Home » » Arti Warna pada Peta

Arti Warna pada Peta

Ketika kita mengamati sebuah didalamnya peta terdapat berbagai macam warna yang menjadi latar sebuah tempat. Misalnya daerah Wonosobo berwarna kuning, dan daerah tegal berwarna hijau. Warna peta digunakan untuk membedakan kenampakan atau objek di permukaan bumi, memberi kualitas atau kuantitas simbol di peta, dan untuk keperluan estetika peta. Warna simbol dalam peta terdiri dari 8 warna, yaitu: hijau, hijau muda, kuning, cokelat muda, cokelat, biru keputihan, biru muda, dan biru tua.

a. Warna Hijau
Warna hijau menunjukkan suatu daerah yang memiliki ketinggian kurang dari 200 m. biasanya bentuk muka bumi yang terdapat pada ketinggian <200m didominasi olah dataran rendah. Dataran rendah di Jawa terdapat di sepanjang pantai utara dan pantai selatan.

b. Warna Hijau Muda
Warna hijau muda menunjukkan suatu daerah yang memiliki ketinggian antara 200-400 m di atas permukaan laut. Bentuk muka bumi yang ada di daerah ini berupa daerah yang landai dengan disertai bentuk-bentuk muka bumi bergelombang dan bukit. Penyebaran bentuk muka ini hampir menyeluruh di atas dataran rendah

c. Warna Kuning
Warna kuning menunjukkan suatu daerah yang memiliki ketinggian antara 400-1000 m di atas permukaan laut. Bentuk muka bumi yang ada di daerah ini didominasi oleh dataran tinggi dan perbukitan dan pegunungan rendah. Penyebaran dari bentuk muka bumi ini berada di bagian tepi- tengah dari Provinsi Jawa tengah dan paling luas di sebelah tenggara Kabupaten Sukoharjo.

d. Warna Coklat Muda
Warna coklat muda menunjukkan daerah yang mempunyai ketinggian antara 1000-1500 m di atas permukaan air laut. Bentuk muka bumi yang dominan di daerah ini berupa pegunungan sedang disertai gunung-gunung yang rendah. Penyebaran dari bentuk muka ini berada di bagian tengah dari Jawa Tengah, seperti di sekitar Bumiayu, Banjarnegara, Temanggung, Wonosobo. Salatiga dan Tawangmangu.

e. Warna Coklat
Warna coklat menunjukkan daerah yang mempunyai ketinggian lebih dari 1500 m di atas permukaan air laut. Bentuk muka bumi di daerah ini didominasi oleh gunung-gunung yang relatif tinggi. Penyebaran dari gunung-gunung tersebut sebagian besar di bagian tengah dari Jawa Tengah.

f. Warna Biru Keputihan
Warna biru menunjukkan warna kenampakan perairan. Warna biru keputihan menunjukkan wilayah perairan yang kedalamannya kurang dari 200 m. Bentuk muka bumi dasar laut di wilayah ini didominasi oleh bentuk lereng yang relatif landai. Zone di wilayah ini disebut dengan zona neritik. Penyebaran dari zona ini ada di sekitar pantai. Di wilayah perairan darat warna ini menunjukkan danau atau rawa. Di Wonogiri terdapat Waduk Gajahmungkur, di Bawen terdapat Rawapening, di sekitar Kebumen terdapat waduk Wadaslinang dan Sempor dan masih ada beberapa wadu kecil lainnya.

g. Warna Biru Muda
Warna Biru muda menunjukkan wilayah perairan laut yang mempunyai kedalaman antara 200-2000 m. Bentuk muka bumi dasar laut di wilayah ini didominasi oleh bentukan lereng yang relative terjal. Wilayah ini merupakan kelanjuitan dari zona neritik. Namun wilayah ini tidak tergambar dalam peta umum.

h. Warna Biru Tua
Warna biru tua menunjukkan wilayah perairan laut dengan kedalaman lebih dari 2000 m. Bentuk muka bumi dasar laut di sekitar P. Bali pada kedalaman >2000 m sulit untuk diketahui dan tidak bisa diinterprestasikan dari peta. Namun biasanya bentuk muka bumi pada laut dalam dapat berupa dataran, lubuk laut, drempel dan palung laut. Bentuk muka bumi seperti ini juga tidak tergambar dalam peta umum.

Tuliskan nama kota-kota yang termasuk dataran rendah dan dataran tinggi di Pulau Jawa.
  • Jawa Barat : dataran rendah adalah Kerawang, Bekasi, Indramayu, Cirebon, dan Subang. Dataran tinggi : Bogor, Cianjur, Sukabumi, Bandung, Majalengka, Garut, Tasikmalaya, Ciamis.
  • Banten : dataran rendah adalah Serang, Rangkas Bitung, Tanggerang, Dataran tinggi : Pandeglang dan Lebak.
  • Jawa Tengah : dataran rendah Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Rembang, Kendal, Semarang, Jepara, Blora, Purworejo, Kebumen, dan Cilacap. Dataran tinggi : Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Magelang, Temanggung, Salatiga, Boyolali, Wonogiri.
  • Jawa Timur : dataran rendah adalah Lamongan, Gresik, Sidoarjo, Tuban, Jombang, Surabaya. Dataran tinggi : Banyuwangi, Jember, Lumajang, Malang, Blitar, Kediri, Madiun, Trenggalek, Magetan, Ponorogo, Pacitan.
  • DI Yogyakarta : dataran rendah adalah Bantul, Kulonprogo, Wates. Dataran tinggi : Gunung Kidul
  • DKI Jakarta : dataran rendah : Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.
kenampakan alam
1. Pantai
Pantai adalah daerah yang berbatasan langsung dengan laut, Pantai ada yang landai dan ada pula yang terjal. Pantai yang landai biasanya digunakan untuk objek wisata.
2. Dataran Tinggi
Dataran tinggi adalah permukaan bumi yang ketinggiannya 500 meter di atas permukaan laut. Dataran tinggi biasanya dimanfaatkan untuk peristirahatan, objek wisata dan usaha perkebunan.
3. Dataran Rendah
Dataran rendah adalah permukaan bumi yang datar dengan ketinggian kurang dari 200 meter dari atas permukaan laut. Pada umumnya dataran rendah berada di sekitar pesisir pantai. Dataran rendah banyak digunakan untuk berbagai keperluan, di antaranya pertanian, peternakan, perumahan dan industri serta beberapa jenis kegiatan perkebunan seperti perkebunan kelapa dan tebu.
Posted by Nanang_Ajim
Mikirbae Updated at: 8:58 AM

0 komentar:

Post a Comment

Mohon tidak memasukan link aktif. Silahkan tulis url Anda dengan tanda koma (,). Jika saya sempat akan kunbal....