Home » » Menyimpulkan Isi Dialog

Menyimpulkan Isi Dialog

Dialog merupakan salah satu bentuk pembicaraan yang dapat digunakan untuk mencari pemecahan masalah. Dalam dialog, masing-masing pihak dapat menyampaikan sumbangan pemikiran untuk menemukan solusi dari sebuah permasalahan. Bahkan, dialog ternyata mampu digunakan untuk menyelesaikan permasalahan bangsa. Forum-forum dialog antarbangsa pun sering dilakukan. Tujuan belajar adalah dapat menentukan tema dan menyimpulkan isi dialog interaktif beberapa narasumber pada tayangan televisi atau siaran radio.

Dialog interkatif adalah dialog yang melibatkan peran pendengar untuk ikut menanggapi atau menanyakan seputar isi pembicaraan dalam dialog itu. Pendengar atau pemirsa dapat memberi masukan, saran atau usul mengenai topik yangs edang dibahas dalam dialog. Dengan demikian topik yang dibahas akan semakin tajam dan mendalam.. Di radio maupun televisi, kita dapat mendengar atau melihat acara dialog. Dengan mendengarkan dialog antartokoh, kita akan dapat memahami pandangan setiap tokoh terhadap suatu masalah.

Dalam sebuah dialog interaktif ada beberapa orang yang terlibat dalam dialog tersebut. Orang-orang yang terlibat dalam sebuah dialog interaktif di antaranya adalah moderator, narasumber, dan pemirsa.
  1. Moderator atau biasa disebut juga pembawa acara atau presenter adalah orang yang memandu jalannya dialog. Moderator juga harus dapat memastikan dialog tidak menyimpang dari tema yang sedang dibahas. Selain itu moderator juga menutup dan membuka dialog, serta menyampaikan pertanyaan kepada narasumber.
  2. Narasumber adalah sumber informasi yang memiliki kemampuan atau kompetensi dalam bidang yang dijadikan masalah dalam dialog. Seorang narasumber biasanya memberikan keterangan dan pendapat tentang masalah yang sedang dibahas.
  3. Pemirsa adalah penonton atau pendengar yang mengikuti jalannya dialog interaktif. Penonton dibedakan menjadi penonton pasif dan penonton aktif. Penonton pasif adalah penonton yang mengikuti dialog tanpa memberikan komentar atau pendapat. Penonton aktif adalah penonton yang mengajukan pertanyaan dan pendapat terhadap masalah yang sedang dibahas.

Dalam sebuah dialog interaktif, moderator, narasumber, dan pemirsa terlibat secara aktif dalam mendiskusikan sebuah masalah untuk dicarikan penyelesaian atau solusinya.

Dialog termasuk dialog interaktif penting untuk diikuti sesuai dengan topik yang sedang dibicarakan. Dengan sering mengikuti dialog interaktif menjadikan tidak ketinggalan informasi terkini tentang berbagai hal apalagi masalah yang sedang hangat dibicarakan di masyarakat. Hal ini merupakan salah satu faktor pentingnya menguasai kompetensi dasar menyimpulkan isi dialog interaktif beberapa narasumber pada tayangan televisi atau siaran radio.

Untuk dapat menyimpulkan isi sebuah dialog tentunya ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar simpulan yang disusun sesuai dengan isi sebuah dialog. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara laian sebagai berikut.

1. Mendaftar Butir-Butir Penting Isi Dialog
Dalam kegiatan mendengarkan dialog, sebaiknya menyiapkan catatan kecil. Gunanya untuk mencatat butir-butir penting yang dibicarakan dalam dialog. Dari uraian yang disampaikan oleh narasumber, catatlah hal-hal penting yang disampaikan dalam dialog tersebut.

2. Menyimpulkan Isi Dialog
Berdasarkan butir-butir penting isi dialog yang telah dicatat, dapat ditarik hubungan untuk membuat simpulan isi dialog. Perlu diingat, bahwa simpulan harus memuat intisari dari hal yang dibicarakan dalam dialog. Pernyataan simpulan tidak perlu panjang, namun sudah mencakup banyak hal. Kesimpulan dapat ditarik dari informasi tersurat dan informasi tersirat yang disampaian oleh narasumber.

Perhatikan contoh dialog interaktif di bawah ini.

