sekarang pantun mulai diungkapkan tertulis.

Salah satu jenis pantun berdasarkan isinya adalah pantun nasehat. Pantun nasihat  adalah jenis pantun penuntun, berisi penyampaian pesan moral yang  sarat dengan nilai-nilai luhur agama, budaya dan norma sosial masyarakat. Melalui  pantun nashehat-nilai-nilai luhur disebarluaskan di tengah-tengah masyarakat. Salah satu pesan yang dapat disampaikan melalui pantun nasehat adalah tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Masalah lingkungan hidup merupa­kan masalahyang memerlukan perhatian khusus dari kita semua. Setiap orang di­harapkan berpartisipasi dan bertanggung jawab untuk mengatasinya. Secara sederhana, dengan meman­dang sekitar kita, maka terlihat banyak­nya sampah yang dibiarkan berserakan di sepanjang jalan, di halaman rumah, di parit, di pasar- pasar atau tempat-tem­pat kosong sekitar permukiman. Tum­pukan sampah tersebut akan menjadi tempat bersarangnya lalat, nyamuk dan binatang lain, mengeluarkan bau tidak enak, dan menjadi sumber penyebaran penyakit. 

Melihat kenyataan dewasa ini, dimana banyak fenomena alam yang sangat memilukan seperti tanah longsor, banjir, gempa dan sebagainya di beberapa daerah di Indonesia. Sebagai bentuk partisipasi dalam menjaga kelestarian lingkungan dapat dilakukan dengan membuat pantun tentang lingkungan. Berikut ini beberapa pantun tentang lingkungan.

1.Galau hati buatku sesak
Melihat dirimu yang sendiri
Kalau bumi ini rusak
Manusia juga yang merugi
11.Buah tangan bercampur terasi
Bekal rujak di kala rehat
Lingkungan bersih bebas polusi
Akal bijak berbadankan sehat
2.Mengalir suara serasa tertahan
Tepi kota jarang dicemari
Air dan udara anugrah Tuhan
Tapi kita sering mengotori
12.Lari kita dalam perlombaan
Berjuang untuk jadi juaranya
Mari kita jaga lingkungan
Buang sampah pada tempatnya
3.Bunga mekar menghiasi taman
Sangkar burung bertali hijau
Mari kita sirami tanaman
Agar lingkungan asri dan hijau
13.Dari Jogja ke bagan kota
Hendak melepas  kereta  kencana
Mari menjaga lingkungan kita
Kelak hidup bebas bencana
4.Hati ini terasa gundah
Tak ada yang menemani
Alam ini sangat indah
Tapi sayang tak ada yang peduli
14.Kapal berlayar tanpa muatan
Diiringi music orkes simponi
Bumi merana kehabisan hutan
Tanam pohon hanya seremoni
5.Langit luas berwarna biru
Perhiasan bagi kedua mata
Alam terkembang menjadi guru
Penuh hikmah dari Sang Pencipta
15.Api membara karena dikipas
Panas menyengat hewan melata
Tambang dicari hutan dilibas
Hasilnya dibagi tidak merata
6.Jika santai jangan sendirian
Dekapan kawan tak bolehrenggang
Jika pantai bebas pencemaran
Tangkapan ikan takkan berkurang
16.Cabe merah rasanya pedas
Kalau makan jangan dikunyah
Hutan rusak berganti cadas
Air kering hewan pun punah
7.Berguling bawa bunga anyelir
Walau repot, terus berlanjut
Sering juga menyebabkan banjir
Kalau got dan selokannya semrawut
17.Ikan di kolam berebut umpan
Umpan beracun ikan merana
Manusia serakah membabat hutan
Nafsu ditukar dengan bencana
8.Lampu mati gelap gulita
Hidupkan senter biar terang
Buanglah sampah pada tempatnya
Lingkungan sehat belajar pun tenang
18.Air kotor dalam kubangan
Diminum hewan yang merana
Manusia tega merusak lingkungan
Sebagai makhluk yang sempurna
9.Biarkan air mengalir terus ke parit
Kala hujan rumputnya dibersihkan
Kalau pake air harus selalu irit
Jika berlebihan temannya setan
19.Menarik juga hasil anyaman
Pakan dan lungsi cara membuatnya
Mari kita menjaga hutan
Jangan sampai kita merusaknya 
10.Pergilah berlibur ke rumah paman
Carilah nampan berburu laron
Ambillah cangkul pergi ke taman
Marilah kita tanam seribu pohon
20Cantik juga si pohon mawar
Cara benar hiasi halaman
Mari jaga lingkungan sekitar
Udara segar hatipun nyaman 
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 5:35 PM

2 komentar:

  1. Izin ngambil satu gan buat tugas sekolah, btw pantun buatan saya ini bagus nggak?
    Si Iqbal masih sibuk makan
    Bakwan malang jadi santapan
    Udara bersih jadi kebutuhan
    Namun sayang sulit didapatkan

    Salam kenal dari saya Ahmad Maulana dari semarang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagus Bro, bagus lagi kalau Si Iqbal diganti dengan Si Asih, thks kunjungannya

      Delete

Mohon tidak memasukan link aktif. Silahkan tulis url Anda dengan tanda koma (,). Jika saya sempat akan kunbal....