Moderator:Sebenarnya, apa yang terjadi pada diri Ceriyati, Pak?
Narasumber:Ceriyati mengalami kasus kekerasan yang dilakukan oleh majikannya di Kuala Lumpur.
Moderator:Lalu, bagaimanakah kasus itu sekarang, Pak?
Narasumber:Kasus kekerasan yang dialami Ceriyati telah ditangani secara cepat dan tegas oleh Disnakertrans, Departemen Luar Negeri (Deplu), dan KBRI di Malaysia.
Moderator:Langkah apa yang telah ditempuh oleh mereka, Pak?
Narasumber:Saat ini, langkah yang ditempuh antara lain dengan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Moderator:Bagaimana dengan proses hukum?
Narasumber:Proses hukum juga telah berjalan. Terbukti, majikan Ceriyati kini sudah ditahan. Hal yang jelas, agen yang mengirim Ceriyati menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT) ke Malaysia itu legal. Kami sudah memanggil agen tersebut.
Moderator:Dengan adanya kasus ini, apakah pengiriman TKI yang akan menjadi pembantu rumah tangga ke Malaysia akan distop, Pak?
Narasumber:Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) menyatakan belum akan menyetop pengiriman Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga ke Malaysia pascaperistiwa kekerasan terhadap Ceriyati oleh majikannya.
Moderator:Apa alasannya, Pak?
Narasumber:Pasalnya peristiwa tersebut tidak dapat digeneralisasi untuk pekerja lain.
Moderator:Maksud, Bapak?
Narasumber:Masyarakat di Indonesia yang tinggal di Malaysia berjumlah cukup banyak, yakni sekitar 1,2 juta orang. Jadi, beberapa peristiwa seperti yang dialami Ceriyati menjadikan kepentingan hubungan kedua negara serta kepentingan TKI lain yang bekerja di Malaysia.
Moderator:Jadi, kita harus bagaimana, Pak?
Narasumber:Jadi, masalah ini harus dilihat secara arif dan bijaksana. Masalah ini diselesaikan kasus per kasus

1. Hal-hal penting dialog
  • Ceriyati mengalami kasus kekerasan yang dilakukan oleh majikannya di Kuala Lumpur. 
  • Kasus kekerasan telah ditangani oleh Disnakertrans, Departemen Luar Negeri (Deplu), dan KBRI di Malaysia. 
  • Langkah yang ditempuh dengan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Proses hukum telah berjalan, majikan Ceriyati kini sudah ditahan. Agen yang mengirim Ceriyati sudah dipanggil.
  • Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) menyatakan belum akan menyetop pengiriman Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di Malaysia pascaperistiwa kekerasan terhadap Ceriyati karena peristiwa tersebut tidak dapat digeneralisasi untuk pekerja lain.
  • Masyarakat di Indonesia yang tinggal di Malaysia sekitar 1,2 juta orang. Peristiwa seperti yang dialami Ceriyati menjadikan kepentingan hubungan kedua negara serta kepentingan TKI lain yang bekerja di Malaysia. Masalah ini harus dilihat secara arif dan bijaksana, serta diselesaikan kasus per kasus.

Tema :
Tema dialog yaitu inti yang menjadi dasar dalam dialog tersebut.Tema dialog adalah Kekerasan Terhadap TKI

Kesimpulan :
Kasus kekerasan terhadap Ceriyati telah ditangani oleh Disnakertrans, Departemen Luar Negeri (Deplu), dan KBRI di Malaysia. Proses hukum telah berjalan, majikan Ceriyati kini sudah ditahan. Agen yang mengirim Ceriyati juga sudah dipanggil.

Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) belum akan menyetop pengiriman Tenaga Kerja Indonesia ke Malaysia pascaperistiwa kekerasan terhadap Ceriyati karena peristiwa tersebut tidak dapat digeneralisasi untuk TKI yang lain.

Peristiwa seperti yang dialami Ceriyati menjadikan kepentingan hubungan kedua negara serta kepentingan TKI lain yang bekerja di Malaysia. Masalah kekerasan terhadap TKI harus dilihat secara arif dan bijaksana, serta diselesaikan kasus per kasus.

Informasi Tersirat
Informasi yang disampaikan secara tersirat dalam dialog tersebut adalah alasan utama kebanyakan TKI bekerja ke luar negeri adalah faktor ekonomi. Kebanyakan mereka adalah orang miskin. Jasa tenaga kerja mereka tidak dapat disalurkan di dalam negeri karena negara tidak dapat menyediakan lapangan kerja yang cukup.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 9:54 AM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif. Silahkan tulis url Anda dengan tanda koma (,). Jika saya sempat akan kunbal....